NovelToon NovelToon
Anak Genius : CEO & His Private Chef

Anak Genius : CEO & His Private Chef

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Cintamanis / Anak Genius / CEO / Anak Kembar / Tamat
Popularitas:2.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: LYTIE

Penyakit eating disorder membuat Jackson tidak bisa mencicipi rasa makanan selama 20 tahun. Masakan Rossy, koki pribadi baru berhasil membuat pria itu memakannya dan secara perlahan mencoba mengatasi trauma masa lalu.
Terkuak misteri Rossy adalah ibu kandung dari bayi tabung IVF yang dibeli oleh Jackson lima tahun yang lalu. Berhasilkah Jackson mengatasi trauma masa lalu yang merupakan pemicu penyakitnya serta bersatu dengan Rossy dan putra kembarnya Chandra&Kelvin?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LYTIE, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 19. Trauma *CRAZY UP PART II*

***Mansion Wijaya***

Pak Lesmana memberitahukan Rossy bahwa dinner harus sudah di persiapkan jam tujuh malam. Setelah selesai memasak, Rossy kembali ke kamarnya untuk mengganti pakaiannya dengan pakaian yang lebih bersih dan merapikan penampilannya juga.

Rossy melakukan semua hal itu karena ingin memberikan kesan yang baik terhadap.

Wanita muda itu menunggu kedatangan Jackson dan Felix di dapur.

"Wow! Wangi sekali," puji Felix.

Felix baru saja tiba di Mansion Wijaya dan langsung berjalan menuju dapur karena mencium aroma masakan yang harum.

"Halo Felix," sapa Rossy.

"Halo Rossy. Aku sudah tidak sabaran memakan masakanmu," kata Felix sambil tersenyum tulus.

"Semoga masakanku bisa cocok di lidah Felix," kata Rossy.

"Keahlian memasakmu pasti tidak jauh dari Mister Gordon. Aku sering makan di restoran Mister Gordon sewaktu ke Amerika," kata Felix.

"Iya Felix. Aku sangat bersyukur Mister Gordon bersedia menerimaku sebagai muridnya di sana sehingga keahlian memasakku semakin bertambah," jawab Rossy.

Felix dan Rossy mengobrol dengan akrab dan kadang di selingi dengan ketawa. Mereka tidak menyadari Jackson sudah tiba di Mansion Wijaya .

Jackson yang semula ingin duduk di ruang makan, berjalan ke dapur karena mendengar suara ketawa Rossy.

Jackson tidak senang melihat Rossy akrab dengan Felix.

"Felix! Waktunya makan," kata Jackson dan berjalan ke arah ruang makan.

Felix pun menghentikan pembicaraannya dengan Rossy.

"Rossy! Aku tunggu masakanmu di ruang makan," kata Felix.

"Baik Felix," jawab Rossy.

Felix segera menyusul Jackson ke ruang makan.

Rossy mempersiapkan masakannya dengan cepat dan menghidangkannya di atas meja makan.

Jackson dan Felix melihat sebuah nampan bulat besar berisi berbagai macam masakan di dalamnya.

"Rossy! Jelaskan tentang  masakanmu!" perintah Jackson.

"Aku memasak Rijsttafel Bali. Masakan ini tersedia dalam dua macam nasi : nasi kuning dan nasi putih. Tuan Jackson dan Felix bisa memilih ingin memakan lauknya dengan nasi kuning ataupun nasi putih," kata Rossy.

"Untuk lauknya, ada bebek betutu, pepes ikan, ayam kalas, dan sate. Satenya ada tiga macam yaitu sate lilit ikan laut, sate ayam, dan sate udang."

"Ini namanya jukud arab yang berisi kelapa parut ditambah dengan bawang merah goreng."

"Supnya adalah sup ikan yang rasanya agak pedas sedikit."

"Ada tiga macam sambal yaitu sambal matah, sambal terasi dan sambal bawang."

"Selamat menikmati makanannya Tuan Jackson dan Felix." Rossy menerangkan masakannya dengan lengkap.

"Wow! Pilihan makanannya sangat banyak. Aku sudah tidak sabaran ingin mencicipinya," kata Felix kegirangan dan tanpa sadar tangannya merangkul pundak Jackson.

"Kamu bisa mengekspresikan kegembiraanmu tanpa perlu merangkulku," kata Jackson dengan nada datar.

"Iya! Iya! Aku tahu seluruh tubuhmu masih tersegel. Jadi tidak boleh di sentuh sembarangan," ucap Felix sambil tertawa nakal.

Felix sangat suka menggoda Jackson yang dingin dan cuek. Rossy tidak mengerti maksud perkataan Felix.

"Maksudmu tuan Jackson belum pernah disentuh siapapun? Itu tidak mungkin! Buktinya sudah ada tuan muda Chandra. Tuan muda Chandra anak kandung tuan Jackson kan?" tanya Rossy dengan rasa penasaran yang besar.

Rossy menjadi curiga Chandra  bukan anak kandung Jackson karena belum pernah melihat wanita lain tinggal di Mansion Wijaya.

"Chandra adalah anak kandung Jackson. Aku berani memastikan hal itu. Chandra adalah hasil dari..."

"Ehemm.... Ehemmm..." Jackson berdehem keras di samping Felix.

"He he he. Aku hanya bercanda saja ," ucap Felix sambil menggaruk hidungnya yang tidak gatal.

"Silahkan makan, Tuan Jackson dan Felix!"

Rossy ingin menuju ke dapur dan tidak mengganggu acara makan malam Jackson dan Felix.

"Rossy! Makanannya sangat banyak. Kamu bisa  duduk makan bersama kita," ajak Felix.

Rossy sangat senang karena Felix memintanya bergabung untuk makan bersama sehingga membuatnya mendapat kesempatan lebih banyak untuk mendekati Felix. Tetapi Rossy tidak berani duduk dan makan bersama tanpa persetujuan dari Jackson sehingga tanpa sadar Rossy menatap Jackson dengan intens.

Jackson menjadi salah tingkah karena di tatap oleh Rossy dalam waktu yang lama.

"Kenapa kamu menatapku terus? Duduk dan makanlah!" perintah Jackson.

"Terima kasih tuan Jackson!"

Tanpa basa basi lagi Rossy pun segera duduk bersama setelah mendapat izin dari Jackson.

Felix dan Rossy makan dengan lahap. Sedangkan Jackson hanya menatap makanan di depannya saja.

"Rossy! Masakanmu sangat lezat sekali," puji Felix.

"Terima kasih Felix," jawab Rossy sambil tersenyum.

"Oh ya! Apakah kamu masih ada bakpao pikachu? Kalau masih ada, aku ingin dua buah bakpao pikachu untuk di bawa pulang ," kata Felix tanpa sungkan.

Felix penasaran dengan rasa bakpao pikachu yang bisa membuat Jackson memakannya.

"Bakpao pikachu? Felix tahu darimana saya bisa membuat bakpao pikachu?" tanya Rossy.

"Itu....Aku mengetahuinya dari Chandra. Chandra sangat menyukai bakpao pikachumu dan memberitahuku," jawab Felix.

"Aku senang tuan muda Chandra menyukai bakpao pikachunya. Putraku pun sangat menyukai bakpao pikachu buatanku," kata Rossy dengan bangga.

"Selesai makan malam nanti, aku akan mengukus dua buah bakpao pikachu untukmu Felix, " lanjut Rossy.

"Terima kasih Rossy," kata Felix.

Felix melihat ke arah Jackson yang belum menggerakkan tangannya untuk mengambil makanan sama sekali.

Felix berusaha membujuk Jackson untuk mencoba mencicipi masakan Rossy. Pria itu mengambil satu sate lilit ikan dan meletakkannya di piring Jackson.

"Jackson! Sate lilit ikan ini terbuat campuran dari ikan yang dicincang dan kelapa parut. Tusukannya dari tebu.Rasanya sangat enak.Cobalah!" pinta Felix.

"Benar sekali Felix. Rasa sate lilit ikan ini semakin enak karena tusukannya dari tebu," kata Rossy.

Jackson melihat sate lilit ikan di piringnya. Jackson berusaha mencoba untuk mengambil sate lilit ikan itu.

Tangan Jackson bergetar sewaktu akan memegang  sate lilit ikan .

Wajah Jackson menjadi pucat dan keringatnya pun mulai bercucuran.

"Ayo Jackson! Cobalah!"

Felix masih berusaha menyemangati Jackson.

Felix ingin kejadian Jackson berhasil memakan bakpao pikachu terulang kembali sehingga penyakit Jackson ada harapan untuk di sembuhkan.

Rossy pun ikut tegang melihat Jackson yang berusaha keras mencoba makan. Lama kelamaan Rossy merasa iba terhadap Jackson.

Felix juga ikut iba melihat keadaan Jackson. Akan tetapi, trauma yang dialami oleh Jackson haruslah dirinya sendiri mengambil  keberanian untuk  menghadapinya, sementara orang di sampingnya hanya bisa memberi semangat dan menemaninya saja.

Rossy berdiri dari tempat duduknya dan berjalan ke arah Jackson.

"Tuan Jackson! Jangan memaksakan diri lagi. Kamu bisa mencobanya lain kali," kata Rossy dengan nada khawatir.

Saat ini Jackson tidak bisa mendengar dengan jelas apa perkataan Rossy karena di dalam pikiran Jackson sudah muncul lagi suara wanita itu sehingga membuat Jackson semakin lepas kendali.

Tubuhnya bergetar lebih hebat dan mulutnya mengucapkan kata-kata yang tidak jelas. Dadanya terasa sakit sekali.

"Muntahkan! Muntahkan! Muntahkan!"

Kata-kata itu terngiang terus di telinga Jackson.

"Tidak!" pekik Jackson sambil memeluk erat Rossy.

Jackson masih dalam keadaan duduk sehingga sewaktu memeluk badan Rossy yang berdiri, kepala Jackson bersandar di perut wanita muda itu.

Rossy terkejut dengan reaksi Jackson yang memeluknya secara tiba-tiba.

"Rossy! Tolong bantu tenangkan Jackson," pinta Felix.

Felix tahu tindakan spontan Jackson memeluk Rossy karena Jackson bisa merasakan rasa nyaman dari Rossy sehingga Felix menyarankan Rossy untuk membantu menenangkan Jackson.

Rossy menepuk lembut punggung Jackson berulang-ulang.

"Semuanya sudah berlalu. Kamu pasti bisa menghadapinya. Kita akan mendukungmu," kata Rossy dengan suara lembut berulang kali ke Jackson yang berada di dalam pelukannya.

Suara lembut Rossy perlahan-lahan masuk ke dalam pikiran Jackson.

Beberapa saat kemudian, tubuh Jackson sudah berhenti bergetar dan mulai tenang.

Dengan perlahan Jackson melepaskan pelukannya dari Rossy.

Dengan sigap Felix menuangkan segelas air putih hangat dan menyodorkannya ke Jackson.

Jackson minum air putih hangat itu dan melihat ke arah Rossy yang masih berdiri di dekatnya.

Jackson merasa malu karena sudah memeluk Rossy secara tidak sengaja.

"Kenapa kamu berdiri di sini? Ayo lanjut makan!" kata Jackson ke Rossy.

"Baik tuan Jackson," kata Rossy sambil berjalan ke tempat duduknya kembali.

Rossy dan Felix pun melanjutkan makan malamnya . Sementara Jackson hanya minum air putih hangat saja.

Rossy yang sedang makan teringat akan tujuannya untuk mendekati dan menggoda Felix.

"Felix! Cobalah bebek betutu ini," kata Rossy sambil melihat ke arah Felix.

Ketika Felix menatapnya, Rossy sengaja mengedipkan matanya ke arah Felix.

"Ada apa dengan matamu Rossy?  Apakah matamu kelilipan?" tanya Felix.

"What? Kelilipan? Kedipan mataku mirip kelilipan?" kata hati Rossy.

"I..iya Felix. Sepertinya mataku kemasukkan sesuatu."  Rossy terpaksa berbohong.

"Aku akan membantumu meniupnya," kata Felix dan berjalan mendekati Rossy.

Sewaktu Felix berada sangat dekat dengan Rossy, Felix melihat dengan jelas wajah Rossy yang memakai foundation gelap terlalu banyak. Warna wajah Rossy berbeda jauh dengan warna lehernya yang lebih putih.

"Mengapa Rossy sengaja membuat wajahnya lebih gelap?" kata hati Felix.

Belum sempat Felix membantu Rossy meniup matanya, Jackson mendadak muncul di tengah mereka.

Tanpa berkata apapun, wajah Jackson mendekati wajah Rossy dan meniup mata Rossy dengan lembut.

Rossy terkejut melihat wajah Jackson dari dekat secara tiba-tiba dan membuat Rossy merasakan jantungnya berdegup dengan kencang.

"Aku... aku akan ke toilet membersihkan mataku," kata Rossy dan segera berlari meninggalkan ruang makan.

***

Di dalam toilet, Rossy melihat cermin di hadapannya. Pikirannya muncul wajah Jackson yang menatapnya dengan dekat.

Rossy merasakan pipinya sangat panas dan jantungnya masih berdegup kencang.

Rossy mengeleng gelengkan kepalanya untuk menghilangkan bayangan Jackson dari pikirannya.

"Sadar Rossy! Kamu bukan abg lagi," kata hati Rossy.

Setelah berhasil menenangkan perasaannya, Rossy kembali ke ruang makan.

***

Di ruang makan hanya ada Jackson dan tidak kelihatan Felix di sana.

"Tuan Jackson! Felix ada di mana?" tanya Rossy.

"Felix sudah pulang karena ada urusan mendadak," jawab Jackson.

Jackson meninggalkan ruang makan setelah berbicara kepada Rossy. Sewaktu Felix pergi, Jackson pun bisa meninggalkan ruang makan. Tetapi hati kecil Jackson memintanya untuk menunggu Rossy keluar dari toilet.

Rossy melanjutkan makannya dengan tidak bersemangat. Rossy kecewa karena masih belum berhasil mendekati Felix hari ini.

"Setidaknya masakanku berhasil mengambil nilai di dalam hati Felix," kata hati Rossy.

Rossy memutuskan akan menggunakan kesempatan lain untuk mendekati Felix lagi.

CRAZY UP PART II CRAZY UP PART II

CRAZY UP PART II CRAZY UP PART II

CRAZY UP PART II CRAZY UP PART II

   

1
Winny Anpooh
Luar biasa
Trissiyanah
pengen tahu kelanjutannya , JD penasaran
Trissiyanah
bagus ceritanya , suka
Oke Banget
Luar biasa
Oke Banget
Lumayan
Sumiati 32
Thomas kenapa ngasih tau mau dinner dengan Rosi
Fuziie_aN
Luar biasa
Sri Tanjung
jackson malu2 kucing.d bllakang meong2😍😍😍😍😍
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
ya Tuhanku 🤣🤣🤣🤣🤣🙈
Sri Mulyaningsih
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Sri Mulyaningsih
😂😂😂😂😂😂😂🙈
Sri Mulyaningsih
Luar biasa
Sri Mulyaningsih
lah....yg kesamber petir u tong 🤣🤣🤣🤣🤣
Mohd Nor Kasih
senjata makan tuan..😁
Mohd Nor Kasih
PD amat lu bang Jackson...😂
Mohd Nor Kasih
pertemuan yg mengharukan dan membahagiakan.. mantap Thor cerita mu
Mohd Nor Kasih
waduh GK bahaya ta...😁
Mohd Nor Kasih
awal cerita yg bagus... semangat Thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!