NovelToon NovelToon
TERBUNGKUS Waktu RAHASIA Suamiku Season 2

TERBUNGKUS Waktu RAHASIA Suamiku Season 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Cintapertama / Berondong / Balas Dendam / Berbaikan / Diam-Diam Cinta / Mengubah Takdir
Popularitas:709
Nilai: 5
Nama Author: Dina Sen

Mandala, pemuda tampan berusia 24 tahun dari kampung di seberang kota, bekerja sebagai sopir pribadi di sebuah perumahan elit. Tanpa diketahui siapa pun, pekerjaannya bukan sekadar mencari nafkah melainkan jalan untuk menemukan jati dirinya.
Mandala menyimpan kebencian mendalam pada ayah kandung yang tak pernah ia kenal, pria yang ia yakini telah menghancurkan hidup ibunya hingga mengalami gangguan jiwa. Ketika ia ditugaskan mengantar Keyla, putri cantik seorang konglomerat, Mandala yakin takdir sedang memihak dendamnya. Keyla adalah anak dari pria yang ia sebut Ayah.
Cinta pun ia jadikan senjata. Mandala berniat membalas luka masa lalu dengan membuat Keyla jatuh cinta padanya. Namun seiring waktu, perasaan yang tumbuh tak lagi bisa dikendalikan, dan rencana balas dendam perlahan runtuh.
Saat Mandala hampir menuntut pertanggungjawaban, Kenyataan mengejutkan terungkap.

Bagaimana kebenaran tentang Mandala dan bagaimana kisah cintanya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dina Sen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

permainan di mulai

Mobil benar-benar berhenti di depan rumah Pratama. Mesin masih menyala, tapi Mandala tidak langsung mematikannya. Senja hampir habis, digantikan lampu teras yang menyala hangat.

Keyla meraih tasnya, bersiap turun. Tangannya sudah menyentuh gagang pintu, tapi ia berhenti.

“Man,” panggilnya pelan.

Mandala menoleh. “Iya?”

Keyla menarik napas, seolah menimbang ulang kata-katanya. “Aku… mau minta maaf lagi.”

Mandala mengerutkan kening tipis. “Kenapa lagi?”

Keyla menoleh padanya. Wajahnya serius, tak ada senyum kecil seperti biasanya. “Karena Erga.”

Ia menelan ludah. “Karena dia selalu ganggu. Karena dia nyerang kamu. Sampai kamu berdarah.”

Mandala refleks menyentuh hidungnya, bekas perih yang kini tinggal samar. “sudah. Tidak apa-apa.”

“Tapi tetap,” sahut Keyla cepat. “Kamu nggak seharusnya kena apa-apa gara-gara aku.”

Nada suaranya pelan, tapi penuh rasa bersalah.

Mandala mematikan mesin. Sunyi jatuh di dalam mobil, lebih tebal dari sebelumnya.

“Key,” ucapnya tenang, “aku nggak nyesel.”

Keyla terdiam.

“lagi pula, ini kekanakan Erga... Bukan salah kamu,” lanjut Mandala, matanya lurus menatap ke depan, “itu sudah resiko, dekat dengan wanita cantik yang banyak penggemar nya.”

Keyla menatapnya lama. Ada sesuatu yang bergetar di matanya, Keyla tersenyum kikuk.

“Kamu ngomong apa,” katanya lirih. “Aku nggak secantik itu, Man. Ya sudah, em... Tapi, kamu bicara gitu kayak seolah kamu harus menanggung sendiri."

Mandala tersenyum kecil. “Bukan harus. Tapi sudah terbiasa.”

Keyla menggeleng pelan. “Mulai sekarang… jangan sendiri.”

Kalimat itu sederhana. Tapi bagi Mandala, ia terasa seperti janji yang terlalu besar untuk diterima dengan ringan.

Ia menoleh, menatap Keyla. “Aku nggak janji bisa selalu kuat.”

Keyla membalas tatapannya. “Aku juga nggak minta itu.”

Beberapa detik berlalu. Tidak ada yang bicara. Tidak ada yang bergerak.

Akhirnya, Keyla membuka pintu. Udara malam masuk perlahan.

Ia turun, lalu menutup pintu dengan hati-hati. Sebelum melangkah pergi, ia menunduk sedikit ke arah jendela yang masih terbuka.

“Hati-hati pulang, Man.”

Mandala mengangguk. “Kamu juga.”

Keyla melangkah masuk ke dalam rumah. Lampu teras menerangi punggungnya yang menjauh.

Mandala tetap duduk di dalam mobil beberapa detik lebih lama.

Di dadanya, rencana yang dulu dingin kini semakin kabur.

Karena semakin lama ia berada di dekat Keyla, semakin sulit baginya membedakan mana niat, mana perasaan.

Mandala akhirnya membuka pintu mobil dan turun. Pintu tertutup pelan di belakangnya, bunyinya nyaris tenggelam oleh suara malam yang mulai hidup. Ia melirik sekali lagi ke arah rumah Pratama lampu teras masih menyala, bayangan Keyla sudah menghilang di balik dinding.

Ia lalu berbalik.

Rumah di samping rumah Pratama hanya berjarak beberapa meter. Jarak yang biasanya terasa biasa saja, tapi malam ini langkah Mandala terasa berat, seolah setiap tapak kaki menyeret pikiran yang tak lagi rapi.

Di sepanjang jalan pendek itu, pikirannya berisik.

Ia memikirkan Keyla cara matanya berkaca saat minta maaf, cara suaranya bergetar ketika bicara soal Erga. Semua itu terlalu mudah dibaca. Terlalu mudah dimasuki.

“Kesempatan,” gumamnya pelan.

Keributan Erga dan Keyla bukan ancaman. Justru celah.

Mandala tahu persis bagaimana ini akan berjalan. Ia akan mulai dari hal yang paling menyakitkan kebenaran yang dipelintir oleh waktu. Foto-foto Erga yang tadi sore ia lihat dengan mata kepalanya sendiri cukup untuk meretakkan kepercayaan Keyla sepenuhnya. Ia tak perlu menambah bumbu. Fakta saja sudah cukup tajam.

Dan di sela retakan itu, Mandala akan ada.

Bukan sebagai penyelamat yang berisik. Tapi sebagai tempat pulang yang tenang. Pendengar yang sabar. Sosok yang tidak menuntut, tidak memaksa, tidak membuat Keyla merasa bodoh karena percaya.

Ia akan membuat Keyla nyaman.

Terlalu nyaman.

Langkah Mandala berhenti di depan pintu rumah itu. Rumah yang selama ini ia tempati sementara, seperti hidupnya sendiri. Ia mengeluarkan kunci, membukanya, lalu masuk.

Lampu tidak langsung ia nyalakan.

Ia menutup pintu, lalu menyandarkan punggungnya di sana.

Mandala menghela napas panjang.

Rencana itu kembali utuh di kepalanya. Rapi. Tersusun. Masuk akal.

Tapi entah kenapa, ada bagian dari dirinya yang terasa sesak.

Bayangan Keyla muncul lagi kalimatnya yang sederhana tapi berbahaya.

“Mulai sekarang… jangan sendiri.”

Mandala tertawa kecil, pahit. Ia mengangkat kepala, menatap langit-langit rumah yang gelap.

“Kamu nggak tahu apa yang kamu minta, Key,” gumamnya.

Ia tahu ini salah. Ia tahu ia sedang memanfaatkan hati seseorang yang tulus. Tapi dendam yang ia pelihara bertahun-tahun tidak mungkin berhenti hanya karena rasa bersalah yang baru tumbuh beberapa hari.

Mandala menutup mata sejenak.

Jika ini jalan menuju kebenaran tentang ayahnya tentang pria yang ia benci seumur hidup maka Keyla hanyalah bagian dari perjalanan.

Begitu yang ia yakinkan pada dirinya.

Lampu akhirnya dinyalakan. Cahaya putih memenuhi ruangan yang kosong. Mandala berdiri tegak, melepaskan sandaran dari pintu.

Ia mengambil ponselnya, menatap layar yang gelap. Mandala menatap layar ponselnya lebih lama dari yang ia rencanakan.

Ia membuka galeri.

Satu foto. Diambil kemarin sore. Erga berdiri terlalu dekat dengan perempuan itu tangan di punggung, kepala sedikit menunduk, gestur yang tak bisa lagi disebut kebetulan. Bukan foto yang dramatis. Justru terlalu biasa. Dan di situlah letak bahayanya.

Mandala menarik napas, lalu membuka aplikasi pesan.

Nomor yang ia gunakan bukan nomornya yang biasa. Nomor lama. Nomor yang tak pernah ia pakai untuk siapa pun di lingkaran hidupnya sekarang. Nomor yang tidak akan bisa dilacak ke dirinya setidaknya tidak dengan mudah.

Satu foto terlampir.

Lalu satu kalimat.

“Kemarin sore, di parkiran kampus.”

Tidak ada nama. Tidak ada ancaman. Tidak ada tuduhan.

Fakta mentah.

Jarum jam berdetak pelan di dinding. Mandala menatap layar, menunggu tanda centang berubah. Tangannya dingin, tapi wajahnya tetap tenang. Terlalu tenang untuk seseorang yang baru saja melempar batu ke permukaan air yang tenang.

Pesan terkirim.

Mandala meletakkan ponselnya di meja, lalu menyandarkan tubuh ke kursi. Ia menutup mata sejenak, bukan untuk menyesal melainkan untuk memastikan dirinya masih sanggup melanjutkan ini.

“Iya,” gumamnya pelan, seolah menjawab dirinya sendiri. “Ada tujuan.”

Ia akan mendekat sebagai penenang. Hadir sebagai bahu yang tidak menuntut. Mendengarkan, menguatkan hatinya ketika Keyla merasa bodoh karena percaya pada orang yang salah.

Dan di saat yang sama Ia adalah pisau.

Pisau yang tidak diacungkan. Tidak terasa saat pertama kali menyentuh kulit. Tapi perlahan menggores, dalam, tanpa disadari.

Keyla tidak akan tahu bahwa luka itu berasal darinya.

Ia tersenyum kecil. Bukan senyum puas. Lebih seperti senyum seseorang yang baru saja menginjak garis yang tak bisa lagi ia hindari.

1
Wanita Aries
akhirnya lepas jg dr erga si egois
Wanita Aries
keyla jg jd cewe bodoh
Wanita Aries
sbnenarnya mandala ini tahu gak sih kl reno bukan ibunya. aku agak puyeng bacanya. dan hubungan ma bayu sbnrnya apa
Dina Sen: siap kak aku perbaiki dah 😉
total 3 replies
Wanita Aries
apa sih erga gaje
Wanita Aries
lucu erga cemburu sama mandala lah dia ma nara
Wanita Aries
penasaran
Wanita Aries
mampir thor
Sharah ArpenLovers Khan
Duhh kira² apa yang akan terjadi yaa jika Keyla lihat foto nya Erga dengan cewek lain? semoga secepatnya Mandala cerita dahh greget sama Erga 😡😡

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuu🥰🤗💪
Dina Sen: siap say, terimakasih untuk hadirnya selalu 🤗
total 1 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh knp Mandala blm tunjukkan foto ke Keyla yaa biar kapok si Erga 😡😡
Sharah ArpenLovers Khan: Betul banget Sayyy biar greget juga 😆😆
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Erga jahat banget pukul Mandala dari belakang sama teman²nya 😡😡
rasain tuh Keyla bela Mandala 😡😡
Erga stresss tuhh dia yg selingkuh dia yg gk Terima Keyla dg Mandala 😡😡

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetp semangat sayyy quuu🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan: Okeyy Sayyy 🤗
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh kira² apa yg akan di lakukan Mandala 🥲 jgn sakitin Keyla 🥲🥲
di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuuu🥰🤗 tetap semangat Sayyy 💪💪
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh gmn Reaksi Mandala jika tau yg sebenarnya🥲
Sharah ArpenLovers Khan
Berani nya Erga ancam Mandala😡😡
padahal dia yg salah selingkuh dg sahabat Keyla 😡😡
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhhh Mandala... knp nama Bayu selalu muncul di kepala mu yaaa 😌
Bayu bukan ayah mu Mandala 😌😌
duhh Erga yg pura-pura siapa coba? qm yg pura-pura bukan Mandala pakai suruh Mandala jaga jarak dg Keyla, lalu perselingkuhan mu dg sahabat nya Keyla??
greget sama Erga 😌😌😄😄

di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuu 🥰🤗💪🐱
Sharah ArpenLovers Khan: Ntar tak bawain getok tuh si Erga biar kapok tahu rasa 😄😄
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Mandala.... Bayu Pratama bukan Ayah mu 😌😌
kau harus cari tau kebenarannya Mandala 😌😌
waduhhhh Erga cemburu gk tuh Keyla jalan dg Mandala 😆😆
Erga gk tau malu dia yg selingkuh dg Sahabat nya Keyla, dia pula cemburu Keyla dg Mandala 😌😌
penasaran...
di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuuu
tetap semangat Sayyy quu 🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan: Habis nya Erga bikin greget tuh org mka nya tak palu 😆😆
total 5 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Ciieeee Diam² Mandala lihat Keyla di balik tirai sampai berdebar-debar 😁😁
duhhh jangan² Mandala jatuh cinta dg Keyla tapi blm sadar 😄😄
Sharah ArpenLovers Khan
Waduhhh Mandala...
qm bukan anak nya Bayu Pratama gk pantas qm panggil Ayah 😁😁
seandainya Mandala tau yg sebenarnya pst kecewa sama Alira. tapi jgn dulu tau yaa, nnt cepat tamat pula 😄😄
duhh ternyata Pak Arifal itu tetangga rumah nya sama Bayu Pratama.. ?? kebetulan sekali.
Mandala pun bertemu dg Pak Arifal di bengkel....
duhh akhirnya Mandala tinggal dg Pak Hermawan...
gmn yaa selanjutnya..
di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu🥰🤗 tetap semangat Sayyy quuu🤗🥰💪
Sharah ArpenLovers Khan: Mandala yg gk tau sebenarnya pun percaya perkataan Emak nya 😥
emaknya pengen tak palu biar sadar tuh biar gk makin stress dan msh ngira Mandala anaknya Bayu 😆😆😆
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh Mandala jadi tinggal dg Pak Hermawan, deket ma Keyla dong 😁😁
gmn yaa reaksi Bayu nnnt jika tau siapa Mandala 🤔🤔
duhhh jgn² Bengkel yg Pak Arifal maksud sama dg bengkel nya Keyla dongg...
gmn yaa reaksi Pak Arifal jika tau siapa Mandala 🤔🤔
di tunggu updatenya Author kesayangan kuuu tetap semangat Sayyy quuu 🥰🤗💪
Sharah ArpenLovers Khan
Akhirnya Bayu dan Sekar ketemu dg Mandala. ekspresi Mandala sangat bingung kelihatan nya
akhirnya Mandala di Terima kerja jadi sopir nya Keyla...
duhhh Keyla ada² saja Mandala tinggal sama Pak Hermawan dekat rumah nya.
gmn klo Bayu dan Sekar tau siapa Mandala?

penasaran....
di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuuu
tetap semangat Sayyy quuu🐱🤗🥰💪
Sharah ArpenLovers Khan: Okeyy sayyy🤗
total 2 replies
Sharah ArpenLovers Khan
Duhhh perhatian banget Keyla sampai antar Mandala pulang. 🤗
duhh dalam perjalanan, Keyla curhat ke Mandala dong 🤗
waduhhh Mandala mau jadi sopir nya Keyla?? duhh gmn nnt jika Mandala ketemu Bayu Pratama🤔🤔
Keyla chat Mandala dan blg Ayahnya mau ketemu dg Mandala dong...
penasaran gmn nnt nya Mandala ketemu dg Bayu 🤔🤔
di tunggu updatenya ya Author kesayangan kuuu🤗 tetap semangat sayyy quuu🐱🥰💪
Sharah ArpenLovers Khan: Okeyy Sayyy sama² 🤗🐱
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!