Alice adalah seorang bos perusahaan yg berjalan di bidang periklanan...dia seorang wanita karier yang sukses yang masih berusia 25 tahun.meskipun dia hanya meneruskan perusahaan keluarga tapi dia mampu membawa perusahaan hingga maju pesat.
Regar laki laki yang berusia 28 tahun yang menjadi asisten Alice.wanita yang sangat di takuti karyawannya karena sifat angkuh dan perfectsionis.
apakah cinta akan tumbuh diantara bos dan asisten ini...
penasaran monggo dibaca..jangan bosan bosan ya...
trima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khalifa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 22
alice turun dari tangga...dia menuju meja makan...
"selamat pagi ma..pa...kakek"sapa alice pada semua
"sayang gimana tidur kamu nyenyak apa g...atau regar membuat kamu begadang semalam "elena menggoda alice
"ihh...apaan sih ma...siapa yang bikin begadang alice...kita tu tadi malam kecapek'an terus tertidur"ujar regar menjelaskan dan elena hanya tersenyum...
"alice cepat layani sarapan suami kamu" ujar kakek..
sambil memincingkan mata alice mengambilkan sarapan untuk regar,sedangkan regar tersenyum bangga karena bos yang selama ini menyebalkan hari ini mengambilkan makanan untuknya...
"terima kasih ya..."ujar regar sambil tersenyum sok manis
"alice,regar hari ini kakek akan pulang bersama joko kalian akan menyusul...kalian disini saja dulu...masalah kantor,biar joko dan kakek yang menangani..." ujar kakek
"kakek akan pulang hari ini"ujar alice sedih
regar yang melihat alice sedih juga ikut sedih...
"kek...kenapa buru buru...menginaplah untuk beberapa hari lagi"ujar regar,alice pun meng_iyakan perkataan regar
"maaf..kakek tidak bisa.....biarlah kalian disini dulu...sekalian sama honeymoon...biar kalian bisa cepat cepat beri cucu pada kakek"ujar kakek
regar dan alice kaget dengan perkataan kakek....alice dan regar jadi salah tingkah..
sore haripun tiba...kakek berpamitan pada semua orang
"alice kakek pulang dulu...kamu disini baik baik...jadi istri dan menantu yang baik...jangan mempermalukan kakek,mengerti"ujar kakek sambil memegang pipi alice
"kek g bisa apa....pulangnya di tunda dulu"ujar alice sedih
"ya kek...tinggalah disini beberapa hari lagi..pulang bersama kami nanti" ujar regar
billy dan elena hanya tersenyum dan juga sedih melihat alice sedih....alice,regar dan kakek saling berpelukan...mereka melambaikan tangan...
setelah beberapa saat kapal yang ditumpangi kakek hilang dari pandangan...mereka semua masuk kedalam rumah..
alice terlihat murung, elena mencoba menghibur menantunya itu,..
alice hanya tersenyum kecut...lalu dia minta izin masuk kamar...
"regar cepat sana...hibur istrimu...dia pasti sangat sedih sekarang"ujar elena,dia menyuruh regar mengejar alice...
pintu kamar dibuka oleh regar....dia mencari alice...ternyata alice tidak ada dikamar...rupanya dia sedang berada dikamar mandi...
alice lupa membawa handuk...dia membuka pintu kamar mandi...alice mengira tidak ada orang ..dia langsung lari saja....tapi pas dia lari dia menabrak regar yang sedang memegang berkas....alice dan regar terjatuh dengan posisi regar dibawah....
"aaaaAAA"...mereka berdua berteriak..
"ngapain kamu ada dikamar"ujar alice sambil menutupi badannya yang tanpa sehelai benangpun
regar terpana dengan apa yang dilihatnya...alice berusaha meraih handuk dan menutupi badannya...matanya terlihat berair...regar yang menyadari langsung mengambil selimut dan menutupi badan alice dengan selimut dari belakang...
hiks...hiks..alice menangis....dia merasa malu bercampur sedih karena sang kakek pulang..dan regar membalikkan badan alice hingga menghadap dirinya..regar memegang dagu alice dan mengangkatnya...alice pun membuka mata dan melihat regar..
"kenapa kamu menangis..."ujar regar lembut..
alice hanya menggelengkan kepala...lalu regar memeluk alice...
"kamu itu tidak pantas menangis....kamu tu cocoknya memerintah sambil marah marah...itu baru kamu"ujar regar menggoda alice
alice setengah kaget dan sedikit memukul dada regar..hati alice merasa tenang saat regar memeluknya...dada mereka berdetak kencang hingga keduanya merasakan detakan itu...
saat mereka tersadar buru buru mereka melepas pelukannya..dan salah tingkah...
"mm...kamu"ujar keduanya salah tingkah
"kamu bisa keluar sebentar,aku mau ganti baju dulu..."ujar alice
"tak bisakah aku disini saja..aku ingin menyaksikannya"ujar regar menggoda alice..alice pun melotot pada regar dan dia mendorong regar menuju pintu...agar dia mau keluar
"ihhh...jangan harap ya.."ujar alice sambil menutup pintunya..
regar terkekeh sambil berlalu...
"Rahim yang tak Rusak" by Adrena Rhafani
ceritanya gak kalah seru loh