haii semua..
kali ini author akan menulis sebuah cerita yang berjudul My teacher is My Husband..
cerita kali ini rada sedikit berbeda ya..
kiran gadis cantik berumur 17 tahun harus terpaksa menikah dengan guru nya sendiri yang bernama arya.
Arya adalah lelaki tampan berumur 23 tahun yang menyembunyikan identitas diri nya dengan menjadi guru di SMA favorit..
karena sebuah jebakan mereka menemukan jodoh yang di kirim kan tuhan untuk diri nya.. hingga Kiran harus rela menerima kepahitan dalam Lika liku pernikahan nya.. setiap hinaan, cacian serta fitnah orang harus ia dengar..
mampukah kiran menjadi istri yang baik untuk arya??
dan mampukah Arya menjadi suami yang baik pula untuk Kiran??
yuk.. di kepo in..
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon wiwik arfiani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
MTMH; Aneh
untuk readers ku semua, sebelum membaca Jangan lupa sempatkan untuk like, komen, dan rate bintang 5 cerita karangan author ya.
boleh ko jika mau vote author.. author pasti akan senang..
seikhlasnya saja.. semoga dengan dukungan vote dari kalian. bisa membangun cerita author lebih baik kedepan nya..
Maaf banyak typo bertebaran
"Halloo.. Halloo ayah.." ucap arya memanggil ayah kiran. Namun panggilan nya sudah terputus.
"Ahh.. Bagaimana ini semua terjadi.." ucap arya kesal
"Pak arya ada apa?" tanya bapak kepala sekolah
Tapi tidak mendapat jawaban apa apa dari arya.
Arya malah menghubungi seseorang.
"Dengar! Kerahkan semua bodyguard untuk mencari istriku! Cari sampai ketemu bahkan di dasar lautan sekalipun!" ucap arya
"Maaf saya permisi " ucap arya lalu pergi meninggalkan ruangan rapat.
Brukk..
Arya bertabrakan dengan Nimas.
"Maaf kan saya mas arya" ucap Nimas
"Tidak apa.." ucap arya tanpa melirik sedikitpun ke arah Nimas.
"Saya permisi" ucap arya yang langsung meninggalkan Nimas.
"Akhrr.. Dek kamu di mana.. " gumam arya, arya langsung masuk kedalam mobil lalu pergi tanpa memberitahu guru yang lain.
....
Di gedung besar
"Bagaimana sudah ada perkembangan?" tanya arya
"Maafkan kami tuan. Sampai sekarang hasil nya masih negativ" ucap salah satu bodyguard nya.
"Cari istri ku sampai ketemu!! Aku menginginkan dia hanya dalam 1 minggu aku memberikan waktu!! Jika dalam 1 minggu kalian masih tidak ada hasil maka kalian semua akan habis di tangan ku!!" ucap arya dengan penuh penekanan
Di sisi lain..
"Kalau begitu mama sama ayah pulang dulu ya, kalian berdua jaga diri baik baik" ucap ayah kiran lalu berpamitan
"Hei kak.. Kenapa kau ingin ke ponpes lagi? Kan kakak sudah menikah.." ucap adit polos
"Adit, kakak ipar mu akan di jodohkan oleh ibu mertua ku. Jadi, karena itu lah aku pergi dari suami ku" ucap kiran
"Hah..?! Bagaimana bisa?!!" pekik adit tidak percaya
"Sudahlah adit.. Kakak tidak apa apa ko" ucap kiran mengacak acak rambut adit.
"Kak.. -
"Adit,.. Sudahlah.. Kakak lelah, kakak masuk kedalam dulu ya.. Dan kau kembalilah ke kamar mu" ucap kiran lalu pergi meninggalkan tempat itu.
...
"Assalamualaikum" ucap kiran membuka pintu kamar
"Waalaikumsalam"..
"Hhhuuuwwaaaaaa.. Kak kiraaannnnn" pekik anak anak satu kamar. Lalu mereka berhamburan memeluk kiran satu persatu.
"Lah lah lah.. Manten baru nape ke sini sihh??" sindir mutia
"Karena aku rindu sama gembul ku ini.. Hei bagaimana sekolah mu?" tanya kiran
"Baik baik saja.. Aku sungguh merindukan mu kiran" ucap mutia langsung merengkuh kiran
"Hikss hikss hikss.. Mutia, dia tega pada ku" ucap kiran menangis
"Sudah jangan menangis.. Kita duduk dulu.. Banyak adik adik kelas mu yang merindukan mu.." ucap mutia agar membuat kiran berhenti menangis
Di sisi lain..
Arya semakin tidak karuan memikirkan Kiran. Semua nya hanyalah salah paham.. tapi, kenapa tidak ada yang bertanya..
Author "lah lu jugak ngapa ngak jelasin ke istri lu walaupun dia ga nanya sekalipun seharusnya di hati kamu itu harus ada inisiatif untuk menjelaskan"
Arya "lah mana gua tau kalau ending nya malah jadi kek gini Thor.. lu juga sih nape bikin alur nya gini..??" Tanya Arya kesal
Author "karena gw mau nemuin Kiran dengan lelaki yang bisa membuat Kiran tersenyum.. ga kayak Lo"
Arya "sialan! Awas aja ya Lo Thor.. bikin gw atau dek kiran nangis atau tersakiti Lo yang tangung semua nya"
Author "udah gw atur.. tinggal Lo lakuin aja.."
"Shit..! Kenapa sih gw punya author kek gini.. jahad bat ma gw.." gumam Arya sembari mengepalkan tangan nya
••••
Satu Minggu kemudian..
"Bagaimana sudah kalian temukan?" Tanya Arya
"Maaf tuan, kami sudah tau keberadaan nona Kiran. Tapi, kami tidak bisa menjangkau kawasan itu" ucap salah satu bodyguard nya
"Kenapa tidak bisa?! Bukankah kalian sudah punya sertifikat khusus?!" Ucap Arya geram
"Masalahnya itu adalah pondok pesantren.. kita tidak punya hak untuk merombak ataupun menerobos pondok pesantren tuan.."
"Akhhrrrr!! Ya Allah kenapa kau melakukan ini pada ku?!! Aku tidak ingin dek kiran salah paham." Pekik Arya mengacak acak rambut nya.
Tiba tiba, Arya merasa pusing dan mual.
"Pergilah.. aku akan urus ini.. share dimana istri ku berada" ucap Arya
Lalu semua bodyguard nya pun keluar dari ruangan nya..
Setelah itu Arya langsung berlari kedalam kamar mandi.
Arya muntah muntah hebat di wastafel.
Hingga membuat wajah nya pucat.
"Astaghfirullah ya Allah.. kenapa dengan diri ku? Ataukah aku tidak bisa mengatur pola makan ku? Kenapa rasa nya aneh sekali" gumam Arya
Setelah Arya merasa sedikit enakan.. Arya pun membasuh mulut nya dengan berkumur.
Lalu mengambil madu dari kulkas untuk dia minum
"Akhrhh..!! Dek mas mohon pulang lah.." gumam Arya menelan paksa madu yang baru saja ia telan
Di sisi lain...
Kiran baru saja keluar dari kelas nya.
Tiba tiba dia merasa sangat lapar.
"Tia, temenin cari makan yukk.. aku paper banget nih.." ucap Kiran
"Ok ok.. ke kantin aja ya.." ucap Mutia
Di kantin.
"Kiran.. kenapa kamu malah ambil paket di ponpes ini? Padahal di sekolah mu yang lama itu sudah sangat bagus bahkan menjadi impian semua orang" ucap Mutia
"Aku hanya ingin segera menuntaskan pendidikan ku, setelah itu aku akan pergi dan bekerja di luar kota" ucap Kiran
"Hah?! Ngak gila kamu??!! Lalu suami mu?!" Tanya Mutia
"Dia ingin menikah dengan Nimas, jadi untuk apa lagi aku di sana" ucap Kiran tanpa melirik ke arah Mutia
"Apa kamu sudah bertanya kepada suami kamu? apa dia bersedia menikah lagi?"
"Belum.."
"Nah kan..! Belum juga dapet penjelasan udah main kabur aja.. kasihan suami kamu kalau kamu gini terus.. setidak nya hubungi dia" ucap Mutia membujuk Kiran
"Tapi, masalahnya nomor mas Arya ngak ada di ponsel ku" ucap Kiran kesal.
"Ya sudah, besok kan kita libur.. aku aka antar kamu pulang.. lalu minta penjelasan sama suami kamu.." ucaputia menggenggam tangan Kiran
"Nggak! Jika dia ingin menjelaskan nya . Maka dia lah yang harus datang kemari!" Ucap Kiran dengan kesal
"Hadeh.. riweh ini mah.." gumam Mutia
Di sekolah ..
Arya sudah kembali dari kantor kepala sekolah. Lalu kembali ke kelas untuk melanjutkan pembelajaran
"Bagaimana kalian sudah paham?" Ujar Arya
"Sudah pak.." seru murid
"Baiklah sekarang buka buku paket tata usaha lalu kerjakan halaman 57.."
Ucap Arya lalu tiba tiba perut nya terasa mual kembali
"Bapak permisi sebentar" ucap Arya lalu langsung meninggalkan kelas dan menuju kemar mandi.
Yaaa... Seperti dugaan nya dia muntah muntah kembali..
Entah apa yang terjadi kepada nya.. hanya tuhan, malaikat dan author yang tau..
dalam islam istri kayak kiran udah dilaknat malaikat, dan tidak pantas mencium bau surga
dan seenak gitu jak dia seakan tidak melakukan kesalahan pada suami
belajar agama lagi,
haram hukum nya seorang istri mencium bau surga, kalau dia meminta cerai pada suami dengan alasan tidak jelas
heran kalian buat novel istri minta cerai seakan hal biasa bukan kesalahan fatal
pakai otakmu thor jika suami dengan gampang bilang cerai bagaimana perasaanmu, pakai akal dan hati sedikit saja thor biar tidak egois