NovelToon NovelToon
Pahlawan Multiverse Di One Punch Man

Pahlawan Multiverse Di One Punch Man

Status: sedang berlangsung
Genre:One Piece / Kelahiran kembali menjadi kuat / Anime / Harem / Demon Slayer / Jujutsu Kaisen
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: Ero-Sensei

Seorang pria wibu mendapatkan kekuatan untuk menyalin kemampuan dari 3 orang yang berbeda, dan dunia yang dia kunjungi adalah dunia One Punch Man.

Karena sudah tahu siapa saja orang-orang kuat di dunia ini, wibu itu kemudian berlari ke Kota Z untuk menemui pria botak tertentu untuk menyalin kemampuan nya.

"Aku akan menjadi hero yang terkenal dan menggendong kecantikan disetiap sisi hahahaha"

MC nantinya akan bisa berpindah dunia ke anime lain dan menjadi sosok pahlawan di dunia anime yang sedang terancam.

Genre :
Action, Harem (Wajib)Romance, Fanfiction, Overpower, Bisnis, Mencari Uang, Membuat Kerajaan, Poligami (Wajib), Berpindah Dunia Anime.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ero-Sensei, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 22. Malam Tenang Sebelum Badai

Malam itu dikediaman kamado begitu tenang, karena musim dingin, suara serangga tidak terdengar hanya menyisakan lolongan serigala sesekali.

Karena makan sampai kenyang, mereka semua bisa tertidur dengan pulas, termasuk saikyou. Saat tertidur, Kie tetap terbangun karena masih waspada terhadap saikyou.

Namun entah mengapa hatinya ingin sekali melihat wajah saikyou. Berbeda dengan suaminya Tanjuro, wajah saikyou sangat tampan bersih dan mempesona dari pria kebanyakan.

Tubuhnya juga sangat besar memberikan ketenangan saat bersamanya. Awalnya karena tubuh besarnya dia takut pada saikyou. Namun setelah berbicara dan melihat interaksinya dengan anak-anaknya, Kie mulai merasa nyaman didekatnya.

Namun meskipun begitu, Kie tetap waspada karena dia yang tertua di keluarganya. Kie juga penasaran darimana dia mendapatkan daging dan bumbu yang diberikan padanya.

Semua bumbu yang diberikan berkualitas sangat baik, terutama gula dan juga garam yang seputih kristal. Di era ini garam dan gula belum sebaik dan sebersih di era modern. Ditambah bumbu-bumbu yang dibayar saikyou itu termasuk mahal terutama gula pasir.

'Saat pertama datang Saikyou-san seperti tidak membawa barang apapun, jadi darimana datangnya daging dan bumbu-bumbu itu?' pikir Kie sambil memperhatikan wajah saikyou yang tertidur di sebelah Tanjirou.

"Siapa sebenarnya kamu?" Bisik Kie dengan suara lembut. Karena semuanya tertidur tidak ada yang mendengar kecuali Nezuko yang hanya berpura-pura tertidur.

'Ibu jangan-jangan kamu-?'

***

Dipagi harinya saikyou bangun pagi untuk melihat Tanjiro sedang memuat arang kedalam keranjang. Biasanya dia akan menjual arang menggunakan gerobak, namun karena jalan tertutup salju. Tanjiro hanya bisa membawa keranjang dipunggungnya.

Hal ini membuat Tanjiro hanya bisa membawa sedikit arang untuk dijual "Tanjiro apa kau punya keranjang lain, biar aku juga ikut membawa untukmu"

'Saikyou-san itu tidak perlu, anda adalah tamu kami"

"Aku bersikeras Tanjiro" Melihat keteguhan saikyou, Tanjiro akhirnya juga memasukkan arang kedalam keranjang lainnya untuk nanti dibawa saikyou.

Setelah selesai, mereka kembali sarapan untuk mengisi tenaga. Baru setelah makan Tanjiro dan saikyou bersiap untuk berangkat.

Adik-adik kecil Tanjiro berniat ikut tapi Kie melarangnya karena takut merepotkan, dengan iming-iming diberi makanan dengan daging yang tersisa. Mereka akhirnya menyerah dari godaan masakan Kie.

"Kalau begitu kami pergi dulu, Ibu (Oka-san)" Kata Tanjiro.

"Berhati-hatilah Tanjiro, Saikyou-san aku titip Tanjiro padamu"

"Tenang saja Kie-san"

Setelah itu mereka kemudian berjalan pergi menuruni gunung untuk pergi kedesa. Saikyou tahu malam ini serangan Muzan akan datang. Jadi saikyou berniat mengajak Tanjiro pulang lebih cepat nantinya.

Muzan hanya bisa bergerak saat malam hari. Jadi selama dia bisa pulang sebelum hari gelap semua akan baik-baik saja.

"Tanjiro, aku ingin memberitahumu sesuatu" Sambil berjalan, saikyou memutuskan untuk memberi tahu sebagian kekuatannya. Karena pasti cepat atau lambat Tanjiro akan tahu juga.

"Apa itu Saikyou-san?"

"Sebenarnya aku sangat kuat"

Sambil menoleh ke arah saikyou, Tanjiro tertawa "Hahahah.. Saya tahu itu Saikyou-san, semua yang melihat tubuh anda akan tahu seberapa kuat anda"

Sambil tersenyum saikyou menjawab " Sebenarnya kau salah paham Tanjiro, aku adalah manusia terkuat di dunia"

"Eh" Saat itu juga Tanjiro merasa tubuhnya diangkat oleh lengan besar saikyou. Setelah itu pandangan sekitarnya mulai kabur dan dia sudah ada dilangit. "AHHHHHHHHHH" teriak tanjiro.

Saikyou telah melompat sambil membawa tanjiro. Agar arang tidak berjatuhan. dia menggunakan kemampuan Gravitasi nya.

Sambil melompat jauh, Tanjiro ketakutan saat mereka mulai jatuh namun saikyou melompat kembali ke langit.

Hanya dengan dua kali lompatan. Mereka langsung bisa melihat desa dibawahnya, desa itu adalah tempat tujuan mereka.

Diatas langit tanjiro berteriak "Saikyou-san apa ini?" Tanya Tanjiro dengan panik.

"Sudah kubilang aku sangat kuat bukan. Melompat setinggi ini bukan masalah untukku"

"Tapi-AHHHHHHH" Saat Tanjiro ingin bertanya lagi, dia kembali panik saat mereka mulai jatuh menuju desa.

Booooomm!!

Salju dikaki saikyou meledak ke segala arah karena pendaratan saikyou, sementara tanjiro jatuh terduduk ditanah sambil berusaha menarik nafas karena panik.

"Bagaimana Tanjiro, apa kau menyukainya?"

Setelah sudah cukup tenang akhirnya Tanjiro baru bisa menjawab "Itu memang luar biasa Saikyou-san, tapi tolong beritahu aku jika ingin melakukannya"

"Hahahahaha, maaf, maaf"

Karena masih pagi, untungnya tidak ada yang melihat mereka turun dari langit. Jadi tidak ada keributan. Saat memasuki desa Tanjiro mulai disambut para warga yang sudah bangun membersihkan jalan di depan rumah dan toko mereka.

"Selamat pagi Tanjiro, kau datang pagi sekali dicuaca seperti ini"

"Aku tidak apa-apa, bagaimana dengan arang, apakah anda butuh?"

"Oi Tanjiro, berikan aku arang juga, aku mau beli!!"

"Aku juga, kau telah membantuku membersihkan barang sebelumnya, kali ini aku butuh banyak"

Melihat banyak warga desa menyapa Tanjiro, saikyou bisa melihat kalau semua warga desa sangat mengenal Tanjiro dengan sangat baik. Mungkin karena Tanjiro selalu membantu mereka, mereka juga ikut membantunya dengan membeli arang.

Berkat itu, arang terjual habis. Namun Tanjiro selalu menerima permintaan tolong dari warga desa. Jadi mau tidak mau saikyou juga harus ikut membantu.

Karena penampilan saikyou yang mencolok. Banyak warga desa juga yang berusaha dekat dengannya. Bahkan ada beberapa wanita yang menjodohkan dirinya dengan anak gadisnya.

Saat Tanjiro dan Saikyou ingin pulang matahari hampir tenggelam. "Sepertinya kita akan terlambat, Tanjiro haruskah kita naik dengan cepat" Ucap Saikyou sambil tersenyum.

Paham dengan yang dimaksud oleh saikyou, Tanjiro. Mengiyakan dan mereka bersiap berangkat.

"Apa kau siap Tanjiro?"

"Aku siap Saikyou-san"

"Kalau begitu. Meluncurrrrrr"

Wooooossssh. Dengan sekali lompatan saikyou terbang jauh menaiki gunung untuk pulang ke rumah.

Hanya butuh beberapa kali lompatan dari saikyou untuk pulang ke rumah Kamado, sesampainya dirumah Tanjiro menurunkan barang bawaannya. Didalamnua ada beras 50 kg yang sangat putih dan juga beberapa ikan laut.

"Tanjiro dari mana kamu mendapatkan ini?" Tanya Kie terkejut, Nezuko yang melihat bahan-bahan makanan lain juga ikut. terkejut dibuatnya.

"Saikyou-san memberikannya" Balas Tanjiro, saat di desa Saikyou sempat berpindah ke dunia One Punch Man sekali lagi dan membeli ikan beserta beras di supermarket.

Saikyou beralasan kalau dia menginap di salah satu penginapan di desa itu, Beras dan ikan itu adalah salah satu barang bawaannya.

Saat Tanjiro melihat karung beras yang dibungkus indah itu juga dia sangat terkejut. Lagipula itu merupakan pembungkus dari dunia modern.

Mendengar kalau itu pemberian saikyou, Kie berterima kasih berulang kali pada saikyou. Kie bingung harus membalas apa untuk semua kebaikan saikyou.

Dengan sederhana sambil tersenyum saikyou hanya menjawab "Kalau begitu, tolong buatkan saja aku makanan enak"

Mendengar hal itu, Wajah Kie memerah karena malu dan kembali ke dapur untuk memasak. Tanjiro dan adik-adikny kebingungan dengan reaksi ibunya. Sementara Nezuko yang paham apa yang dirasakan ibunya hanya bisa menutup mulu dengan wajah memerah juga.

'Ibu jadi benar kamu'

Malam itu mereka makan Nasi hangat dan juga ikan. mereka sangat lahap memakan makanannya sampai perlu diingatkan untuk memakan sayuran juga.

"Hanako, Shigeru jangan lupa habiskan sayurannya" tegur Kie.

""Baik""

Melihat keluarganya yang bisa makan dengan kenyang dan lahap, Kie merasa sangat senang. Begitu pula Tanjiro dan Nezuko yang sangat perduli pada adik-adiknya.

Sejak kedatangan saikyou. Mereka bisa merasakan makanan enak sampai kenyang.

Bersambung~

1
Bray Bray
jir tor up 3 kali dalam sehari ini
Bray Bray
thor lanjut
Bray Bray
thor gemana kalau mitsuri dan shinobu
Bray Bray: siap bro
total 2 replies
アダム•
banyak dikit Thor up nya 5 bab kek 1hari biar mantep
Pakde
lanjut thor 🙏🙏🙏
Bray Bray
thor tumben malam up nya biasa nya besok atau thor lagi senang
Mojang Epep: mampir di novel ku bng🗿
total 3 replies
Erwinsyah
ini dunia animenya apa aja bro?selain OPM?dan kira" sampe berapa bab?
Mr.Gooner: Bakalan banyak si chapternya, soalnya gw mau bikin mc keliling banyak anime yang butuh pahlawan💪
total 1 replies
Dimas Ryan
a
Bray Bray
seiyou:kau takut muzan hahgahag
Adibhamad Alshunaybir
mantap next author semangat
Adibhamad Alshunaybir
mantap author semangat🔥
Bray Bray
thor lanjut
Pakde
lanjut thor seru sekali 🙏🙏
MP
mitsuri👍
Bray Bray
shinobu
Bray Bray
bang plis lah nezuko dan mitsuri juga shinonu
Bray Bray
dan juga mitsuri thor
Bray Bray
plis thor jadi kan nezuko jadi pacar mc kita
Pakde
up thor semangat terus ya 🙏🙏🙏
Bray Bray
pertama
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!