Mendorong Azwa untuk mencari Azwar lewat sebuah mimpi yang penuh teka-teki. Awalnya Azwa tidak mengerti akan maksud mimpi yang menghampirinya setiap hari, hingga seorang tafsir mimpi menemukan petunjuk itu.
Menuntun Azwa mengunjungi salah satu kota penghasil minyak bumi, mencari serpihan hati yang telah lama hilang. dapatkah Azwa menemui Azwar? sang pria yang dijodohkan dengannya sejak lahir...
Jodoh dan cinta tau kemana ia harus pulang, perasaan batin yang begitu kuat pasti akan mempertemukan dua insan yang telah terpisah.
Azwa[r], aku jatuh cinta!
pada pandangan pertama 😍
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Cece Virgo, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
22. Melalui sosmed
🍃🍃
Hari demi hari telah berlalu, Azwa dan Keysha rela bolak balik ke kediaman itu hanya untuk mencari tahu. hingga mereka bertanya pada tetangga disana dan menemui informasi baru bila keluarga tersebut telah pindah ke komplek perumahan elite di Kota tersebut. hanya saja untuk masuk kesana harus menunjukkan identitas diri kepada penjaga kompleks. Namun sayang sekali, keduanya tidak mengetahui blok berapa kediaman tersebut.
"Sekarang hari sabtu pasti cowok itu libur kerja kan?" tanya Azwa
"Kalau kerja PT tentu saja libur"
"Gimana kalau kita kesana?" ajak Azwa
"Tapi kita gak tau rumahnya dimana" keluh Keysha
"Is! biasanya lo antusias sekali, ini malah malas kesana! kita tanyaa sama securitynya" Azwa mencebik
"Pasti mereka gak tau nomor berapa rumahnya, secara mereka kan cuma penjaga doang" tukas Keysha.
Azwa pun berfikir menggunakan logika, apa yang dikatakan Keysha benar juga. lagian penduduk sana pasti dijaga ketat oleh penjaganya. kecuali bila kita memang telah kenal dekat dengan penduduk itu. bagaikan rencana penjahat yang mengorek informasi dahulu baru menjalankan rencana, mungkin pikir mereka pasti kedua gadis ini ingin berbuat yang tidak-tidak. ah, pikiran ini! sudah terkontaminasi dengan pemikiran buruk saja!
Azwa berdesah frustasi, menduduki kursi plastik tepat di samping Keysha yang tengah bermain ponsel. wajah itu tampak bingung, berfikir keras untuk bisa menemui pria itu lagi.
"Key, lo ngapain?" tanya Azwa, mencoba mengintip apa yang tengah dibuka sahabatnya itu
"Gue coba-coba cari ig-nya pakai nama asli cowok itu" jawab Keysha
"Ig??? astaga! gue bahkan gak kepikiran di sosmed. ish Keysha, lo emang cerdas banget" Azwa memeluk sahabatnya itu dengan gemas, membuat Keysha meronta merasa risih.
"Ih, Wa! lepas!" gerutunya
"Ya ya ya, jadi udah dapat belum??" tanya Azwa, juga masih melihat ponsel itu
"Namanya banyak disini, tapi gak ada yang mirip dia" keluh Keysha
"Eh, coba lihat itu! mirip ceweknya bukan sih?" Aswa menekan layar itu, instagram seseorang yang berfoto profil seorang gadis dan kekasihnya.
Hingga mata itu membelalak kaget, benar pradugaan bila itu memanglah mereka. dan ini akun pria itu. kedua gadis ini pun girang, namun sejurus itu merasa frustasi melihat akun tersebut dikunci oleh pemiliknya.
"Yeaaaay!! akhirnya dapat juga!!" sorak Keysha, disambut riang pula oleh Azwa
"Ternyata ada yang lebih mudah untuk cari tahunya. Hahaha" sahut Azwa
"Eh, Wa, di kunci pula"
"Ish, sok ganteng banget tuh cowok! follow aja deh, gue juga follow ah" saran Azwa, ikut mengambil ponselnya dan mencari nama pria tersebut dan meng-follownya.
"Semoga aja diterimanya"
Disisi lain, Azwar dan Ibunya tengah beristirahat, setelah beberapa rangkaian pekerjaan mereka lakukan. menyapu rumah, membersihkan perabotan yang berdebu hingga membersihkan halaman yang terdapat dibagian rumput mulai memanjang. sangat jarang sekali mereka mengunjungi rumah ini, bisa dihitung dalam sekali dua bulan mereka mengunjunginya hanya untuk membersihkan rumah, menatap lekat kediaman dari suaminya ini yang begitu ia rindukan. dan mengharuskan mereka untuk tinggal di komplek milik perusahaan khusus untuk karyawan-karyawan tetap hingga mereka pensiun di hari tua nanti.
"Udah sore, Bu. kita pulang yuk" ajak Azwar, mengingat sejak pagi mereka mengunjungi tempat ini
"Tumben Siska gak kesini, War?"
"Aku gak ngasih tahu, Bu. malas, yang ada nanti dia malah ngajak ngobrol atau jalan-jalan lagi"
"Terkadang wanita memang butuh perhatian dan kasih sayang, apalagi kalian jarang ketemu. hati-hati lho kalau ada yang embat dia nanti"
Azwar pun terdiam oleh perkataan itu. entah apa yang dipikirkannya, rasanya sangat tidak rela bila kekasihnya diambil orang lain. Azwar menatap ponselnya, tak ada satu pun pesan Siska yang masuk sejak tadi siang, wanita itu mengajak bertemu.
"Hhh ..." menghembus nafas dengan kasar. Azwar pun berniat mengirimkan pesan untuk kekasihnya tersebut
💬Kamu dimana?
Centang dua, namun masih berwarna abu. jelas saja pesan itu masuk, namun belum dibaca oleh pemiliknya. entah kemana wanita itu membuat Azwar berdesah frustasi.
"War, ayo!" ajak Ibu yang telah mengambil tas miliknya
"Eh, iya bu"
Azwar dan Bu Ratna pun berjalan beriringan, pria itu bersambil mengirim pesan lagi untuk kekasihnya.
💬Jangan ngambek, ntar malam kita ketemuan
Setelahnya ponsel itu kembali dimasuki ke saku celana. melangkahkan kaki dengan cepat lalu mengunci pintu rumah tersebut agar tetap aman terkendali.
🍃🍃
Like, Koment, Poinnya yaa 😊🙏
p Padang
D Dharmasraya Yo otor??
semangat kakak untuk sllu berkarya