NovelToon NovelToon
Takdir Cinta Alana 2

Takdir Cinta Alana 2

Status: sedang berlangsung
Genre:Duda / CEO / Dikelilingi wanita cantik / Cinta pada Pandangan Pertama
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: Anisah Cute

******
Mencintai seseorang tanpa bertemu dengan nya, adalah bukti bahwa cinta itu bukan di depan mata, tapi di dalam hati. Itu yang terjadi dengan Alana, putri dari Aditya dan Davina.
Pertemuan tak sengaja Alana dengan sosok di media sosial membuat nya nyaman walau perbedaan usia mereka cukup jauh. Status tak menghalangi hubungan kedua nya.
Apa yang membuat Alana memilih pria yang tak pernah dia lihat? Konflik pun terjadi di antara Alana dan pria yang ada di sosial media tersebut. Hingga membuat Alana sering kali memblokir aplikasi hijau nya terkadang aplikasi hitam pun kena sasaran blokir Alana tapi selalu saja di buka kembali karena kedua saling Cinta.
Akan kah mereka bertemu dan bersatu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anisah Cute, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. TCA 2

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

Dia pun mendekat saat melihat bagian mobil terbuka dan mengeluarkan asap. Dia mencoba mengetuk kaca jendela mobil.

Tok... Tok....

"Heii.... Yang di dalam mobil! Kamu baik - baik saja kan?" Tanya nya dari luar kaca dengan nada lembut.

Saga yang mendengar suara ketukan kaca melihat kearah kaca tersebut dan menurunkan kaca mobil, Saga menatap lekat mata indah dan wajah cantik itu dari dekat.

"Kamu baik - baik saja kan, lihat mobil mu berasap." Ucap nya sambil menunjuk kearah mobil bagian depan.

Saga masih terus menatap gadis yang ada di hadapan nya, hingga sang gadis itu sadar jika dia terus di tatap oleh pria yang ada di hadapan nya. Dia pun dengan terpaksa mencubit lengan Saga agar pria yang ada di dalam mobil segera keluar.

"Astagfirullah sakit...! Siapa kamu barani mencubit saya?" Tanya Saga kaget saat dia merasakan sakit di bagian lengan nya

"Maaf bukan maksud mau menyakiti kamu tapi itu lihat pacar kamu yang ada di sampaing kamu." Tunjuk nya.

Saga langsung sadar dan melihat kearah Alana yang diam saja sambil memegang dahi nya. Dia pun langsung mencemaskan keadaan adiknya. Sedangkan Alana dia diam bukan karena dia pingsan tapi dia menahan sakit di bagian kening nya.

"Al kamu baik - baik saja kan?" Tanya Saga dengan cemas.

"Aduh....! Abang kening Alana menyut." Ucap Alana dengan manja sambil menutupi kening nya yang terasa berdenyut.

"Mana coba buka abang lihat." Pinta Saga.

Alana yang melihat mobil bagian depan berasap merasa takut dan langsung mengajak abang nya untuk keluar dari dalam mobil hingga mengabaikan rasa sakit di bagian kening nya saat melihat mobil mengeluarkan asap.

"Abang lihat kening nya nanti saja lihat mobil nya berasap." Tunjuk Alana dengan wajah cemas.

Mereka berdua keluar dan Saga berjalan menuju kearah depan untuk melihat mobil nya yang rusak hanya bisa menghela nafas, dan melihat kearah gadis yang tadi dia lihat.

"Kamu lihat kan mobil saya rusak ini semua karena kamu nyebrang jalan gak lihat kanan kiri, jika tadi saya gak banting stir kamu pasti sudah tertabrak gimana?" Tanya Saga.

Gadis tersebut terdiam dengan mata yang berkaca - kaca, hampir saja dia menangis di hadapan Saga karena Saga membentak nya.

"Maaf...!" hanya itu yang keluar dari bibir cantik gadis tersebut.

Alana yang melihat abang nya memarahi orang langsung mengalihkan perhatian abang nya dengan menunjukkan memar di dahi nya.

"Abang ini gimana masa mau foto bikin paspor nanti kening Alana memar gini, abang sih bawa mobil gak lihat jalan malah nyalahin orang." Ucap Alana.

Gadis yang berada di dekat Alan yang mendengar perkataan Alana langsung berkata saat dia ada di hadapan Saga. Karena dia tak ingin di salah kan.

"Oh jadi kamu yang bawa mobil gak fokus kamu malah salahin saya yang gak becus nyebrang, eh dengar ya tuan yang sombong saya tadi sudah melihat kanan dan kiri sebelum menyebrang, kamu saja yang bawa mobil sudah ngebut gak lihat - lihat ada orang apa tidak." Ucap nya dengan berani.

Saga yang mendengar perkataan wanita tersebut langsung menatap kearah Alana dan melihat luka di dahi adiknya yang begitu biru.

"Sakit gak?" tanya Saga kearah Alan.

"Sakit lah bang menyut." jawab Alan.

"Maafin abang ya kamu jadi kayak gini." Ucap Saga dengan meniup dahi Alan.

Gadis itu yang tadi nya ingin marah mengurung kan niat nya saat melihat perhatian pria yang ada di hadapannya terhadap gadis yang dia kira pacar pria tersebut. Dia pun dengan senang hati membelikan plester dan betadine agar luka Alana segera di obati.

"Ini obati dulu luka pacar mu agar gak infeksi." Ucap nya yang salah paham dengan kedekatan Saga dan Alana.

Alana yang mendengar perkataan gadis tersebut menatap Saga dan Alan langsung membela diri. Karena tak ingin di kira pacar sang kakak.

"Salah mbak saya bukan pacar nya, saya adik nya. Masa pacar saya tua banget." Ucap Alana dengan sengaja.

tuk....

Saga kegetuk kepala Alan saat Alan mengatakan diri nya tua.

"Abang sendiri di bilang tua, abang masih muda Alan." kesal Saga.

"Aw...! sakit bang." ucapan Alan yang merasa Saga menekan luka ny sedikit keras.

Gadis tersebut tersenyum saat melihat Alana yang ternyata adik dari pria tersebut.

"Oh...! Maaf saya gak tau, saya kira kamu pacar nya." Ucap nya.

"Gak papa, kenalkan nama aku Alana Putri Salsabilla Mahardika, kepanjangan ya biasa di panggil Alan dan ini abang aku yang paling ganteng tapi sikap nya kayak kulkas 10 pintu dingin nama nya Sagara, kakak siapa?" Tanya Alan.

Saga yang melihat Alana tak bisa diam langsung menegur Alan agar Alan diam saat sedang di obatin.

"Bisa diam gak sih dek abang obatin dulu lukanya malah ngobrol terus." Kesal Saga dengan wajah dingin nya sama seperti sang ayah.

"Ya abang tinggal obatin saja, orang Alan dari tadi diam gak gerak cuma mulut saja yang gerak gak ngaruh bang. Kakak nama nya siapa" Ucap Alan melirik kearah gadis yang ada di dekat abang nya.

"Nama aku Humaira." Ucap nya dengan lembut.

"MasyaAllah nama yang bagus, nama ny cantik kayak orang nya." Jawab Alana.

Saga diam - diam tersenyum kecil saat mendengar nama gadis yang hampir dia tabrak tadi. Setelah melihat Saga selesai mengobati luka Alana dia pun pamit undur diri.

"Kalau begitu saya pamit dulu ya semoga luka kamu cepat sembuh, Assalamu'alaikum." ucap nya.

"Waalaikumsalam." jawab Alana dengan senyum ramah nya.

Sedangkan Saga langsung menghubungi orang bengkel untuk memperbaiki mobil nya, sambil mata nya melirik kearah Humaira yang berjalan semakin menjauh dari dia dan juga Alana.

Alana yang menyadari abang nya menatap Humairah dari kejauhan langsung menyenggol bahu Saga, hingga Sagara tersadar karena Alan menyentuh bahu nya.

"Cieeee...! Abang suka ya sama Humairah?" Ledek Alan dengan nada manja.

"Apaan dih dek, sudah diam cari taksi sana biar kita bisa sampai ke kantor." perintah Saga sambil dia menunggu orang bengkel datang untuk membawa mobil nya.

Alana pun membuka aplikasi di ponsel nya untuk memesan taksi online sambil mereka berdua menunggu orang bengkel datang.

******

Sedangkan di tempat Riski dan juga Helen mereka berdua sempat melihat Alana yang ada di rumah Sagara, Riski hanya melirik saja tanpa Alan mau menyapa Alana. Karena menjaga hati Helen agar tak cemburu lagi.

"Kak ada kak Alana kakak gak sapa kak Alana?" Tanya Helen.

"Gak, kakak gak mau kamu cemburu dengan kedekatan kakak dan Alan, gak papa dia pasti ngerti kok sayang, kenapa kakak sedikit menjauh dari dia." Jawab Riski sambil melajukan motornya menuju kearah sekolah Helen.

Helen yang mendengar perkataan Riski merasa sangat senang karena Riski menjaga perasaan dengan tidak dekat lagi dengan Alan, karena dia cemburu saat sang kakak dekat dengan kekasih nya.

Setelah mereka berdua jadian hubungan mereka semakin dekat Riski selalu mengantar Helen kesekolah nya, karena dia akan melaksanakan ujian semester 1, setelah memastikan Helen masuk dia pun pergi menuju kampus.

"Makasih ya kak." Ucap Helen.

"Iya sama - sama sayang, oh iya jangan sering mengucapkan terima kasih itu sudah kewajiban aku buat ngantar jemput calon istriku." Jawab Riski.

Helen tersipu malu saat mendengar perkataan Riski, dia pun langsung masuk kedalam gerbang sekolah dengan menahan rasa panas di pipi nya. Riski yang melihat senyum malu Helen tersenyum kecil saat dia melihat wajah Helen sedikit memerah.

Di tempat Alan dan Saga saat orang bengkel sudah membawa mobil nya taksi yang di pesan Alan datang dan Alana langsung masuk kedalam taksi, begitu juga dengan Saga dia ikut masuk kedalam taksi.

"Abang ini kening Alana gimana?" tanya Alana.

"Ya sudah gak papa gak ngaruh juga saat kamu bikin paspor dek." Jawab Saga.

Alana menarik nafas saat mendengar perkataan abang nya, tak lama mereka berdua sampai di kantor milik keluarga nya Admaja grup. Saga masuk dengan di ikuti Alana aura dingin nya begitu terasa saat dia sudah berada di kantor dan para karyawan menunduk hormat saat melihat bos mereka datang.

"Selamat pagi pak." Sapa semua orang kearah bos mereka.

Saga hanya mengangguk saja tanpa melihat kearah mereka semua. Mereka melihat kearah Alana yang mengikuti Saga di belakang nya dengan memegang ujung jas Saga.

"Siapa gadis itu dia berani pegang ujung jas bos apa dia gak takut di marah bos." Bisik salah satu dari mereka.

"Huss...! Jangan banyak bicara nanti pak Saga dengar bisa marah dia. Mungkin pacar nya, tapi wajah nya gak asing sih tapi saya lupa, sudah kita kerja lagi saja dari pada pusing mikirin siapa yang ada di dekat bos." Ucap salah satu karyawan.

Saat sampai di ruangan Saga langsung menyuruh Alana untuk duduk di sofa sambil menunggu saat nya mereka akan pergi untuk membuat paspor, sedangkan Saga fokus mengerjakan beberapa pekerjaan yang semalam tertunda.

"Abang jam berapa kita pergi?" Tanya Alan saat melihat Saga diam dan fokus dengan kerjaan nya.

"Sabar dek jam 10 kita pergi abang selesaikan dulu beberapa pekerjaan, setelah selesai kita bisa pergi dengan tenang kamu duduk diam saja dulu di situ." Jawab Saga sambil mata nya fokus pada semua pekerjaan ya.

Alan hanya bisa menarik nafas saat mendengar perkataan sang kakak yang terlibat sibuk dengan semua pekerjaan yang dia tak mengerti.

Bersambung.....

━━━━━━♡♥♡━━━━━━

1
kalea rizuky
cepetan pergi kan moga dpet yg lebih tajir. lebih kaya dr Riski itu dan buat si Helen sepupu durjana makan itu Riski cwok kere
Anan Sah
Pintar banget Alan menyimpan semua rasa sakit nya sampai ga ada yang tau apa yang di rasakan sama Alan sehingga Alan memutuskan untuk pergi jauh dari keluarga...Semangat ya Alan...😍😍😍
Ani Rohayani
Alana terlalu pintar menyimpan rahasia alasan sebenarnya tentang kepergiannya ke Malaysia
Ani Rohayani
ya ampun Mahar kamu terlalu membesar besarkan masalah sampai akhirnya kamu sendiri terluka
Ani Rohayani
cinta pada pandangan pertama tuh saga😄
Ani Rohayani
ya ampun saga apa yang terjadi,kamu nabrak orang ya
Sahidah Sari
wih mantap nih Alana menang balapan sepeda,emng keren Alana!.
Riski kek nya suka sama Helen deh klu Alana tau orang yg dia suka justru ga suka sama dia gmn ya ,moga sikap Alana ga berubah ya klu tau
Sahidah Sari
Ken dan saga selalu menjadi pelindung bagi Alana dr siapa pun termasuk dr ayah nya sendiri,, mereka ga mau Alana knp2 padahal Adit hanya ingin Alana belajar bertanggung jawab atas apa yg dia perbuat.
Sahidah Sari
ya ampun Alana kelakuan nya bikin orang ngakak juga geleng geleng kepala tau, ada aja kelakuan nya buat pusing om nya ..
kalea rizuky
ambil aja Riski cwok miskin aja dihh Alana bisa dpet yg lebih
kalea rizuky
pergilah Alana yg jauh cari bahagia mu
Anan Sah
😍😍😍
SusiVikers
Ken kamu gak perlu khawatir ya, aku yakin Alana pasti baik² aja kok dia bisa jaga diri
doakan saja agar semuanya lancar ya
SusiVikers
sakit bgt ya pasti jadi Alana
apalagi Bagas emg langsung menjauh setelah pacaran sama Helen, lagian Helen juga apa-apaan sih kok kamu sampe segitunya sama Alana
toh Alana gak akan pernah rebut Bagas dari kamu ishhh ngeselin 😤😤
SusiVikers: lah iya haha
Bagas siapa coba ampun dah🤣🤣
total 2 replies
SusiVikers
aduh untung aja ya langsung banting stir kalo enggak bisa nabrak org tuh
tapi sayangnya kepala Alana malah jadi memar gitu ya
SusiVikers
alana kamu bner² pandai menutupi semua rasa sakit yg kamu rasakan
tapi mungkin ini pilihan kamu ya lan, semoga di Malaysia nanti kamu bisa jauh lebih bahagia ya Alana
Ratih Tyas
Alan pasti bisa jaga diri
Ratih Tyas
Mungkin Humaira jodoh Saga🤭
Ratih Tyas
Kok Helen jadi ngeselin ya
gak bisa jaga perasaan Alan malah pamer🙄
Estri Gunyani
Ken jangan kwatirkan Alan dia gadis yg pintar
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!