Ketidakmampuan Marsha dalam hubungan intim dengan suaminya membawa dirinya berkenalan dengan seorang pria beristri yang juga merasakan hal yang sama dengan dirinya.
Perselingkuhan pun terjadi hingga membuat suami dari Marsha mengalami kebangkrutan perusahaanmu miliknya hingga meninggalkan hutang yang banyak.
Bagaimana hubungan Marsha dengan pria selingkuhannya? Apakah Masha memilih bertahan hidup dengan suaminya yang sangat baik padanya ataukah pergi dengan lelaki selingkuhannya?"
Ikuti perjalanan cinta segitiga ini melalui banyak rintangan..!
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sindya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
23. Second
Bulan madu di Italia menjadi pilihan pasangan Marsha dan Excel. Bagi Tuan Excel yang terlalu lama menduda, menemukan Marsha seperti menemukan kembali cinta pertamanya.
Menghabiskan malam pertama mereka sebuah kenikmatan bagi Marsha yang selama ini mencari kenikmatan hakiki ditempuh dengan jalan yang salah hingga ia harus menerima balasan yang setimpal di dunia.
Kebahagiaan tergambar di jelas di wajah cantiknya. Saat dunia cinta yang diimpikannya selama ini sudah ia temukan pada sosok tampan yang terlihat sangar namun terbalik dari prasangka nya.
Excel mengetahui bagaimana caranya memperlakukan wanitanya di atas tempat tidur. Setelah melakukan hubungan intim, keduanya terlihat terengah-engah lalu kembali berpelukan dan berciuman dengan apresiasi terakhir mereka karena saling memenuhi hasrat birahi mereka masing-masing.
"Apakah kamu puas sayang?"
"Aku belum pernah merasakan sebahagia ini. Sepertinya aku kembali menjadi pengantin baru."
"Memang kita adalah pengantin baru, sayang." Timpal Excel.
"Maksudku pengantin baru yang sudah second." Ucap Marsha disertai cekikikan.
"Aku tidak menganggap kamu seperti itu sayang. Bagiku kebahagiaan yang kita rasakan saat ini lebih dari pernikahan kita yang pertama, itu adalah yang pertama."
"Apakah aku sudah memenuhi persyaratan sebagai wanita yang kamu butuhkan?"
"Lebih dari ekspektasi ku. Sesuatu yang hanya ada dalam fantasi ku, kamu mewujudkannya. Itulah yang tidak bisa aku ungkapkan rasa bahagia ku. Seakan kekayaan yang aku miliki tidak bisa membayar kebahagiaan yang kamu berikan kepadaku. Aku bahkan ingin mengigit bibirmu saking nikmatnya sayang. Milikmu itu yang membuatku ketagihan.
"Apanya yang membuatmu begitu terkesan dengan permainan panas kita sayang?"
"Goyangannya dan milikmu seakan ada yang menyedot milikku. Itu yang baru pertama kali aku rasakan padamu." Kata Excel apa adanya.
Wajah Marsha begitu merona. Entah seperti apa warna wajahnya saat ini. Pujian Excel bukan isapan jempol atau bualan lelaki hidung belang. Toh, Excel adalah suaminya. Ia tidak perlu bersusah payah merayu Marsha agar bisa tidur dengannya.
Marsha baru menyadari sesuatu saat mengingat Cal, mantan pria selingkuhannya.
"Apakah karena permainan ku yang membuat Cal begitu tergila-gila kepadaku dan berani menceraikan istrinya?" Batin Marsha.
"Hei...! Siapa yang sedang kamu pikirkan? semoga pria yang kau pikirkan saat ini adalah aku dan putra kita Al." Tegur Excel terlihat cemburu.
"A..ya...! Maafkan aku sayang. Aku sedang ingat almarhum. Tolong jangan marah!" Pinta Marsha gugup.
"Sebaiknya mulai saat ini kita cukup membahas tentang kita saja. Jangan melibatkan orang lain walaupun itu adalah mendiang pasangan kita sendiri." Pinta Excel.
"Baik. Aku tidak akan mengingat masalalu lagi. Aku sudah bahagia bersamamu." Ucap Marsha.
"Sebaiknya kita tidur, ini sudah malam." Besok kita jalan-jalan ke tempat wisata di Italia. Katanya destinasi wisatanya sangat bagus. Aku rasa kamu pernah mengunjunginya."
"Tidak usah bahas masa malu, bahas yang akan datang saja." balas Marsha membuat Excel terkekeh.
Keduanya menarik selimut bersama dan menutupi wajah mereka.
"Mau bercinta lagi?" Tawar Marsha.
"Ayo, siapa takut!" Tantang Marsha.
Keduanya kembali berciuman dan mengulangi lagi percintaan panas mereka.
...----------------...
Keesokan harinya, pasangan pengantin baru ini berkunjung ke kota Mafioso Sisilia.
Di Kota Sisilia ini keduanya berada, mereka sedang menikmati pemandangan alam dari Gunung Etna, gunung berapi aktif terbesar di Eropa. Atau juga mengunjungi Gereja Santa Lucia, tempat Michael Corleone menikah.
Di kota Mafioso Sisilia ini Marsha dan Excel menikmati makanan khas Italia. Marsha juga membeli oleh-oleh untuk mereka bawa pulang ke Jakarta.
Tempat yang paling mereka sukai adalah kuliner yang ada tempat itu namun, keduanya cukup hati-hati dengan pilihan makanan yang harus berlebel halal.
Makanan halal bisa di temukan di restoran Lebanon, Turki, Arab dan juga Asia.
Bagi Tuan Excel, yang sering mengunjungi Italia tidak sulit menemukan makanan halal.
"Sayang..! Sudah cukup makannya. Aku sudah kenyang." Keluh Marsha yang tidak kuat lagi menghabiskan makanannya karena Excel terlalu banyak berbagai macam menu.
"Aku tidak suka kamu diet. Kamu terlihat sangat kurus. Aku ingin melihat tubuh kamu seperti pertama kali kita bertemu." Ucap Excel.
"Tapi tidak langsung gemuk kalau makan semua ini dalam semalam."
Ucap Marsha yang tidak berhenti makan seharian ini.
"Aku ingin kamu sedikit gemuk. Dengan tubuhmu padat kamu terlihat makin seksi."
"Nanti aku jadi jelek. Pakaian aku bakalan sempit. Belum lagi nanti aku hamil pasti tambah bulat. Itu sangat menyedihkan."
"Kamu milikku. Apapun adanya kamu semuanya berdasarkan penilaian ku bukan penilaian orang lain. Jika aku meminta ini itu, tolonglah jangan membantah ku." Ucap Excel dengan intonasi suara sedikit meninggi.
Marsha seketika tercekat. Ia tidak menyangka penolakannya membuat Excel begitu berang.
"Baiklah sayang! Aku minta maaf. Aku hanya tidak ingin terlalu gemuk. Tapi kalau kamu menginginkannya akan aku lakukan." Ucap Marsha meralat pernyataannya.
"Baiklah. Sekarang kita pulang ke hotel. Kamu tidak ingin makan lagi kan?"
"Aku memang tukang makan tapi tidak bisa langsung habis. Aku selalu menunggu sejam kemudian, lalu makan lagi."
"Apa yang ini kamu mau di bungkus?"
"Iya sayang."
"Baiklah. Biarkan mereka kirim ke hotel. Sekarang kita pulang. Aku tidak sabar untuk bercinta denganmu." Ucap Excel membuat Marsha mengerti saat ini.
"Mungkin dia ingin tenaga ku cukup stabil saat bercinta lagi. Astaga aku sudah salah paham pada suamiku sendiri." Ucap Marsha.
Tidak lama keduanya sudah kembali ke jalanan menuju hotel. Para pengawal tuan Excel mengikuti tuannya dari belakang karena tidak boleh ketahuan Marsha.
Gadis ini ingin privasinya tidak terganggu oleh anggotanya Excel dan itu perjanjiannya saat mereka berangkat bulan madu.
"Cell..!"
"Hmm!"
"Tolong jangan ulangi kata-kata yang terlalu mengecam ku. Aku tidak pernah menerima kekerasan secara verbal. Cukup bilang saja apa yang kamu inginkan." Ucap Marsha sedikit menahan kesedihannya.
"Apakah kamu merasa sakit hati? Apakah kamu tidak memikirkan perasaan aku juga? Bagaimana jalan berdua denganmu sedari tadi mata lelaki terus menatapmu seakan aku sedang berjalan dengan anak gadisku."
"Apakah kamu merasa minder padaku karena aku lebih mudah darimu Cell?"
"Bukan lebih muda dariku. Kecantikan kamu itu yang membuat aku tidak tenang."
"Apakah dengan aku gemuk, akan membuat aku menjadi jelek dan apakah dengan itu akan membuat kamu nyaman?"
"Setidaknya mengurangi mata orang untuk menatapmu."
"Kenapa kamu jadi berubah jahat sekali Excel? Di mana-mana para suami bangga memiliki istri cantik. Kenapa kamu malah berubah menjadi sentimen begitu? Apakah pernikahan kita ini dianggap sehat Cell?"
"Maksud kamu apa Marsha? Apakah kamu tidak mau diatur olehku?"
"Aturan mu terdengar tidak masuk akal dan itu sangat menganggu ku. Aku tidak bisa hidup dengan lelaki yang terus mendikte penampilan ku." Ucap Marsha dengan wajah kelam.
"Marshaaaa....!"
"
aku rasa ini adalah dari kisah hidupmu sendiri alias kau adalah wanita tukang selingkuh yang menceritakan kisahnya dalam novel
penampilan berjilbab tidak bisa memastikan katakter seseorang, bahkan bisa lebih menjijikan dari pada pelacur sekalipun
kemunafikan terlihat dari novel2 nya sendiri, terlalu jauh bandingkan novelnya dengan novel karya author lain, banding saja novelnya dengan novelnya sendiri
kita bongkar kemunafikan author ini
*dalam novelnya yang konfliknya pemeran utama pria yang salah, maka akan dibuat dapat balasan, menderita, menyesal, ngemis maaf, berjuang keras, karakter istri tegas pergi dan tidak mudah memaafkan, akan dihadirkan lelaki lain yang baik pada istrinya, pelakor dibinasakan
banding kan dengan novelnya sendri
*novelnya yang konfliknya pemeran utama wanita salah (selingkuh), apapun kesalahannya dia bebas dan akan bahagia akhirnya, tidak perlu susah minta maaf, karakter suami dibuat bodoh, perebut istri orang selalu dispesialkan, pelakor dipuja
dari novel saja kita bisa lihat begitu munafiknya karaktermu, kasian sekali lelaki yang menjadi suamimu punya istri munafik kayak dirimu, bahkan kalau kau selingkuh sekalipun kau akan membenarkan perselingkuhan mu,
balah jijik aku baca karya2 hasil pemikiran munafikmu
keles: ini hanya halu dan imajinasi
fakta: novel adalah halu dan imajinasi sesuai karakter novelis itu sendiri
jenis sifat author
author baik2 : dia akan buat novel perlingkuhan dan yang selingkuh dia akan laknat dapat balasan setimpal dan akan buat berjuang menebus kesalahannya
author tegas : dia akan buat novel perselingkuhan dan yang selingkuh dia akan laknat dan dapat balasan setimpal dan dibinasakan, perselingkuhan tiada maaf
author?????? : dia akan buat novel perselingkuhan dan yang selingkuh dia benarkan malah dia putar balik fakta yang korban selingkuh yang dia salahkan dan manusia selingkuh akan berakhir bahagia
KLO LO CBA2 NNTG EXCEL, HABIS LOO
ELO MLH LBH HINA DRIPADA JALANG.