NovelToon NovelToon
Putri Raja Han

Putri Raja Han

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa Fantasi / Fantasi / TimeTravel
Popularitas:8k
Nilai: 5
Nama Author: Auliya Wulandari

Zhang Liu gadis malang yang di paksa menikahi seorang raja aneh, demi menolak pernikahan dan menjaga kesucian Zhang Liu bunuh diri dengan menenggelamkan diri di dalam danau, namun siapa yang menyangka setelah kepergian Zhang Liu dari tubuhnya, seorang gadis dari dimensi lain terjebak di dalam tubuhnya, apakah yang akan di lakukan gadis itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Melakukanya Dengan Sukarela

Liu Yan duduk bersama sang nenek sembari berbincang bincang, istana sang nenek sangat megah, Liu Yan selalu kagum dengan kemegahan ini

"Nenek" Awalnya Liu Yan hanya ingin melihat lihat, siapa sangka bertemu dengan Putri agung yang baru saja kembali dari istana kelahiran

"Cucu yang baik, duduklah, ada yang ingin nenek katakan" Liu Yan duduk di tempatnya dengan patuh,

"Liu er, hari ini nenek menemui yang mulia kaisar, membahas kembali perihal pernikahan mu dengan raja Han" Cucunya sudah cukup menderita, satu minggu yang lalu ia sempat mendengar jika cucu perempuannya memilih bunuh diri dari pada menikahi raja Han, jika harus di tukar nyawa maka lebih baik pernikahan ini tidak di lanjutkan

"Nenek pernikahan sudah di tetapkan, cucu ini melakukanya dengan sukarela" Mendengar ucapan sang nenek ia jelas tau kemana arah pembicaraan ini

Neneknya sangat mencintai Liu Yan, tapi menyimpan seorang gadis di kediaman juga bukan hal yang baik, hari ini mungkin bisa lepas dari pernikahan dengan raja Han, tapi di masa depan akan datang para pelamar lain yang akan datang dan itu mungkin lebih berbahaya dari memiliki suami pemurung seperti raja Han

"Nenek, Liu er sangat percaya dengan penilaian nenek" Liu Yan berucap pelan, ia menepuk tangan sang nenek untuk meyakinkannya, ia baik baik saja.

Menikahi raja Han juka bukan hal buruk, dengan sikapnya yang pemurung, selagi ia tak menganggu maka semua akan baik baik saja, hidup terpisah tanpa menyentuh satu dan yang lain, Liu Yan hanya ingin sebuah kehidupan yang damai,

"Nenek bersalah pada mu"

Putri agung menjadi tak senang dengan berita tentang raja Han, cucunya yang baik akan begitu menderita, sedari kecil Liu Yan di anggap pembawa sial dan dua tahun lalu tunangannya Mendapat masalah dan ini membuat orang orang semakin mempercayai rumor bodoh itu.

"Nenek, setiap lima tahun sekali yang mulia akan mengambil nona bangsawan sebagai selir di Harem, sudah berjalan tiga tahun, dan berati hanya tinggal kurang dari dua tahun lagi, jika pernikahan ini di hentikan bukankah di masa depan akan menjadi lebih sulit" Hubungan seperti ini sangat lumrah, kaisar memang belum begitu tua hanya saja perbedaan umur mereka sangat jauh, dan ia tak ingin berebut kasih sayang di harem.

"Lihatlah, nenek kembali bingung" Putri agung menghela nafas pelan.

"Nenek, hidup di harem kaisar sangat bahaya, masuk sebagai selir kaisar juga bukan hal yang ku inginkan" Ia tak ingin bergabung dengan keramaian seperti itu.

Putri agung menghela nafas dengan rasa bersalah, yang di katakan Liu Yan benar, kaisar akan memilih selir setiap lima tahun sekali, para gadis bangsawan yang belum menikah dan belum memiliki perjanjian pernikahan di haruskan mencalonkan diri sebagai peserta dalam pemilihan selir.

Jika Liu Yan masuk sebagai selir bukankah ini akan lebih membahayakan nyawanya, dunia ini sudah gila, bahkan pernikahan keponakan dan paman di anggap biasa, anggap saja itu biasa, tapi jarak usia mereka?, ini benar benar membuat dirinya frustasi.

"Nenek, kami kembali, nenek, kami kembali dengan harta bibi dan memberi mereka pelajaran dengan baik" Suara nyaring itu berasal dari Hu Jian,

Hu Lian ikut melangkah mendekati meja yang di tempati sepupu dan neneknya, Hu Lian Langsung duduk di meja dekat sang nenek, sedangkan Hu Jian, masih melompat kesana kemari, bercerita dengan penuh semangat.

"Anak nakal, lihatlah sepupu mu terkejut karena kalian"

"Nenek, aku mendapatkan tiga gingseng berusia 100 tahun, jika tak salah, semuanya setara dengan 4 juga Thail" Hu Jian dengan bangga memamerkan hadiah yang ia bawa pulang

"Sepupu, jangan terlalu terkejut, dia memang sedikit tak waras" Hu Lian menyesap tehnya dengan lembut

"Kau, karena aku dalam suasana hati yang baik, aku tak akan mempermasalahkan mu, sepupu, hari ini aku ke kediaman Zhang mengambil harta dan papan roh bibi"

"Anak nakal, siapa yang membiarkan mu mengambil papan roh bibi mu?, bagaimana jika Mentri Zhang melapor pada pejabat, kau bisa bermasalah"

Hu Xuan adalah nyonya di kediaman Zhang, mengambil papan roh bukan hal yang baik, Ia tak menyukai Zhang Lan, namun putrinya adalah nyonya kediaman Zhang, bagaimana mungkin papan roh bisa di pindah ke sana sini

"Nenek apa kau lupa, semua mahar bibi sudah di kembalikan, tentu saja papan roh bibi juga harus kembali pada keluarga Hu, nenek, bibi mencintai pria itu, tapi aku yakin dia lebih mencintai ibunya"

"Benar, bibi sudah kembali pada kita, di masa depan bajingan bermarga Zhang itu tak bisa menekan sepupu dengan papan roh bibi lagi"

"Adik sepupu kau tenang saja, kami tak akan membiarkan siapapun menganggu dan menindas mu"

"Kakak sepupu ini seharunya tidak di lakukan" Liu Yan memeluk papan roh ibunya dengan erat Ia kehilangan kasih sayang ibu sedari kecil, hari ini memeluk papan roh ibu Liu Yan bisa di katakan melepas rindu pada sosok ibu yang ia inginkan.

"Liu Er, setelah menikah jika kau mau kau bisa sering datang ke kediaman Hu, kediaman Hu selalu menerima mu"

"Nenek kalian sangat baik pada ku, terimakasih untuk semuanya"

"Bukan itu saja, pelayan" Hu Lian bertepuk tangan dan beberapa pelayan datang

"Ini?"

"Adik sepupu, kau adalah satu satunya cucu perempuan keluarga Hu, kau tak bisa kekurangan uang, hari ini kami mengambil mahar ibu mu, mulai saat ini pun kau tak ada hubungannya dengan mentri Zhang, dan ini lah yang paling penting, kami sudah menyiapkannya untuk mu" Daftar mahar di serahkan pada Liu Yan, saat melihat lipatan daftar ini jelas saja Liu Yan merasa sangat senang

"Kakak sepupu ini?"

"Ini surat pemutusan kekerabatan"

"Anak nakal bagaimana kau bisa mendapatkan ini?" Pemutusan hubungan, surat ini bukanlah hal yang bisa di ambil siapa saja,

Dua bocah ini memang bisa di andal, bahkan putri agung sendiri tak berfikir mengambilnya, tapi kedua biang onar ini?, benar, jika berurusan dengan menganggu orang maka Hu Lian dan Hu Jian lah ahlinya

"Hari ini keluarga Zhang ingin berlaku curang, aku tak akan melepaskannya, bukankah nenek selalu berkata, barang keluarga Hu jika harus di ambil maka tak akan meninggalkan satu sen pun, hari ini kita sudah mengambil semuanya"

"Lalu apa hubungannya dengan surat pemutusan kekerabatan ini?"

"Entah apa yang akan terjadi di masa depan, bagaimana jika pria itu bertebal muka, menuntut adik sepupu dan menuduhnya dengan kejahatan tidak berbakti pada orang tua, sebelum itu terjadi lebih baik potong masalah lebih awal"

"Surat pemutusan hubungan ini tentu harus melibatkan pejabat"

"Tentu saja"

"Anak nakal, kalian tau cara bertindak"

"Tentu saja, mereka itu sangat serakah, bahkan berani menukar giok Ruyi milik nenek dengan giok kualitas rendah, ini sama saja menginjak harga diri nenek, bagaimanapun giok Ruyi adalah tanda cinta kakek dan nenek, bagai mana bisa di sabotase begitu saja, dan bagaimana mungkin kami bisa diam saat orang jahat merencanakan hal buruk pada sepupu kami"

"Kakak sepupu, aku sangat menghargai apa yang kalian lakukan, terimakasih" Senyum di wajahnya mengembang, ia tau akan jauh, tapi tak berfikir akan sejauh ini.

"Adik sepupu kau jangan sungkan, mulai saat ini keluarga Hu akan menjaga mu, kau tak perlu cemas, lakukan apapun yang kau inginkan, jika kau membuat masalah maka kami akan menyelesaikannya untuk mu"

"Benar, jika kau masuk sebagai nona besar keluarga Zhang maka di istana kau hanya akan di ejek, akan tetapi kau masuk dengan membawa nama keluarga Hu, meskipun membunuh kau juga tak bisa di salahkan" Hu Lian Berucap santai

Berbeda dengan Hu Jian, Hu Lian ini sedikit lebih tenang, lihatlah, saat satu orang bercerita dengan menggebu gebu, orang lainya malah duduk sambil menyesap teh yang lezat tapi jangan tertipu dengan penampilannya, jika membuat onar maka Hu Jian belum bisa menjadi tandingannya

"Kakak kalian memikirkan ku sampai sejauh ini"

"Tentu saja, kami hanya memiliki satu sepupu perempuan, selain dirimu siapa lagi yang bisa di manjakan"

"Anak nakal, kalian ternyata bisa di andalkan"

"Nenek jangan meremehkan kami"

"Mata ganti mata, gigi ganti gigi" Suara lembut itu membuat putri agung mengangguk puas, beginilah seharunya cucu yang ia miliki.

Melindungi sepupu perempuan mereka tanpa bertanya untuk apa dan mengapa.

1
Kusii Yaati
yah tahu" dah habis 😂... lanjut Thor 💪💪💪👍👍👍
Ai
jangan jangan itu raja han calon suami liu yan sendiri😄
Ai
orang yg tdk setia juga pasti punya pelayan yg tidak setia jg😄
Ai
hu guan dan hu lian klo dizaman modern udah jadi ceo ini pasti🤣
Lan lan: bener🤭
total 1 replies
Ai
liu yan yg dulu bnr2 bodoh punya nenek dan saudara yg sangat baik mlh menderita dirumah ayah laknatnya
Ai
keserakahan awal dari bencana tunggu saja saatnya
Ai
wey yuan sangat pintar mengerti situasi dan kondisi.. jadilah pelayan yg setia maka hidup bahgia yg akan kau dapat kan wei yuan👍
Ai
selir ming seperti kacang yg lupa kulit nya sudah ditolong belagu pula, palagi dijaman skr harus hati2 klo menolong org bisa2 nanti kita yg dimangsa... aku plng benci org spt itu menyebalkan/Casual/
Ai
hancur sudah kau zhang lan 🤣🤣🤣aku suka gadis yg sedikit licik 😄
Ai
aku tau maksud liu yan dg patuh berlutut🤣🤣🤣pasti setelah ini akan ada yg membalas nya tunggu saja hai perdana kupret dan selir ming😄
Ai
sebenernya nama kakak nya siapa sch thor zhang zhicen apa zhang xuan
Ai
prok.. prok.. prok... bagus liu yan nah harusnya begitu cukup dg kata2 dan otak utk menghadapi org2 trsbt tdk perlu menggunakan otot eman2 tenagamu 🤣🤣🤣🤣
Ai
berarti liu yan yg dulu sangat2 bodoh atau terlalu polos wah polos dan bodoh itu memang beda beda tipis ya sudah tau punya status yg lbh tinggi ehh masih bisa ditindas.. walaupun lemah tp setdknya pny otakkan 🤭🤣
Ai
bagus tagih hutang mereka satu persatu klo bnr mereka ayah dan adik tirimu di dunia modern maka sekali dayung dua pulau terhempaskan🤣🤣🤣dendammu dan dendam liu yan terbalas tunai😄
Ai
pelan pelan saja xiaoshang kgn trlalu frontal itu mlah kurang asyik balas pelan2 tanpa otot tp dg otak 🤣💪
Ai
good job bay xiaoshang hutang harus dibayar lunas🤣👍
Ai
bai xiaoshang dikehidupan sblmnya mendapatkan ayah yg laknat dikehidupan selanjutnya pun sama mendapat kan ayah yg perlu dirukiyah, ayo xiaoshang balaskan dendammu hrs kuat dan pintar😄💪
Ai
dan satu lagi seorg putri sah yg bodoh dan lemah serta adik tiri dan ibu tiri yg licik 🤣🤣🤣semoga jiwa yg menggantikan nya nanti bukan jiwa yg lemah dan bodoh.. hah klo iya cerita nya spt nonton sinetron ikan terbang🤣🤣🤣🤣🤣
Ai
satu lagi cerita yg mengangkat ayah laknat yg perlu dirukiyah🤣
Sribundanya Gifran
lanjut up lagi thor💪💪💪💪💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!