NovelToon NovelToon
SILENCE OF JUSTICE

SILENCE OF JUSTICE

Status: sedang berlangsung
Genre:Misteri / Karir / Duniahiburan / Bullying di Tempat Kerja / Cinta Murni / Balas Dendam
Popularitas:81
Nilai: 5
Nama Author: Black _Pen2024

"Ketika kebenaran dibungkam paksa, ketika keadilan dipaksa untuk diam, beberapa orang terpaksa beraksi. "

Cinta rahasia Xiao Fei dengan Yu, aktor papan atas yang dipuja, berakhir dengan tragis. Publik meratapi "kematian karena overdosis" yang menyayat hati, namun duka Fei berubah menjadi teror murni saat sebuah kiriman video anonim tiba. Di dalamnya, Yu bukan hanya dibunuh—ia disiksa, dilecehkan secara keji, dan dikorbankan dalam sebuah ritual mengerikan oleh sekelompok individu bertopeng. Kematian Yu bukanlah akhir, melainkan awal dari neraka yang nyata.

Didorong oleh cinta dan dahaga akan kebenaran, Fei harus meninggalkan identitasnya yang aman dan menyusup ke dalam dunia glamor industri hiburan yang beracun. Akhirnya Xiao Fei dengan beberapa orang yang bertemu secara tak sengaja mengambil peran utama sebagai penegak keadilan. Mampukah aksi mereka menunjukkan keadilan yang kini berubah menjadi Keheningan Keadilan. Silence of Justice akan menuntun kita pada aksi mereka. Berhasilkah?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Black _Pen2024, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 Peran Operator

Pondok terpencil itu terasa dingin, meskipun api di perapian masih menyala, memuntahkan cahaya oranye yang menari-nari di dinding kayu. Namun, dingin itu bukan berasal dari suhu udara, melainkan dari kenyataan pahit yang kini terhampar di hadapan Meylie dan Fernandez. Di layar laptop, gelombang frekuensi suara Tuan Z tumpang tindih dengan suara otoritatif dari video penyiksaan Yu dengan akurasi yang mengerikan: sembilan puluh lima persen. Sebuah konfirmasi yang tidak terbantahkan. Tuan Z, produser film papan atas, pemilik 'Perusahaan Berlian Hitam', adalah Operator Utama. Dia adalah salah satu monster yang terlibat langsung dalam penderitaan dan kematian Yu.

Fernandez menyandarkan punggungnya ke kursi, wajahnya pucat pasi, matanya membelalak. "Dia... dia benar-benar ada di sana. Dia yang memberi perintah." Suaranya bergetar, bercampur antara kengerian dan sebuah resolusi yang baru ditemukan. "Ini... ini bisa menjatuhkannya, Meylie. Bukti suara ini sangat kuat."

Meylie hanya mengangguk, tatapannya dingin dan tajam, menatap lurus ke foto Tuan Z di layar. Amarah yang membara di dalam dirinya kini telah terkendali, berubah menjadi sebuah tekad baja yang tak tergoyahkan. Yu adalah pahlawan yang gugur, dan Meylie adalah penerus perjuangannya.

"Ini akan menjatuhkannya, Fernandez," Meylie mengoreksi, suaranya mantap. "Tapi kita tidak berhenti di sana. Dia adalah Operator Utama, ya. Dia mengelola logistik pembunuhan, menyembunyikan jejak, dan mengendalikan jaringan korupsi. Tapi dia bukan dalang utamanya. Dia takut pada 'The Senator'. Dia hanya pion." Meylie menunjuk ke peta pikiran di dinding, ke puncak piramida yang masih kosong, bertuliskan "The Senator (Dalang Utama)". "Kita harus menggunakan Tuan Z untuk mencapai The Senator. Untuk menjatuhkan seluruh piramida ini."

Fernandez menghela napas panjang. "Aku tahu. Tapi bagaimana? Tuan Z adalah orang yang sangat berhati-hati. Dia tidak akan mudah untuk dipancing. Dia punya pengawal, koneksi, dan dia akan melakukan apa saja untuk melindungi dirinya dan orang di atasnya."

Meylie mengangguk. "Itulah mengapa kita harus menyusun profil lengkap tentangnya. Kebiasaan, koneksi, kelemahan pribadinya, dan tempat-tempat yang ia kunjungi. Kita harus memahami psikologi dan posisinya dalam hierarki kejahatan ini."

Selama beberapa hari berikutnya, pondok itu berubah menjadi markas operasi yang lebih intens. Mereka menggali lebih dalam ke dalam data "THE DEEP STATE" milik Yu, mencari setiap informasi yang berkaitan dengan Tuan Z. Fernandez, dengan keahlian digitalnya, menembus lapisan-lapisan keamanan yang lebih dalam, mencari data yang mungkin Yu sembunyikan tentang kebiasaan pribadi Tuan Z.

Mereka menemukan bahwa Tuan Z adalah seorang pria dengan citra publik yang sempurna: seorang produser film yang dihormati, filantropis, dan kolektor seni yang berbudaya. Dia jarang muncul di media, tetapi ketika dia melakukannya, dia selalu menampilkan aura keseriusan dan integritas. Namun, di balik fasad itu, Yu telah mengumpulkan bukti yang menunjukkan sisi gelap Tuan Z.

"Dia adalah seorang pengendali," Fernandez berkata, menunjuk ke beberapa catatan Yu. "Dia menyukai kekuasaan absolut, tapi dia tidak suka menjadi pusat perhatian. Dia lebih suka menarik benang dari belakang layar."

"Itu menjelaskan mengapa dia menjadi Operator Utama," Meylie menimpali. "Dia memiliki kekuatan operasional yang luas, mampu mengendalikan banyak orang dan sumber daya, tetapi dia tetap takut pada atasannya. Dia adalah perantara yang sempurna: cukup berkuasa untuk menjalankan operasi brutal, tetapi cukup penakut untuk tetap setia pada Dalang Utama."

Mereka menemukan beberapa kebiasaan pribadi Tuan Z yang Yu catat:

Kolektor seni obsesif:

Selain galeri pribadinya, Tuan Z memiliki sebuah ruang penyimpanan rahasia di sebuah gudang di pinggir kota, tempat ia menyimpan karya seni yang sangat langka dan berharga, beberapa di antaranya dicurigai hasil pencucian uang.

Antisosial namun haus koneksi: Meskipun menghindari sorotan publik, Tuan Z sering mengadakan pertemuan pribadi yang sangat eksklusif di properti-propertinya yang terpencil, terutama di resor pulau pribadinya. Pertemuan-pertemuan ini bukan hanya untuk bisnis, melainkan juga untuk ritual-ritual sekte yang Yu sebutkan.

Paranoid terhadap jejak digital: Tuan Z memiliki tim ahli IT yang sangat canggih untuk membersihkan jejak digitalnya. Dia jarang menggunakan email atau telepon biasa untuk komunikasi sensitif, lebih memilih kurir pribadi atau sistem komunikasi terenkripsi yang rumit.

Ambisius dan serakah:

Yu mencatat bahwa Tuan Z selalu mencari cara untuk meningkatkan kekuasaan dan kekayaannya, bahkan jika itu berarti mengorbankan orang lain. Namun, ia juga sangat berhati-hati agar tidak menarik perhatian pihak berwenang.

"Kelemahannya adalah ketakutannya," Meylie menyimpulkan. "Ketakutannya akan kehilangan semua yang dia miliki, dan ketakutannya pada 'The Senator'."

Konflik utama mereka adalah bagaimana memancing Tuan Z keluar tanpa memberitahunya bahwa mereka memiliki video yang menunjukkan suaranya. Jika Tuan Z tahu mereka memiliki bukti suara itu, ia akan segera menghilang, menghancurkan semua jejak, dan mungkin mengirimkan seluruh jaringannya untuk memburu mereka sampai mati. Mereka tidak bisa mengambil risiko itu. Mereka harus membuatnya datang kepada mereka, di tempat yang mereka kendalikan, tanpa dia menyadari bahwa dia sedang berjalan ke dalam perangkap.

"Kita harus membuatnya percaya bahwa kita memiliki sesuatu yang dia inginkan, sesuatu yang dia butuhkan untuk dihancurkan, tapi bukan bukti suara itu," Meylie merenung, menatap peta pikiran di dinding. "Sesuatu yang akan membuatnya panik dan bertindak gegabah."

Fernandez mengangguk. "Dia adalah pria yang sangat terorganisir. Dia tidak akan bertindak tanpa perencanaan. Kita harus memberinya alasan yang sangat kuat, alasan yang masuk akal baginya untuk bertemu dengan kita secara pribadi, tanpa pengawalnya."

Meylie berpikir keras. "Dia ingin tahu bagaimana aku mendapatkan akses ke apartemen Yu. Dia ingin tahu bagaimana aku mendapatkan buku catatan itu. Dia ingin tahu apakah ada salinan lain yang keluar."

"Tepat," Fernandez menyetujui. "Dia pasti mengira Anda adalah mata-mata atau peretas yang dipekerjakan oleh pihak lain. Dia tidak akan mengira Anda adalah kekasih Yu yang berduka."

Sebuah ide mulai terbentuk di benak Meylie. Sebuah ide yang berani, namun berpotensi mematikan.

"Kita akan memberinya salinan 'daftar hitam' palsu," Meylie berkata, matanya berkilat. "Sesuatu yang tampak meyakinkan, tetapi tidak sepenuhnya sama dengan yang asli. Kita akan membuatnya percaya bahwa Yu telah mengirimkan salinan itu kepadaku, untuk berjaga-jaga jika sesuatu terjadi padanya."

Fernandez menatapnya, alisnya terangkat. "Salinan palsu? Itu berisiko. Jika dia menyadarinya..."

"Dia tidak akan menyadarinya jika kita membuatnya cukup meyakinkan," Meylie memotong. "Yu adalah seorang paranoid. Dia mungkin memang memiliki beberapa salinan 'daftar hitam' yang berbeda, dengan tingkat detail yang berbeda, untuk berbagai tujuan. Kita akan membuat satu yang cukup untuk membuatnya panik, cukup untuk membuatnya percaya bahwa ini adalah ancaman nyata baginya."

Perkembangan karakter Meylie semakin menunjukkan kecerdasan strategisnya. Ia tidak lagi hanya membalas dendam, tetapi juga menjadi seorang ahli manipulasi yang mampu membaca pikiran musuhnya dan mengeksploitasi ketakutan mereka.

"Kita harus mengisolasi dia," Meylie melanjutkan. "Kita harus membuatnya datang ke tempat di mana dia merasa aman, tetapi sebenarnya dia berada dalam kendali kita. Tempat yang tidak mencolok, tetapi memiliki pintu keluar tersembunyi. Tempat yang jauh dari mata-mata dan pengawalnya."

"Resor pulau pribadinya?" Fernandez bertanya.

Meylie menggeleng. "Terlalu jauh, terlalu terkontrol olehnya. Dia akan membawa seluruh pasukannya ke sana. Kita butuh tempat yang lebih netral, lebih mudah diakses olehnya, tetapi juga mudah bagi kita untuk mengisolasi dia."

Mereka kembali ke peta kota, mencari lokasi yang sesuai. Fernandez menyarankan beberapa galeri seni tua yang ia tahu memiliki ruang penyimpanan bawah tanah atau pintu keluar rahasia, tempat-tempat yang sering digunakan untuk transaksi seni ilegal.

"Sebuah galeri seni," Meylie bergumam. "Itu cocok dengan persona Ling. Sebuah pertemuan bisnis yang sah, dengan alasan yang masuk akal."

"Jadi, kita akan membuat salinan palsu 'daftar hitam' Yu," Fernandez menyimpulkan. "Apa isinya?"

"Kita tidak bisa memasukkan semua detail," Meylie menjelaskan. "Itu terlalu banyak untuk dibuat palsu, dan kita harus menjaga keamanan data asli. Kita akan memilih beberapa nama penting, beberapa transaksi keuangan yang Yu catat di awal 'THE DEEP STATE', dan beberapa petunjuk samar tentang ritual sekte. Cukup untuk membuatnya percaya bahwa ini adalah bagian dari bom waktu Yu."

Mereka mulai merancang umpan itu. Fernandez, dengan keterampilan desain grafisnya, membuat dokumen-dokumen palsu yang tampak otentik: spreadsheet dengan nama-nama politisi dan taipan media yang Yu sebutkan, beberapa kontrak budak yang disederhanakan, dan bahkan beberapa foto buram dari pertemuan rahasia yang ia temukan di arsip Yu, yang mereka 'modifikasi' sedikit agar terlihat seperti salinan asli. Mereka menyajikannya dalam sebuah USB drive yang tampak usang, seolah-olah itu adalah salinan yang Yu simpan dengan hati-hati.

"Ini akan menjadi kunci untuk menariknya," Meylie berkata, memegang USB drive palsu itu. "Kita akan membuatnya percaya bahwa inilah satu-satunya salinan yang tersisa, salinan yang Yu berikan kepadaku sebagai 'asuransi' terakhirnya."

"Bagaimana cara menghubunginya?" Fernandez bertanya. "Dia tidak akan menjawab panggilan dari nomor tak dikenal."

"Aku akan menggunakan persona Ling," Meylie membalas. "Seorang investor seni yang tertarik pada salah satu koleksi pribadinya. Aku akan menggunakan koneksi yang kubangun di dunia seni untuk mendapatkan akses. Aku akan mengklaim bahwa aku menemukan 'dokumen' ini di antara barang-barang Yu yang ditinggalkan, dan aku ingin menjualnya kepada orang yang paling berkepentingan."

"Menjualnya?" Fernandez mengerutkan kening.

"Ya. Keserakahan adalah kelemahan terbesarnya," Meylie menjelaskan. "Dia akan berpikir dia bisa membeli keheninganku, membeli bukti itu, dan kemudian menghancurkannya. Dia tidak akan mengira aku ingin menjebaknya."

Meylie tersenyum tipis, senyum yang dingin namun penuh kemenangan. "Aku akan memancingnya. Aku akan membuatnya percaya bahwa aku adalah seorang oportunis, seorang investor yang melihat peluang dalam tragedi. Dia akan meremehkanku. Dan itu akan menjadi kesalahannya."

Mereka menyusun skenario pertemuan: Meylie, sebagai Ling, akan menghubungi Tuan Z melalui perantara yang kredibel di dunia seni, menawarkan untuk menunjukkan "artefak unik" yang ia temukan, yang berkaitan dengan "sejarah gelap industri hiburan." Ia akan menekankan bahwa ini adalah kesempatan untuk "mengamankan aset berharga" sebelum jatuh ke tangan yang salah.

"Tuan Z akan datang," Meylie berkata, matanya berkilat. "Dia akan datang untuk menghancurkan bukti itu, dan mungkin juga untuk menghancurkanku. Tapi dia tidak tahu, bahwa dia sedang berjalan ke dalam jebakan yang kita buat."

Fernandez mengangguk, ketakutan di matanya kini bercampur dengan semangat perburuan yang dingin. "Kita harus sangat berhati-hati. Dia akan membawa pengawal. Dia akan mencoba mengujimu."

"Aku sudah siap," Meylie membalas, tatapannya tegas. "Aku telah berlatih. Aku telah mempersiapkan diri. Aku tidak akan menjadi korban lagi."

Meylie melihat kembali ke puncak piramida yang masih kosong, tempat "The Senator" bersembunyi. Tuan Z adalah anak tangga berikutnya. Dan dengan umpan yang dirancang dengan cermat ini, Meylie yakin ia bisa menangkapnya, mengisolasi dia, dan memaksanya untuk mengungkap siapa Dalang Utama yang sebenarnya.

Malam itu, pondok itu dipenuhi dengan aura antisipasi. Mereka telah memahami peran Operator, dan kini mereka siap untuk menjatuhkannya. Perburuan ini telah memasuki babak yang paling berbahaya, namun Meylie, sang Ling, siap untuk menghadapi apa pun yang akan datang. Ia akan menjadi predator yang lebih cerdas, lebih licik, dan lebih bertekad daripada musuhnya. Jebakan telah dipasang.

1
Ita Xiaomi
Menegangkan. Kasihan Yu😢
Ita Xiaomi: Berharap keadilan bs ditegakkan.
total 2 replies
Ita Xiaomi
Saat ini hanya Fei sendirian yg menolak utk percaya pd berita yg tersebar.
Ita Xiaomi: Sama-sama kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
total 2 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!