NovelToon NovelToon
Visionaries Of The Sacred

Visionaries Of The Sacred

Status: sedang berlangsung
Genre:Akademi Sihir / Slice of Life / Keluarga / Action / Persahabatan / Fantasi / Tamat
Popularitas:167
Nilai: 5
Nama Author: Nakuho

menceritakan sang pangeran bernama iglesias Lucyfer seorang pangeran yang manja dan kekanak-kanakan suatu hari dia dan kakak perempuan Lucyfer iglesias Elice ingin menjadi penyihir high magnus dan bertahun tahun berlalu di mana saat sang kakak kembali lagi ke kerajaan vantier Elice berubah pesat dan menjadi sangat dingin, perfeksionis,fokus dan tak peduli dengan siapapun bahkan Elice malah menantang sang adik dan bertarung dengan sang adik tetapi sang adik tak bisa apa apa dan kalah dalam satu teknik sihir Elice,dan Elice mulai menyadarkan Lucyfer kalau penyihir seperti nya tak akan berkembang dan membuat lucyfer tetap di sana selama nya dan sang adik tak menyerah dia ke akademi yang sama seperti kakak nya dan mulai bertekad menjadi high magnus dan ingin membuktikan kalau diri nya sendiri bisa jadi high magnus tanpa kakak nya dan Lucyfer akan berjuang menjadi yang terhebat dengan 15 teman teman nya

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nakuho, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

di antara terlalu sulit dan terlalu mudah

Hutan itu sunyi.

Pepohonan tinggi menjulang, menutup cahaya matahari hingga hanya menyisakan bayangan panjang di tanah.

Di antara akar dan semak, tiga sosok berjalan menyusuri jalur setapak yang hampir tak terlihat.

Klee berjalan paling depan sambil memegang gulungan misi.

Alven mengikuti di belakang dengan punggung membungkuk, wajah lesu dan bahkan pakaian seragam nya pun masih berantakan.

Sementara Toma melangkah dengan penuh semangat, seolah sedang pergi piknik.

“Hmm…” Klee berhenti sebentar, membaca peta.

“Setelah ke kiri… harusnya belok kanan… lalu lurus sedikit…”

“Terus belok kanan agak miring…”

“Oke, ke sana!” katanya antusias.

Alven menghela napas panjang dengan sangat malas.

“Haaaah…”

“Hari Minggu malah disuruh misi.”

“Jujur aja aku lebih suka tidur,” keluhnya malas.

Toma terkekeh dan menoleh ke Alven seperti menyemangati Alven.

“Tenang, Alven.”

“Setidaknya kita dapet koin emas bintang.”

“Kalau ngumpulin, kita bisa ikut pertarungan antar akademi.”

“Siapa tahu jadi High Magnus.”

Namun—

Langkah mereka terhenti.

Di kejauhan, di balik semak dan bebatuan, terlihat beberapa ekor kalajengking raksasa.

Tubuh mereka sebesar kereta, cangkang hitam mengkilap, ekor beracun melengkung tinggi.

Mereka… tidur.

Wajah Klee langsung memucat.

“T-tunggu…” gumamnya.

Ia membuka gulungan misi lebih lebar.

Dan klee malah baru sadar kalau misi mereka—

Tertukar...

Dan di sana—

tertera jelas nama:

Lucyfer Iglesias

Elviera Noctane

Sylvara Nyxveil

Klee gemetar.

“HYAAAA—!”

“Toma, gawat!”

“Misinya ketukar!” teriaknya panik.

Toma membeku sesaat… lalu menepuk pundak Klee menenangkan klee yang panik.

“Tenang.”

“Kita udah di sini.”

“Kalau lari sekarang, malah lebih bahaya.”

Ia mendekat dan berbisik pada Klee dan Alven.

“Aku punya rencana.”

Alven langsung menyela dan mata nya membelalak tak percaya.

“HAA?”

“Gw nggak mau ditelen kalajengking itu!”

“Kalau gw masuk lambungnya—”

“Ada asam lambung, bau, lendir—”

“Gw bisa jadi tai kalajengking!”

Suara Alven terlalu keras.

Tanah bergetar.

Mata kalajengking raksasa terbuka.

“…….”

CREEEKKK—!!

Salah satu kalajengking menerjang dan menyambar Alven dengan capitnya.

“AH—!”

“UDAH LAH!”

“GW KETANGKAP LAGI!” teriak Alven pasrah.

Klee panik hampir menangis

“HYAAAAA!”

“Bagaimana ini Toma Alven sudah masuk dalam lambung kalajengking itu.“ kata klee yang menunjuk kalajengking raksasa di depan mereka

Namun Toma melangkah maju, ekspresinya berubah serius dan mengeluarkan tongkat sihir nya.

“Klee.”

“Sekarang.”

Ia mengangkat tongkat sihirnya.

“Sihir Matahari—”

“Bola-Bola Matahari Pembakar Tulang!”

Beberapa bola cahaya panas melesat dan menghantam tubuh kalajengking.

Cangkangnya retak, asap mengepul.

“IHH—!”

“Tunggu aku, Toma!” teriak Klee.

Ia mengeluarkan tongkat sihir cinta nya

“Sihir Cinta—”

“tusukan cinta Penuh Kasih Sayang!”

belasan tusukan itu menusuk tubuh kalajengking raksasa, menghantam dengan kekuatan brutal yang sama sekali tidak terlihat “penuh kasih”.

Kalajengking mulai runtuh satu per satu.

Di Dalam Perut Monster

Gelap.

Bau menyengat.

Alven duduk di dalam lambung kalajengking, dindingnya berdenyut, cairan asam menetes.

“Woiii…”

“Gw di sini sendirian.”

“BAU BANGET,” gerutunya.

Ia mengangkat tongkat sihir nya dan tongkat sihir itu berubah menjadi sebuah panah sihir.

TWANG—TWANG—TWANG!

Anak panah meledak kecil di dalam tubuh monster.

Kalajengking mengerang keras—lalu memuntahkan Alven keluar.

Tubuh Alven terlempar ke tanah, bajunya rusak, bau asam menyengat.

“WAAAH!”

“LU SELAMET!” teriak Toma senang.

Klee bertepuk tangan sambil menutup hidung nya karena sangat bau asam lambung kalajengking raksasa itu.

“Selamat, Alven!”

“Tapi kamu BAU ASAM LAMBUNG!”

Alven bangkit perlahan dan membersihkan asam lambung kalajengking raksasa itu.

“Kalau rencana kalian gini lagi,” katanya datar,

“gw bakar kalian berdua."

Sementara Itu — Nasib yang Berbeda

Di sisi lain hutan—

Lucyfer berdiri menatap beberapa Kukang yang ganas.

Tetapi itu nampak terlalu mudah bagi Lucyfer.

Bahkan jumlahnya… bisa dihitung dengan jari.

Lucyfer menghela napas panjang dan mengeluarkan tongkat sihir nya.

“Sihir Kloning Elemen—”

“Tornado Api.”

Api berputar.

Kukang ganas itu hangus seketika.

Lucyfer menoleh ke Elviera.

“Lain kali,” katanya dingin,

“jangan sampai misi tertukar lagi.”

Elviera menunduk.

Tangannya mengepal kuat.

Marah—pada dirinya sendiri.

Dan hasilnya pun diumumkan:

🔹Tim Toma → 2 Koin Emas Bintang

🔹Tim Lucyfer → 1 Koin Emas Bintang

Ironis.

Yang ceroboh… justru menang besar.

Dan Lucyfer—

hanya bisa diam, menelan pahitnya dunia sihir.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!