NovelToon NovelToon
Pendekar Pedang Kristal

Pendekar Pedang Kristal

Status: sedang berlangsung
Genre:Action / Fantasi Timur / Balas Dendam / Kelahiran kembali menjadi kuat / Epik Petualangan / Balas dendam dan Kelahiran Kembali
Popularitas:12.4k
Nilai: 5
Nama Author: Agen one

Chen Kai menyaksikan kehancuran Klan Kristal dengan kedua matanya sendiri.Namun pelakunya bukan musuh… melainkan kakaknya sendiri.

Seolah kematian sekali belum cukup, ia dipaksa tenggelam dalam ilusi—menyaksikan pembantaian itu seribu kali, tanpa bisa berteriak, tanpa bisa mati.

Sejak hari itu, hidup Chen Kai hanya memiliki satu tujuan yaitu balas dendam.Ia menapaki jalan berdarah, mengejar bayangan sang kakak,mengasah kebencian sebagai kekuatan untuk bertahan hidup.

Namun, semakin dekat ia pada kebenaran,semakin retak keyakinannya.Karena di balik pembantaian Klan Kristal,tersimpan rahasia yang tak pernah ia bayangkan—sebuah kebenaran yang mungkin akan menghancurkan dendam itu sendiri.

Saat semuanya terungkap…

siapakah sebenarnya yang pantas disebut monster?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 19: Kristal Hitam dan Air Mata yang Membeku

​Di tengah reruntuhan yang dingin, Chen Kai menatap botol berisi Darah Penyesatan di tangannya. Cairan itu bergejolak, seolah ribuan jiwa yang tersiksa berteriak di dalamnya. Tanpa ragu sedikit pun, ia menenggak habis cairan hitam itu tepat di atas tanah tempat darah orang tuanya dulu membasahi bumi.

​"AGHHHHKKKKK!"

​Raungan Chen Kai membelah kesunyian lembah. Tubuhnya melengkung ke belakang, urat-urat di leher dan wajahnya menonjol, berubah warna menjadi hitam pekat. Rasanya seperti ribuan jarum es yang membara menusuk setiap meridian di tubuhnya.

​Qi kristal biru yang selama ini ia miliki mulai terkontaminasi. Warna birunya memudar, digantikan oleh kegelapan yang pekat dan hampa. Esensi kristal murninya bermutasi menjadi Kristal Hitam. Dari punggungnya, aura gelap memancar seperti sayap-sayap gagak yang patah. Udara di sekitarnya mendadak menjadi sangat berat dan berbau kematian.

​"Sempurna..." Bayangkan roh berbisik dari balik bayangan, matanya berkilat senang melihat transformasi brutal itu.

​"Tuan Chen Kai! BERHENTI!"

​Sebuah teriakan melengking yang penuh dengan isak tangis terdengar dari gerbang reruntuhan yang hancur. Chen Kai, dengan napas yang terengah-engah dan mata yang kini sepenuhnya berwarna hitam kelam, menoleh perlahan.

​Lin Xia berdiri di sana. Napasnya memburu, jubahnya basah oleh gerimis dan debu. Ia telah mengejar Chen Kai sepanjang malam, mengikuti jejak energi dingin yang ditinggalkan pemuda itu.

​"Jangan lakukan ini... kumohon." Lin Xia berlari mendekat, mengabaikan hawa dingin mematikan yang memancar dari tubuh Chen Kai. Ia mencoba meraih tangan Chen Kai, namun hawa kegelapan itu seketika membekukan ujung jarinya hingga membiru.

​"Pergilah, Lin Xia," suara Chen Kai bukan lagi suara yang ia kenal. Suaranya kini rendah, bergema dengan nada yang tidak manusiawi. "Tempatmu bukan di sini. Aku bukan lagi rekan kelompokmu."

​"Aku tidak peduli!" Lin Xia berteriak, air matanya jatuh tak terbendung, mengalir di pipinya yang pucat. "Aku tahu kau terluka, aku tahu kau ingin balas dendam! Tapi jangan menjadi seperti mereka! Jangan biarkan kegelapan ini menelan siapa dirimu yang sebenarnya!"

​Lin Xia tiba-tiba memeluk Chen Kai dari belakang, menyandarkan wajahnya di punggung pemuda itu meskipun aura hitam mulai merusak jubah tabibnya.

​"Tuan Chen Kai... kau adalah alasanku tetap bertahan di akademi ini. Kau yang melindungiku, kau yang memberiku alasan untuk menjadi lebih kuat. Aku... aku mencintaimu! Aku mencintai pemuda yang meskipun dingin, selalu menjagaku di Puncak Langit Utara! Kumohon... kembalilah bersamaku..."

​Tubuh Chen Kai sempat menegang. Pengakuan tulus itu menghantam dinding hatinya yang kini mulai membeku menjadi kristal hitam. Untuk sesaat, warna biru di matanya sempat muncul kembali, sebuah sisa-sisa kemanusiaan yang meronta.

​Namun, bayangan Chen Xo yang menyeret korban di lorong gelap kembali muncul. Bayangan orang tuanya yang kaku bersimbah darah menghapus segala keraguan.

​Chen Kai melepaskan pelukan Lin Xia dengan paksa. Ia berbalik dan menatap gadis itu dengan pandangan yang paling kejam yang pernah ia miliki.

​"Cinta?" Chen Kai tertawa sinis, sebuah tawa yang menusuk jantung Lin Xia lebih dalam dari pedang manapun. "Lihat dirimu, Lin Xia. Kau hanya seorang tabib rendahan yang lemah. Kau pikir perasaan sampahmu itu bisa membantuku membunuh Chen Xo? Kau hanyalah beban yang menghalangi kecepatanku."

​"T-Tuan... tidak..."

​"Dengar baik-baik," Chen Kai mencengkeram dagu Lin Xia, memaksanya menatap mata hitamnya yang kosong. "Mulai detik ini, bencilah aku. Anggaplah aku sebagai iblis yang membantai harapanmu. Karena jika kau tetap mengejarku, pedang kristal hitam ini yang akan merobek jantungmu sendiri. Bagiku, kau tidak lebih dari seekor semut yang tidak sengaja lewat di jalanku."

​Chen Kai menghempaskan wajah Lin Xia hingga gadis itu jatuh terduduk di atas puing-puing tajam.

​"Selamat tinggal, Lin Xia. Jangan pernah biarkan aku melihat wajahmu lagi, atau aku akan memastikan kau adalah korban pertamaku sebagai bagian dari Faksi Iblis."

​Chen Kai berbalik dan berjalan masuk ke dalam kegelapan bersama Bayangkan roh. Langkah kakinya meninggalkan jejak kristal hitam yang menghanguskan rumput di sekitarnya.

​Lin Xia hanya bisa terisak di tengah reruntuhan yang sunyi. Ia memeluk dirinya sendiri, menatap punggung Chen Kai yang perlahan menghilang ditelan kabut malam. Di tangannya, ia masih memegang liontin kecil pemberian Chen Kai yang kini telah menghitam.

​Di bawah langit yang menangis, Chen Kai telah mati sebagai manusia, dan lahir kembali sebagai Iblis Kristal Hitam.

1
Nanik S
apakah mereka sampai ke Kuil Langit
YANI AHMAD
baru tau ada kultivator pake ketapel 😅😅
YANI AHMAD
good job Thor 😍😍
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Hancurken 🔥🦀
Etan Ballideeg Bloodo
Sasuke
Nanik S
Kia... membangkitkan Mayat..
Nanik S
Kai... mereka mau memakan kita
Nanik S
Mengganggu Lin Kia
Nanik S
Kisah yang mengharukan
Nanik S
KXia sudah mulai Normal hatinya
Nanik S
Kai... betapa pusingnya mengajari Xia
Nanik S
Lin Xia... jiwanya sudah orang lain
Nanik S
Pengganggu harus disingkirkan
Nanik S
Cuuuuuus
Nanik S
Apakah Lin Xia akan sadar kembali
Nanik S
Boneka mayat
Nanik S
Semoga Lin Xia sedikit demi sedikit bisa mengingat
Nanik S
Kai... kenapa memaksakan diri membuat Lin Xia bangkit
Nanik S
Kia... kenapa jadi hantu
Nanik S
Apakah Dia akan menjadi Iblis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!