kehidupan malang seorang gadis bernama Aria,awalnya ia mengira telah diselamatkan oleh lelaki yg Ramah dan perhatian tanpa tau di balik itu ,pria tersebut memiliki sifat obsesif yg mengerikan.
saat Aria melakukan satu kesalahan fatal sifat asli pria tersebut akhirnya keluar.
apakah Aria dapat bertahan atau memilih pergi meninggalkan pria yg menurut nya ramah dan perhatian.
ataukah dirinya telah menemukan tempat ternyaman nya?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Zippo:(, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
menggoda Aria kembali
Tidak sampai disitu, Adrian masih terus menggoda Aria.
"tapi aku tidak percaya, bagaimana ya".
"jadi aku harus bagaimana agar kau percaya ".
"menurut mu".
Adrian kembali mendekatkan wajahnya ke wajah Aria,dan membuat Aria merona,ia juga merasakan hembusan nafas berat Adrian.
"a-aku tidak tau..."
Aria ingin menjauh, dengan cepat Adrian menahan pinggangnya dengan tangan kekar miliknya agar semakin dekat
"a-apa yg ingin kau lakukan Adrian...?"
"aku ingin memastikan ".
"memastikan apa?".
"kau ingin tau?".
"t-tentu...aku ingin tau Hampp.."
Adrian dengan cepat menempelkan bibirnya ke bibir Aria,melumatnya dengan lembut,manis yg dirasakan Adrian semakin membuat dirinya terangsang.
Aria kehabisan nafas,Adrian yg menyadari itu melepaskan ciumannya tetapi tidak sampai disitu ia kembali mencium leher Aria yg membuat wanita tersebut mengeluarkan suara.
"ahk...Adrian"
Adrian yg sudah tidak tahan membawa Aria ke tempat tidur ,menjatuhkan ny kemudian menindih nya.
Dengan cepat Adrian mencium pipi Aria kembali, perlahan namun pasti dengan kelembutan ,karena masih menggunakan jubah mandi dengan cepat pakaian Aria terjatuh.
kini mereka pun kembali melakukan moment panas dengan kelembutan.
Aria yg semakin dalam dengan perasaannya menerimanya dengan perasaan campur aduk,sikap pria di hadapannya membuat dirinya terlena.
pria ini ,Adrian dengan berwajah tampan ,kulit bersih tubuh bagai patung yg di bentuk dengan teliti oleh malaikat, mengeluarkan pesonanya sendiri berhasil merobohkan pertahanan hatinya yg harusnya hanya untuk sang kekasih.
ditambah sikap Adrian yg lembut membuat dirinya semakin tenggelam pada perasaannya sendiri,Aria juga berharap Adrian memiliki perasaan yg sama terhadapnya.
Tanpa diketahui oleh Aria,Adrian sudah memiliki perasaan kepada dirinya sejak awal yg begitu mendambakan dirinya.
Ingin memenuhi kekosongan hatinya , hasratnya dan kehidupannya,Adrian berharap hanya Aria yg dapat mengisi itu semua untuk masa depannya kelak.
walau akan banyak rintangan yg harus Aria hadapi untuk berada di samping Adrian .
Kini Aria hanya bisa menerima setiap sentuhan Adrian,ia percaya akan ada rencana untuk kedepannya bagi dirinya menjalani kehidupan yg saat ini Aria jalani, pasti akan ada jalannya Sendiri.
Walaupun dilema dengan perasaan sendiri,Aria tetap berpegang teguh untuk dirinya ia pasti bisa menghadapi setiap tantangan yg ada di hadapannya.
Saat ini ia hanya perlu menjalaninya dengan baik
setelah hampir satu jam mereka melakukan aktivitas panas di kamar ,Adrian yg sudah tidur terlelap karena sudah berkali kali menembakkan cairannya di dalam liang hangat milik Aria membuat dirinya tertidur karena lelah.
Tentu di hati kecil Adrian mengharapkan seorang bayi,agar Aria tidak bisa pergi lagi dari dirinya atau berpikir untuk pergi.
Aria yg belum tertidur hanya menatap Adrian dengan banyak pertanyaan,
'apa aku akan hamil,jika aku hamil apa kau akan bertanggung jawab '
'bagaimana aku akan menjelaskan nya dengan kekasih ku '
'tidak tidak Aria,aku harus mencegah yg harus di cegah Karna aku sadar aku bukan termasuk orang yg penting untuk mu'
Tentu Aria memiliki kesadaran diri , untuk berada di samping Adrian yg begitu jauh tingkatannya tidak dapat disandingkan dengan dirinya,apa lagi dengan dirinya yg bahkan statusnya tidak jelas .
Saat ini pikiran Aria dipenuhi teka teki akan dirinya sendiri.
Aria pun kembali menatap Adrian ,ia yg juga kelelahan perlahan menutup mata dan ikut tertidur di samping Adrian .
-