NovelToon NovelToon
PAREWANGAN

PAREWANGAN

Status: tamat
Genre:Roh Supernatural / Pusaka Ajaib / Horor / Tamat
Popularitas:561.9k
Nilai: 4.9
Nama Author: Its Zahra CHAN Gacha

Ketika kekayaan harus ditebus dengan tumbal, apakah kau masih ingin menjadi kaya dengan cara instan???

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Its Zahra CHAN Gacha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

PAREWANGAN 22

Aku buru-buru memacu sepeda motor ku menuju rumah sakit tempat Azam di rawat.

Sayangnya setibanya di sana Azam sudah menghembuskan nafas terakhirnya. Dia sudah meninggal saat tiba di rumah sakit. Aku sangat sedih dan menangis tersedu-sedu saat mengetahui Azam meninggal.

Yang membuat ku lebih sedih lagi adalah saat melihat kondisi mayat Azam. Kondisinya mengenaskan hampir sama dengan kematian bapak.

Seluruh tubuhnya dipenuhi memar berwarna hijau, tangan dan kakinya patah. Begitupun dengan kepalanya yang pecah.

Dokter kemudian membawa jenazah Azam untuk di autopsi karena ia meninggal di sekolah untuk keperluan penyidikan polisi.

Aku segera menandatangani surat perjanjian persetujuan autopsi.

"Autopsi tidak lama kok bisa ditunggu, atau kalau kamu mau menyiapkan pemakamannya dulu silakan," ucap sang dokter

Aku segera menghubungi Abu Musa untuk meminta bantuannya mengurus pemakaman Azam, karena aku harus mengurus administrasi rumah sakit.

Disaat seperti ini padahal aku berharap ada seseorang yang membantuku. Minimal memberikan semangat kepada ku yang mulai patah semangat dengan segala ujian ini.

Ternyata Parewangan itu benar-benar ingin merenggut nyawa semua keluarga ku.

Setelah Bapak dan Azam, lalu siapa lagi?. Apa selanjutnya aku atau ibuku??. Kini rasa takut mulai menghantui ku, bagaimanapun juga giliran ku akan tiba. Mau tak mau, suka atau tidak suka aku pasti akan menjadi tumbal juga.

"Mas Fikri!"

Suara seorang perawat membuyarkan lamunanku. Ia datang menghampiri ku dan memberikan hasil autopsi.

Seperti yang ku duga hasil autopsi menunjukkan jika Azam bunuh diri. Aku hanya tersenyum sinis membaca hasil autopsi. Meskipun hati menjerit karena aku tahu Azam tak mungkin bunuh diri, tapi aku bisa apa. Memang jejak setan tidak bisa dilacak oleh ilmu kedokteran. Hanya aku yang bisa membalas kematian Azam dan juga Bapak. Tapi bagaimana caranya??.

Lagipula aku juga tidak memiliki kekuatan supranatural yang bisa mengalahkan Buto Ijo itu.

Dengan langkah gontai aku menuju mobil ambulance yang membawa jenazah Azam pulang ke rumah.

Setibanya di rumah, ku lihat Abu Musa sudah menyiapkan semuanya.

Jenazah Azam langsung disholatkan karena sudah dimandikan oleh pihak rumah sakit.

Sekarang tinggal memindahkan jenazah Azam dari peti jenazah ke keranda.

Saat itu ibu belum tahu kalau Azam meninggal. Namun saat kami hendak membawa keranda ke pemakaman tiba-tiba ibu berteriak histeris dan menangis meraung-raung saat tahu Azam meninggal.

Baru kali ini ku lihat ibu begitu bersedih. Ia bahkan sampai pingsan karena masih tak bisa menerima kenyataan jika Azam sudah meninggal.

Aku terpaksa tak bisa ikut menguburkan jenazah karena harus mengurus Ibuku. Untungnya ada sahabatku Anas yang bersedia membantu ku mengurus Ibu, dan menyuruhku pergi ie pemakaman Azam.

Selesai pemakaman, aku masih enggan meninggalkan pusara adikku.

"Ikhlaskan dia Fik," ucap Abu Musa menghibur ku

"Aku sudah ikhlas Abu, hanya saja aku ingin menemaninya sebentar saja,"

Melihat raut kesedihan di wajahku membuat Abu langsung duduk di samping ku.

"Allah tidak akan memberikan cobaan yang hambanya tidak mampu menanggungnya. Aku yakin kamu bisa melalui semua ini, hanya tinggal menunggu waktu saja,"

"Apa Abu bisa mengajari ku bagaimana cara melawan jin atau makhluk halus?"

Ku lihat wajah Abu langsung tersenyum mendengar pertanyaanku. Ia menepuk-nepuk pundakku seolah tahu apa yang ku pikirkan saat itu.

"Tanpa memiliki kekuatan supranatural pun kau bisa mengalahkan makhluk itu Fik, hanya saja kau belum tahu caranya. Karena sejatinya manusia adalah makhluk yang paling sempurna diantara makhluk ciptaan Allah lainnya. Sebenarnya Jin juga takut kepada manusia, Karena manusia memiliki akal dan pikiran yang tidak dimiliki oleh bangsa jin. Lalu mungkin kamu bertanya kenapa ada bangsa Jin yang mencelakai manusia?, bukan begitu?"

seketika aku mengganggu mendengar ucapan Abu Musa.

"Dalam kasus yang menimpa keluargamu, aku yakin ada penyebab kenapa Makhluk gaib itu membunuh bapak dan adikmu. Sebenarnya mereka bukan dibunuh, melainkan mereka telah dijadikan tumbal, karena perjanjian yang sudah dibuat oleh ibumu dengan makhluk gaib itu. Bagi manusia yang memiliki Parewangan biasanya memiliki perjanjian khusus dengan makhluk itu sebelum mereka resmi menjadi peliharaannya. Memang ada beberapa Parewangan yang tidak meminta imbalan atas aa yang mereka berikan kepada tuannya itu tapi kebanyakan para jin meminta imbalan atas jasa mereka membantu majikannya itu. Ada banyak jenis imbalan yang mereka minta. Mulai dari tumbal manusia, sesaji, berhubungan intim, ritual khusus atau masih banyak lagi yang lainnya. Dari yang aku lihat di cermin keramat yang ada di kamar ibumu, aku bisa mengerti kenapa para rewang ibumu itu marah dan sampai meminta tumbal," terang Abu Musa

"Pertama karena ibumu terlalu serakah, ia memakai susuk yang membuat mereka marah. Karena menurut mereka sebenarnya ibumu sudah mendapatkan ilmu awet muda dan panjang umur dari mereka, tapi karena sifat tamak manusia ibumu tetap memasang susuk meskipun melanggar perjanjian dengan Parewangannya itu. Dan itulah yang jadi penyebab kenapa ibumu sampai sakit berlarut-larut. Sebenarnya mereka tak pernah meminta tumbal. Akan tetapi dalam perjanjian disebutkan jika Ibumu melanggar perjanjian maka mereka akan meminta tumbal sebagai ganti atas kekayaan, awet muda, dan umur panjang yang ibumu terima dari mereka." imbuhnya membuat aku semakin merinding

"Mereka juga tidak segan menyingkirkan siapapun yang hendak menyelamatkan ibumu, karena itu sudah ada dalam perjanjian. Hanya ibumu yang bisa menghentikan semuanya," Abu Musa kemudian bangun dan berdiri

Ia kemudian membantuku berdiri dan mengajak ku pergi meninggalkan area pemakaman.

Dari cerita Abu Musa kini aku mengerti apa yang sedang terjadi pada keluarga ku. Sekarang aku tahu kenapa semua keluarga ibu tak ada satupun yang mau membantu kami.

Mungkin kalau aku jadi mereka akupun akan melakukan hal yang sama. Sekarang aku tidak akan membenci mereka lagi karena aku tahu mereka melakukan hal itu karena tak mau celaka seperti Pak Dhe Darno, Mbah Sukardi, ataupun Ranum.

Kini hanya aku dan ibu yang harus menghentikan semua ini. Aku harus memutus perjanjian antara ibu dan Makhluk gaib itu apapun caranya.

Sesampainya di rumah aku melihat wajah ibu sembab karena masih terus menangisi kepergian Azam.

Sebenarnya aku ingin memarahinya saat itu, tapi tetap saja aku tak tega saat melihat kondisinya kini.

"Sabar ya Bro," ucap Anas menghampiriku

Aku kemudian mengajak anak untuk ngobrol di depan, tanpa ku beritahu ternyata Anas sudah tahu semuanya dari ibuku.

"Ibuku bisa bicara??" tanyaku kaget

Anas mengangguk.

Ia bahkan memberitahuku jika ibu ingin bertemu dengan ayahnya untuk meminta bantuannya memutus perjanjiannya dengan Parewangannya.

"Jangan!" seruku melarangnya

"Kenapa, apa kau takut ayahku akan jadi korban selanjutnya?" tanya Anas

"Iya," jawabku mengangguk

"Tenang saja, ayahku sudah biasa menghadapi kasus seperti ini, mudah-mudahan saja dia bisa membantu kalian," jawab Anas membuat ku sedikit lega

1
Vii Vexlyn
𝖻𝖺𝗉𝖺𝗄 𝖺𝗍𝖺𝗎 𝖺𝗒𝖺𝗁 𝗃𝖺𝖽𝗂𝗇𝗒𝖺 😅
Sulis Wati
anaknya bloon bgt
Roslaini Simbolon
Lumayan
❄️ Syifa ❄️
Luar biasa
🥀princes_novel❤️🥀
wah udh tamat aja ya Thor🥺🥺masih kangen trio somplak TPI otw skrg yg next tentu a🤭🤭🤭
🥀princes_novel❤️🥀
dasar trio somplak bisa2 a canda disaat genting🤣🤣tapi itu yg dirindukan baca novel trio somplak yg bikin ngakak terus...
🥀princes_novel❤️🥀
🤣🤣🤣🤣rindu x dg trio somplak barra,Rangga dan lingga terimakasih Thor udh buat cerita mrka lagi rindu x dg kekonyolan mereka sukses slalu author sayang🥰🥰🥰
🥀princes_novel❤️🥀
om barra rindu x sama om barra yg bucin😘😘😘
Nasywa Humaira Zidny
dukun milenial jadi di panggil daddy
Dina Alesha
kangeun banget sama trio somplak....seneng banget pas ada dsini
Neni yulianti
bukannya anas anak abu musa ya
kok berubah jadi anak pakde lingga
Abi Zar
seru bangets thor
Abi Zar
keren Thor lanjut
Al Fatih
ceritamu lho kak,, bikin penasaran, hingga harus ngebut bacanya,, biar tenang tidurq....
Al Fatih
wah,, om barra sdh datang yeeeeee,, ow skrg Mbah yaa,, kan sdh d generasinya Anas 🤭
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
meskipun bca typonya aq maklumin 😁
❤️‍🔥ℝ❤️‍🔥
aku bru bca krya mu lgi thor dh lma..
rendra rinaldi
gimana ya
bahasa ceritanya terlalu easy going, agak serampangan menjurus kasar untuk in-out nya.
alangkah baiknya jika bahasanya dibuat sedikit baku, kalau pun pakai tradisi / adat / mitologi / bahasa ke jawen, dibuat ke Jawa sekalian, jangan terlalu pake bahasa anak gaul sekarang, jadi ilfeel
cekap semanten
menawi lepat, nyuwun pangapunten
rendra rinaldi
kebanyakan spin off, nih novel
rendra rinaldi
namanya terlalu kebaratan, Sofia, mayah e dijenengi ningrum, opo marjinah ae
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!