NovelToon NovelToon
Pesona Lukas Seorang Perwira

Pesona Lukas Seorang Perwira

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama
Popularitas:2.7k
Nilai: 5
Nama Author: Wisye Titiheru

Mengisahkan seorang Perwira Angkatan Darat bernama Lucas Abner yang sangat mencintai pekerjaannya. Pengabdiannya sebagai seorang tentara tidak bisa di ragukan. Dia bisa berada di korps pasukan khusus karena kelincahannya. Jatuh cinta kepada seorang perempuan yang dia temui dirumah sakit waktu menjengguk sahabatnya. Apakah Lucas bisa memikat hati perempuan itu ???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Wisye Titiheru, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Nikah Dinas

Pukul lima lewat tiga puluh menit mereka sudah bangun. Lucas yang lebih dahulu bangun karena dia mau menyiapakan segala kebutuhan calon istrinya dari sepatu yang semalam sudah di pilih oleh Joy, apakah perlu di semir atau hanya di lap saja. Lucas mau calon istrinya harus tampil prima. Sementara Joy sedang vidio call dengan mama mertuanya. Mamanya Lucas, dia sedang menenangkan Hanna agar dia tidak tegang pada saat  sidang nikah dinasnya. Semua trik dan kemungkinan pertanyaan yang akan di tanyakan disampaikan oleh calon mertuanya.

Selesi sarapan, Joy sudah mengenakan seragamnya sangat cantik. Lucas membantunya memasang logo atau pin. Kurang lima menit mereka sudah tiba di markas besar di kesatuan Mayor Lucas Abner Gosal, tetapi Sebelumnya Lucas akan mengikuti apel pagi dahulu.

"Sayang tunggu ya?? selesai apel baru  kita berdua menghadap." Joy mengangguk dan tersenyum. Hari ini memang dia sudah meluangkan waktu untuk hal penting ini, hari ini dia mengajukan ijin khusus kepada kepala bagiannya yang adalah antienya Lucas dokter Rebeca Mony. Joy sempat melihat  kekasihnya apel bersama teman - temannya. Sangat banyak sekali anggotanya.

Didalam mobil, Joy membaca data pasien yang baru di kirim ke emailnya. Meskipun dia tidak di tempat, namun dia masih bertugas memantau setiap data pasiennya yang lagi rawat inap.

Semua anggota yang kenal dengan Lucas menyoraki mereka waktu menuju ruang sidang nikah dinas dengan memanggil kakak ipar buat Joy Debora. Namun seorang Mayor Lucas Abner Gosal yang mempunyai kepercayaan diri lebih tetap menautkan jari - jari tangannya ke tangan Joy, agar kekasihnya ini tetap tenang.

Kalau berhadapan dengan orang banyak bukan hal yang baru. Tetapi kalau sudah banyak baru di sorak - sorai itu yang membuat si introvert ini sedikit tegang. Didalam ruangan Lucas dikerjain oleh senior - seniornya yang adalah perwira - perwira tinggi.

"Akhirnya si pawang cinta tunduk kepada seorang dokter??"

"Ijin pimpinan, bukan yang sebelumnya juga dokter. Bagaimana Mayor Lucas??."

"Siap. Pimpinan salah lihat kali." Semua sudah tersenyum, bahkan sudah menahan tertawa. Sedangkan Joy sudah melihat kearah Lucas.  Akhirnya sidang nikah dinas pun berakhir. Kegiatan tiga puluh menit itu serasa empat jam, Joy menarik nafas panjang seteleh dia menghirup udara yang banyak.

"Meskipun Joy seorang dokter, namun prosedur ini harus dilakukan. Bersama Mayor Lucas bisa ke rumah sakit untuk medical cek up."

"Siap." Joy hanya menunduk ketika mendapat perintah, berbeda dengan Lucas dia harus tetap dengan sikap siapnya.

Lucas sudah menghubungi dokter yang akan memeriksa kesehatan mereka sebagai kelengkapan persyaratan yang harus dipenuhi. Selesai mengikuti semua prosedur di rumah sakit, Joy mau menganti kostum dulu sebelum pulang. Maka kantor Lucas yang menjadi tujuan mereka. Sekalian mereka memberikan kue yang di bawa Hans buat semua anggotanya.

Pemberian Joy dan Lucas tentu menjadi suatu kegembiraan bagi mereka. Bahkan mereka masing - masing sudah Menyiapkan kopi sebagai teman makan kue. Karena masih jam sembilan lewat dua puluh menit.

Semua anggota melihat kearah Joy setelah dia berganti pakaiannya.

"Lihat apa kalian."

"Siap. Kaka ipar cantik sekali." Joy hanya tersenyum, karena dia sedang menerima telephone dari calon mama mertuanya. Terdengar suara Daniel yang mengucapkan terima kasih dengan sebutan kakak ipar dan di ikuti oleh yang lain.

Daniel tahu betul, bahwa kue yang diberikan Lucas adalah pemberian Hans karena betuknya sama seperti stori di statusnya. Dan Daniel tahu ini pasti ulah komandannya Mayor Lucas Abner Gosal yang cemburu.

"Mau Joy??"

"Ngak boleh."

"Coba kamu beri, aku kasih pica bibir kamu."

"Nanti dibeli yang lebih enak, sama beliau yang lagi marah."

Daniel tahu bahwa kue ini kesukaan Joy. Dan dia hanya tersenyum, meskipun dia adalah anggota Lucas namun mereka adalah teman sekokah.

Lucas dan Joy kembali ke rumah sakit untuk mengambil hasil pemeriksaan kesehatan lengkap. Dan mereka di layani oleh Dokter Ruth Camila.

"Jadi benaran kamu lebih memilih dia?" Joy kaget mendengar pernyataan dokter Ruth, dia menyadari bahwa Ruth belum bisa move on dari Lucas.

"Sayang kamu sebenarnya kamu pacaran ngak sama Ruth??"

"Tidaklah sayang."

"Kenapa?? Bukankah dia pintar, dari keluarga yang baik."

"Apa semua cewek yang cantik harus aku pacari??"

"Ooo jadi menurut kamu Ruth cantik???" Lucas yang menyadari kesalahannya langsung mencium bibir Joy.

"Yang cantik itu kamu sayang. Hanya kamu Joy Debora. I love you."

"Kenapa tadi peluk Ruth lama??"

"Kamu cemburu sayang??"

"Sayang, kamu marah?"

Joy tidak menjawab. Dia hanya terdiam. Kembali lagi Lucas mengulangi pertanyaan yang sama kepada Joy Debora. Namun respon Joy sama, tetap diam. Lucas pun menepikan mobil dalam perjalanan pulang ke rumah orang tuanya. Dia mau memeluk Joy , namun di tolak olehnya Joy tidak mau.

"Ngak mau, itu baju bekas peluk wanita lain."

Lucas tersenyum, dia membuka bajunya menampilkan bentuk tubuhnya. Baju itu langsung dibuang keluar. Dia menarik Joy langsung kedalam pelukannya, bukan hanya di peluk, di cium berkali - kali.

"I love you. Joy Debora."

"Aku cemburu."

Lucas tersenyum, dia kaget mendengar pengakuan Joy. Selama ini, Lucas berpikir bahwa Joy tidak mencintainya secara ugal - ugalan seperti pendapatku salah. Dan terjawab sudah. Joy juga bisa cemburu. Lucas semakin erat memeluknya.

"I LOVE  YOU JOY DEBORA."

"I love you too."

"Kamu akan jadi milik aku selamanya."

"Sayang ngak ada baju gantinya??"

"Ya tidak lah, di mobil juga ngak mengapalah."

"Ngak, entar masuk angin."

Lucas tersenyum. Joy sudah ke bagasi mobilnya mengambil kaosnya yang bisa di pakai oleh cewek. Langsung dia mengenakkan pada tubuh kekasihnya. Joy menciumnya.

"Hanya aku yang boleh di peluk selain keluarga."

"Iya sayang."

Joy melihat dari jauh baju kekasihnya kembali dia turun dan mengambilnya. Joy merapikan dan menaruh di bagasi  belakang.

"Ayo sayang kita makan kue dulu sambil minum kopi, aku pengen."

"Siap belahan jiwaku."

Lucas mengandeng tangan kekasihnya, mereka menuju ke toko kue membeli kue kesukaan Joy, langsung mereka ke Cafe punya papanya. Disana dia tidak melihat dan menjumpai papanya.

"Permisi, pak Alfons ada??"

"Oooo bapak sakit, sedang dirawat di rumah sakit."

"Sayang, gimana nih??? Aku takut???"

Lucas langsung memeluk Joy. Akhirnya pesanan mereka semua di bungkus. Joy juga memesan makanan lain. Dia mampir lagi di toko kue membeli roti dan perlengkapannya, ke supermarket membeli buah serta perlengkapan mandi, dan skincare buat laki - laki sama seperti punya Lucas. Langsung ke rumah sakit.

Disana hanya ada Erick, adiknya dia tidak sekolah demi menjaga papa. Joy langsung memeluk papanya.

"Papa sakit apa??" Pak Alfons menangis melihat anak pertamanya penuh perhatian kepadanya meskipun sedari kecil tidak perna di urus.

"Ada penyumbatan di jantung papa. Rencana mau di operasi, tetapi gula darah papa tinggi." Joy langsung memeriksa papanya, memang sedikit melemah.

"Kenapa tidak beri tahu Joy."

"Papa yang melarang Erick, Ngak mau kamu repot sayang. Kamu lagi sibuk urus pernikahan kamu."

"Joy mau direpoti papa."

"Oooo anak gadisku. Maafkan papa." Pak Alfons langsung memeluk anak perempuannya.

"Joy mohon maaf pa, kemarin - kemarin cuek sama papa. Tetapi Joy sudah belajar melupakan dan menerima masa lalu papa. Karena hanya papa yang Joy punya. Harus sehat ya pa." Pak Alfons sudah tidak bisa menahan tangisannya, suaranya pun keluar.

Ruangan itu, serta Lucas Gosal calon suami Joy Debora menjadi saksi betapa terpuruknya seorang papa yang dicintai kembali anak gadisnya ketika dua puluh tahun lebih tidak diberi kasih sayang. Malam ini, Joy dan Lucas memutuskan untuk menemani papanya. Joy juga meminta papanya di pindahkan diruangan VIP, agar Joy dan Lucas bisa menemani bergantian dengan adiknya yang masih sekolah.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!