NovelToon NovelToon
Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Pak Dimas (Guru Gen Z Ganteng)

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Seiring Waktu
Popularitas:328
Nilai: 5
Nama Author: Kukuh Basunanda

Menceritakan kisah cinta seorang Guru Gen Z tampan bernama Dimas Aditya dengan janda muda cantik dan kaya raya bernama Wulan Anggraeni. Kedua nya di pertemukan oleh keadaan hingga akhirnya tumbuh gelombang cinta di hati mereka. Seiring berjalannya waktu, Dimas berhasil mencuri hati Wulan sekaligus menyembuhkan rasa traumanya atas kegagalannya di pernikahan pertama. Namun di satu sisi, sang mantan (Nayla) masih mengharapkan menikah dengan Dimas. Rasa sayangnya yang begitu dalam, membuat cinta segitiga di antara mereka tak terelakkan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kukuh Basunanda, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Penyesalan Anton

Olivia mendatangi rumah Nayla. Ia merengek meminta Nayla mencabut laporan kasus KDRT nya namun Nayla menolak permintaan wanita yang sedang hamil 6 bulan itu.

"Kamu tau rumah aku dari mana mba Oliv ?" tanya Nayla.

"Mas Anton yang udah kasih alamat rumah orang tua mu kepada aku" jawab Olivia.

"Mba, aku datang kesini mau minta belas kasihan mba Nayla supaya mencabut laporan kasus KDRT" pinta Olivia.

"Maaf mba, aku gak bisa, biarkan mas Anton merasakan akibat dari perbuatannya" tolak Nayla.

"Sebagai sesama wanita, pasti mba Nayla bisa merasakan apa yang aku rasa, aku sedang hamil mba, aku sangat membutuhkan kehadiran sosok ayah kandung anak aku mba"

"Plis ya mba, ini demi anak aku, bukan demi aku atau mas Anton" rengek Olivia kembali.

"Coba mba Nayla bayangkan kalau seandainya mba Nayla jadi aku lalu hamil tanpa seorang suami, bagaimana perasaan mba Nayla ? itu yang aku rasa mba"

Nayla terdiam dan berfikir sejenak mempertimbangkan segala sesuatunya.

"Bagaimana mba, mba Nayla mau kan mencabut laporan mba ?" desak Olivia lagi.

"Baik lah, aku bakal cabut laporan itu tapi ingat setelah mas Anton keluar dari penjara, dia gak boleh ganggu hidup aku lagi, jangankan ganggu, bertemu pun aku gak sudi" ujar Nayla dengan nada tegas.

"Aku bakal pastikan, mas Anton gak akan ganggu hidup mba Nayla lagi karna setelah keluar dari penjara, ia berjanji akan segera menikahi aku" terang Olivia.

"Syukur lah kalau begitu mba Oliv, semoga mas Anton gak ingkar dengan janjinya dan semoga kamu hidup bahagia bersama mas Anton"

"Aamiin, terimakasih mba Nayla, sekali lagi terimakasih atas pengertian mba Nayla, kalau begitu aku permisi dulu ya mbak" ucap Olivia dengan perasaan gembira.

Dua hari kemudian, Nayla kembali mendatangi kantor polres untuk mencabut laporannya. Setelah seminggu Anton mendekam di dalam sel penjara, akhirnya ia bisa merasakan udara bebas. Sebuah surat cerai di terima oleh Anton sesaat sebelum ia meninggalkan lapas. Ia begitu menyesal selama ini telah mencampakan dan berbuat kasar kepada mantan istrinya. Ingin rasanya ia mengulang waktu kembali untuk menebus kesalahannya namun nasi sudah menjadi bubur.

Olivia dengan setia menunggu Anton di ruang tunggu.

"Mas, ayo kita pulang !" seru Olivia sembari memegang perutnya yang semakin membuncit.

Dengan menggunakan taksi online, Olivia mengantar Anton ke rumahnya.

"Selamat datang kembali di rumah mu, mas Anton", ucap Olivia.

"Mas aku sudah mengemis ke Nayla supaya mencabut laporannya, sekarang kamu telah bebas, kapan kamu mau menikahi aku mas ?" tagih Olivia kembali.

"Secepatnya aku bakal nikahin kamu liv", jawab Anton.

"Sekarang ini aku capek banget liv, aku pengin istrahat dulu, kamu kalau capek boleh pulang dulu, makasih ya liv, udah berjuang demi aku" ujar Anton kembali.

"Baik mas Anton, selamat istrahat, Oliv pamit dulu ya mas, nanti mas kabari aja tanggal akad nikah kita" ucap Olivia.

Di dalam kamarnya, hati Anton di selimuti rasa bimbang. Secara jujur dari dalam lubuk hatinya masih berharap bisa rujuk dengan Nayla namun di sisi lain ia juga harus bertanggung jawab atas ulahnya menghamili Olivia. Pikiran jahat mulai merasuk ke otak Anton.

"Aku bakal nikahin Olivia, setelah anak nya lahir, aku bakal ceraikan dia dan aku bisa rujuk kembali sama Nayla, aku gak akan biarkan Nayla jatuh lagi ke pelukan Dimas" begitu isi suara hati Anton.

Anton bersegera chat Olivia lewat WhatsApp.

"Liv, aku udah putuskan minggu depan kita menikah, besok aku ke KUA dulu, kamu siapkan berkas-berkas kamu yah", ketik Anton kepada Olivia.

Olivia merasa bahagia dengan keputusan Anton, ia segera membalas chat tersebut.

"Iya mas tapi kita nikah di KUA aja ya mas, gak usah ngadain resepsi, aku malu mas perutku sudah semakin membesar" balas Olivia.

"Kalau itu sih terserah kamu aja Oliv, aku ngikut mau kamu aja" ketik Anton lagi.

"Pokoknya yang penting buat aku sah" balas Olivia kembali.

***

Di waktu dan tempat yang berbeda, Wulan dan Dimas semakin akrab. Wulan mulai mengajari Dimas mengemudikan mobil.

"Beb kamu bisa nyetir mobil gak ?" tanya Wulan.

"Ya gak bisa lah beb, aku gak pernah belajar nyetir mobil", jawab Dimas.

"Kalau aku ajarin kamu nyetir mobil mau gak beb ?" ujar Wulan.

"Mau banget beb"

"Tuh mobil aku ada tiga, kamu mau pilih yang mana beb, alphard, fortuner atau jazz ?"

"Aku pilih yang paling kecil aja beb, honda jazz" sahut Dimas.

"Ya udah yuk kita mulai latihan !", seru Wulan.

"Sekarang ya beb ?"

"Engga, Minggu depan, ya sekarang lah" canda Wulan.

Dimas duduk persis di depan stir mobil. Ini pertama kalinya Dimas latihan mengemudikan mobil.

"Terus aku mesti ngapain nih beb ?" tanya Dimas.

"Biasa aja kali beb, gak usah tegang gitu" kata Wulan.

"Ya harap maklum aku gak biasa mengemudikan mobil, aku bisanya mengemudikan hati kamu beb"

"Gombal" ujar Wulan.

"Yuk ah mulai belajar, pertama, posisikan tuas transmisi di 'P' (Park) atau 'N' (Netral), injak rem, lalu putar kunci kontak atau tekan tombol start engine buat menyalakan mesin, setelah mesin menyala, injak rem dan pindahkan tuas ke 'D' (Drive) untuk maju atau 'R' (Reverse) buat mundur, lepaskan pedal rem secara perlahan untuk mulai bergerak"

"Kaya gini yah beb ?", tanya Dimas.

"Nah itu langsung bisa, pelan-pelan aja beb !" seru Wulan.

"Gunakan pedal gas untuk menambah kecepatan dan pedal rem untuk memperlambat atau berhenti, kaki kiri hanya digunakan untuk rem ya beb, gak buat gas" ujar Wulan kembali.

"Gimana gampang kan beb ?"

"Iya makasih ya beb udah ngajarin aku nyetir mobil" ucap Dimas kepada kekasihnya.

"Sama-sama beb, tapi ini gak gratis loh, ada imbal baliknya" ujar Wulan sembari tertawa kecil.

"Imbalannya apa beb ?" tanya Dimas.

"Imbalannya kamu harus ngajarin aku bahasa inggris tapi waktunya gak boleh sama dengan jadwalnya Azka yah"

"Aku penginnya belajarnya privat berdua aja sama pak guru ku yang ganteng ini" ujar Wulan kembali.

"Siap beb" respon Dimas.

"Sekarang kita balik lagi yuk ke rumah aku, hati-hati ya beb nyupir mobilnya, kamu pinter deh baru sekali di ajarin langsung bisa" kata Wulan kepada Dimas.

"Kalau kamu mau kemana-mana, butuh kendaraan, kamu ke rumah aku aja beb, kamu boleh kok pake mobil aku" ujar Wulan lebih lanjut.

"Makasih untuk tawarannya beb tapi kayanya gak deh masih mending aku naik angkot atau ojek online soalnya takut mobil kamu lecet" canda Dimas.

"Ya gak papa kalau lecet asal jangan hati aku yang lecet karna ulah mu" canda balik Wulan.

"Sekarang kamu pinter juga yah beb nge gombalnya", ucap Dimas.

"Siapa dulu gurunya, mister Dimas ...." respon Wulan sembari tertawa.

Terkadang cinta datang karna seringnya bertemu. Berawal dari kenyamanan hati yang pada akhirnya saling mengikat satu sama lain sebagaimana yang terjadi antara Dimas dan Wulan. Perbedaan usia yang terpaut jauh bukanlah sebuah alasan untuk tak menyatu karna usia hanyalah angka.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!