NovelToon NovelToon
SADNESS

SADNESS

Status: sedang berlangsung
Genre:Komedi / Duniahiburan / Crazy Rich/Konglomerat / Diam-Diam Cinta / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:15k
Nilai: 5
Nama Author: Kang-jun!!!

Seren hanyalah gadis biasa yang terlahir dari rahim seorang pelacur. Hidup dan tumbuh dari hasil keringat seorang pelacur tak membuat Seren termotivasi untuk menjadi salah satu di antaranya.
Dalam 18 tahun kehidupannya, Seren selalu bertekad tidak ingin menjadi seperti sang ibu. Karena ia sangat tahu di balik kehidupan mewah seorang Pelacur tersimpan sebuah hal berbahaya yang bahkan satu orang pelacur- pun belum dapat keluar darinya.

"Hmm- Kamu percaya kalau aku ini bajingan, bukan?"

peringatan: mengandung percakapan orang dewasa, disarankan untuk bijak memilih jenis bacaan anda.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kang-jun!!!, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23. Harapan (18+)

"Dia menyuruhku untuk melunasi hutang ibu sesegera mungkin." Kata Seren tersedu.

"Hmmm... Jadi, apa rencanamu kedepan?" Tanya William.

"A-aku."

.......

.......

...(Perhatian!!!)...

...HARAP BIJAK MEMILIH BACAAN ANDA ...

...AREA KHUSUS DEWASA. 18+ ...

...Bisa di skip saja jika belum cukup umur...

.......

.......

.......

.......

.......

"Besok ada kerja kelompok, malam ini ada PR yang harus dikerjakan. Sementara sekarang aku harus mencari kerja sambilan."

Setelah menghitung beberapa pekerjaan dengan jari, Seren memandang langit senja seakan langit itu akan menjadi sosok yang akan merangkul dirinya.

"Aku percaya ibu baik-baik saja, aku akan bekerja keras."

Dengan sekuat tenaga Seren meyakinkan dirinya bahwa Ririn akan baik-baik saja. Ia tidak ingin membuat keadaannya semakin kacau dengan fikiran negatif.

Setelah merasa lebih baik, Seren kembali memulai langkahnya yang sempat tertunda. Mengingat pekerjaan rumah yang menumpuk membuat Seren mempercepat langkahnya.

...****************...

"Aaahhh... lebih dalam aku mohonnn aahhhhh..."

Plop... plop.. plopp... plopp..

"Yaaahhh... akh... akh! akh!Akh! Aku mohon jangan di sanaaaaa ah ah ah... enak sekali... akh..."

Seren yang baru saja menginjakkan kaki diruang keluarga hanya bisa bernafas gusar, sudah dua hari berturut-turut dia mendengar suara ini.

Tapi, suara dewasa ini seharusnya tak terdengar begitu jelas. Kemarin dia mendengar suara desahan di kamar tuan rumah, sekarang dia dengar suara itu dibelakang, tepat di area dapur.

Seren mencoba mengambil langkah sepelan bulu agar tidak mengganggu acara bersenggama dua orang yang tidak tau malu, bahkan dapat Seren temukan banyak pakaian berceceran di sekitar ia melangkah.

"Benar-benar orang dewasa yang kurang didikan moral. Sudah tau ada aku disini, masih saja bermain sembarangan." Monolog Seren tidak habis fikir.

Meski ia besar dilingkungan seperti ini, tapi melihatnya secara langsung membuatnya sedikit jijik. Bisa-bisanya tanpa sengaja dia menginjak bra jalang.

"Aku harus mencuci kakiku dengan air tujuh sumur."

Bisa-bisanya ia selalu menyaksikan hal ini, dulu saat masih hidup di kawasan pelacur, Seren hanya akan mendengar suara samar dari gedung sebelah.

sementara ia yang tinggal di bangunan belakang hanya kebagian cucian dan piring kotor. Terkadang Seren berfikir, apakah karna perlindungan dan didikan sang ibu yang membuatnya tetap berotak bersih sampai sekarang? Mungkin itu benar, dan Seren sangat mensyukuri hal itu.

Lagipula, banyak pelacur disana yang berpesan agar Seren tak berakhir sama seperti mereka. Seberat apapun cobaan, Seren harus mampu berusaha dan mencari pekerjaan halal untuk dirinya sendiri, bukan menjual diri.

Sementara itu di dapur, William semakin mempercepat tempo gerakannya, membuat wanita yang dimasuki merasakan kenikmatan tiada tara.

Area spot nikmatnya dihantam berkali-kali, membuat wanita itu kembali mengeluarkan ejakulasi untuk kesekian kalinya. Ia sudah basah dan penuh gairah seksual, bahkan kedua putingnya sudah mengeras ingin di sentuh.

Ia mengarahkan wajah pada William, dapat ia lihat mata William yang intens menatapnya, keringat mengalir diantara pelipis hingga turun keleher jenjang, menambah sensasi memabukkan.

Dan bibir William yang sedikit terbuka mengundang sang wanita untuk menyatukan kedua bibir mereka.

"Mmhhmm... Muachh.... mhhmmmm...." Suara kedua bibir yang saling bersentuhan.

Bahkan mereka saling beradu lidah, menghisap, mengapsen setiap deretan gigi hingga saat kedua bibir itu terpisah, saliva yang entah siapa pemiliknya masih bertengger diantara bibir mereka hingga wanita menyeka saliva dari bibir William.

"Kamu sangat tampan." Bisik Wanita itu tersenyum manis menatap kearah bibir William yang kini semerah cherry kesukaannya.

"Dan kamu sangat lihai bermain lidah, itu satu poin bonus tentangmu manis~." Balas William mengeluarkan Smirk andalannya.

Wanita itu menatap tepat dimata William, meski ia tau tidak ada perasaan lebih namun wanita itu akan tetap menikmati setiap sentuhan yang William berikan.

Biarlah ia yang merasakan rasa senang ini sendirian karna yang terpenting, pria didepannya saat ini adalah miliknya, untuk beberapa saat.

Jika berani meminta, wanita itu akan selalu mau ditiduri oleh pria seperkasa William. Selain keahliannya dalam memainkan vag*na wanita itu, badan sixpack itu sungguh membuat hati sang wanita melayang penuh kesenangan. Ditambah dengan wajahnya yang tampan.

Dibandingkan dengan klien sebelumnya, meski memiliki banyak uang, namun mereka hanyalah pria gendut, tua, berminyak, dan bau rokok yang selalu membuat hati jalang sepertinya menahan rasa jijik demi mendapatkan uang.

"Aahhhh......"

Ia semakin ditekan di meja dapur, hingga membuat sang wanita sedikit mendesah saat pu*ngnya menyentuh alat dapur, mungkin itu spatula.

William yang sudah kepalang tanggung menyentuh pantat berisi, mengarahkan kejantanannya semakin dalam agar ia dapat melakukan pelepasan yang sudah ia nantikan.

Wanita itu semakin mendesah saat ia merasakan sesuatu yang panas namun tertahan berada didalamnya. Kond*m itu menghalangi sperma kliennya masuk lebih dalam menyentuh indung telur.

'Sial.' Isi hati wanita itu masih kenikmatan.

.

.

.

.

"Kau sudah keluar berkali-kali, sementara aku hanya dua kali. Ini membuatku berfikir, disini kau yang pelacur atau aku yang gigolo? Hahahahaha.. Ironis ya."

Ucap William yang sudah kembali memakai celananya, sementara wanita itu masih memakai pakaiannya.

William berjalan pelan kearah kulkas dan membukanya untuk menemukan sekaleng bir segar.

"Gulp.. gulpp..."

Wanita termangu saat melihat William minum, bukan karna ia menginginkan bir itu, tapi karna bir yang tak berhasil masuk kemulut mengalir pelan dari ujung bibir hingga pusar.

Penampilan itu benar-benar membuat sang wanita menelan ludah susah pasah.

"Oh ya, gajimu sudah ku transfer," Ucap William menunjukkan layar smartphonenya yang berisi bukti transfer.

"Terimakasih atas pelayananmu, setelah selesai berpakaian langsung pulang, aku sudah menyiapkan supir."

.

.

.

.

"Astaga... aku harus mengepel sperma dan ejakulasi, ish! jijiknya." Rutuk Seren frustasi.

"Dasar otak selangkangan, seenaknya saja nges*ks disembarang tempat."

Seren melempar selimut kesembarangan arah. ia masih marah saat mengingat kejadian tadi. Dan hal yang lebih membuatnya jengkel adalah suara desahan William. Sungguh mengganggu kesehatan telinganya.

"Jika kau sudah selesai menggerutu sebaiknya kau mulai memasak, atau memesan makanan karna aku sangat lapar."

Tiba-tiba William sudah berdiri diambang pintu kamar Seren, ia bersedekap dada bersandar di kusen pintu.

Tanpa atasan, William persis seperti pria cabul itu sendiri saat Seren mencium aroma s*ks yang kental.

Seren menatap datar tepat ke arah William. "Bisakah kau memasukkan terongmu DITEMPAT YANG LEBIH PRIVAT! KAU PIKIR MATAKU TIDAK NGILU SAAT MELIHAT TERONGMU KELUAR MASUK BEGITU HA!?" Seru Seren kesal.

"Apa? Maksudmu ini?" Tanya William hendak membuka resleting celananya, namun segera berhenti saat sebuah gunting menancap tepat di bawah kakinya.

"Jika kau membukanya, aku jamin yang berikutnya akan membuatmu tidak berjalan seminggu." Ucap Seren penuh emosi dengan tangannya yang siap melempar pisau.

...****************...

...****************...

...****************...

...TBC...

1
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
kalau tau dia beban kenapa dijempit lagi dasar aneh.. bukannya anda orang kaya.. kehilangan uang segitu mah gak ada apa2nya
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : dia butuh hiburan kak /Facepalm/
total 1 replies
Nona TIMOR
Makin seru ceritanya Thor , please up lagi dong Thor terimakasih banyak Gbu 🙏
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : terimakasih banyak atas dukungannya kak, akan diusahakan /Good/
total 1 replies
Nona TIMOR
Makin seru ceritanya thot pease up lagi dong Thor terimakasih Gbu 🙏
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
hati seorang ibu tetaplah lembut, walaupun dia selalu bicara kasar.
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : benar sekali, tante memang hebat /Doge//Good/
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
wasuh dikatain pengemis
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
merinding eh bulu romaku eh salah merinding bulu roma Seren
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : merinding dan hampir pingsan/Facepalm/
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/jangan metong dong, nanti kamu nyesel loh
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀 : iyaa kalau di awal namanya pendaftaran/Chuckle/
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
baru pacar aja udah bangga. nah elu ngapain masuk kamar tuh cowok kalau baru jadi pacar??aneh
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : tau aja tante /Doge//Rose/
total 3 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
koq PT3K/Facepalm/sambil ngelamun yaa nulisnya
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : siap tante /Facepalm/
total 3 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
kabur/Facepalm/
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
andai aja.. yahh begitulah manusia selalu berandai andai
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀 : bisa bae 😂😂😂
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
wuih beberan cantik ini mah, bukan gadis kampung
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
mereka udah kayak tom dan jerry yaa🤣🤣
𝐇⃟⃝ᵧꕥ🍁ᴊᴜɴ❣️💋🅚🅙🅢👻ᴸᴷ : lebih dari pada itu kak/Facepalm/
total 1 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/kocak nih seren
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
kenapa selalu kalah dengan uang??
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀 : hmm memang..
total 2 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
oooo jadi begitu ceritanya
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
aku kira namanya Tuan Golem eh ternyata Tuan Golern🙈🤣🤣
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀 : maafkan🙏🏽🙏🏽🤭🤭🤭
total 4 replies
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
malu tapi penasaran yaa🤣
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
polos sekali kamu Seren
❤️⃟Wᵃf༄SNѕ⍣⃝✰🥑⃟ᴢͣʏᷮᴀͬɴͥ🦀
habislah kamu Seren, sudah masuk circle itu akan sulit untuk keluar.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!