Sebuah pernikahan masa SMA yang terjadi pada seorang wanita dan laki-laki di sebuah SMA.
Randi Arya Permana seorang ketua keamanan di sekolahnya sangat disiplin,tegas,namun ada juga sisi lembutnya dan Karina Lidia Putri yang merupakan tokoh pasangan Randi yang sangat jutek,nakal,dan sering buat ulah.
Namun dia juga punya sifat yang baik dan penyayang.Mereka sempat menjadi musuh di kelas 10 dan 11 karena sifat disiplin nya Randi.Karina si Ratu terlambat sering kena hukuman dari Randi sehingga mereka bermusuhan.
Dijodohkan sejak kecil dan menjadi sahabat waktu Sekolah Menengah Pertama.
Namun karena suatu masalah persahabatan mereka jadi renggang.
Suatu hari Karina ke klub malam dan sedang berjoget,namun dirinya di cabuli oleh laki-laki kurang ajar.Raka pacarnya malah mendukung laki-laki itu.
Karina berlari ke tempat aman dan diselamatkan Randi,kakinya Karina terluka dan menyebabkan ia tidak bisa jalan.Randi mengantarnya pulang.Randi membuat Karina kembali kepada Allah SWT Tuhan Yang Maha Esa.Di situlah awal mula kisah mereka.
Bagaimana lanjutannya?ikuti terus ya ceritanya.
Terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ilham harahap, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
EPISODE 23
Setelah sampai dirumahnya,satpam membukakan pagar rumahnya lalu Randi pun masuk dan langsung memarkirkan motornya.
"Assalamualaikum!"ucap Randi.
"Waalaikumsalam!"jawab Karina lalu Randi mengulurkan tangannya menyalim istrinya dan mencium keningnya lalu memberikan pesanan istrinya.
"Kok lama by?"Tanya Karina mengambil kantong hitam yang isinya pesanannya dan berjalan mengikuti Randi.
"Sini duduk aku mau cerita kenapa agak lama!"ujar Randi menarik Karina.
"Cerita apa?"Tanya Karina penasaran dan menatap Randi dengan serius.
"Jadi gini tadi ada mba-mba sama adiknya belum makan dua hari jadi aku beliin makanan,trus aku liat adiknya kayaknya pengen banget lanjut sekolah, jadi warung makan yang di dekat pertigaan yang udah aku tutup aku kasih dia."ujar Randi lalu melepas dasinya dan sepatunya.
"Owh,pengemis ya?emang dia bisa masak?"Tanya Karina menatap Randi curiga.
"Bisa!"ujar Randi mantap.
"Darimana kamu tau?"Tanya Karina semakin curiga.
"Tuh di dalem kan ada nasi goreng coba kamu makan!"ujar Randi menunjuk sebuah kertas pembungkus nasi didalam kantong itu.
Flashback on..
"Mas tunggu sebentar aku mau masak nasi goreng untuk mas!"ujar mbanya untuk membuktikan.
"Oke mba."ucap Randi lalu berbalik dan duduk di sebuah kursi.
"Jadi kamu pernah sekolah?"Tanya Randi pada Clarisa.
"Pernah bang cuma lulus SD aja tapi."ujar Clarisa lalu matanya menyendu.
"Owh gitu,kamu masih pengen sekolah?"tanya Randi pada Clarisa.
"Masih bang tapi gak ada biaya."ujarnya menatap meja.
"Oke tapi kalau sekolah dirumah mau?"Tanya Randi pada Clarisa lalu Clarisa mengangguk.
"Oke kalau gitu senin udah bisa sekolah nanti gurunya yang ke sini."ujar Randi tersenyum dan clarisa hanya tersenyum.
"Nih mas!"ujar Ayu memberikan nasi gorengnya.
"Makasih ya,owh iya umurnya berapa mba?"Tanya Randi lalu menyuapkan nasi goreng ke mulutnya.
"21 mas-
"Waw enak banget."ujar Randi lalu makan dengan lahap.
"Hehe biasa aja kok mas."ujar Ayu tersenyum.
Randi makan sampai tak ada yang tersisa di piringnya.
"Ini enak banget,aku yakin warung makan ini pasti laris mba.Rasanya seperti masakan cewekku."ujar Randi lalu minum dan memainkan hp nya.
"Alhamdulillah mas."ujarnya lalu habis makan Randi pulang.
Flashback off
"Gitu ceritanya."ujar Randi dan Karina hanya mengangguk.
"Mulianya hatimu suamiku."batin Karina
Cup
Cup
Cup
Karina mencium bibir Randi dan Randi menikmatinya.
"Aku kagum ama kamu,kamu kaya banget dan dermawan juga."ujar Karina kagum dan merasa beruntung bisa menjadi istri seorang boss show room,pemilik 5 warung makan dan anak seorang pemilik 2 perusahaan.
"Semua ini milik Allah,aku hanya menerima titipannya ini dan untuk di pergunakan dengan semestinya."ujar Randi memegang kedua pipi chubby istrinya itu.
"Hiks-hiks"Karina menangis dan memeluk Randi erat-erat.
"Hey-hey kenapa?"Tanya Randi pada Karina yang sudah menangis itu.
"Gpp,aku bangga ama kamu,cup."ujar Karina lalu mencium pipi kanan Randi.
"Hehe Randi gitu loh."ujar Randi bangga.
"Rin!"panggil Randi pada karina dan karina menatap Randi.
"Apa?"tanyanya sambil mengelap air matanya.
"Eeeh hari sabtu kami mau ke pantai,kamu ikut gak?"Tanya Randi baring di paha Karina.
"Siapa aja?"Tanya Karina mengelus rambut Randi dan melihat ke bawah.
"Aku,Arya,Brian,Ferdinand Reni,Linda,sama Filga."ujar Randi sambil memain kan rambut Randi.
"Hmmmm ikut deh."ujar Karina menegakkan kepalanya.
"Yes,jadi mancing mantap."ujar Randi bangun dan menghidupkan tv.
"Aku ke belakang dulu ya ngambil mangkok."ujar Karina dan diangguki Randi.
Lalu Karina datang dengan mangkok dan sendok.Kemudian dia menuangkan seblaknya ke mangkok di depannya lalu menuangkan mie ayam di mangkok Randi.
"Baik banget istriku."ujar Randi mengacak rambut karina
"Emang biasanya aku jahat ha ha?"ujar Karina kesal
"Gak gitu yang,maksudnya kamu itu baik banget."ujarnya menjelaskan.
"Ya emang biasanya aku jahat huh?"ujar Karina lalu memakan seblaknya.
"Hadeh kena gua ama cewe pms."batin Randi.
"Yaudah makan buruan ntar dingin mi ayamnya!"ujar Karina pada Randi yang dari tadi melihatnya terus
"Duh gua salting diliatin ama Randi hadeh mana deg-degan lagi."batin Karina.
Lalu merekapun makan dengan lahap tanpa bersuara.Setelah makan Randi berdiri ingin menaruh piringnya dan Karina menariknya untuk duduk lagi.
"Awww,aku mau naruh piringnya."ujar Randi kesal karena ditarik Karina.
"Taruh situ!"ujar Karina menunjuk meja ditengah mereka lalu lanjut makan.
"Aku aja yang,yang naruh mangkoknya."ujar Randi.
"Taruh by,cepet!"ujar Karina memasang wajah datar.
"Hmm yaudah."ujar Randi meletakkkan piringnya di meja ditengah-tengah mereka.
"Tugasku ya tugasku,tugasmu nyari nafkah buatku."ujar Karina lalu lanjut makan.
"Iya sayang iya,cup."ujar Randi lalu mencium puncak kepala Karina.
"Owh iya tadi stor hafalan."ujar Randi santai.
"Kamu udah?"Tanya Karina menatap Randi.
"Udah nilainya 100."ujar Randi lalu tersenyum menghadap Karina.
"100??ih nyesel aku gak datang."ujar Karina.
"Minggu depan nilainya 85,"ujar Randi lalu meminum jus buatan Karina.
"Yaaaahhh,mau 100 juga,"ujar Karina menyesal.
"Hehe dah gak bisa lagi kalau mau 100,"ujar Randi melihat Karina dan meledeknya.
"Andiiii!!"rengek Karina kesal lalu mencubit perut Randi.
"Aduh-aduh hahaha,"tawa Randi walaupun kesakitan.
"Nyesel aku tuh gak sekolah,"ujar Karina lalu ia bersedekap dada.
"Aku aja baru tau pas Adam ngasih tau."ujar Randi menjelaskan.
"Gpp lah yang jelas ada nilai."ujar Karina dengan wajah sedikit kecewa.
"Dah-dah,eh jam berapa nih?"Tanya Randi pada Karina.
"Jam 2."jawab Karina.
"1 jam tidur,trus jam 3:30 sholat ashar,setelah itu ngelatih."ujar Randi malas.
"Hayo semangat dong,nih biar semangat."ujar Karina lalu mendorong Randi ke kasur dan menikmati bibir suaminya
"Yang udah,cup,yang,cup."Karina kini sudah diatas tubuh Randi dan dia sudah mengunci tubuh Randi.Randi hanya bisa pasrah dan menikmati kenikmatan yang diberikan istrinya itu.
5 menit berlalu
"Gimana?semangat gak?"Tanya Karina ditelinga Randi lalu ia mengangkat kepalanya namun tetap menimpa badan Randi.
"Ya udah semangat banget ini mah hehe."ujar Randi yang memang sangat semangat setelah perlakuan mesra Karina.
"Lanjut,cup."ujar Karina melanjutkan dan Randi semakin menikmatinya.
"Awww leherku."desah Randi karena Karina memberikan tanda di leher Randi.Lalu karina kembali menikmati bibir suaminya itu sampai tertidur.
PUKUL 15:30
Azan ashar berkumandang lalu Randi bangun dari tidurnya.
"Dah ashar yaudah aku sholat dulu lah."batin Randi.Lalu ia mengambil wudhu lalu sholat.
"Yang bangun udah sore!"ujar Randi membangunkan Karina.
"Huaaam,jam berapa by?"Tanya Karina berusaha bangun.
"Jam 4."jawab Randi yang sudah mengenakan pakaian melatihnya.
"Owh,yaudah kamu semangat ya."ujar Karina tersenyum.
"Iya,yaudah aku berangkat dulu."ujar Randi lalu Karina menyalaminya layaknya istri menyalaminya suaminya.
"Eh kok kamu ba-
CUP
Randi mencium kening Karina dan itu membuat Karina salting.Seketika jantungnya berdetak kencang ditambah dengan pipinya yang putih mulus kini berubah menjadi berwarna merah merona.
Jangan lupa like,komen,vote,dan follow ya sebanyak-banyaknya.
Terimakasih