NovelToon NovelToon
Rumah Yang Tak Lagi Utuh

Rumah Yang Tak Lagi Utuh

Status: tamat
Genre:Single Mom / Hamil di luar nikah / Cintapertama / Tamat
Popularitas:345.2k
Nilai: 5
Nama Author: Aure Vale

Bagaimana rasanya ketika suami yang Aurel selalu banggakan karena cintanya yang begitu besar kepadanya tiba-tiba pulang membawa seoarang wanita yang sedang hamil dan mengatakan akan melangsungkan pernikahan dengannya? Apakah setelah ia dimadu rumah yang ia jaga akan tetap utuh?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aure Vale, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bagian Dua Puluh Satu

Sudah seharian ini Erven tidak pulang ke rumahnya, karena seminggu ini ia akan pulang ke rumah barunya yang kini sudah di tempati Jihan yang resmi kembali menjadi istri sahnya.

Sebenarnya Erven merasa bersalah kepada istri pertamanya, tapi ia sendiri sungguh tidak bisa menceraikan Jihan, ia masih memiliki hak untuk rujuk dengan Jihan, akhirnya ia memilih menikah lagi dengan Jihan tanpa memberitahu Aurel.

"Mas, aku mau jalan-jalan tahu, seharian ini bosen banget enggak ke kantor," ucap Jihan memeluk Erven dari belakang. Kini bahkan Jihan tidak pura-pura lagi memakai kerudungnya seperti saat ia melakukannya demi mendapatkan restu dari istri pertama Erven, secara terang-terangan Jihan kembali membuka hijabnya.

"Sudah malam loh ini, memangnya kamu mau kemana?" tanya Erven membalikkan tubuhnya dan membalas pelukan Jihan lebih erat.

"Aku mau ke restoran yang buka dua puluh empat jam itu, yang di dekat pantai,"

"Jauh loh itu, butuh waktu dua jam buat kesana, nanti yang ada kita pulangnya disini sampe pagi," beritahu Erven halus agar Jihan tidak tersinggung dengan penolakannya.

"Kita bisa menginap di sana mas, ya boleh yaa, please," bujuk Jihan menatap suaminya dengan tatapan memohon, Jihan tau jika Erven tidak akan pernah mampu menolak semua keinginannya.

"Kamu yakin, besok kita harus kerja loh?" tanya Erven memastikan.

Jihan mengangguk yakin, sudah sangat lama ia menginginkan mengunjungi restoran yang sangat terkenal itu, letaknya yang berada di tepi pantai membuat restoran itu semakin terkenal sampai keluar negeri, apalagi jika sudah malam, secara otomatis berbagai lampu dengan banyak warna menyala di sepanjang jalan menuju ke restoran itu.

Erven mengangguk, walaupun tubuhnya sedikit lelah dan meminta istirahat, ia tetap akan berusaha menyenangkan Jihan, jika dulu semuanya ia beri untuk Aurel kini apapun untuk Jihan, Erven akan mengusahakannya jikapun harus mengorbankan waktu istirahatnya setelah seharian bekerja.

"Makasih, mas," teriak Jihan semakin mengeratkan pelukannya sampai ia menggoyangkan tubuhnya ke kanan dan ke kiri saking senangnya.

"Ya sudah sekarang kita siap-siap ya, agar kalau sampai di sana tidak terlalu malam!"

Jihan menganggukkan kepalanya antusias, lalu melepaskan pelukannya dan mencium pipi sebelah kanan Kaivan sebelum ia berlari menaiki tangga untuk menyiapkan keperluannya menginap di restoran impiannya.

Erven hanya menggeleng-geleng kecil melihat tingkah istrinya, inilah yang sangat ia sukai dari diri Jihan, sifat ceria yang dibawanya selalu berhasil membuat dirinya terhibur, tingkahnya selalu membuat dirinya tertawa, Jihan tidak pernah gagal dalam membuat dirinya terhibur, aura positif yang dibawanya juga berhasil membuat orang di sekelilingnya merasakan nyaman jika berada di sisinya.

"Mas, kamu juga harus naik loh buat siap-siap," teriak Jihan dari atas.

Lagi-lagi Erven menggeleng dengan tingkah istrinya itu yang sangat suka sekali berteriak, Erven baru mengetahui yang satu ini setelah Jihan berada di rumahnya yang baru siap dihuni ini.

Dengan langkah santai, Erven berjalan menaiki tangga, tidak ingin lagi membuat istrinya kembali berteriak dan pasti akan berujung marah jika tidak segera dilakukan olehnya.

"Mas pakai baju ini aja ya, biar serasi sama aku!" Jihan membawa baju yang sedang pegang ke hafalan Erven dan menyamakannya dengan baju yang sedang ia pakai.

"Boleh, apapun buat istri kesayangan mas," goda Erven seraya mencubit pelanggan hidung Jihan.

"Terus gimana sama mbak Aurel, udah bukan kesayangan mas lagi dong?" tanya Jihan menaik turunkan alisnya.

"Mas sudah bilang loh buat jangan bawa-bawa nama Aurel kalau kita sedang berdua," ujar Erven mengingatkan Jihan yang memang sering kali bercanda membawa-bawa nama istrinya, mungkin memang berniat bercanda, tapi Erven tidak suka jika Jihan sudah membanding-bandingkan dirinya dengan Aurel seakan-akan dunia Erven hanya berhenti pada Jihan saja.

Erven sering kali merasa bersalah jika Jihan sudah memancing dirinya untuk membanding-bandingkan Jihan dan Aurel, Erven tidak pernah merasa nyaman jika harus membandingkan keduanya.

"Maaf, aku tidak bermaksud untuk membuat mas membandingkan aku dengan mbak Aurel," lirih Jihan menundukkan kepalanya merasa bersalah.

Erven langsung memeluk Jihan, "Tidak perlu minta maaf, mas tahu kamu tidak sengaja, sekarang kita lanjut siap-siap lagi, oke?"

Jihan mengangguk, lalu melepaskan pelukannya, "mas langsung ganti baju lalu pakai ini, ya!" Aurel menyerahkan baju yang sedang di pegangnya kepada Erven.

"Siap nyonya," balas Erven dengan tangan di dahi seperti gerakkan hormat seperti saat upacara.

Erven langsung membuka kemeja kantornya dan menggantinya dengan baju yang serasi dengan Jihan, bahkan istrinya pun menyiapkan celana jeans agar serasi dengan apa yang dipakai dirinya.

"Tuh kan mas, kita serasi banget loh," heboh Jihan seraya memposisikan dirinya dan Erven di depan cermin full body untuk melihat penampilan mereka malam ini.

"Kamu sudah bawa baju ganti, kan?" tanya Erven yang diangguki Jihan, tentu saja Jihan tidak akan lupa membawa pakaian ganti untuknya dan juga Erven, dari restoran itu, Jihan berniat untuk langsung ke kantor agar tidak datang terlalu telat.

"Kita besok mau langsung ke kantor kan, mas?" tanya Jihan memeluk lengan Erven yang tidak membawa tas berisi keperluan mereka.

"Mau langsung ke kantor aja? Gak mau pulang ke rumah dulu?" tanya Erven menundukkan wajahnya agar dapat melihat wajah Jihan yang juga sedang mendongak.

"Langsung ke kantor saja mas, aku sudah membawa baju untuk ke kantor besok,"

Erven mengangguk, ia langsung mengunci pintu di rumah dan membawa kuncinya, mungkin mulai besok ia akan mencarikan pembantu untuk membersihkan rumahnya dengan Jihan, tidak mungkin Jihan yang harus bersih-bersih karena Jihan sendiri harus berangkat kerja di pagi hari dan pulang dalam keadaan tubuh lelah, jadinya Erven berfikir jika rumah itu membutuhkan seorang ART minimal dua untuk bersih-bersih setiap harinya.

"Aku bawa snack sama minuman, mau mau gak?" tanya Jihan mengulurkan tangannya untuk mengambil keresek berisi snack dan minuman.

"Kamu belum makan malam kan ya? Kamu aja dulu, kamu butuh isi sesuatu untuk mengusir perut sampai kita sampai di sana," tolak Erven, ia lebih mengkhawatirkan Jihan yang memang belum makan malam, memang Jihan jika sekalinya tidak mau makan malam, dia tidak akan mau sekali pun kita membujuknya seribu satu cara.

Jihan mengangguk lalu mulai membuka satu snack kesukannya dan mulai menyiapkannya ke dalam mulutnya, ia juga sengaja menyuapi Erven yang sedang fokus menyetir.

"Kenyang deh mas, bikin aku jadi ngantuk" Jihan mengusap-usap perutnya yang rata, padahal ia hanya makan satu bungkus tapi perutnya sudah terasa kenyang.

"Kamu tidur aja dulu, nanti setelah sampai mas bangunin!" perintah Erven yang mulai menyalakan mobilnya.

Jihan mengangguk patuh, lalu mulai mencari posisi nyaman untuk tidur, lalu mulai memejamkan matanya.

_________________________________________

Menurut kalian Jihan itu sifatnya gimana? Emang baik orangnya? atau sifat baiknya cuman topeng sih guys? Komen di bawah yaaa!

1
Anonim
Cuma topeng untuk menutupi tujuan yg sebenarnya
T Sa
si aurel dibikin tolol oleh pengarang..byeee
Sofiati
bawa pergi bayimu sejauh mungkin rel..
Sofiati
dah pergi aza rel, nanti ketika dia tau km ga ada....nyesel deh
#kapok ga tuh🤭
Lia Sakking
kenyataan nya didunia nyata pelakor hidup bahagia bersama suami yg direbut nya... seandainya saja pelakor selalu dapat hukuman alangkah bagusnya
Jetva
keren...
Jetva
Koq IJHAN sih, Thor🙄🙄
Jetva
KAEL HUMMEL, GENTLE..🫰🫰
Jetva
LAH...BATU ADA DI KAMAR PASIEN..??🤔🤔🤔
Jetva
KAN UDAH DIBILANG JANG TERIAK...🙄🙄🙄 ..SUSAH JUGA KRN KAMU JUGA UFAH GILA...
Jetva
Thor..sebenarnya pasien beresiko tinggi seperti Jihan ini...klo di RSJ, ada tindakan isolasi dan pengobatannya dgn memakai listrik alias syarafnya disetrum...ada tetanggaku yg pernah tinggal di Manokwari ..Papua...thn '83..dia terserang penyakit Malaria Tropikana...saking tinggi suhu tubuhnya..dia sampai berlari di jalan raya tanpa memakai busana ( dia seorang pria)..oleh keluarga, dia dijemput dan dibawa k Jakarta dgn memakai borgol agar dia tak membuka pakaiannya..dr RS di sana udh disuntik sehingga dia tenang sampai tujuan...nah sampai di Jakarta dia langsung dibawa ke RSCM..kemudian dirujuk k RSJ..saat sadar bukannya tetap tenang malah kembali ganas..mungkin pengaruh demam Malaria itu..entahlah..dia diisolasi di kamar 1x1...kamar ini dia hanya diberi makan lewat lobang yg hanya tangannya yg bisa keluar sebatas siku...2 Hari di sana...dia dirawat dan menurut ortunya..dia diterapi strum..mungkin pakai infra red tp dikiran distrum😊..jdnya setelah sembuh dia jd lemot dlm berinteraksi..
Jetva
NAAAH..🤣🤣🤣..KLOP DECH BERDUA...SAKIT JIWA BERJAAMAAH🤣🤣🤣🤣
Jetva
SPESANG SUAMI ISTRI YG SAKIT JIWANYA...😔😔
Jetva
sampai sini aq paham...Erven hanya terobsesi dengan Aurel...obsesi yg pada akhirnya ketika sudah mendapatkan, rasa puas dan lama" menjadi bosan..kemudian dia bertemu dgn org yg membuat dia benar" jatuh cinta..sehingga terjadilah perselingkuhan itu.....sebab klo dia benar" cinta pada Aurel, secantiq dan semenarik apapun wanita lain, dia tak akan tergoda...byk godaan tp dia tetap setia pd istrinya....Kael sdh jth cinta..tp ga sadar krn msh trauma dgn berbagai peristiwa yg melibatkan para wanita disekitarnya pada hal dia ga salah ...
Jetva
karyawan ga perlu takut..lapor polisi atas tdk pidana penganiayaan berat...tetap masuk penjara...org slh itu ditegur bukan langsung hilangkan nyawa..siapa suruh selingkuh...
Jetva
🤣🤣🤣..mulai....mulaiii....jiwa terganggu tanpa sadar betada di level tertinggi...🤣🤣🤣
Jetva
kejam kau, Thor.....knapa mereka yg kau hilangkan nyawanya..knapa bukan Erven dan gundik gilanya🙄🙄🙄
Jetva
Authornya pintar memberi pelajaran..bahwa sakit jiwa itu tdk serta merta ada..tp melalui proses...di sini Erven ga tau latar belakang kehidupan Jihan...bibit penyakitnya pasti krn dlm keluarga hubungan tidak harmonis..maka ketika ada yg memberi perhatian, dia pegang tak mau lepas krn udh nyaman...akan semakin berbahaya jika tak ada yg menyadari tingkah mereka yg menyimpang...seperti Jihan yg egois kelewat batas...ingin terus punya anak dr Erven, tkut ditinggali akhirnya stres berlebihan dan tak tertolong...menganggap kehancuran hidupnya krn saingannya lebih bahagia..Erven yg tolol tak menyadari setiap tingkah n kata Jihan...ketoka sadar, semuanya sdh terlambat.....
Jetva
konsentrasi thor...byk typo yg tak tertolong😊😊
Jetva
🤣🤣🤣🤣...DASAR IBLIS BETINA...AUREL ITU ISTRI SAH...LAH KAMU ITU SELINGKUHAN....🤣🤣🤣...EMANG KUYANG, SUSAH DIJINAKKAN..🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!