NovelToon NovelToon
Mengejar Butiran Tasbih Cinta-Nya

Mengejar Butiran Tasbih Cinta-Nya

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:1.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: SkySal

Ameer Alfatih adalah seorang ustaz muda yang menolak dijodohkan dengan Hana Karimah. Sepupunya yang cantik dan penghafal Qur'an.
Satu-satunya alasan Ameer menolak wanita yang hampir sempurna itu adalah Meizia, seorang wanita yang terkesan misterius tetapi berhasil merebut hati Ameer di pertemuan mereka.
Namun, sebuah kenyataan pahit harus Ameer terima ketika ia tahu Meizia adalah seorang wanita malam bahkan putri dari seorang mucikari.

Maukah Ameer memperjuangkan cintanya dan membawa Meizia keluar dari lembah dosa itu?
Dan maukah Meizia menerima pria yang merupakan seorang Ustaz sementara dirinya penuh dosa?
Lalu bagaimana dengan nasib Hana?

"Aku terlahir dari dosa, membawa dosa, sebagai dosa bagi ibuku dan hidupku pun penuh dosa. Kau terlalu suci untukku." Meizia

"Tak ada manusia yang luput dari dosa, tetapi juga tak ada manusia yang lahir membawa dosa meski ia terlahir dari dosa." Ameer Alfatih

"Ikhlas dengan takdir Tuhan adalah kunci ketenangan hidup." Hana Karimah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SkySal, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 23 - Membantu

"Ambilkan baju yang tebal, Dek!" seru Shafa pada Marwa. "Tangannya sedikit es, bahkan bibirnya sampai biru. Dia benar-benar kedinginan," ucapnya sembari menarik selimut untuk menutupi tubuh Meizia, setelah itu membuka bajunya yang basah.

Sementara Marwa segera mengambil baju tebal ke kamarnya, sementara saat ini Meizia ditempatkan di kamar tamu.

Saat Shafa memiringkan tubuh Meizia untuk mengeringkan punggungnya, tiba-tiba ia tercengang, seolah terkejut melihat apa yang terdapat di punggung wanita itu.

"Kenapa, Mbak?" tanya Marwa sembari memberi meletakkan baju tebal yang baru saja ia ambil dari kamarnya.

"Lihat ini, Dek!"

Marwa mengintip dan ia pun juga termangu melihat bekas luka memanjang di punggung Meizia. "Apa dia disiksa?" ringis Marwa.

"Kemungkinan besar, iya," sahut Shafa yang kembali mengeringkan tubuh Meizia dengan cepat. "Ambil hairdryer juga, Dek, biar rambutnya cepat kering. Sekalian sama minyak kayu putih, biar tubuhnya hangat."

...🦋...

Sementara di sisi lain, Ameer mandi dengan cepat karena kedua orang tuanya dan juga kedua orang tua Hana sudah menunggu untuk mendengar penjelasan Ameer.

Setelah selesai mandi dan berganti pakaian dengan rapi, ia segera keluar.

Sepintas tatapan Ameer bertemu dengan tatapan Hana, wanita itu pasti bertanya-tanya apa yang sebenarnya terjadi.

"Sudah siap bercerita?" tanya Ummi Nayla dengan tegas.

"Aku minta maaf karena membawa Meizia tanpa minta izin terlebih dahulu," kata Ameer.

"Kenapa dengan wajahmu?" tanya Hana memberanikan diri "Dan kenapa pergelangan tangannya terluka?"

Ameer menunduk, ia merasa enggan memberitahu orang lain tentang Meizia.

"Ameer, kenapa diam saja?" Sang Ayah angkat bicara.

"Meizia sudah bertekad untuk pergi dari ibunya, Bi," kata Ameer memberanikan diri. "Tapi ibunya masih memaksa dia kembali jadi dia berusaha bunuh diri."

"Astagfirullah."

Kedua orang tua Hana memekik terkejut, begitu juga dengan Hana.

"Tapi kenapa?" tanya Hana lagi.

"Aku tidak bisa berbicara lebih banyak lagi," kata Ameer. "Maafkan aku."

"Kami tidak akan memaksa," kata Abi Thohir. "Lagi pula kami datang ke sini untuk memberi tahu bahwa Hana menolak dijodohkan dengan Ameer, kami sebagai orang tua tidak bisa memaksa."

"Kenapa?" tanya Ummi Nayla yang tampak terkejut mendengar ucapan adik iparnya itu.

"Ameer mencintai wanita lain, Tante," jawab Hana sambil tersenyum tenang. "Aku tidak bisa menikah dengan pria yang sudah mengukir nama wanita lain di hatinya."

Ameer mengulum senyum samar mendengar jawaban bijak Hana, ia sungguh berterima kasih pada wanita itu yang telah menerima keputusannya dan berani menentukan keputusan sendiri.

"Jadi kamu benar-benar tidak mau dijodohkan dengan Ameer?" tanya Abi Zaid sekali lagi.

"Iya, Om." Hana menjawab dengan tegas. "Dan aku harap kalian juga merestui jika memang Ameer mencintainya, karena aku bisa melihat perhatian dan cinta Ameer tidak biasa pada ... siapa namanya?"

"Meizia," jawab Ameer.

"Hem, nama yang cantik," kata Hana. "Aku akan berdo'a untuk kalian berdua."

"Terima kasih." Ameer segera menyahut.

Sementara kedua orang tuanya sudah tak bisa lagi berkata-kata, mereka hanya bisa menatap Ameer dan Hana secara bergantian.

Kedua anak muda itu secara tegas menolak dijodohkan sehingga mereka pun sudah tak bisa lagi memaksa. Namun, menerima Meizia?

"Bagaiamana keadaannya, Mbak?" tanya Ameer saat kedua kakaknya itu datang.

"Dia sangat lemah, bibirnya bahkan sampai biru dan tubuhnya sudah seperti es," pungkas Shafa. "Jahitan luka di tangannya terbuka lagi, jadi memanggil Dokter ke sini." Lanjutnya.

Ameer langsung menatap keluar, hujan masih cukup deras. "Apa Dokter bersedia datang?" tanya Ameer yang tak bisa menyembunyikan kecemasannya.

"Iya," jawab Shafa.

"Aku rasa kita perlu lapor polisi," celetuk Shafa yang membuat semua orang tampak terkejut.

"Apa maksudmu?" tanya Ummi Nayla.

"Dia punya beberapa bekas luka di punggungnya, cukup banyak dan dalam. Aku rasa dia disiksa juga."

Semua orang termangu mendengar penjelasan Shafa, tak terkecuali Ameer. "Jadi aku rasa sudah sepantasnya masalah ini kita bawa ke jalur hukum. Karena aku yakin pasti ada banyak orang yang bernasib sama seperti Meizia, mereka butuh bantuan kita."

1
Vivo Blue
Luar biasa
Erina Munir
kok aku ga ketemu ya thoor...judulnya
Erina Munir
thoorr..akuu bacanya bapeeerr bangeett....daleemm bangeet thoor...😍😍😍
Erina Munir
/Ok//Ok//Good//Good//Good/
Erina Munir
banyak pelajan yg bisa d petik dri kisah ini ya thor....terimakasih othoor...udb bikin cerita yg sangat memotifikasi pembaca.../Angry//Angry//Angry/
Erina Munir
😍😍 senangaat hanaa....
Erina Munir
fotocopyan Meizia
Erina Munir
ada yg baik..ada yg tdk baik ya thor
Erina Munir
klo aku ga sanggup ituu...
Erina Munir
apa akhir dri kisah ini...hana akan berjodoh dngn Ammeer ya thoor
Erina Munir
😭😭😭😭😭😭😭😭 meweek akuuhh
Erina Munir
sdh ku duga padti begini jdinya..othooor...jdi sediih niihh
Erina Munir
thooor...jngn d bikin zia meninggoy ya thoorr
Erina Munir
mulai deh bergosip..biasa ngebongkar k busukan orang paling hoby mak2
Erina Munir
ya Allah...jadi syafik n ibunya hana meninggal d tempat...klo kata orang tua dulu..klo udh mau nikah jngn kemana nana dulu....
Erina Munir
innalillahii...ya Allah..
Erina Munir
ya Allah Meiziaa...semoga meizia baik2aja
Erina Munir
Aamiin Allahuma Aamiin..
Erina Munir
ibu hamil laper aja bawaannya...🤣🤣🤣
Erina Munir
semoga d lancarkaan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!