NovelToon NovelToon
MAFIA DAN GADIS CANTIK

MAFIA DAN GADIS CANTIK

Status: sedang berlangsung
Genre:Mafia
Popularitas:16k
Nilai: 5
Nama Author: Reny Rizky Aryati, SE.

Steve Lim tak pernah menyangka dirinya akan dijebak oleh oknum pemerintah yang bekerja sama dengan organisasi mafia yang dipimpinnya, mereka ingin menjebloskan Steve Lim ke penjara dengan dugaan pemerasan serta pencucian uang atas tanah di wilayah Makau yang terkenal dengan pusat industri kasino globalnya. Dimana Makau dijuluki Las Vegas dari Timur.

Pada saat dia mencoba menyelamatkan dirinya dari jebakan para oknum pemerintah, tak sengaja dia bertemu dengan seorang gadis bernama Ruolan Tan yang membantunya bersembunyi dari kejaran musuhnya.

Bagaimana kisah mereka berdua selanjutnya ?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Reny Rizky Aryati, SE., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 23 BULAN HITAM DI KOTA

Setelah Wong ditangkap, Steve Lim dan Ruolan Tan menjadi pahlawan di kota. Mereka berdua memutuskan untuk mengambil cuti dan menghabiskan waktu bersama.

Mereka pergi ke sebuah pulau kecil yang indah, di mana mereka bisa beristirahat dan menikmati waktu bersama. Mereka berdua berjalan-jalan di pantai, menikmati matahari terbenam, dan berbicara tentang masa depan mereka.

Steve Lim memandang Ruolan Tan dengan mata yang penuh kasih. "Aku ingin menghabiskan sisa hidupku dengan kamu, Ruolan."

Ruolan Tan tersenyum. "Aku juga ingin itu, Steve."

Steve Lim mengeluarkan sebuah kotak kecil dari sakunya dan membukanya, menunjukkan cincin yang indah. "Akan kamu menikah dengan aku, Ruolan?"

Ruolan Tan memandang Steve Lim dengan mata yang penuh kebahagiaan. "Ya, aku akan menikah dengan kamu, Steve."

Steve Lim memasang cincin di jari Ruolan Tan, dan mereka berdua berbagi ciuman yang romantis.

Tiba-tiba, ponsel Steve Lim berdering. Dia menjawab, dan suara Alex terdengar di seberang garis.

"Steve, aku punya kabar buruk. Ada seseorang yang ingin membalas dendam pada kamu dan Ruolan."

Steve Lim memandang Ruolan Tan dengan mata yang penuh kekhawatiran. "Siapa itu, Alex?"

Alex menjawab, "Aku tidak tahu, Steve. Tapi aku akan mencari tahu."

Steve Lim memandang Ruolan Tan. "Aku pikir kita harus kembali ke kota, Ruolan. Aku tidak ingin kamu dalam bahaya."

Ruolan Tan tersenyum. "Aku akan selalu bersamamu, Steve. Kita akan menghadapi apa pun bersama."

Steve Lim dan Ruolan Tan memutuskan untuk kembali ke kota, meninggalkan pulau kecil yang indah. Mereka berdua naik pesawat dan menuju ke kota, dengan perasaan yang tidak tenang.

Saat mereka tiba di kota, Alex sudah menunggu mereka di bandara. "Steve, aku sudah mencari tahu siapa yang ingin membalas dendam pada kamu dan Ruolan," katanya dengan suara yang serius.

"Siapa itu?" tanya Steve Lim, dengan mata yang penuh kekawatiran.

Alex menjawab, "Aku tidak bisa memberitahu kamu sekarang, Steve. Aku perlu bukti yang lebih kuat. Tapi aku bisa memberitahu kamu bahwa orang itu sangat berbahaya."

Ruolan Tan memegang tangan Steve Lim. "Aku tidak peduli siapa itu, Steve. Aku akan selalu bersamamu."

Steve Lim tersenyum. "Aku tahu, Ruolan. Aku juga akan selalu bersamamu."

Mereka berdua memutuskan untuk pergi ke markas besar mereka, untuk mencari tahu lebih lanjut tentang orang yang ingin membalas dendam pada mereka.

Saat mereka tiba di markas besar, mereka disambut oleh beberapa orang yang bekerja untuk mereka. "Selama kamu, Steve. Kami sudah siap untuk menghadapi apa pun," kata salah satu dari mereka.

Steve Lim tersenyum. "Aku tahu, aku bisa mengandalkan kamu semua."

Tiba-tiba, layar monitor di markas besar menampilkan gambar seorang wanita cantik dengan mata yang dingin. "Kamu berdua... kamu berdua akan membayar untuk apa yang kamu lakukan pada Wong," katanya dengan suara yang dingin.

Wanita cantik di layar monitor memandang Steve Lim dan Ruolan Tan dengan mata yang dingin. "Kamu berdua... kamu berdua akan membayar untuk apa yang kamu lakukan pada Wong," katanya dengan suara yang dingin. "Dan aku tidak akan melepaskan kalian semua!"

Steve Lim memandang wanita itu dengan mata yang penuh kekawatiran. "Siapa kamu? Apa yang kamu inginkan?" tanyanya.

Wanita itu tersenyum. "Aku adalah Sophia, adik Wong. Dan aku ingin membalas dendam pada kamu berdua karena telah membunuh kakakku."

Ruolan Tan memandang Sophia Lau dengan mata yang penuh keberanian. "Kakakmu adalah penjahat, Sophia. Dia telah melakukan banyak kejahatan dan harus dihukum."

Sophia Lau tertawa. "Kakakku adalah seorang yang baik! Dia hanya ingin melindungi keluarganya! Kamu berdua yang telah menghancurkan keluarganya!"

Steve Lim memandang Sophia Lau dengan mata yang penuh kesabaran. "Sophia, aku tahu kamu sedang sakit hati, tapi kamu tidak bisa membalas dendam seperti ini. Aku siap menghadapi hukum, tapi tolong jangan lakukan apa-apa yang akan merugikan kamu sendiri."

Sophia Lau memandang Steve Lim dengan mata yang penuh kebencian. "Kamu tidak tahu apa-apa! Aku akan membuat kamu berdua membayar untuk apa yang kamu lakukan pada kakakku! Aku akan menghancurkan kamu berdua!"

Tiba-tiba, Sophia Lau mengungkapkan bahwa Wong sebenarnya adalah seorang mafia yang bekerja sama dengan pemerintah Makau untuk menguasai pasar gelap. "Kakakku hanya ingin menghancurkan rencana mereka, tapi kamu berdua telah membantunya," katanya dengan suara yang penuh kebencian.

Steve Lim memandang Ruolan Tan dengan mata yang penuh kejutan. "Jadi, Wong sebenarnya adalah korban dari permainan kotor pemerintah Makau?"

Ruolan Tan memandang Sophia Lau dengan mata yang penuh kesabaran. "Sophia, aku tahu kamu sakit hati, tapi kamu tidak bisa membalas dendam seperti ini. Aku siap membantu kamu untuk menghancurkan pemerintah Makau dan membuktikan kebenaran."

Sophia Lau memandang Ruolan Tan dengan mata yang penuh harapan. "Benar-benar? Kamu akan membantu aku?"

Steve Lim tersenyum. "Kami akan membantu kamu, Sophia. Kita akan menghancurkan mereka bersama."

Layar monitor padam, dan markas besar menjadi sunyi. Steve Lim dan Ruolan Tan memandang satu sama lain dengan mata yang penuh kekawatiran.

"Aku pikir kita harus berhati-hati, Ruolan," kata Steve Lim dengan suara yang serius.

Ruolan Tan tersenyum. "Aku akan selalu bersamamu, Steve. Kita akan menghadapi apa pun bersama."

Steve Lim, Ruolan Tan, dan Sophia Lau memutuskan untuk bekerja sama untuk menghancurkan Menteri Chen dan membuktikan bahwa Steve Lim bukanlah mafia. Mereka mulai mengumpulkan bukti-bukti tentang kejahatan Menteri Chen dan hubungannya dengan Wong.

Menteri Chen, yang merasa aman karena telah menjebak Steve Lim, mulai merasa tidak nyaman ketika ia mendengar bahwa Steve Lim dan Ruolan Tan telah bergabung dengan Sophia Lau. Ia memanggil anak buahnya untuk meningkatkan keamanan dan mempersiapkan rencana untuk menghancurkan Steve Lim dan Sophia Lau.

Steve Lim, Ruolan Tan, dan Sophia Lau berhasil mengumpulkan bukti-bukti yang cukup untuk menghancurkan Menteri Chen. Mereka memutuskan untuk mengadakan konferensi pers untuk membongkar kejahatan Menteri Chen dan membuktikan bahwa Steve Lim bukanlah mafia tanah yang korup.

Di konferensi pers, Steve Lim dan Ruolan Tan mempresentasikan bukti-bukti yang mereka kumpulkan, termasuk rekaman percakapan antara Menteri Chen dan Wong, serta dokumen-dokumen yang membuktikan bahwa Menteri Chen telah menggunakan Steve Lim sebagai kambiing hitam untuk kejahatannya sendiri.

Menteri Chen, yang merasa terpojok, mencoba untuk membela dirinya, tapi bukti-bukti yang disajikan oleh Steve Lim dan Ruolan Tan terlalu kuat. Ia akhirnya ditangkap oleh pihak berwajib dan dijatuhi hukuman penjara.

Reputasi Steve Lim sebagai mafia akhirnya dibersihkan, dan ia menjadi pahlawan di mata masyarakat. Ruolan Tan dan Sophia Lau menjadi teman baik, dan mereka berdua memutuskan untuk bekerja sama untuk membantu orang-orang yang menjadi korban kejahatan Menteri Chen.

1
Tobatos Corp
kemampuan yang meningkat
Tobatos Corp
harus hati hati ini
Tobatos Corp
semakin seru
Faniah Haidar
♥️♥️♥️
Faniah Haidar
💐💐💐
Faniah Haidar
penasaran gimana endingnya 🤭
Tina Andara
mudah mudahan Roulan Tan terbuka matanya ya kan
Vania Andina
Roulan Tan kau kan bisa bela diri napa gak kau hajar dia
Raisa Andriana
semangat tor
Tina Andara
gak ada yang gratis kan Tan
Tina Andara
kan udah tahu kalau Steve tuh mafia Tan
Tina Andara
lari Tan ! lari... !
Tina Andara
nyali juga nih Ruolan Tan
Tina Andara
pasti seru nih ceritanya
Vania Andina
lanjut aja deh thor
Vania Andina
satunya belum kelar thor dah bikin lagi satu karangan film baru thor
Raisa Andriana
lanjut
Yuniar Farah
next thor 👍
Larasati John
bos geng nih ceritanya, laki banget sekarang,,, semangat steven lim,,,
Faniah Haidar
semangat thor...
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!