"Aku hamil" Tiara akhirnya mengatakan rahasia yang di tutupinya selama beberapa minggu ini pada atasan sekaligus kekasihnya, Rex Hamilton, setelah kegiatan panas Mereka berdua yang baru selesai beberapa menit lalu.
Rex yang tengah mengenakan kembali pakaian dalamnya, terdiam sejenak.
"Gugurkan" Ucap Pria itu datar, tanpa melirik Tiara sama sekali.
Rex memang seperti itu, sikapnya dingin dan datar pada siapapun, termasuk pada Tiara yang telah menjadi sekretaris sekaligus teman tidurnya selama 3 tahun terakhir.
"Aku ingin melahirkan anak ini"
Rex menatapnya tajam. Pria itu kemudian menghampiri Tiara dengan langkah pelan tapi penuh ancaman.
"Hanya karena Kamu bisa naik ke ranjangku, bukan berarti Kamu bisa menjadi Nyonya Hamilton. Sadarlah dengan posisimu. Kamu hanyalah simpananku"
"Jika Kamu mau mempertahankan janin sialan itu, maka enyahlah dari hidupku. Tentukan pilihanmu"
"Aku akan mempertahankannya"
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Maufy Izha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kejutan Untuk Musuh
Malam itu, Tiara hampir tidak bisa tidur nyenyak setelah berdebat dengan Rex, selain itu Jayden juga hampir terbangun 3 jam sekali untuk menyusu. Hasilnya, pagi ini Tiara terlihat sedikit lesu.
Viona yang juga memperhatikannya pun tidak bisa menahan diri untuk bertanya,
"Kamu tidak bisa tidur nyenyak kan? Apa besok Aku perlu mempekerjakan seseorang untuk menemanimu? Sementara Kamu tertidur, kalau Jayden menangis, Dia bisa membantumu untuk memberi Jayden susu dari ASI yang sudah kamu pompa"
"Tidak perlu Nyonya. Saya masih mampu. Semalam, hanya ada gangguan tambahan yang membuat Saya sulit tidur" Ucapnya, Viona pun mengernyit bingung, begitu juga dengan Frederick, suaminya.
Tepat saat Tiara berkata demikian, Rex sedang menuruni tangga, jadi tentu saja Dia bisa mendengar apa yang diucapkan oleh Tiara. Wajahnya yang suram jadi bertambah muram. Rex tahu betul siapa yang dianggap sebagai gangguan tadi malam.
"Rex, Sarapan dulu, nanti berangkat ke kantor bareng Om Fred"
"Hmn" Gumamnya tanpa minat. Dia tidak membenci Suami baru Viona, tapi sejak awal Rex memang sudah mengatakan pada Ibunya bahwa Dia tidak bersedia memanggil Frederick dengan sebutan Ayah.
Seperti biasa, Tiara tidak ingin sarapan bersama keluarga itu, jadi, Dia berjalan ke arah dapur. Frederick yang melihatnya pun mencegahnya dan berkata,
"Tiara, makan disini saja bareng dengan Kami"
"Maaf Tuan, tapi Saya lebih nyaman makan di dapur, terima kasih atas kebaikan hati Anda"
Ucapan Tiara bukan hanya sekedar basa-basi agar terlihat baik di depan Viona maupun Rex tapi wanita itu jelas-jelas sedang menaruh batasan yang jelas diantara Mereka. Hubungan yang tidak boleh lebih dari sekedar 'bisnis'. Seharusnya Viona merasa nyaman, tapi sebaliknya, Ia malah merasa terganggu dengan sikap Tiara yang terlampau datar meski Dia tetap merawat Jayden dengan sangat baik.
Viona juga diam-diam memperhatikan Rex yang tidak banyak bicara, tapi Dia jelas melihat Putranya lebih murung daripada saat masih ada Eveline. Apa ini karena Tiara?
Tiara sudah selesai sarapan, dan sambil menunggu ketiga majikannya itu pergi kerja Tiara memainkan ponselnya.
Saat subuh tadi, Anita mengiriminya pesan. Tapi, karena masih sangat mengantuk setelah sholat subuh, Tiara langsung tidur lagi dan lupa membaca pesannya.
Ternyata Anita memberikan informasi tentang rumah sakit bobrok itu. Membayar Hackers dengan harga mahal memang tidak mengecewakan, Dia mendapatkan informasi tentang betapa 'nakal' nya rumah sakit itu.
Sayangnya, informasi itu juga berkaitan dengan instansi pemerintah, bahkan ada pejabat daerah yang terlibat, jika Tiara nekad membongkarnya begitu saja tanpa mengumpulkan bukti, itu sama saja seperti melempar bom bunuh diri. Musuhnya belum tentu hancur, tapi Tiara sendiri sudah dipastikan akan hancur.
Sama seperti saat Dia dan Anita melaporkan rumah sakit beserta dokternya itu ke kantor polisi. Meskipun memiliki bukti nota pembayaran dan juga obat yang ternyata adalah obat tidur dosis tinggi, Dia dan Anita tetap kalah telak.
Jadi, Tiara membutuhkan rencana yang matang untuk benar-benar menghancurkan orang-orang jahat itu agar tidak ada lagi Zayn-Zayn berikutnya.
Tapi, bukan berarti Tiara juga tidak ingin menggunakan jalur gelap untuk memberi dokter-dokter itu pelajaran.
Dia sudah meminta tolong pada Anita dan Rizal untuk menguntit dokter-dokter yang saat itu bertugas tapi malah asyik ngerumpi sambil cekikikan makan camilan.
Dimulai dari dokter Lina.
Dilihat dari bagaimana Dia memperlakukan orang lain tanpa rasa hormat, bahkan tidak punya empati pada seorang bayi 11 bulan yang sedang sakit parah, Dia pasti bukan orang baik. Karena orang baik memiliki hati nurani dan belas kasih.
"Dokter Lina, Aku tidak sabar melihat bagaimana nanti Kamu menerima hadiahku, tenang saja, ini baru awal dari kehancuranmu" Tiara tersenyum lebar, setelah melihat sebuah video yang dikirim oleh hackers itu ke alamat email-nya.
Video tentang dokter Lina yang sering keluar masuk hotel dengan pria yang berbeda-beda padahal belum menikah, selain itu dokter angkuh itu juga ternyata memiliki usaha skincare yang menggunakan bahan berbahaya yang dilarang oleh BPOM, tapi di jual dengan harga mahal.
"Aku harus cari influencer yang bergerak di bidang skincare ini, kalau bisa harus lebih dari 5, biar dokter Lina yang tinggi hati ini lebih cepat terkenal. Ya kan dokter? Ahhh Aku yakin dokter pasti suka sama hadiah yang akan Aku kasih, muuaachh hihihihi"
Sent!
Tiara mentransfer uang 1.5 milyar lagi pada Anita dan memintanya menghubungi nama-nama influencer yang telah Tiara pilih. Beserta dengan bukti kenakalan dokter Lina dan beberapa rekan sejawatnya.
****
"Bu Tiara tidak pernah menikah, Nyonya"
"Apa?" Viona melebarkan matanya saat mendengar informasi itu. Dia kemudian membaca semua hasil penyelidikan orang suruhannya yang sudah diketik rapi dalam 1 map.
"Menurut tetangga dari budhe nya yang bernama Sukarni, beberapa bulan setelah Bu Tiara datang ke kampung Mereka, Beliau sudah melahirkan seorang bayi laki-laki, namanya Zayn Adrian. Dan Mereka bilang Sukarni tidak pernah memberitahu tentang pernikahan Bu Tiara, setiap ditanya Dia hanya jawab Tiara menikah siri dan ditinggal pergi suaminya, tapi tidak pernah memberi tahu nama suaminya sekalipun"
"Tidak mungkin... Jangan-jangan...."
"Aku akan ke sana untuk memastikannya sendiri" Tiba-tiba, Rex muncul dibalik pintu ruang kerja Viona di kantor perusahaan Hamilton.
"Rex?"
"Aku juga menyelidiki tentang Tiara dan hasilnya sama. Aku akan memastikannya sendiri"
"Maksudmu, anak yang dilahirkan oleh Tiara adalah..."
"Anakku"
"Rex!!!" Viona naik pitam. Dia tidak tahu soal ini sama sekali. Jadi, saat Tiara pergi, Dia dalam keadaan hamil? Tapi Rex tidak mau bertanggungjawab sehingga gadis itu akhirnya pergi?
Jadi yang meninggal karena kelalaian rumah sakit itu adalah cucunya?
Bayi Tiara yang meninggal karena dibunuh dengan obat tidur itu adalah cucunya?
Tidak heran kalau Tiara sangat apatis kepada keluarganya, bahkan pada Frederick yang tidak pernah di temui oleh Tiara.
Dia pasti sakit hati.
Desmon sudah melaporkan semua informasi yang di dapatkannya dari orang Viona terlebih dahulu.
Bahkan Ia juga sudah melihat bagaimana Tiara bersama Kakan sepupunya yang bernama Anita berjuang untuk mendapatkan keadilan bagi anak itu tapi berakhir dengan intimidasi sekelompok preman yang menghancurkan rumah milik Sukarni, Kakak dari Ibunya Tiara.
Anaknya meninggal. Itu sebabnya Tiara sangat membencinya. Wanita itu mengalami banyak kesulitan dan menghadapinya sendirian. Selama kurun waktu itu, tidak sekalipun Tiara meminta bantuannya.
Mungkin pertemuannya kembali dengan mantan kekasihnya itu melalui Jayden adalah takdir?
Tapi, bagaimana Dia harus menebus semuanya?
Rex menatap nama anak laki-laki berusia 11 bulan yang tertulis diatas kertas yang Ia genggam.
Zayn Adrian.
Adrian adalah nama tengahnya.
Pria itu memejamkan matanya yang tiba-tiba terasa panas. Ia akan berangkat ke Solo hari ini juga dan melihat sendiri makam anak itu. Tidak. Makan putranya dan Tiara.
terima kasih ya,udh buat tia tegas dan tdk menye menye. suka dgn karakter tia yg sekarang.
jgn jatuh ke lubang yg sama dan jatuh cnta lgi dgn tirex,manusia kaku,egois,kasar dan mulut tajam dan tdk peka.
lgi an ya,gw heran ama lu rex,kaga ad jiwa kebapakan lu dah,sama jayden aj kaya kaga ad ikatan batin ,minimal dekat dan sayang. darah daging sndri . 😒😒