NovelToon NovelToon
Luka Pernikahan

Luka Pernikahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Balas Dendam
Popularitas:14.8k
Nilai: 5
Nama Author: e_Saftri

Ujian dalam rumah tangga Aini dan Andra dimulai saat Andra mendapat kenaikan jabatan di perusahaan tempatnya bekerja

Ekonomi yang membaik, membuat Andra mulai merasa bosan dengan istrinya yang menurutnya tidak bisa merawat diri, hingga membuatnya terjerat pesona rekan kerjanya sendiri

Aini begitu terluka, saat suaminya membawa seorang wanita yang tengah berbadan dua yang ia perkenalkan sebagai istri

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon e_Saftri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 21

Ketiganya tiba disebuah restoran, Aini sendiri ragu karena ia ingin merayakan ulang tahun putrinya

"Ada apa?" Tanya Yudha menyadari perubahan raut wajah cantik didepannya, sepertinya ia telah memaksa karena terlihat Aini yang tidak nyaman

"Aku mengganggu kalian?"

Aini menggeleng cepat "Bukan itu, mas. Tapi sebenarnya saya mau merayakan ulang tahun Kasih"

"Hari ini Kasih ulang tahun?" Yudha terlihat antusias "Tapi aku belum beli hadiahnya"

"Enggak mas, bukan itu" Aduh, bagaimana caranya Aini bicara agar tidak membuat pria didepannya ini tersinggung

"Ada apa? Kamu gak suka aku disini?"

"Bukan" Sekarang bagaimana caranya Aini bicara

"Kalau gitu, aku juga mau merayakan ulang tahun si cantik ini" Yudha tersenyum kearah putri kecil yang tengah berulang tahun "Kasih suka kue apa?"

"Coklat" Aini menjawab

"Kalau gitu aku pesenin kue coklat dan kita rayakan ulang tahunnya"

Tidak bisa dicegah, bahkan Yudha jauh lebih antusias daripada Aini sendiri. Pria itu bahkan memesan kue coklat yang paling mahal

"Apa gak bisa kalau kue coklatnya yang biasa aja mas?" Aini jelas saja tidak enak, uangnya memang cukup, tapi akan habis jika membeli kue sebagus ini

"Ini kue dari aku, sekarang dimana lilinnya?" Yudha hendak memanggil pelayan namun Aini mencegah

"Saya sudah beli lilinnya"

Yudha tersenyum, membiarkan Aini menata lilin-lilin itu diatas kue coklat lalu menyalakannya

"Kamu gak masalah kalau aku ikut ngerayain ulang tahun Kasih?"

Terlambat, Aini ingin mengatakan itu. Tidak mungkin juga mengusirnya saat lilinnya sudah menyala

"Gak masalah kok, mas. Malah bagus karena makin rame"

Yudha tersenyum, sekarang ia merasa memiliki keluarga kecil yang telah lama diimpikan

Yudha dan Aini menyanyikan lagu ulang tahun lalu meniup lilin nya, tak lupa mereka menikmati kuenya bersama

Bukan hanya kue saja, Yudha memesan beberapa menu yang mereka nikmati bersama

"Makasih yaa mas, buat makanannya" Ucap Aini, saat ini keduanya tengah melangkah meninggalkan restoran, dengan Yudha yang mendorong stroller

"Ini bukan apa-apa, aku yang harusnya bilang makasih karena udah di izinin buat ngerayain ulang tahun Kasih"

"Aini"

Keduanya berbalik, disana Retno melangkah mendekat dengan wajah yang terlihat kesal

"Ibu" Aini mengulurkan tangannya namun Retno mengabaikannya. Alhasil Aini menarik lagi tangannya

"Ngapain kamu disini? Sama laki-laki lain lagi? Kamu selingkuh?" Cecar Retno, bahkan suaranya mungkin terdengar oleh orang-orang disini

"Enggak Bu, ini mas Yudha, temen Aini"

Yudha menatap wanita paruh baya ini, wajahnya terlihat seperti nenek sihir yang jahat, entah siapa dia

"Enak banget kamu yaa, suami lagi kerja, kamu malah selingkuh, bawa-bawa anak lagi. Emang gak becus kamu jadi istri"

Hati Aini benar-benar terluka mendengar ucapan ibu mertuanya ini. Tuduhan ini sungguh membuatnya sakit hati

"Jaga mulut anda, nyonya!" Aini mencegah agar Yudha tidak semakin memperkeruh suasana

Retno menatap pria yang tengah bersama menantunya dari ujung rambut hingga ujung kaki

Dari penampilannya jelas jika laki-laki ini bukan orang sembarangan. Sial, dari mana Aini mengenal laki-laki seperti ini

"Kamu gak usah ikut campur yaa! Dia ini menantu saya" Retno menatap Aini dengan tatapan kesal

"Lalu? Apa karena dia menantu anda hingga anda bisa mengatakan semua itu?" Yudha ingin merobek mulut nenek lampir ini

"Kamu belain dia? Dikasih apa kamu sama perempuan kampung ini?"

Yudha tidak berpikir jika ada seorang mertua yang seperti wanita dihadapannya ini. Entah bagaimana hidup Aini selama ini

"Maafin Aini Bu, tapi Aini sama mas Yudha cuma temenanan aja"

"Gak usah banyak alesan kamu! Ibu bakal bilang sama Andra kalau istri yang dia bela itu selingkuh" Setelah memberikan ancaman, Retno berlalu karena teman-temannya yang lain sudah menunggu

"Maafin ibu mertua saya yaa, mas" Aini merasa tidak enak pada Yudha, jika dirinya, mungkin sudah biasa mendengar kata-kata kasar dari mertuanya itu

"Kamu kuat punya mertua kayak nenek sihir gitu?" Tanya Yudha tiba-tiba

"Mas"

"Maaf, abisnya aku kesel banget denger omongannya" Ucap Yudha jujur

"Maaf yaa mas"

"Tidak masalah, ayo kita pulang! Atau kamu mau belanja lagi?" Tanya Yudha pada Aini, sementara Kasih terlelap didalam stroller nya

"Aku mau cari baju untuk Kasih dulu" Aini tersenyum, ia berusaha melupakan ucapan ibu mertuanya yang menyakitkan

"Ya udah"

"Mas bisa pulang"

"Aku akan ikut" Aini hanya menghela napasnya, bahkan Yudha sudah melangkah lebih dulu dengan stroller Kasih

Toko pakaian adalah surga bagi para ibu, tidak terkecuali dengan Aini. Yudha bahkan senang melihat wanita itu tersenyum sambil memperlihatkan beberapa pakaian yang lucu-lucu

"Itu bagus" Yudha memuji pilihan Aini, semuanya bagus

"Maaf yaa mas, aku belanjanya lama. Soalnya bajunya lucu-lucu banget"

Astaga, dari mana datangnya kupu-kupu ini? Yudha merasa hatinya berbunga-bunga karena Aini tersenyum padanya

"Kamu tidak ingin membeli sesuatu untuk kamu sendiri?" Tanya Yudha, karena sejak tadi yang Aini pilih adalah pakaian anak-anak

"Baju aku masih banyak"

"Setidaknya beli satu, aku pilihin yaa" Yudha menawarkan, namun hal itu jelas ditolak oleh wanita itu

Aini tidak akan pernah menerima pemberian dari orang lain

"Jangan mas, saya gak akan mau nerima. Saya juga gak mau dibilang manfaatin kebaikan orang lain" Kata Aini

"Tapi aku yang mau"

"Jangan mas, aku gak akan mau temenan lagi sama mas Yudha" Aini sengaja mengatakan itu agar pria tampan ini berhenti

"Baiklah, kamu galak banget sih" Yudha mengurungkan niatnya, memangnya siapa yang mau berpisah dari wanita yang tengah diincar

Keduanya melangkah menuju luar gedung pusat perbelanjaan, hari sudah sore dan sudah seharusnya mereka pulang

"Aku anterin yaa" Yudha menawarkan

"Aku pakai taksi online aja, mas" Aini jelas menolak, Yudha sudah memberikan banyak sekali, mulai dari kue coklat lalu makanan. Bahkan pria itu memberikan beberapa potong baju untuk Kasih

"Aku anterin aja, ini sudah sore" Yudha Keukeh, tidak ingin Aini kembali menolak, pria itu bahkan sudah memasukkan paperbag milik Aini kedalam bagasi

"Ayo!" Yudha sudah membuka pintu samping kemudi

Mau tak mau Aini masuk sambil menggendong Kasih, Yudha juga melipat stroller lalu ia masukkan ke bagasi, sungguh rasanya mereka seperti keluarga yang bahagia

Mobil melaju dengan kecepatan sedang, Yudha sengaja ingin menghabiskan waktu lebih banyak bersama wanita disampingnya ini

"Kamu gak mau ganti mertua" Aini menoleh mendengar ucapan Yudha yang tiba-tiba

"Kok mas Yudha ngomong gitu?"

"Ya, liat aja mertua kamu, aku yakin Mama aku gak akan seperti itu kalau jadi mertua, mama aku itu penyayang banget"

Aini mengerutkan keningnya, apa hubungannya ibu mertua dengan Mama dari pria ini

"Kalau gitu mas Yudha harus segera memberikan Mama nya mas Yudha seorang menantu" Ujar Aini

"Sudah ketemu, tinggal tunggu waktu aja"

Aini tersenyum, tadinya ia pikir jika Yudha menaruh hati padanya, rupanya ia hanya terlalu percaya diri

"Saya doain biar mas Yudha dilancarkan sama perempuan itu, dia pasti sangat beruntung karena punya pasangan yang baik seperti mas Yudha ini"

Yudha menyambut doa Aini dengan kata Aamiinn, tanpa wanita ini tahu jika wanita yang dimaksud adalah dirinya

1
Ilfa Yarni
mari kita lihat sampe mana km bisa bertahan tristan
Ilfa Yarni
hahahaha kasian deh
Ilfa Yarni
sebenarnya tidak keterlaluan Aini itulah hukuman bagi yg suka menyakiti tp Klo km kasihan minta Tristan untuk kasih dia pekerjaan
sunaryati jarum
Memang bukan anak pengungsaha ,tapi jadi wanita simpanan suami pengusaha
sunaryati jarum
Semoga Tristan jadi bucin pada Aini
Ilfa Yarni
Aini jodohmu yg tepat tristan
Ilfa Yarni
knp ya ga di novel atau dunia nyata standar se seorang diukur dgn uang
Heny
Klau aqu jawab mau suami selingkuh mertua jahat
sunaryati jarum
Awalnya kontrak tapi nanti Tristan bucin duluan
Ilfa Yarni
kadang kita emang minder klo berada fitengah2 orang kaya
Ilfa Yarni
aini sama Tristan aja Duda dan janda premium klo yudha msh bisa dpt yg perawan
sunaryati jarum: Emak setuju
total 1 replies
Ariany Sudjana
Tristan sudah jatuh hati sama Aini, cuma ga mau mengakuinya,masih belum move on dari almarhumah istrinya.

lebih suka Aini sama Yudha saja sih, Yudha juga laki-laki yang baik
sunaryati jarum
Setia itu bagus Nak zTristan tapi dia sudah meninggal,jika kau jatuh cinta pada wanita lain bukan berkhianat
Ilfa Yarni
mknys istri udah meninggal yg diingat trus boleh kok ingat tp km kan hrs menjalani hidup jg
sunaryati jarum
Yang nkeluar dari bibirmu lain di hatimu
sunaryati jarum
Semoga Aini bisa menghancurkan benteng pertahanan hati Tristan
Ilfa Yarni
mantan aini nyelingkuhi aini krn aini dasteran aja skr aini cantik diperebutin 2 cowok kaya
Sri Angga
di sia2 kan suami direbutin duo cwo gnteng +tajir.
Ilfa Yarni
aini knp msh baik sih sama dia
Ariany Sudjana
hahaha itulah makanya Andra bodoh, menyia-nyiakan istri tercinta demi pelacur murahan 🤣🤣😂😂
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!