NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: tamat
Genre:Romantis / Contest / CEO / Single Mom / Anak Genius / Hamil di luar nikah / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:5.3M
Nilai: 4.8
Nama Author: Rosma Sri Dewi

Karena sebuah kesalahan yang fatal,selama 7 tahun Bimo Putra Aryaguna 25 tahun,pemuda tampan dan pewaris sebuah perusahaan besar, hidup dalam penyesalan yang sangat dalam.

Tiara Salsabila gadis berusia 25 tahun,gadis cantik, polos, dan lembut .Di usia 19 tahun dia sudah menyandang gelar seorang ibu dari 2 anak kembar berjenis kelamin laki-laki. Anak kembar itu adalah hasil dari sebuah pemerkosaan yang dilakukan oleh Bimo.

7 tahun berlalu, Bimo tak pernah bisa menemukan Tiara. Bahkan dia tidak tau kalau akibat dari perbuatannya, dia memiliki 2 putra.keberadaan Tiara bagai di telan bumi, dan hampir saja membuat seorang Bimo putus asa.
Akankah mereka bertemu nantinya?dan akan kah mereka bersatu?. Bisakah Tiara memafkan segala perbuatan Bimo?
silahkan temukan jawabannya dengan membaca novel ini.



novel ini merupakan karya pertama Author. Jadi pasti akan ada kekurangan di mana-mana.dan ini murni dari kehaluan author sendiri. Author mohon kritik dan saran yang membangun.Serta tekan sign love untuk memfavorite kan supaya pembaca yang tersayang , nantinya akan mendapat notif apabila Author sudah update. terima kasih dan selamat membaca🥰🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rosma Sri Dewi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Ancaman Ibu Sarah

"Hei kok kalian berdua bisa tahu kalau rumah ku disini?kalian membuntuti aku ya? ucap Amira yang tiba-tiba muncul dengan suara cemprengnya..

"Amira jaga sikap mu sayang, bersikaplah sopan sama tamu".tegas mamanya Amira yang diketahui bernama Marlina itu.

Amira terdiam tak membantah ucapan maminya, tapi masih tetap dengan bibir monyong mode on.

" Kenapa kalian berdua mempunyai pemikiran kalau Amira bukan anak kandung saya?tanya ibu Marlina penasaran.

"APA?,beraninya lo bilang ke mami gue kalau gue bukan anak kandung mami? bentak Amira yang melupakan etika,sambil menunjuk muka Bimo, yang membuat Bimo sedikit terjengkit karena kaget.

"Bu bukan gue, tapi dia" ucap Bimo sambil menunjuk ke arah Seno.

"gak percaya gue, mas Seno gak mungkin bilang seperti itu" ucap Amira yang langsung mengganti panggilan Seno dari tuan jadi mas.

"Tapi yang ngomong seperti itu emang dia sayang,nak Bimo dari tadi diam aja"

"Ya,pasti ini juga suruhan si Bimo, gak mungkin mas Seno ngomong begitu kalau gak di perintah sama dia. ujar Amira, yang tidak terima laki-laki yang sudah cukup lama di pujanya pas melihatnya di TV itu di salahkan.

"Betul itu" batin Seno sambil mangangguk-anggukkan kepalanya.

Bimo yang melihat itupun melotot ke arah Seno dengan sorotan mata yang sangat tajam. Sehingga membuat Seno sedikit merasa ngeri.

"Amira tolong jaga etika mu nak, mami gak mau kamu jadi anak yang kurang ajar" ucap ibu Marlina tegas.

"Nak Bimo maafkan sikap anak saya,tapi dia memang anak kandung saya".

"tidak apa- apa nyonya"

"panggi saya tante saja"

"Tidak apa-apa tante,kami hanya merasa dia sangat mirip dengan teman kami yang sudah lama kami cari.mereka berdua bagaikan pinang di belah dua, sampai untuk membedakannya pun kami sangat susah. Kalau ibu tidak percaya ibu bisa melihat photo ini"ujar Bimo sambil memperlihatkan sebuah photo di Handphone nya.

"deg deg deg" suara jantung ibu Marlin yang tiba-tiba berdetak dua kali lebih cepat dari biasanya.matanya tiba-tiba berkaca-kaca.ada perasaan haru yang dirasakannya ketika melihat photo itu,dia merasa seperti ada ikatan batin antara dia dan gadis yang ada di photo.

"mi , mami kenapa?, kok menangis?, ucap Amira sambil memeluk maminya.

"Lihat karna lo mami saya menangis, lo keluar dari sini"bentak Amira sambil mengusir Bimo( ingat ya Bimo,bukan Seno).

"Amira mami yakin ini Amara adik kembar kamu nak yang hilang nak, mami yakin itu" ujar ibu Marlina sambil sesunggukan menangis.

pyarr

Amira kaget mendengar kenyataan yang baru saja dia dengar.Dia tidak menyangka kalau selama ini dia punya saudara kembar.Dia tidak pernah di beritahukan tentang hal ini sebelumnya.Amira tidak tahu kenapa orang tuanya merahasiakan hal ini selama ini. Bimo pun Seno juga tidak kalah kagetnya dengan Amira.Mereka berpandangan satu sama lain.

"kok Mira gak pernah di kasih tahu mi?"Tanya Amira menuntut penjelasan.

"maafin mami nak,mami sama papi sengaja tidak mau mengungkit hal itu lagi. Mami sama papi cuma tidak mau mengingat hal yang sangat menyakitkan itu,yang membuat mami hampir gila. Kami berdua sudah berusaha untuk mencari adik kamu sampai kemana-mana tapi kami tetap tidak bisa menemukannya.Dan sampai sekarang jujur Mami dan papi masih berusaha untuk mencari adik mu.Kalau seandainya kamu tidak ada,mungkin mami tidak akan ada lagi sekarang.mami berusaha untuk kuat demi dirimu nak" ujar ibu Marlina sambil berlinang air mata dan berusaha meraih tangan Amira.

"Tapi Amira pantas untuk tau mi" ucap Amira menangis.Dia tidak terima dengan kenyataan yang dia dengar.Dia merasa dibohongi selama ini.

Bimo dan Seno yang mendengar hal itu hanya bisa terdiam dan saling bertukar pandang.Walaupun masih tidak menyangka kenyataan itu tapi hati Seno tidak bisa berbohong,Seno merasa Senang kalau wanita yang bernama Amira itu bukan Tiaranya Bimo.

Bimo memang merasa kecewa tapi entah kenapa justru hatinya sedikit bersyukur setelah mengetahui Amira itu bukan Tiara.

"Tante,Nona Amira kami pamit dulu kalau begitu" ujar Seno yang dari tadi sudah di kedipin oleh Bimo.

"tunggu mas Seno, bisa minta no HP nya?ucap Amira disela-sela isakan tangisnya.Sehingga membuat orang yang ada di ruangan itu tercengang.Amira gak mau kehilangan kesempatan untuk bisa berkomunikasi dengan Seno.

"Dasar wanita sinting bin aneh,sempat-sempatnya pula minta no Hp" batin Bimo mengumpat didalam hati.

Tapi tidak dengan Seno,dia justru terseyum senang dan memberikan kartu namanya.

***

"Darimana mah" tanya pak Burhan kepada istrinya Sarah,yang terlihat baru kembali dari suatu tempat.

"Dari tempat mbok Sumi pah,sekalian ngajak si kembar main-main tadi" ucap bu Sarah sambil mendudukkan bokongnya di sofa samping suaminya.

"Kapan mamah bawa mereka main kesini?papah penasaran dengan si kembar yang selalu mama ceritakan itu"

"tadi sih mama ajak ke sini pah,tapi mereka bilang lain kali ,soalnya mereka lagi banyak tugas sekolah"

"oh ya mamah udah ketemu sama ibu mereka?"

"belum pah,mungkin belum waktunya,soalnya kata mbok Sumi, ibu anak-anak itu lagi sibuk dan fokus mengelola restoran sahabatnya yang baru".

"Pah,pengen deh punya cucu dari Bimo, pasti nantinya akan lucu seperti si kembar" ucap bu Sarah dengan mata yang menerawang sambil senyum-senyum.

"udah deh mah,gak usah maksa Bimo terus"ujar pak Burhan.

"Nggak pah, kali ini Bimo harus sedikit di kasih ancaman" tegas bu Sarah.

"Mah udah deh, gak usah mengaada-ada lagi"

" nggak pahhh,pokoknya papah diam aja" ucap bu Sarah melotot ke arah suaminya,sehingga membuat pak Burhan bergidik ngeri.

"Sore mah,sore pah" ucap seseorang yang baru datang yang tak lain adalah Bimo.

"Sore Bimo,tumben udah pulang jam segini?" tanya bu Sarah sambil menautkan kedua alisnya.

"Gak pa-pa mah,lagi pengen aja, aku keatas dulu ya mah, pah" pamit Bimo sambil beranjak pergi.

"Tunggu Bim, kamu duduk dulu, mamah mau ngomong sesuatu"

"pasti masalah nikah lagi" batin Bimo menebak,tapi dia tetap duduk dan menunggu mamanya berbicara.

"Bim kapan kamu mau menikah nak? mamah udah gak sabaran punya cucu dari kamu Bim"

"tuh kan benar tebakanku" ucap Bimo lagi-lagi dalam hati.

"huft ,mah aku kan udah pernah bilang, untuk sekarang Bimo belum mau memikirkan pernikahaan".

"Sampai kapan nak kamu mau untuk memikirkannya? pokoknya kalau dalam minggu ini kamu gak mengenalkan wanita sama mamah,mau gak mau kamu harus setuju untuk menikah dengan Jesika".ucap bu Sarah tegas.

"Mah gak bisa gitu dong, Bimo gak mau menikah dengan Jesika" tolak Bimo

"itu tergantung kamu,kamu bawa calon menantu mamah,atau kamu menikah dengan Jesika, titik and no debat" ujar bu Sarah sambil melangka pergi.

" Pah bantuin Bimo dong" ujar Bimo memelas ke pak Burhan.

"maaf Bim, papah takut sama mama mu" ucap Pak Burhan beranjak pergi mengikuti isrinya".

"dasar bandot tua, suami takut istri" umpat Bimo didalam hatinya.

1
Ari_nurin
kurang greget.. kesalahan besar kok ditanggapi cuma kayak gt aja
Ari_nurin
bodoh kamu Tiara .. kenapa kamu mohon ke bima .. ga ada hak Bimo ambil anak kamu .. duh ternyata kurang tangguh Tiara gt aja luluh Ama Bimo .. aku kira tegar ternyata cuma gitu aja. agak kecewa sih
Ari_nurin
harusnya kamu menanyakan ke orang tua kamu.. bs terima ga wanita yg kamu cinta dan anaknya .. bukan janda lho .. br kamu pdkt si wanita dan anaknya ...oon kamu Dimas ...
Ari_nurin
7th apa ya ga pernah gt kepikiran Tiara punya sahabat namanya Sinta. mosok br skrg ingatnya 🤨🤨
Ari_nurin
pcundang sejati kamu Bimo 😡 tp yg nyebelin nanti pasti balik ke Tiara .. hhuuff 😏
Irma Kabelen
😂😂😂😂😂
Nuraini Nuraini
Luar biasa
Harni Suleman
Kecewa
Agustina Susanto
Bagus
Luh Gede Ika Jayanti
Luar biasa
Sumiati 32
kembar mungkin Amira sama tiara
Yatmi Amri
bagus
Riduan Situmorang
Luar biasa
Abiy Dewa
Good novel
Iin Supriyono
bagus ceritanya
novianti suryani
Luar biasa
Iin Supriyono
mili air mata bacanya
Sativa Kyu
👍👍👍
guntur 1609
iseng banget bimo
guntur 1609
veritanya kok gak nyambung ya thor..tiba2 di sekap...lah bimo kan pengusaha ceo..kok bisa di bodohi sm org lain
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!