NovelToon NovelToon
Janda Cantik Kesayangan CEO Tampan

Janda Cantik Kesayangan CEO Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Kehidupan Manis Setelah Patah Hati / CEO / Penyesalan Suami / Selingkuh / Janda
Popularitas:5k
Nilai: 5
Nama Author: riniasyifa

Dikhianati dan dipermalukan, Nafiza Azzahra, wanita bercadar yang lembut, mendapati pernikahannya hancur berantakan. Dipaksa memulai hidup baru, ia bertemu Zayn Al Malik, CEO muda yang dingin dan tak tersentuh, Namun, sesuatu dalam diri Nafiza menarik Zayn, membuatnya mempertanyakan keyakinannya. Di tengah luka masa lalu, benih-benih asmara mulai bersemi. Mampukah Zayn meluluhkan hati Nafiza yang sedang terluka? Dan bisakah mereka menemukan cinta sejati di tengah badai pengkhianatan?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon riniasyifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 15

Seminggu berlalu, dan Zayn terlihat keluar dari perusahaan dengan langkah tergesa-gesa namun penuh semangat. Wajahnya berseri-seri, memancarkan kebahagiaan yang tak bisa disembunyikan. David, sang asisten sekaligus sahabatnya, langsung menyapanya saat keduanya masuk ke dalam lift.

"Wah, keliatannya ada yang lagi bahagia dan penuh semangat nih! Ada kabar apa ini?" tanya David penasaran dengan senyum jahilnya, menyikut lengan Zayn.

"Gue mau jemput Nafiza hari ini! Ia sudah boleh pulang dari rumah sakit! Gue nggak mau telat," jawab Zayn dengan nada bersemangat, tak sabar untuk bertemu dengan wanita yang dicintainya.

Pintu lift terbuka, dan Zayn langsung melangkah keluar. David tersenyum lebar, menggeleng-gelengkan kepalanya melihat perubahan sahabatnya. "Haha! Ternyata kau bisa bucin juga ya!" godanya semakin semangat, mengikuti Zayn dari belakang.

"Semua orang bisa berubah di tangan yang tepat," jawab Zayn dengan senyum tipis yang menawan, membuat beberapa karyawan wanita yang melihat ikut meleleh dan berbisik-bisik kagum.

Zayn tak punya waktu untuk meladeni godaan David. Ia dengan langkah lebar menuju mobilnya yang sudah siap di depan lobi. David menepuk pundaknya sekilas. "Good luck, bro! Semoga sukses! Salam buat calon Nyonya Zayn!" serunya lalu langsung ngacir masuk ke dalam mobilnya yang terparkir tak jauh dari mobil Zayn.

Zayn hanya bisa mendengus kesal mendengar seruan David, namun pipinya terasa panas dan senyumnya semakin lebar. Ia segera masuk ke dalam mobilnya dan melaju menuju rumah sakit, tak sabar untuk bertemu dengan wanita pujaan hatinya itu.

______&&_____

Di saat yang sama, suasana kontras terjadi di kediaman Al-fayyat. Farhan duduk di tengah ruang keluarga, diinterogasi habis-habisan oleh keluarganya. Ya, Riana telah mengungkap kehamilannya pada keluarga Farhan, sehingga memicu badai besar dalam keluarga Al-Fayyat.

"Jawab, Farhan! Apa benar wanita itu murahan itu mengandung anakmu?!" bentak Hendrawan ayah-nya Farhan, dengan nada geram, matanya memancarkan kekecewaan yang mendalam, seolah kehormatan keluarga telah diinjak-injak.

Ibunya, yang biasanya selalu menjaga image dan tampil anggun di depan publik, kini tampak berang. Mukanya memerah, urat-urat di lehernya menegang. "Bagaimana bisa kamu melakukan ini, Farhan? Kamu sudah beristri! Apa kamu tidak memikirkan perasaan Nafiza sedikit saja? Ibu tahu kamu terpaksa dengan perjodohan ini, tapi kami yakin Nafiza wanita terbaik untuk kamu! Dan apa kamu tidak memikirkan bagaimana pandangan orang terhadap kita?!" Suaranya bergetar antara marah dan histeris.

Kakak perempuannya, satu-satunya yang biasanya selalu cuek, kini menatapnya dengan tatapan kecewa. "Kamu benar-benar memalukan, Farhan! Selalu saja membuat masalah! Udah bagus-bagus dapat istri Spek Bidadari, malah tergoda sama batu kali! Kamu pikir dengan uang kamu bisa membeli segalanya? Kamu pikir kamu bisa seenaknya mempermainkan perasaan wanita?!" Nada bicaranya sinis dan penuh sindiran.

Farhan hanya bisa menunduk dalam, tak berani menatap mata keluarganya. Ia tahu, ia bersalah. Ia telah mengecewakan mereka semua dan ia telah menyakiti hati Nafiza. Beban penyesalan dan rasa malu menghimpit dadanya.

"Iya," jawab Farhan lirih, nyaris tak terdengar, suaranya seperti bisikan orang yang pasrah dengan takdirnya. "Itu benar. Riana mengandung anakku."

Pengakuan Farhan semakin memperburuk suasana. Hendra menggebrak meja dengan keras, membuat semua orang terkejut, termasuk dirinya sendiri. Gelas-gelas di atas meja bergetar, nyaris jatuh. "Kurang ajar kamu, Farhan! Kamu sudah mencoreng nama baik keluarga! Apa kamu tahu, reputasi keluarga ini dibangun dengan susah payah selama bertahun-tahun?! Dan kamu, dengan kebodohanmu, menghancurkannya begitu saja?!" Bentaknya menggema di seluruh ruangan.

Ibunya terisak lebih keras, air matanya mengalir deras membasahi pipinya. Ia menggeleng-gelengkan kepalanya dengan putus asa.

"Ya Allah, cobaan apa lagi ini? Kenapa kamu harus melakukan ini pada kami, Farhan? Kenapa?!" Ratapannya memilukan, mencerminkan kekecewaan mendalam seorang ibu.

Kakak perempuannya mendengus s, lalu berjalan mendekat ke arah Farhan. Ia menatap adiknya dengan tatapan merendahkan. "Kamu tahu, Farhan? Aku malu punya adik sepertimu. Dan sekarang, kamu semakin memperburuknya." Ucapannya bagai pisau yang menusuk jantung Farhan, membuatnya semakin merasa bersalah dan tidak berdaya.

Hendra menghela napas panjang, mencoba menenangkan diri. Ia berjalan mendekat ke arah Farhan dan menatapnya dengan tatapan kecewa namun juga sedikit kasihan. "Apa yang akan kamu lakukan sekarang, Farhan?" tanyanya dengan nada dingin namun penuh tekanan.

"Yang pasti kamu harus bertanggung jawab." Kalimat itu bukan sekadar pertanyaan, melainkan sebuah tuntutan yang tak bisa ditolak. Beban tanggung jawab yang harus dipikulnya seumur hidup.

Farhan mengangkat kepalanya, menatap Ayahnya dengan tatapan kosong, seperti orang yang kehilangan arah. Ia merasa terjebak dalam labirin yang gelap dan tak berujung.

"Aku tahu," jawab Farhan lirih, suaranya bergetar menahan tangis. "Aku akan menikahi Riana demi anak yang ada di dalam rahimnya." Keputusan yang diucapkannya terasa pahit dan berat, namun ia merasa tidak punya pilihan lain.

Ia harus mengorbankan kebahagiaannya demi menyelamatkan nama baik keluarganya, meskipun itu berarti ia harus merelakan Nafiza dan hidup dalam penyesalan selamanya.

*****

*****

Di dalam apartemen mewah dengan pemandangan kota yang gemerlap, Riana dan kekasihnya, Andre, sedang merayakan kemenangan mereka. Botol sampanye sudah kosong tergeletak di atas meja, gelas-gelas kristal berserakan, dan sisa-sisa makanan ringan bertebaran di sofa.

Riana tertawa riang, memeluk Andre erat-erat. "Kita berhasil, sayang! Kita berhasil menjerat si bodoh itu!" serunya dengan nada penuh kemenangan, matanya berbinar-binar penuh kebahagiaan.

Andre membalas pelukan Riana, mencium rambutnya dengan mesra. "Tentu saja kita berhasil, sayang. Kita kan tim yang hebat," jawab Andre dengan nada menggoda, senyum licik menghiasi wajahnya.

"Aku tidak menyangka rencanamu akan berhasil dengan begitu mudah," ucap Riana kagum, melepaskan pelukannya dan menatap Andre dengan tatapan memuja.

"Aku sudah bilang, kan? Farhan itu bodoh. Dia terlalu mudah diperdaya," balas Andre dengan nada meremehkan, menuangkan sisa sampanye ke dalam gelasnya.

Riana mengambil gelas sampanye dan menyesapnya perlahan. "Sekarang, aku akan segera menjadi Nyonya Farhan Al-Fayyat. Bayangkan, semua kekayaan keluarga itu akan menjadi milikku!" ucap Riana dengan nada penuh ambisi, matanya berbinar-binar membayangkan kekayaan yang akan segera ia miliki.

Andre tertawa terbahak-bahak mendengar ucapan Riana. "Tenang saja, sayang. Semua itu akan menjadi milik kita berdua. Kita akan menikmati hidup mewah, berkeliling dunia, dan membeli apa pun yang kita inginkan," ucap Andre dengan nada penuh semangat, memeluk Riana kembali dengan erat.

"Aku sudah tidak sabar ingin segera menikah dengan Farhan," ucap Riana dengan nada tidak sabar.

Bersambung ....

1
Dinar Almeera
Kakakkk terimakasih banyak dikasih bonus terus 😍😍😍😍
riniandara: sama-sama kak, terimakasih juga udah meluangkan waktunya, semoga menghibur ya kak/Kiss//Applaud/
total 1 replies
irma hidayat
lanjut bulan madu zayn nafiza
riniandara
terima kasih supportnya kak. pasti kak/Smile//Kiss/
we
tetap semangat Kakak
azela
cerita yang menyentuh dan menghibur ayo kakak semua mampir di karya ini di jamin gak akan nyesel deh. semangat buat author juga./Heart//Heart//Pooh-pooh/
azela
lanjut kakaku ceritanya makin kesini makin seru /Heart//Heart/
irma hidayat
pasang alarm nafiza
irma hidayat
ternyata baju kurang bahan hadiah momynya ya nafiza
irma hidayat
dasar perempuan dengki riana gada bersyukurnya
ari sachio
semoga mjd pasangan yg samawa d cepet dpt momongn biar mantan gigit jari ampe kukunya habis😁😁😁
irma hidayat
turut bahagia buat nafiza zayn, lanjut upnya thor
riniandara: besok lagi ya kakakku/Kiss/
total 1 replies
irma hidayat
lanjut up nya thor
riniandara: Siap kak/Applaud/
total 1 replies
ari sachio
sami mawon intine bambang.....😅😅😅
irma hidayat
ayo semangat zayn buat sahkan nafiza
riniandara: pasti semangat 45 Zayn/Applaud//Applaud/
total 2 replies
irma hidayat
enak ya farahan rasa sakit diselingkuhi tak harus nunggu lama karma ya
irma hidayat
jalang riana suatu saat buah yg kamu tuai akan lebih pahit dari kejahatanmu
ari sachio
inalillahi...ternya kuntilanak kalah serem.....kirain riana mo insaf... g taunya malah makin jadi....ampunnn dahhh wes angel tenan jiannnn......
mami syila
dasar Riana /Panic//Panic//Panic//Panic/
mami syila
janda terhoy ini mah
mami syila
lanjut kak seru abis
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!