Vita yang masih kelas 3 SMA terpaksa menikah dengan randy seorang pengusaha muda karena ia tidak bisa membayar ganti rugi kerusakan mobil randy yang ditabraknya. Namun randy memiliki syarat disaat kekasih nya pulang dari luar negri, randy akan menikahi kekasihnya tetapi tidak akan menceraikan vita..
Akankah vita dan randy saling jatuh cinta dan melupakan syarat pernikahan mereka ataukah randy tetap menikahi kekasihnya dan menjadikan madu vita..
Yuk ikuti kisah vita dan randy..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Utami Pravita, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 23
Bel istirahat pun berbunyi. Murid murid membereskan alat tulis mereka dan bergegas menuju kantin, mengisi kembali energi mereka yang telah terkuras saat ujian dadakan tadi.
" Momsky, yuk ke kantin bareng, " ajak Fabian.
" Kalian duluan aja anak anak cowok. Kami anak anak cewek nanti nyusul, " saut Ayu.
" Yaudah deh. Yuk bro, kita jalan duluan, "ajak Fabian dan diikuti anak anak cowok lain nya.
Setelah para cowok cowok jomblo itu keluar kelas, anak anak cewek pada berkumpul di depan meja Vita, dan memulai untuk mengintrogasi Vita.
Vita melihat teman teman yang mengerubungi nya, merasa heran. Dilihat raut wajah mereka semua sangat serius.
" Kenapa lo semua ngerubungi gue? Itu muka juga serius banget," protes Vita.
" Vit, lo sekarang jujur deh sama kita semua, tentang perasaan lo sama Alfian, " Ayu memulai introgasi nya.
" Iya momsky. Kan, kita semua udah pada tau, kalau popsky itu udah dari kelas dua suka sama momsky. Cuma sampai sekarang, momsky gak pernah tunjukin kalau memang punya perasaan yang sama, " timpal Ririn.
" Maaf guys, selama ini gue anggap semua nya itu hanya teman, begitu juga Alfian. Gue, gue gak punya perasaan lebih untuk nya, " jawab Vita.
" Beneran, lo gak punya rasa lebih untuk Alfian?, " tanya Ayu lagi memastikan.
Vita melihat satu satu kearah teman teman nya, terlihat mereka sangat berharap bahwa Ia memiliki rasa untuk Alfian. Namun, Ia terpaksa mengecewakan mereka dengan jawaban nya.
" Iya guys. Gue harap, lo semua jangan comblangin gue lagi ya sama Alfian, " pinta Vita.
" Yaudah, kalau memang lo gak punya rasa apa apa. Sekarang, lebih baik kita ke kantin, gue udah laper, "ajak Ayu dan dianggukin teman yang lain.
" Kalian duluan aja, nanti gue nyusul, " ucap Vita.
" Ok. Terus, lo mau gue pesanin duluan ?, " tanya Ayu.
" Terima kasih, tapi gak usah Yu. Gue bawa bekal kok, " tolak Vita.
Setelah itu, para anak anak cewek yang juga jomblo itu, pergi menuju ke kantin meninggalkan Vita sendiri di kelas.
Setelah teman teman nya keluar kelas, Vita menjatuhkan wajah nya ke atas meja. Terlihat bulir bulir air mata, jatuh menetes di kedua pipi nya.
" Maaf guys, gue bohong sama kalian semua. Tapi, jika gue jujur sekarang pun rasa nya percuma, karena gue akan menikah dengan laki laki itu, " batin Vita.
Setelah puas menangis, Vita menghapus air mata nya. Lalu mengambil bekal makan siang nya dan menuju ke kantin.
Sementara itu, sebelum anak anak cewek berada di kantin para anak cowok pun juga mengintrogasi popsky mereka.
" Woiii popsky, kapan lagi lo mau nembak momsky? Apa mau keburu gue yang nembak?, " tanya Fabian.
" Gue takut bro mau nembak dia. Alhamdulillah kalau di terima, kalau di tolak gimana? Gue gak mau pertemanan kita jadi renggang, " jawab Alfian.
" Belum berperang lo udah nyerah duluan. Gimana sih, gak gentle banget lo jadi laki laki, " sindir Reno.
" Bro, sepenglihatan gue selama ini, sahabat gue itu juga naksir sama lo. Tapi, memang dia lebih pentingin pendidikan nya. Jadi, dia gak mau tunjukin kalau memang dia juga punya rasa. Kalau memang lo yakin dengan perasaan lo untuk Vita, gue dukung, " ucap Aldo penuh dukungan.
" Serius lo?, " tanya Alfian.
" Gue serius bro, Vita itu sahabat gue. Gue mau dia mendapatkan cowok yang benar benar mencintai dia. Gue juga lihat lo beneran cinta sama Vita. Gue percaya, lo pasti bisa jaga dia, " jawab Aldo.
" Gue punya ide, " teriak Fabian tiba tiba dan mendapatkan pukulan dari teman teman nya karena terkejut.
" Gak perlu teriak juga kali, gue belum budek, " ucap Reno emosi.
" Hehehe, maaf bro, " balas Fabian sambil senyum senyum gak jelas.
" Udah udah, jangan ribut. Sekarang, lo bilang apa ide lo itu?, " tanya Alfian melerai teman nya itu.
" Gini deh, lusa itu kan ulang tahun lo popsky. Gimana, kalau kita rayain di cafe Aldo. Terus, pas di acara itu lo nyanyi untuk momsky, siap nyanyi lo tembak deh dia. Kalau di tengah tengah orang banyak kan, gak mungkin dia nolak. Apalagi, dia juga punya rasa sama lo, pasti langsung di terima deh, " ucap Fabian dengan wajah serius (baru kali ini lo bisa serius Fabian 😆).
" Yakin, ide lo itu bagus?, " tanya Alfian dengan wajah yang serius.
" Gue yakin, ide gue benar benar bagus dan pasti berhasil, " jawab Fabian meyakinkan.
" Ok deh, gue coba. Terus Aldo, lo bisa atur gak untuk acara gue?, " tanya Alfian lagi
" Aman, nanti gue yang atur. Sekarang, lo siapin mental lo aja, " jawab Aldo.
Alfian pun mengangguk, menyetujui semuanya. Setelah pembahasan mereka selesai, anak anak cewek sampai di kantin. Begitu juga Vita, yang gak butuh waktu lama udah ikut bergabung.
Mereka menghabiskan waktu istirahat dengan makan bersama dan bercanda bersama sampai waktu istirahat berakhir.
Setelah bel masuk berbunyi, mereka segera masuk kedalam kelas dan memulai kembali pelajaran mereka, sampai tiba waktu nya jam pulang.
**************
Sementara itu, di ruangan randy, Rei memberikan surat perjanjian yang akan di tanda tangani oleh Randy dan Vita.
" Rand, ini surat nya udah siap. Tinggal kamu kasih ke Vita untuk di tanda tangani, " ucap Rei sambil menyodorkan map berisi surat perjanjian.
" Ok, thanks ya Rei, " jawab Randy lalu mengambil surat itu dari tangan Rei.
" Rand, kamu yakin dengan pernikahan ini? Apa kamu gak kasian sama anak itu, " tanya Rei.
" Pernikahan ini, saling menguntungkan. Jadi, aku tetap akan menikah dengan nya, " jawab Randy cuek.
" Terserah kamu aja. Aku pamit, balik keruangan ku, " balas Rei lalu berdiri dan berjalan keluar ruangan.
Setelah Rei pergi, Randy membuka map yang berisi surat perjanjian itu, dan membaca ulang takut nya ada kesalahan.
Setelah selesai membaca, Randy menutup kembali map itu dan memikirkan kembali apa hal ini memang harus Ia lakukan.
" Clara, semua ini demi kamu sayang. Jika, ini yang membuat kamu bahagia, apapun akan aku lakukan. Termasuk membuat gadis kecil itu menjadi korban, " gumam Randy.
Randy melihat jam tangan nya, sudah hampir jam 12 siang. Ia mengambil map yang berisi perjanjian itu, lalu mengambil handphone dan kunci mobil nya. Ia berencana menjemput Vita, karena motor vita masih berada di kantor nya. Ia merasa masih bertanggung jawab, jadi Ia akan menjemput Vita pulang sekolah. Lalu, nanti Ia akan menyuruh seseorang mengantarkan motor Vita ke rumah gadis kecil itu.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
.
Bersambung.
Semoga readers tetap suka dengan tulisan saya dan gak merasa bosan.
Salam sayang untuk readers ku semua 😚.
semangat thooor...💪💪🌹🌹
di tunggu karya" selanjutnya thooor...👍🏼👍🏼
berapa kilo bawang nya thoor...🥰🥰
udah baca yg ke sekian kali nya, tapi masih baper aja...🥰🥰