NovelToon NovelToon
Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Terjebak Dalam Jeratan Yang Di Tinggalkan

Status: sedang berlangsung
Genre:Nikahmuda / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:15.6k
Nilai: 5
Nama Author: ainuncepenis

Lahir dari keluarga islami, dituntut untuk selalu taat, memiliki saudara perempuan dan ternyata menjadi bahan perbandingan. Aluna gadis 20 tahun yang baru saja lulus kuliah dan memiliki banyak cita-cita harus menerima takdirnya saat dijodohkan oleh kedua orang tuanya dengan seorang pria yang tidak dia kenal.

Aluna tetap pada keputusannya untuk mengejar karirnya, membuat Aluna harus meninggalkan pernikahannya untuk memenuhi janji kepada seseorang yang telah menunggunya.

Tetapi siapa sangka ternyata Aluna justru mendapatkan penghianatan dengan penuh kebohongan. Aluna harus menerima takdirnya atas kesalahan besar yang telah ia lakukan.

Setelah beberapa tahun meninggalkan pernikahannya. Aluna kembali terjerat dengan pria yang harus dia nikahi beberapa tahun yang lalu.

Bagaimana kelanjutan hubungan Aluna? apakah pria yang harusnya menikah dengannya membencinya dan ingin membalasnya?"




Jangan lupa untuk terus mengikut novel ini.

follow Ig ainunharahap12.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ainuncepenis, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 21 Suami Jahil

Aluna melihat kepergian suaminya itu terlebih dahulu memasuki perusahaan, kemudian matanya tertuju pada hansaplast tersebut.

Air mata Aluna kembali jatuh dan langsung dihapusnya ketika mengingat bagaimana perkataan nenek dari suaminya sangat kasar kepadanya.

"Kenapa harus menangis Aluna, kamu memang bersalah dan sepantasnya mendapatkan semua itu. Kamu di sini bukan korban dan berhenti merasa jika kamu adalah korban. Mereka adalah korban yang sebenarnya," ucap Aluna mencoba untuk menenangkan dirinya dan menerima atas apa yang terjadi.

Aluna mengambil Hansaplast tersebut dan kemudian mengambil ponselnya dan menutupi luka tersebut.

"Lumayan perih juga," gumam Aluna merasa sakit pada pipi itu. Bagaimana wajahnya cantiknya harus terluka karena Rami yang sudah lama ingin memberikan pelajaran pada Aluna.

*****

Aluna seperti biasa sudah berada di mejanya dengan memulai pekerjaannya pada umumnya.

"Aluna, kamu sudah menyelesaikan laporan kemarin?" rekan yang berada di segalanya tiba-tiba bertanya kepadanya.

"Oh sudah, kamu coba cek ulang dulu dan siapa tahu ada yang salah," jawab Aluna memberikan dokumen berwarna merah.

"Baiklah," rekannya itu langsung memeriksa dengan membolak-balikkan dokumen tersebut.

"Olivia? Apa kamu sudah lama bekerja di perusahaan ini?" tanya Aluna.

"Baru 4 tahun, memang kenapa?" jawab Olivia.

"4 tahun tetapi masih dibilang baru," sahut Aluna.

"Jelas masih baru dibandingkan orang-orang yang sudah bekerja lebih lama lagi daripada aku," jawab Olivia.

"Pengalaman kamu pasti sudah sangat banyak sekali berada di Perusahaan ini," ucap Aluna.

"Pengalaman seseorang bukan berdasarkan berapa lama dia bekerja di perusahaan, tetapi bagaimana cara dia mendapatkan pengalaman itu," jawab Olivia.

"Pantas saja aura di wajah kamu terlihat positif, ternyata kamu sangat bijak dan kamu juga sangat ramah. Aku masih mengingat orang yang pertama kali mengajakku kenalan di saat aku pertama kali datang ke perusahaan ini," ucap Aluna.

"Kamu berbicara terlalu berlebihan," sahut Olivia dengan geleng-geleng kepala.

Mata Olivia tiba-tiba saja melihat ke ruangan atasan mereka dengan tirai bambu tersebut dibuka.

"Kenapa Pak Ravindra sejak tadi terus saja melihat ke arah kita?" tanya Olivia membuat Aluna juga tertuju pada mata tersebut.

Aluna mengangkat kedua bahunya juga kebingungan dengan ekspresi suaminya.

"Hmmm, kamu mendapatkan pekerjaan dan belum diselesaikan?" tanya Olivia membuat Aluna menjalankan kepala.

"Lalu kenapa matanya sampai seperti itu?" tanya Olivia.

"Aku juga mana tahu," jawab Aluna.

"Aneh sekali," ucap Olivia.

"Hmmmm, membicarakan tentang atasan. Menurut kamu beliau pemimpin yang seperti apa?" tanya Aluna penasaran tentang suaminya itu ketika berada di kantor karena memang Aluna baru saja berada di perusahaan itu.

"Kamu bisa melihat sendiri, pak Ravindra merupakan orang yang sangat serius dalam bekerja, tidak suka melihat karyawan malas-malasan. Jika waktunya kerja maka dipakai untuk bekerja dan jika waktunya istirahat juga untuk istirahat dan bukan untuk bekerja. Meski kelihatan begitu galak tetapi menurutku dia atasan yang sangat bijaksana, tidak suka memakan waktu karyawan dan jika karyawan lembur juga maka akan diberikan dispensasi yang baik. Menurutku bekerja di perusahaan ini setimpal dengan apa yang didapatkan," jelas Olivia

"Lalu apa dia pernah marah kepada kamu?" tanya Aluna.

"Sudah pasti aku sering mendapatkan teguran darinya, namanya juga manusia pasti tidak luput dari kesalahan, tetapi kesempatan yang diberikan beliau cukup baik dan mungkin jika aku melakukan kesalahan yang fatal. Tanpa ada kesempatan aku pasti sudah ditendang dari perusahaan ini," jawab Olivia.

"Begitu," sahut Aluna dengan mengangguk-anggukan kepala.

"Tetapi aku cukup heran dengan orang yang begitu mapan, punya wajah sempurna tetapi pasti jarang sekali memiliki kekasih. Beliau orangnya cukup misterius dan tentang privasi kehidupan pribadinya juga tidak tersorot, semua orang hanya mengenal orang tuanya, tapi tidak tahu apakah beliau sudah memiliki istri atau belum," ucap Olivia.

"Dia sudah memiliki istri," jawab Aluna dengan cepat.

"Dari mana kamu tahu?" tanya Olivia kebingungan.

"Hmmmm, maksudku aku hanya menduga-duga saja. Aku bisa melihat dari wajahnya jika dia tipe laki-laki yang sudah menikah," Aluna dengan cepat mengklarifikasi jawabannya.

"Benarkah!" sahut Olivia antara percaya dan tidak.

****

Tok-tok-tok.

Aluna mengetuk ruangan pintu atasannya

"Masuk!" suara dingin itu terdengar membuat jantung Aluna berdebar dengan kencang bagaimana tidak suaminya itu jika berbicara maka hawa-hawa menakutkan akan sudah mulai merasuki dalam pikirannya.

Aluna menarik nafas panjang dan kemudian membuang perlahan ke depan. Aluna memasuki ruangan tersebut dan melihat Ravindra tanpa membuka dokumen dengan posisi berdiri tepat di dekat dinding kaca yang bisa melihat ke arah luar dan begitu juga karyawan bisa melihat ke arah dalam jika tirai tidak ditutup.

"Apa kau datang ke ruanganku hanya diam begitu saja?" tegur Ravindra tanpa menoleh ke arahnya.

"Tidak!" jawab Aluna kemudian langsung melangkah mendekati Ravindra.

"Ini saya meminta tanda tangan," ucap Aluna sedikit gugup dan memberikan dokumen tersebut kepada atasannya.

Mata Ravidnra langsung melihat dokumen tersebut dan matanya tertuju kepada Aluna.

"Ini!" Aluna menegaskan dokumen tersebut bukan matanya yang dilihat.

Ravindra menarik nafas panjang dan kemudian mengambil dokumen itu dan langsung menandatangani.

Saat sudah selesai Ravindra memberikan kepada Aluna dan Aluna langsung mengambilnya, tetapi Ravindra sungguh begitu jahil mengelakkan dokumen tersebut membuat Aluna mengerutkan dahi tidak mengerti apa maksud suaminya itu.

"Ada apa?" tanya Aluna panik.

Tangan Ravindra tiba-tiba saja memencet salah satu tombol di dekatnya dan semua tirai di ruangan tertutup dan tidak ada lagi yang bisa melihat mereka dari luar. Kepala Aluna berkeliling penuh dengan kebingungan, wajah cantik itu tidak lepas dari kepanikan.

"Apa-apaan ini?" tanyanya dengan gugup.

"Kenapa kamu tiba-tiba menjadi takut seperti itu? Apa yang kamu pikirkan?" tanya Ravindra menatap dalam-dalam istrinya itu membuat Aluna menggelengkan kepala.

Wanita mana yang tidak meleleh dan gugup ketika tatakan penuh arti yang diperlihatkan kepadanya.

"Aku harus melanjutkan pekerjaanku. Kembalikan dokumennya," ucap Aluna tidak berani menatap Ravindra.

"Bukankah aku adalah atasan di perusahaan ini dan segala sesuatu adalah berdasarkan perintahku," ucap Ravindra.

"Iya aku tahu itu, tetapi aku harus melanjutkan pekerjaanku dan lagi pulang kamu tidak memberikan perintah apapun kepadaku," ucap Aluna.

"Kamu!" Ravindra mengambil satu kata yang terlontar dari mulut istrinya.

"Hey, apa kita seakrab itu, sehingga harus memanggil kamu. Aluna ini adalah kantor dan panggilan itu tidak pantas diucapkan," ucap Ravindra.

"Maksudku. Pak Ravindra, aku harus melanjutkan pekerjaanku jadi tolong berikan dokumen tersebut," ucap Aluna mencoba untuk senang mungkin walau hatinya seperti sedang dipermainkan Ravindra.

"Ini!" Ravindra benar-benar jahil yang tiba-tiba saja menaikkan dokumen tersebut di ujung tangannya.

"Ambilah!" ucap Ravindra.

"Apa-apaan ini," sahut Aluna kebingungan.

"Jika kamu menginginkannya maka ambillah," ucap Ravindra membuat Aluna melotot.

Tetapi karena menurutnya dokumen tersebut sangat penting dan dia harus melanjutkan pekerjaan yang membuat Aluna mengambil secara paksa dengan berjinjit.

Ravindra benar-benar mempermainkan istrinya itu dan terus saja mengelakkan dokumen tersebut sampai membuat Aluna berusaha semakin keras.

Sehingga akhirnya tubuh mereka semakin berdekatan dengan jarak wajah yang semakin dekat dengan tatapan mata Ravindra sedikit turun melihat sang istri.

Keduanya menatap semakin dalam, tatapan penuh arti dengan mata yang tidak lepas sama sekali.

Bersambung.....

1
Yuliana Tunru
nakis dan munafik bgt si jiya skrg aorol lagi yg kepedean mmg salahbravindra tak mengakuinoernikahan x dgn aluna ..smiga ravibdda sadar dan mengakui luna iatri x di depan semua kryawan x biar semua.membaik krn takut x luna benar2 nuntut cerai setelah balik dr kanada
Oma Gavin
udah paling bener aluna mundur teratur mengakhiri pernikahan nya dgn ravindra apapun ucapan dan alasan ravindra sudah ngga penting lagi, keputusan mu sudah paling benar alana demi harga diri dan kewarasan mental mu, terserah setelah ini april mau nikah sama ravindra atau justru jiya yg akan nyosor setelah tau alana mundur
Dew666
🪻🪻🪻🪻🪻
Oma Gavin
tetap semangat aluna jgn sia"kan hidup dan kebahagiaan mu dgn selalu memikirkan hubungan mu dgn ravindra tetap focus bekerja dan yakinlah akan ada seseorang lain yg lebih mencintaimu dan menerima segala kekurangan mu dan itu bukan ravindra yg masih blm move on dgn april
Suryati Nurdin
aku suka dg tindakan Aluna...
Oma Gavin
sudahlah kalian berdua sudah dewasa kenapa masih seperti bocah saling mendiamkan ego kalian sama gede nya ngga ada yg mau ngalah ysla udah bila sudah tidak ada lagi yg perlu dipertahankan cerai aja gampang jgn malah bikin ribet diri sendiri
Oma Gavin
good bikin terus saja salah paham lebih cepat segera bikin mereka pisah saja aluna dan ravindra cerai, biarkan ravindra bahagia dgn april dan semoga aluna secepatnya menemukan jodoh lain yg tidak memiliki masa lalu sehingga hanya focus sama aluna, ngga perlu dibikin panjang alur nya dgn cerita bertele-tele
Yuliana Tunru
pasti alluna kecewa bgt saat berusaha dekat dan bukak hati pdbravibdra malah momok mantan yg muncul kenal pula tuh nasib mu nlm mujur luna
Suryati Nurdin
pasti Aluna nya galau sekarang
Tina Suyatno
wah Dar Der dor sekali ini ya Aluna 🤭
Oma Gavin
pasti nyesek banget jadi aluna, udah paling bener aluna jaga jarak dgn ravindra percuma membangun hubungan dari awal sdh perjodohan dan ravindra juga blm selesai dgn masa lalunya jadi keputusan ada di aluna mau lanjut pernikahan nya atau cerai sebelum terlambat, mumpung masih baru biarkan ravindra kembali dgn masa lalunya semoga keluarga ravndrybisa menerima april
Oma Gavin
nah itu mantan ravindra ternyata kenal dgn aluna baguslah kalian bersahabat jgn sampai renggang bila tau april mantan ravindra begitu juga aluna jgn marah bila suami mu mantan nya sahabat mu
Dew666
🍒🍒🍒🍒🍒
Oma Gavin
ternyata ravindra juga memanfaatkan aluna buat membuktikan ke keluarga nya, makin rumit pernikahan mereka berdua sama" egois dan keras kepala ngga ada yg mau ngalah, ujungnya juga perceraian bila terus berlanjut
Oma Gavin
balaskan semua dendam mu pada jiya tambahkan bonus nya enak banget playing victim berkelanjutan yg ada sekarang giliran firman yg ngedrama membalikan semua omongmu jiya, jgn kamu pikir firman bodoh dan diam saja, ayo firman bikin jiya hamil
Oma Gavin
nah kan bener jiya sudah lossdoll dan sakit jiwa citra wanita syar'i hanya topeng buat nutupin busuknya jiya, manipulatif iri hati playing victim semua yg dibicarakan firman semua kenyataan yg diinginkan jiya, syukurlah buku diary jiya ditangan firman tolong di simpan jgn sampai dikembalikan itu bukti nyata buat nguliti kelicikan jiya didepan ortunya biar syok dan jantungan ortu ngga tegas pilih kasih
Dew666
🍭🍭🍭🍭🍭
Oma Gavin
siapa yg ngerjain aluna dgn memberikan kamar yg cukup jauh dan seram jgn ngomong ini kelakuan ravindra
Oma Gavin
semoga pernikahan alana dan ravindra lancar bahagia dan secepatnya bisa memberikan cucu buat risma, ngga usah pedulikan nenrkmpeot rasmi dan jiya tinggal tunggu waktu pernikahan dgn firman berantakan dan firmsn yg sudah terhina dgn drama mu akan membongkar kebusukan mu didepan publik biar keluarga mu ikut malu anak kesayangan kebanggaan ternyata murahan dan playing victim
اختی وحی
jngn² yg nyuruh kabur kebandara bkn firman,tp kakak ny
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!