NovelToon NovelToon
Mawar Kota Di Mihrab Sunyi

Mawar Kota Di Mihrab Sunyi

Status: tamat
Genre:Dijodohkan Orang Tua / Cinta Seiring Waktu / Tamat
Popularitas:2.3k
Nilai: 5
Nama Author: istimariellaahmad

Zayna Almeera adalah badai yang dipaksa berhenti di sebuah desa tenang. Terbiasa dengan gemerlap kota, ia merasa dunianya runtuh saat harus menukar kehidupan mewahnya dengan ubin pesantren yang dingin. Ia datang membawa duri, siap menusuk siapa pun yang mencoba menjinakkan kebebasannya.
​Di sana, ia bertemu Gus Haidar. Pemuda itu seperti telaga luas yang tak terusik; bicaranya tenang, tatapannya terjaga, dan dunianya hanya berisi pengabdian. Bagi Zayna, Haidar adalah teka-teki silang yang menyebalkan. Namun bagi Haidar, Zayna adalah kebisingan yang tiba-tiba membuat kesunyiannya terasa lebih lengkap.
​Antara keras kepalanya Zayna dan sabarnya Haidar, ada sebuah cerita tentang bagaimana rasa pahit harus dibiarkan mengendap agar manisnya bisa dinikmati. Zayna ingin lari, tapi hatinya justru perlahan tertambat pada ketenangan yang tak pernah ia temukan di riuhnya kota.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon istimariellaahmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Runtuhnya akar, tegaknya batang

Jakarta, dengan segala angkuhnya, tidak pernah membiarkan seseorang menang tanpa luka. Jika di pesantren musuhnya adalah lidah yang tajam, di kota ini musuhnya adalah tangan-tangan yang bergerak dalam bayang-bayang. Geral, yang hatinya telah menjadi kerak hitam karena dendam, mulai melancarkan serangan terakhirnya—serangan yang tidak lagi mengincar angka di atas kertas, melainkan nyawa di atas aspal.

Sore itu, langit Jakarta berwarna jingga pekat, seolah sedang menumpahkan sisa darah ke cakrawala. Zayna sedang berada di kantor, baru saja menyelesaikan rapat audit terakhir, ketika ponselnya bergetar hebat. Sebuah panggilan dari rumah sakit menghancurkan ketenangan yang baru saja ia bangun.

"Zayna! Ayahmu, Sayang... Ayah kecelakaan!" suara Bunda pecah di seberang sana, seperti kaca yang dilempar ke atas batu.

Zayna merasa dunianya miring. Mobil yang dikendarai Ayah mengalami rem blong di jalan tol saat sedang menuju pertemuan penting. Tanpa pikir panjang, Zayna berlari keluar. Di lobi kantor, ia berpapasan dengan Geral. Pria itu berdiri dengan santai, menyesap kopinya sambil tersenyum miring—senyum yang mengonfirmasi segalanya tanpa perlu kata-kata.

"Terburu-buru, Zay? Hati-hati di jalan, aspal Jakarta jauh lebih keras daripada lantai masjid," bisik Geral saat Zayna melewatinya.

Zayna berhenti. Ia menatap Geral dengan pandangan yang sangat dalam. Tidak ada amarah yang meledak, hanya ada ketegasan laksana gunung yang menatap badai. "Geral, kamu bisa merusak rem mobil Ayahku, tapi kamu tidak bisa merusak takdir yang sudah ditulis untukku. Jika Ayahku terluka, setiap tetes darahnya akan menjadi saksi yang meruntuhkan kesombonganmu."

Di rumah sakit, Zayna menemukan Ayah terbaring lemah dengan banyak selang di tubuhnya. Bunda duduk bersimpuh di lantai, memegang tasbih kayu yang pernah Zayna bawa dari pesantren.

"Ayahmu kritis, Zay... Pengacara bilang, ini sabotase. Tapi kita tidak punya bukti kuat," isak Bunda.

Zayna memeluk Bunda. Ia merasa seperti sebatang pohon yang akarnya sedang digoncang gempa, namun ia harus tetap tegak agar daun-daunnya bisa melindungi Bunda. Ia mengambil kunci kecil pemberian Gus Haidar dari dalam saku blazernya. Ia teringat tulisan Haidar tentang pohon tanjung.

“Mawar tetap mawar meski tumbuh di antara aspal yang panas.”

Zayna memejamkan mata. Ia mulai melantunkan ayat-ayat Ar-Rahman di telinga Ayahnya yang tak sadarkan diri. Suaranya rendah, berpadu dengan bunyi mesin detak jantung yang monoton. Di tengah hiruk-pikuk rumah sakit yang dingin, Zayna menciptakan oase kedamaian sendiri.

Tiba-tiba, ponsel Zayna berdenting. Sebuah pesan dari nomor tak dikenal masuk. Isinya adalah rekaman CCTV dari sebuah bengkel yang memperlihatkan anak buah Geral sedang mengutak-atik mobil Ayah semalam.

Zayna tertegun. Siapa yang mengirimkan ini?

Detik berikutnya, sebuah panggilan masuk. Bukan dari nomor tadi, melainkan nomor yang sangat ia rindukan.

"Gus?" suara Zayna serak.

"Zayna," suara Haidar di seberang sana terdengar sangat tenang, seolah-olah ia sedang duduk di samping Zayna, bukan ratusan kilometer jauhnya. "Jangan menoleh ke arah ketakutanmu. Saya sudah mengirimkan 'angin' untuk membantumu. Ada santri alumni Al-Fatih yang bekerja di bagian IT dan keamanan di sana. Mereka telah menemukan apa yang kamu butuhkan."

Zayna menangis haru. "Gus... Ayah kritis. Saya hampir menyerah."

"Gunung tidak pernah menyerah pada awan yang menutupinya, Zayna. Awan itu akan lewat, dan gunung akan tetap di sana, lebih megah dari sebelumnya. Selesaikan urusan hukummu dengan bukti itu. Ayahmu akan baik-baik saja, saya sudah meminta seluruh santri di sini melakukan khataman Al-Qur'an untuk kesembuhan beliau."

Malam itu juga, Zayna bergerak. Ia tidak lagi menggunakan emosi gadis kota yang meledak-ledak. Ia menyerahkan bukti itu kepada pihak berwajib melalui pengacara keluarganya. Dalam hitungan jam, berita berbalik. Geral yang tadinya berada di atas angin, kini menjadi buronan atas tuduhan percobaan pembunuhan berencana.

Zayna kembali ke kamar rawat Ayah. Ia melihat jemari Ayah mulai bergerak sedikit. Harapan tumbuh seperti tunas hijau di sela-sela bebatuan.

"Bunda," panggil Zayna lembut. "Lihatlah. Allah tidak pernah tidur. Dia hanya sedang menguji seberapa kuat kita bertahan dalam gelap sebelum fajar benar-benar menyingsing."

Bunda memeluk Zayna erat. "Kamu benar-benar sudah berubah, Sayang. Kamu bukan lagi Zayna yang Bunda kenal dulu. Kamu adalah... cahaya bagi keluarga kita."

Zayna menatap keluar jendela rumah sakit. Ia melihat lampu-lampu Jakarta yang berkedip. Di dalam hatinya, ia berbisik pada sosok yang jauh di sana.

"Gus, Jakarta memang bising dan kejam, tapi terima kasih telah mengajarkan saya cara mendengarkan detak doa di tengah keramaian. Sedikit lagi, Gus. Sedikit lagi saya akan pulang ke rumah yang sebenarnya."

Sambil sahur beb nulisnya...

Happy reading sayang...

Baca juga cerita bebu yang lain...

Annyeong love...

1
Kutu Buku
udah Tamat Aj Thor Pdhal Baru beberapa hari aj aku Ndak baca🤣🤣🤣🤣, jngan tamat laa Thor lanjut lagi season 2 nya, trus Critanya Jngan Di percepat Thor Mnimal ada flotwistnya, ada adengan ngidam aneh2 atau apa gtuu🤭🤭🤭🤭 baru nikah udah lgsung hamil dan mlhirkan
Kutu Buku: pada Umumnya Orang EMG Gtuu Thor, TPI Yang Ada plotwishnya, Ada Romance, trus Di Barengen dengan komidi itu lbih Seruu Thor Dan akan membuat para pembaca Pnsran, Shingga Crtanya gag gampangg Ktbak mau happy Ending Atau SAD.
Semangat Aj Thor pokoknya
total 1 replies
Kutu Buku
bljar dari mana Thor Mrangkai Kata2?
dari sekian banyaknya novel yg aku baca Cuma In yg Membuat Aku pangling Dan kagum Banget dengan Stiap Untaian katanya, Aplgi sangat Puitis banget
Isti Mariella Ahmad: Belajar sendiri dan belajar dari teman juga
total 1 replies
Kutu Buku
aku Mau Baca In Aj
yg Lainnya Nanti Dluu hehehehhe,

yang Lain Tentang Apa Thor Law tentang percintaan Aku mau baca 🤭🤭🤭?
Isti Mariella Ahmad: banyak nanti aku spil y
total 3 replies
Kutu Buku
thorr Thanks banget laa pokoknya 👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
udah banyak Up Hari in
Kutu Buku
jahat Banget Drmuu Thor,
Pdhal aku bruu sja mendapatkan kesenangan Mlah Di BKIN Tak Karuan lgii
Kutu Buku
mksih Thor Udah Up banyak Hari In,
sring2 yaa Thor up 3 bab Biar Aku tambah smngat Bacanya
Kutu Buku
Allah Thor Skit kali 🤭🤭🤭🤭
bercanda Thor mksih Thor Udah BKIN Novel SE kece In, Smangat Thor up nya law bisa 3 bab pun gpp
Isti Mariella Ahmad: /Hammer/
total 1 replies
Kutu Buku
mksih Thor sangat panjang Babnya
Kutu Buku
mgkin Aku Bcanya terlalu buru2, sampai aku mengira Bab nya Sdkit
Kutu Buku: Ea laa Thor aku hanya just kidding aj🤭🤭🤭 Bsok2 aku baca ngija aj laa biar lamaa
total 2 replies
Kutu Buku
makin ke Sini Mkin Seruu aj, thank's udah BKIN novel SE kece In thor
Kutu Buku
Kayaknya Baru Tarik Nafas masak Ea Udah habis Babnya
Isti Mariella Ahmad: 🤣 staytune ya, aku tambah besok deh
total 1 replies
Kutu Buku
Thank's udah Di panjangin Thor Babnya 👍👍
Isti Mariella Ahmad: komen terus say biar semangat up nya
total 1 replies
Kutu Buku
menarik Untuk Di Baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!