NovelToon NovelToon
Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Mendadak Jadi Ibu Tiri Antagonis

Status: sedang berlangsung
Genre:Ibu Tiri / Sistem / Masuk ke dalam novel
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: sang senja

Mati tertabrak mobil.
Tiba-tiba bangun di rumah mewah dan memili anak tiri,yang kelak menjadi penjahat besar.
Dan suami psikopat yang belum bisa move on dari cinta lama nya.
Di bantu oleh sistem untuk meluluhkan hati kedua nya.
mampu kah Kaira meluluhkan hati, kedua orang yang sangat membenci nya itu.

"Kau bukan ibu ku, berhenti berlagak seolah kau perduli! Jangan mengatur ku!"( Kaiden Alfaro Lucifer)

"Tugas mu hanya untuk mendidik Kaiden, kau tak perlu ikut campur urusan ku dengan Dorothea, sampai kapan pun yang kucintai hanya lah Dia. kau hanya istri pajangan!" (Albert Gavriel Lucifer).

Siapa yang perduli dengan urusan percintaan mereka, yang terpenting aku jadi orang kaya, akan kubawa Kaiden bersama ku.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon sang senja, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Dilema Aylin

"Ding.. Sudah hampir setengah bulan nona. Anda belum juga menentukan target perlindungan diri, sestem ini bisa lemas dan akhirnya mati, jika tidak segera mendapatkan energi dari penyelesaian misi. Mohon nona bekerja sama, atau sistem, yang akan memilih targetnya." Suara sistem kembali mendesak Aylin.

Aylin menyugar rambutnya karena frustasi. Sudah hampir seminggu ini, sistem terus mendesaknya untuk memilih target. Sedangkan ketiga kandidat tersebut, Aylin tidak ingin berurusan dengan mereka.

"Bukan kah kini, tingkat ke sukaan Kaiden sudah mencapai 100%. Apakah itu masih kurang cukup?" tanya Aylin

"Maaf Nona itu memang sangat membantu energi untuk Saya, tapi tingkat bahaya yang mengancam nyawa nona masih sangat tinggi. Dan nona membutuhkan pelindung yang kokoh dan kuat."

"Baiklah-baiklah, nanti aku pikirkan lagi!" Seru nya pada sistem. Lalu melangkah keluar dari kamar nya, menuju ke kamar Kaiden.

Karena kamar Kaiden tidak di kunci, membut Aylin dengan leluasa masuk kedalam kamar Kaiden. Aylin melihat Kaiden sedang merakit Lego sebuah gedung pencakar langit, komplit dengan jalan raa, serta taman-taman di sekitarnya. Layaknya miniatur kecil sebuah Kota.

"Wah.. Keren sekali!!" Seru Aylin, dengan senyuman lebar menghiasi wajah cantiknya. Kaiden menoleh ke arah Aylin, ia ikut tersenyum dengan kehadiran Aylin di kamar nya.

"Benarkah mami? jika Kaiden besar nanti, Kaiden akan membangunkan sebuah menara indah untuk mami. Yang tidak mungkin dimiliki oleh orang lain." Kata Kaiden dengan penuh percaya diri.

"Wah bener kah itu? Itu hebat sekali. mami akan menunggu nya hingga waktu itu tiba." Jawab Aylin, dengan tertawa riang.

"Tentu saja ! Kaiden pasti bisa membuat mami bangga pada Kaiden."

"Oke-oke, bagaimana jika sekarang kita bersi siap. Mami ingin mengajak mu liburan ke Istanbul, mumpung kamu sedang libur panjang."

"Benarkah mami, kita akan liburan?" Seru Kaiden dengan penuh antusias.

"Ya, biarkan maid Laila yang akan membantu mu untuk bersiap." Kata Aylin, lalu memanggil Laila untuk menyiapkan segala keperluan Kaiden. Dan dia sendiri pun akan bersiap pergi.

Semua barang sudah siap. Koper-koper telah terisi dengan penuh. Aylin sudah rapi dengan gaun mini di atas lutut berwarna Baby blue di padukan dengan high heels putih. Memancarkan ke cantikan, dan ke anggunan Aylin yang natural.

Begitu pun dengan Kaiden , dia juga sudah siap dengan penampilan yang tak kalah memukau. Meski tak memiliki ikatan darah, tapi penampilan dan kedekatan mereka, layak nya ibu dan anak kandungnya.

Kebetulan nyonya Gunez Datang bersama Albert. Karena Beliau baru saja dari perusahaan. Dan memutuskan untuk mampir ke mansion Albert. Guna untuk menemui Aylin dan Kaiden. "wah.. Kalian ingin pergi berlibur?"

"ya mi, mumpung Kaiden libur panjang. Aylin ingin mengajak Kaiden berlibur ke istanbul." Jawab Aylin.

Mendengar penuturan Aylin, membuat Nyonya Gunez memiliki ide untuk mempererat hubungan putra nya dengan menantu dan cucunya tersebut. "Albert kau harus mengawal mereka, mami tidak ingin ada sesuatu hal buruk yang terjadi pada menantu, dan juga cucu ku!" Perintah nya, tanpa ingin di bantah.

"Mi, Albert sibuk, urusan kantor masih belum beres. Albert tidak bisa mi!" Tolak nya.

Nyonya Gunez langsung memandang Tajam Albert dan menghubungi sang suami saat itu juga, untuk menghandle semua pekerjaan Albert selama liburan. Membuat Albert dengan terpaksa mengikuti permintaan sang mami.

Tak hanya itu, di saat Albert tengah bersiap, nyonya Gunez dengan iseng nya mengambil ponsel milik Albert, tujuan nya agar Dorothea tidak bisa menggangu liburan anak dan mantu nya. Syukur-syukur kalau mereka bisa pulang dengan membawa cucu perempuan untuk nya.

*

*

*

Sebuah kamar yang layaknya seperti kamar seorang putri. semua tertata rapi pada tempat nya. Kamar bernuansa pink itu, memancarkan suasana mewah dan feminim.

Sedari tadi Dorothea mondar-mandir layaknya setrika, sambil menempelkan ponselnya ke telinga nya, lama ia menunggu, namun tak satu panggilan nya di terima oleh seseorang di sebrang sana. Entah apa yang terjadi. Tak biasanya orang itu mengabaikan nya.

Arabella memandang mommy nya heran, "mommy kenapa, kok seperti orang kebingungan saja?"

Dorothea berdecih pelan menahan kesal. "uncle Albert sulit sekali di hubungi sayang, tak biasanya dia mengabaikan mommy."

"Kita datangi saja mansion uncle mommy, memang nya mommy ada perlu apa dengan uncle? Daddy juga tak kunjung pulang." Ucap Arabella sendiri.

Dorothea segera mendekati putri nya dan memeluk nya dengan sayang. "Oh baby girl, kau tak perlu sedih dengan ketidak hadiran Daddy di sisi mu, karena ada mommy yang akan selalu ada untukku mu sayang." katanya penuh dengan kelembutan.

Padahal Dorothea lah penyebab utama Aras tak lagi betah berada di rumah. Tetapi tidak ada rasa bersalah sama sekali pada jiwa Dorothea yang baru. Seharusnya dia tetap mempertahankan peran nya sebagai seorang istri. Bukan malah sebaliknya.

"Mommy, apakah Daddy sudah tak sayang lagi pada kita?" Tanya Arabella yang semakin sendu.

"Kau ingin bertemu Daddy? Ayo, kita datangi Daddy di kantor nya." Ajak Dorothea , sambil membelai sayang Arabella. meski dia bukan lah Dorothea yang asli. Tapi Arabella adalah anak yang ia ciptakan. Hasil dari inspirasi nya.

*

*

Arabella berjalan dengan riang menuju ruang kerja sang Daddy di tempat kerja Dadd nya. Sedangkan Dorothea hanya mengikuti nya dengan malas, ia tak ingin bertemu Aras sebetulnya. Karena menurutnya Arad bukan lah tipe nya. Karena tipe pria idaman nya adalah Albert.

Arabella sudah dengan semangat hendak menarik handle pintu ruang kerja sang Daddy. Namun ekor matanya menangkap sosok Daddy nya, yang sedang bercanda dengan anak dari salah satu kariawan nya.

Seketika itu amarah dalam diri Arabella langsung berkobar. Rasa iri dan cemburu, membuncah di dada. Arabella melangkah dengan kesal. Menghampiri mereka. Sedangkan Dorothea yang berada di belakang nya Tersenyum penuh rencana.

Brak !!

Arabella mendorong anak yang sedang bercanda dengan Daddy nya, hinga menabrak kursi. Mengakibatkan anak tersebut jatuh. Aras terkejut bukan main dengan kehadiran Arabella dan Dorothea , yang tiba-tiba. Apalagi dengan sikap Arabella yang sangat tidak baik.

"Bella, bagaimana kau bisa bersikap sekadar itu?" Tegur Aras, yang tak suka dengan sikap Arabella.

"Kenapa Daddy tak mau pulang, ternyata karena bocah jelek ini !!" Tunjuk nya, pada anak yang sedang menangis karena terjatuh akibat dorongan dari Arabella tadi. Sedangkan sang ibu mencoba menenangkan anak nya.

Dorothea dengan langkah anggun menghampiri putri tercintanya. Tangan nya terulur, untuk mengangkat Arabella ke gendongan nya. Dengan pandangan tajam ia me lirik sinis ke arah Kariawan Aras yang membawa anak tadi.

"Rupanya kau lupa rumah hanya karena wanita rendahan ini. Bahkan kau tega membentak putri mu, demi membela anak mu yang lain!" Tuduh Dorothea tanpa dasar. Membuat Aras kesal setengah mati. Semakin hari, ia semakin tak lagi mengenal Dorothea.

1
aria
lanjut
aria
aku ingin Albert jatuh cinta dan mengejar aylin, kalau bisa sampai bucin tidak mau berpisah.
sang senja: bisa di atur kak.
total 1 replies
SeekarYaSeekar
gimana rasanya ayah mu peduli anak lain Arabella. itu yg dirasakan kayden
sang senja: amuk dia
total 1 replies
aria
lanjut
wanita biasa
Albert pasti ngamuk nanti 🤭
wanita biasa
weeh kecil-kecil pinter juga tau aja mobil mahal
aria
kalau perlu jual aja sekalian dengan Albert, biar tidak suka bertingkat konyol.
ãñímê
setuju
ãñímê
yang jahat kan ibu mu
wanita biasa
cari muka ya Mpok?
Mcy 152012
hai kak, jaga kesehatan ya, updatenya kami tunggu, cerita mu sangat seru, untuk tokoh dinovel ini semoga Albert dan auly tetap bersama jangan dipisahin sampai Albert jadi bucin parah sama istrinya
kata kata untukmu:
"semangat dan sehat selalu dan jalani harimu dengan kisah yang indah 💪"
aria
aylin kau sama leven saja
Musdalifa Ifa
bagus sekali ceritanya, next thor
Musdalifa Ifa: sama" 🤗
total 2 replies
Etty Rohaeti
lanjut
sang senja: Siap kaka 🙏
total 1 replies
wanita biasa
cantik dan lucu
wanita biasa
yang kenceng Aylin jambak nya, nanti aku ikut bantuin jambak si pelakor.
wanita biasa
lucunya
wanita biasa
ngeselin banget
Etty Rohaeti
lekas pulih kembali kak
aria
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!