NovelToon NovelToon
Pesugihan Milik Istriku

Pesugihan Milik Istriku

Status: tamat
Genre:Kumpulan Cerita Horror / Horor / Rumahhantu / Roh Supernatural / Tumbal / Hantu / Tamat
Popularitas:1.1M
Nilai: 4.9
Nama Author: novita jungkook

Rosana mempunyai orgen tunggal yang sangat laris, setiap minggu selalu saja ada yang meminta untuk organ nya main di setiap pesta. bahkan sampai luar desa juga meminta organ dia, semua nya menganggap itu hal biasa.

tidak ada yang tau apa yang sebenar nya sudah terjadi?

Halim mengetahui ada yang tidak beres pada istri nya, sehingga dia pun berusaha mencari tau apa yang sudah terjadi. terlebih pemain dari orgen tunggal milik musuh mereka mulai mati satu persatu setelah bicara dengan Rosana.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22. Bau amis darah

Dua beradik ini kian panas melihat kehidupan Rosana yang kain bagus dan mereka yang tambah blangsak, terutama Mia yang sekarang jadi janda sehingga sudah tidak bisa apa apa lagi. mana suami nya juga punya misteri yang di sembunyikan, maka sudah habis lah masa jaya nya yang selama ini sangat ia banggakan di depan semua orang.

Bahkan rumah yang ia tinggali pun bukan atas nama Mia, melainkan nama nya Rere. mau bagai mana lagi karena sekarang nasi sudah jadi bubur dan dia juga cuma istri siri saja sehingga tidak punya hak untuk menuntut lebih pada Jarwo atau keluarga suami nya itu.

"Jadi kau sama sekali tidak dapat uang dari suami mu, Mi?" Mila menatap adik nya.

"Tidak ada, semua harta nya milik Rere dan yang ku punya cuma perhiasan dan juga motor ku ini." jawab Mia menutup wajah nya.

"Bila perhiasan mu banyak maka jual sebagian untuk buka usaha, kau juga punya tabungan kan?" Mila menatap adik nya.

"Tabungan ku untuk jaga jaga bila aku hatus operasi nanti, ada sekitar dua puluh lima juta di bank." jawab Mia pelan.

"Ya sudah yang itu tidak usah di ambil dulu, lebih baik kamu jual perhiasan saja untuk buka usaha." saran Mila pada Mia.

"Kenapa nasib ku begini, kenapa semua nya berubah jauh?" Mia menangis lagi.

"Jangan tunjukan kesedihan mu pada Rosana, dia akan sangat bahagia nanti." peringat Mila yang sedang berusaha cari duduk enak karena pinggang dia sangat sakit.

"Hidup dia memang sangat enak sekarang, Kakak lihat lah orgen nya selalu laris." Mia mengintip dari jendela.

Mila cuma diam karena memang orgen Rosana sekarang laris manis, bahkan yang tadi main di pesta nya Pak Lurah itu pun tadi adalah orgen nya Rosana. orgen milik.Reza. Sudah pasti kalah, milik mereka hanya setiap minggu dan seperti nya memang harus cari pelaris lagi pikir Mila.

"Aku besok mau menemui Pak Ambo, kau mau ikut tidak?" tanya Mila yang meringis menahan sakit pinggang.

"Kamu kenapa sih, Kak?" Mia penasaran juga dengan Kakak nya.

"Tadi pas di kondangan aku cek cok dengan seorang wanita, ternyata dia kuat sekali dan aku di masukan kedalam lumpur." keluh Mila.

"Astaga, ada saja kemalangan mu itu!" Mia menggeleng kan kepala karena heran.

"Aku akan sewa preman atau minta tolong pada Pak Ambo untuk membuat wanita itu jera karena aku sudah tau siapa nama nya." tekad Mila yang sangat dendam.

"Siapa nama nya?" Mia penasaran ingin tau.

"Purnama!" jawab Mila yang tadi tidak sengaja dengar Pak Lurah menyebut nama wanita itu.

Mia juga tidak kenal dengan nama itu karena mereka dari desa yang agak jauh, desa nya Mia dan Mila ini sudah dekat sekali dengan kota. dan mereka juga bukan asli orang sini sehingga tidak paham dengan orang orang sekitar, kalau orang sini tentu nya sudah pasti kenal dengan Purnama atau pun Arya.

"Mau apa kerumah Pak Ambo?" Mia bertanya lagi.

"Minta pelaris lah, dia cukup di bayar lima ratus ribu saja dan orgen ku sudah pasti laris manis." jawab Mila menghisap rokok nya.

"Kau ini ada Ibu hamil pun masih saja merokok!" rutuk Mia pada Kakak nya.

"Lagi setres aku soal nya, kau menjauh lah sana." suruh Mila yang asik menghisap.

Mia berbaring di sofa yang satu lagi untuk menjauhi asap nya dari Mila, tak lama Reza pulang dan dia tanpa menegur istri nya yang sedang berbaring. hubungan suami istri ini memang sedang tidak baik baik saja, karena Reza sangat tidak suka akan sikap Mila.

"Mas." Mia menegur Reza sebagai tuan rumah.

"Kenapa kamu di sini, bukan nya ada acara tahlil di rumah mertua mu?" Reza malah bicara dengan Mia.

"Ada istri sah nya Jarwo di sana! untuk apa aku di sana, yang ada cuma di hina saja." jawab Mia.

Setelah mendengar jawaban nya Mia maka Reza pun naik kelantai atas karena rumah mereka memang sudah di buat tingkat sehingga sangat luas, bisa di bilang orang kaya maka nya dia jadi sombong dan Mila menjadi begitu angkuh pada orang miskin lain.

...****************...

"Hati hati kalian." Halim melambaikan tangan saat Rosana naik motor mengantarkan Sela sekolah.

"Dada, Ayah!" Sela melambaikan tangan bersama dengan Zulham juga.

"Jangan ngebut ngebut ya, Ros." pesan Halim yang masih trauma dengan kecelakaan.

"Iya, Mas! kamu istirahat saja kalau memang tidak enak badan." sahut Rosana menatap Halim yang memang kurang sehat.

Rosana segera pergi membawa dua anak nya yang mau sekolah, Halim masih terus menatap karena hati dia mendadak saja resah. bermula dari Rosana pulang dari kota dan membawa motor baru, hati Halim sudah terasa sangat tidak tenang dan dia juga masih belum tau ini resah karena masalah apa.

"Pak." Ari datang dengan mobil karena mereka ada job lagi.

"Loh kok pagi sekali datang nya?" heran Halim menatap anak buah nya.

"Ini yang tadi malam saya bilang itu loh, Pak! harus nya besok tapi ganti hari ini pesta ulang tahun nya karena di majukan." jelas Ari yang tadi malam sudah chat Halim.

"Oh iya saya lupa, ya sudah buruan di pindah kedalam mobil." sahut Halim.

"Bapak duduk saja, ini yang tiga juta kan orgen nya?" Ari kasihan juga melihat Halim.

"Bisa kok saya bantu kamu walau cuma tangan sebelah." Halim tertawa kecil.

"Heheheee." Ari tertawa canggung karena bukan niat nya meremehkan Halim.

Akhir nya orgen pun naik kedalam mobil dan Ari siap berangkat untuk main hari ini di pesta ulang tahun anak nya polisi, walau yang agak murah tapi yang lumayan juga untuk tambah tambah dan Halim tidak berniat menjual yang murah ini karena itu usaha mereka sejak nol.

"Bolehkah saya minta gaji duluan, Pak? istri saya mau belanja keperluan bayi hari ini bareng dengan Ibu nya." pinta Ari hati hati.

"Oh boleh, tunggu ya saya ambil dulu." Halim juga tau rasa nya bagai mana saat butuh uang.

"Terima kasih, Pak." Ari sangat senang.

Maka Halim pun pergi masuk kedalam kamar, namun lagi lagi dia mencium bau darah yang sangat amis menusuk kedalam hidung, tangan Halim saja sampai gemetaran karena di serang rasa takut.

"Sakiiitt...

"Hah?!" Halim menoleh karena tadi jelas ada suara.

Tapi di belakang nya sama sekali tidak ada apa apa, bau amis saja yang masih tetep tersisa sehingga kamar ini menjadi sangat tidak nyaman. padahal oleh Halim sudah di semprot dengan pewangi, namun tetap saja kalah dengan aroma amis darah yang entah datang nya dari mana.

Selamat hari senin guys, tempat othor lagi hujan deras dari shubuh tadi.

1
author_rabbit18✍︎
makan lumpur dong
author_rabbit18✍︎
huffffffd.... satu teko air😂😂
author_rabbit18✍︎
dia sebenarnya baik tapi kemakan sama omongan orang yang menghina nya atau merendahkan hanya karna di pandang miskin
author_rabbit18✍︎
karmaaaa
author_rabbit18✍︎
kau nikah sah tapi keluarga Jarwo tidak ada yang kenal sama kau
author_rabbit18✍︎
udah punya anakkk lagiii
author_rabbit18✍︎
ehhhh apa istrinya? kalau keluarga kan mereka aja tidak tahu
author_rabbit18✍︎
balonn😭
author_rabbit18✍︎
apa Bastin yang jadi korbann? tidak, dia orang baik lho
author_rabbit18✍︎
anuuu apa ini
author_rabbit18✍︎
ohhh ternyata ulat bulu tohhh
author_rabbit18✍︎
ihhhhh sudah di datangi
author_rabbit18✍︎
kok bisa yang sela melihat iblis itu sejak di hari kematian ibu RT itu?
author_rabbit18✍︎
sebab dia dulu sabar sekarang sudah tidak tahan

karna kesabaran juga ada batasnya
author_rabbit18✍︎
bagusssss
author_rabbit18✍︎
aku takut nya nanti sela di apain itu sama iblis kuda
author_rabbit18✍︎
buang aja itu istrimu, bego amat jadi laki mau mempertahankan istri kayak gitu
author_rabbit18✍︎
kau disitu ngurus hidup orang aja terusss, urus aja rumah tangga kauuuu...
author_rabbit18✍︎
lebih baik Reza cerai aja sama dia deh, cari istri yang menjaga lisannya
author_rabbit18✍︎
ini lah mengapa lisan harus di jaga dan tidak bisa merendahkan perkejaan orang lain selagi halal, tidak boleh merendahkan seseorang hanya karna terlihat miskin... Karna mereka mempunyai perasaan dan bisa suatu saat nanti bakalan terkumpul rasa dendam karna sudah dihina😌
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!