NovelToon NovelToon
Terjerat Cinta Duda Hot

Terjerat Cinta Duda Hot

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Romantis / Komedi / Tamat
Popularitas:39.6M
Nilai: 4.6
Nama Author: ummi asya

Warning!!
Bacaan Area dewasa 21+ , bijaklah dalam memilih bacaan...
Kirana adalah seorang mahasiswa akhir, dia membutuhkan biaya untuk mengerjakan skripsinya. Seorang teman memberinya sebuah pekerjaan sebagai guru les privat dari anak seorang konglomerat.
Kirana pikir anak yang akan di les privat adalah anak usia sekolah dasar, tapi ternyata anak usia tiga tahun. Dan lebih kagetnya lagi, ayah dari anak yang dia les privat adalah seorang duda tampan dan seksi.
Bagaimana Kirana menghadapi anak dan ayah itu? Apakah dia akan terjerat oleh pesona sang duda?
Yuk kita pantau terus perjalanan cinta Kirana dan sang duda..😊😊

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ummi asya, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

16. Di Pantai

Setelah sarapan selesai, Kirana merapikan piring serta gelas yang sudah kosong. Dia akan bawa keluar, dia tidak nyaman berdua dengan Bryan. Bukan apa-apa, dia hanya tidak ingin di bilang perempuan yang memanfaatkan keadaan.

"Kamu cepat sekali selesai makannya." kata Bryan.

"Ya, karena saya lapar jadi cepat habis." jawab Kirana.

"Kucing saja kalau makan walaupun mencuri, dia tetap tenang makannya." ucap Bryan.

"Tapi saya bukan kucing, dan makanan ini juga bukan hasil mencuri." jawab Kirana ketus.

Dia tidak terima di samakan dengan kucing, dia hanya tidak mau lama-lama berdua terus dengan Bryan. Bisa gawat dengan hatinya, apa lagi saat ini Bryan terlihat sangat hot di mata Kirana.

Tubuh berkeringat dengan kaos tanpa lengan, selesai fitnes pula. Tubuh hotnya naik seribu persen. Bagi Kirana itu bahaya untuk hatinya, jadi lebih baik dia menghindar saja.

Lagi pula, wajar saja dia dan Bryan bisa saling jatuh cinta. Tapi tidak wajar baginya karena dia sendiri menyadari siapa dirinya.

"Aku tidak menuduhmu di samakan dengan kucing. Oke, kamu sedang menghindariku?" kata Bryan lagi.

Kirana menatap Bryan, menghindar kenapa?

"Saya tidak punya masalah dengan anda tuan, kenapa saya harus menghindar?" jawab Kirana.

Bryan tersenyum, dalam benaknya Kirana sangat aneh dan membuat penasaran. Dia tertarik dengan pribadi Kirana, karena jarang sekali seorang gadis dekat dengan anak kecil. Apa lagi anaknya sendiri yang terbilang pemilih jika berteman. Dia sendiri merasa aneh Missel bisa akrab dan mudah menerima Kirana, meski dulu butuh waktu tiga hari untuk menaklukkan hati Missel.

Laudya saja tidak bisa mengambil hati Missel, tapi Kirana dalam tiga hari bisa mengambil hati Missel. Atau bahkan kurang dari tiga hari, karena waktu tiga hari itu batas yang dia berikan pada Kirana.

"Kirana, kamu kuliah jurusan apa?" tanya Bryan lagi untuk mencegah Kirana pergi dari hadapannya.

Dan benar saja, Kirana duduk lagi dan melihat ke arahnya sejenak lalu membuang muka ke samping.

"Ini bukan sedang wawancara kerja kan tuan Bryan?" tanya Kirana.

Terang saja Bryan tertawa keras, merasa lucu dengan jawaban Kirana.

"Kenapa anda tertawa?"

"Kamu lucu. Baiklah, tidak usah di jawab. Sebaiknya kamu bawa piring-piring kosong itu." kata Bryan.

Dia melangkah pergi dan melanjutkan kembali fitnes. Kali ini dia akan menggunakan barbel, untuk olah raganya. Dia ingin membentuk otot-otot bisepnya di tangan.

Kirana melihat Bryan sedang mengangkat barbel yang entah berapa kilo beratnya, namun jelas terlihat itu sangat berat jika dia yang mengangkatnya. Dia pun pergi membawa nampan berisi piring dan gelas kosong, Bryan menatap kepergian Kirana dari ruangan fitnesnya.

_

Perjalanan menuju pantai cukup lama, tempatnya jauh dari rumah Bryan. Dia sengaja memilih pantai agak jauh karena bisa lebih lama bermain dengan anaknya.

Bryan sadar, dia jarang sekali mengajak anaknya jalan-jalan. Meski Missel jarang meminta liburan, tapi dia merasa bersalah jarang sekali mengajak anaknya jalan-jalan karena sibuk bekerja.

Mungkin karena setiap kali Missel pulang sekolah TKnya Bryan tidak ke kantor lagi, hanya asistennya saja yang bekerja seterusnya.

Dan kali ini dia beruntung, Kirana siap menemani anaknya bermain di rumah sampai dia pulang kantor jam enam petang.

"Pi, kok pantainya jauh banget sih?" tanya Missel.

"Iya sayang, papi ingin lebih lama liburan sama Missel." jawab Bryan.

"Sama tante Kiran juga pi, masa sama Missel aja. Kan tante Kiran juga ikut." protes Missel.

"Iya, tante Kiran juga."

"Oh ya pi, kemarin aku di tanya sama mamanya Dora." kata Missel bercerita.

"Di tanya apa?"

"Mami baru Missel." jawab Missel.

Bryan diam, Kirana juga jadi malu jika Missel cerita tentang minggu lalu di sekolah. Tapi Bryan bisa menebak, kenapa Missel di tanya itu.

"Missel jawab apa?" tanya Bryan sambil melirik Kirana.

Kirana sudah merah padam wajahnya, dia membuang muka ke arah jendela. Bukannya dia minder, tapi karena memang malu di akui oleh Missel sebagai mami barunya Missel.

"Ya aku jawab aja, tante Kiran itu mami baru Missel." jawab Missel.

Bryan melirik Kirana yang merasa malu, dia masih membuang muka ke arah jendela.

"Oh, bagus itu."

"Beneran pi?"

"Iya, kenapa tidak." jawab Bryan santai.

"Waaah, berarti beneran ya pi tante Kiran itu jadi mami Missel." kata Missel antusias.

Uhuk uhuk,

Kirana terbatuk karena kaget dengan ucapan Missel itu. Dia tidak menyangka Missel akan cerita sama Bryan. Wajah Kirana merona karena malu.

"Asyiiik, Missel punya mami baru." teriak Missel penuh kegirangan.

Dia memeluk Kirana dengan erat, membuat Bryan tersenyum simpul. Sedangkan Kirana sendiri merasa aneh, anak dari majikannya itu berharap dia jadi maminya.

Mobil Bryan sampai juga di area pantai, Missel tidak sabar untuk bermain air pantai dengan Kirana.

_

"Tante, ayo kita ke dalam air." kata Missel.

"Jangan jauh-jauh Missel, ini ombaknya tinggi banget." Kirana memperingatkan Missel.

Tapi Missel tidak mempedulikan ucapan Korana. Dia terus menerjang ombak yang sedang menggulung bersama dengan orang-orang yang juga ikut menghadang ombak itu.

Satu sapuan mengenai Missel dan lainnya, mereka terdorong ke belakang. Kirana takut dengan ombak yang menggulung dengan dahsyat itu, namun dia tetap bersama dengan Missel agar Missel tidak terlalu ikut lebih dalam lagi.

Gulungan ombak kedua, Missel terjungkal ke belakang. Kirana mendekat, dia mencari Missel tapi ternyata tidak ada. Kirana panik, dia pun mencari kemana-mana dengan memanggil-manggil Missel.

"Missel, kemana kamu!" teriak Kirana sambil berjalan kesana kemari mencari Missel.

Kirana semakin panik ketika ombak besar datang lagi, dia pun memberanikan diri untuk maju dan mencari Missel.

"Missel!"

Semua orang kembali tertawa seperti tadi karena merasa tantangannya sangat nyata di deru ombak besar. Mereka tidak tahu Kirana sedang panik mencari Missel.

Kirana melihat ombak besar itu, dia pikir Missel masuk ke dalam ombak besar itu. Jika memang Missel terbawa ombak besar itu, dia akan menariknya.

Dari pandangan Kirana, Missel terbawa omvak dia pun dengan nekat masuk pada gulumgan ombak dan berteriak.

"Missel!"

Sedangkan, seseorang berlari mengejar Kirana yang ternyata dia sendiri terbawa ombak. Bryan berlari mengejar Kirana, dia tidak peduli dengan gulungan ombak.Yang dia pikirkan Kirana harus dia bawa dan di tarik olehnya.

Hap!

Bryan mendapatkan tangan Kirana, ternyata yabg terbawa ombak itu Kirana. Bryan membopongnya lalu dia bawa ke tepi pantai, Kirana tidak sadarkan diri.

Bryan memompa jantung Kirana dengan tangannya agar air yang sudah masuk keluar.

"Kirana bangun!"

Orang-orang serta Missel ikut mengerumini Kirana dan Bryan yang sedang memberikan PCR. Air memang keluar dari mulut Kirana, namun Kirana tetap belum sadarkan diri. Lama Bryan memberikan pertolongan dengan memompa jantung dengan tangannya, tapi Kirana belum sadarkan diri.

Akhirnya dengan cepat, Bryan memberikan nafas buatan dari mulut ke mulut. Dia menutup hidung Kirana dan membuka mulutnya, lalu dia menyalurkan nafas melalui mulutnya ke mulut Kirana. Satu kali Kirana tidak juga bangun, baru ketiga kali Bryan memberikan nafas buatan baru Kirana sadar dengan kembali memuntahkan air laut yang masuk ke dalam rongga mulutnya.

Uhuk uhuk uhuk!

Huft!

"Syukurlah kamu sudah sadar." ucap Bryan yang masih di atas Kirana dengan tatapan khawatirnya.

Keduanya saling pandang, lama hingga Missel berteriak memanggil Kirana.

"Tantr Kiran sudah sadar?!"

_

_

_

***************

1
melody17
mobil sejuta umaattt🤭
Sri Utari
baca dulu ah...dapet dr FB kmren 😄
ep_mygTHV
wkwkwk ngeselin bgt🤣
ep_mygTHV
anjay makan jengkol kaya berbuat dosa ,
tidak boleh mengulangi nya lagi wkwkwkkwk
gatau aje jengkol badabes bangett, bsa kalap
🌟 Dauzz🇲🇨
sayang tulisan kurang ngerti maksud nya
🌟 Dauzz🇲🇨
lanjut cerita nya bagus 👍
🌟 Dauzz🇲🇨
baru mampir moga suka dengan ceritanya
ep_mygTHV
wajar si wkwk ,dlu waktu hamil pertama ajah walau pun se senang apa tp kepikiran ajah , tkut metong pas lahiran wkwkwk namanya juga bumil🤣🤣
ep_mygTHV
di sini sih gue cm respect SM si Bryan , sbg istri selama suami sll berpihak SM istri gak akan bsa d tindas , beda lagi sama suami yg suka T*LOL , istri kaga d bela JD istri gabsa apa apa d depan org🤣✌️
ep_mygTHV
klo laudya masih oke lah gue denger cemburu , lah ini si ranti ner bener deh , udh d panggil Oma pake cemburu2an ,dh gtu sama mantu lagi wkwkwkwk lawak bener si Oma 🤣
ep_mygTHV
salah bgt lah wkwk biar dia mantu lu , namanya anak lu dh nikah SM dia , brrty dlm arti kata dia juga anak lu , plish ini yg d namain makin tua makin ble'e
ep_mygTHV
risaaa , ajak juga kek emak lu ikut lu wkwkwk pusing bener jdi Bryan 🤣🤪
ep_mygTHV
Oma punya salon atau pabrik lem si? 🤣🤣🤪
ep_mygTHV
ya karna masih muda lah Oma , masa nenek2 yg mau d nikahin Bryan wkwkwk
sakura
...
ep_mygTHV
jgn suka ngebanding2in cukup dlm hati ajah , kan kasian missel klo denger, biar kata dia syg sama Kirana juga .. jgn jadiin pembahasan
ep_mygTHV
kalo sayang lu kaga bakal mau d jual sama juragan Empang wkwk , itu namanya sembunyi d balik kata sayang🤣biar dia blg laki nya bakal wujudtin kemauan Kirana juga , klo Kirana kaga mau namanya Kirana di jadiin alat buat pelunasan utang bapaknya🤪✌️
ep_mygTHV
tp bener si di posisi Bryan secara org ganteng dan kaya apa lgi baik hati pasti CPT dapet maaf nya beda perkara sama org kubu berlawanan , liat komuknya ajah rasanya mau marah 🤣🤣🤣🤣✌️✌️ candaass plish 🤪🤣
ep_mygTHV
pretttt
ep_mygTHV
wkwkw agak jijik ya say 🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!