Angel mencintai Malvin dengan sepenuh hati. Sampai dia menghabiskan waktunya hanya untuk mendapatkan perhatian Malvin. Dia bahkan memaksa orang tuanya untuk menjodohkan mereka. Pernikahan yang dia impikan bisa berakhir bahagia nyatanya berakhir tragis.
Dia terbunuh di tangan Malvin dan sepupunya sendiri. Arwah nya keluar dari tubuh nya. Rahasia - rahasia yang tidak di ketahui perlahan terungkap. Bahkan dia melihat seseorang yang mencintainya dengan tulus padahal dulu dia menghina pria itu demi seorang Malvin.
---------
"Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah jika aku akan membalas mereka semua. " --- Langit Al Ghassal.
"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu." --- Angelina Chloe Dominic.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kematian Angel Dan Langit
Saat aku mengatakan aku mencintaimu, percayalah bahwa itu benar.
Saat aku berkata selamanya, ketahuilah aku tidak akan pernah meninggalkan mu.
Ketika aku mengucapkan selamat tinggal, berjanjilah bahwa kamu tidak akan menangis.
Karena hari aku akan mengatakan itu akan menjadi hari aku mati.
~ Paul Smith - Cinta Sejati ~
Angin berhembus kencang menusuk kulit yang di penuhi luka sayatan. Sebuah kaki panjang terus berlari menulusuri jalan yang gelap dan di penuhi dengan banyak pepohonan. Keinginan nya untuk hidup sangat kuat, dia berlari mengejar sebuah harapan yang mungkin tidak lebih dari satu persen kehidupan nya. Segalanya telah hancur bersama dengan hatinya yang remuk redam setelah mengetahui kebenaran yang begitu menyakitkan. Suami dan sepupu yang sangat dia percaya ternyata tidak lebih dari seorang iblis berkedok manusia.
Angelina Chloe Dominic terus berlari. Kakinya yang luka tidak terlalu menyakitkan jika di bandingkan dengan kebenaran yang menghantam kepalanya dan menusuk jantung nya. Cinta yang selalu terpancar berubah menjadi kebencian yang mendalam. Kehangatan dan senyuman berubah menjadi seringai seorang Iblis. Dia bersumpah tidak akan memaafkan mereka yang telah mengkhianati nya.
Clip
Lampu menyala menyorot seorang wanita yang berlari di tengah gelap nya malam. Dua pasang mata yang berada di dalam mobil tersenyum sinis dan saling pandang. Saat mobil yang tadinya melaju dengan kecepatan sedang berubah menjadi kencang mengarah pada sosok Angel. Tidak ada niatan untuk berhenti berlari meskipun kematian nya mengejar dirinya dari belakang.
Bruk
Tubuh Angel terpental beberapa kilometer dengan tubuh yang remuk redam, darah mengalir dan merembes membasahi aspal dan beberapa kerikil kecil yang ada disana. Dua orang manusia yang paling di percayai Angel turun dari mobil dengan senyuman sinis terpampang nyata di mata gadis yang mungkin sebentar lagi akan menjemput ajal nya. Pandangan Angel menjadi buram di sisa kesadaran nya yang tersisa sedikit.
"Apa dia sudah mati?" itu suara Suaminya, pria yang dia cintai. Malvin Putra Ar Shiva.
Wanita yang bergelayut manja di lengan Malvin perlahan melangkah, menendang tubuh Angel yang sudah tidak bernyawa. "Dia mati! Ck, padahal niat nya aku masih ingin bermain - main. Tapi dia malah mati dan membuat kesenangan ku menjadi berkurang. "
Tidak tau malu, Malvin memeluk selingkuhan nya yang merupakan sepupu dari Istrinya, Dania dari belakang. " Apa perlu kita hidupkan dia kembali, lalu membunuh nya lagi?"
Dania mengalungkan lengan nya di leher Malvin, senyum menggoda dia berikan."Memang nya bisa?"
"Hem, " Malvin berpikir sejenak menatap Istrinya dengan wajah datar. " Tentu saja tida bisa! Tapi aku punya cara lain untuk menyiksanya. " Malvin menaik turunkan alis nya, sebuah ide gila muncul memenuhi isi kepalanya.
~
"Ahh.. sshhhaaa oooggghhh. aahhhh! enak sekali, lub4ng nya masih sangat sempit. "
Dania menggelengkan kepalanya menatap sang kekasih dengan wajah polos. "Ini rencanamu?"
Malvin hanya mengendikkan bahunya tanpa rasa bersalah. "Dia memang sudah mati! Tapi jasad nya bisa kita pergunakan. Lihat bagaimana tuan muda Robenson menikmati tubuh wanita jalang itu. "
"Dia seorang psychopath! Bisa - bisanya menyetubuhi seorang mayat. " bisik Dania bergidik ngeri.
"Bukankah kita sama gilanya, " Balas Malvin tersenyum menyeringai lalu mencium Dania dengan sangat brutal. Jika di depan sana seorang pria yang sejak dulu tergila-gila dengan tubuh Angel sedang menyetubuhi nya dalam kondisi tidak bernyawa. Sementara Malvin dan Dania berpesta Se*ks di samping tubuh Angel yang sedang bergoyang karena ulah pria di atas nya.
Tanpa mereka sadari jika seseorang sedang menatap pemandangan itu dengan dengki dan penuh kebencian. Raganya berada di depan arwah nya yang termangu menatap kosong semua iblis yang telah menghancurkan hidupnya. Bahkan raga nya pun tidak di biarkan untuk beristirahat dengan tenang.
"AKU MEMBENCI KALIAN SEMUA!!" kilatan penuh amarah. Petir menggelegar bukan pertanda hujan. Itu suara kemarahan dan keputusasaan yang menjadi satu. Tapi bagaikan tuli dua pasangan itu masih menikmati permainan mereka dengan penuh hasrat yang menggebu.
Satu tahun sudah berlalu semenjak kematian Angel. Tapi wanita itu tidak pernah meninggalkan dunia dimana orang - orang terkutuk itu berada. Dia menatap kosong ke arah gundukan tanah yang sudah menjadi lebat karena rumput yang menutupinya. Di depan nya seorang pria bersujud membersihkan makam itu setiap bulan nya.
Pria yang dia ketahui adalah musuh Malvin, Langit Al Ghassal. Dia datang hampir setiap bulan setelah mengetahui kabar kematian Angel. Bahkan pernah selama berhari - hari pria itu tidak pernah meninggalkan makam nya dan hanya memandang dengan tatapan kesedihan nya. Arwah Angel yang melihat itu selalu merasa bingung karena dia merasa hubungan nya dengan Langit tidak terlalu dekat. Bahkan dia sangat membenci pria itu. Dulunya Langit sempat meminta Angel untuk menjauhi Malvin karena pria itu bukan yang terbaik, Angel yang marah justru malah menghina Langit.
"Maafkan aku! Aku tau kamu pasti kedinginan berada di bawah sana. Seharusnya aku datang lebih cepat dan membawa kamu dari iblis itu. Seharusnya aku tidak melepaskan kamu meskipun kamu selalu saja menghina ku. Maafkan aku yang tidak bisa melindungi mu! Aku bersumpah akan membalas mereka semua."
"Kamu dengar aku, Angel! Aku sangat mencintaimu meski aku tau perasaan ini tidak akan pernah terbalaskan. Tapi setidak nya aku bisa melihat mu tersenyum. Itu sudah menjadi obat sakit hatiku karena kamu lebih memilih Malvin. "
"Jadi dia mencintaiku, " Arwah Angel tersenyum getir, merasa di permainkan oleh takdir. "Pria yang aku cintai membunuh ku. Tapi pria yang sangat aku benci justru mencintaiku dengan tulus. "
Angel mengepalkan tangan nya dengan kuat, menatap gundukan tanah dengan nisan bertuliskan namanya. Pandangan nya beralih menatap Langit dengan sendu.
5 Tahun Kemudian...
"TIDAK! AKU TIDAK SALAH, LEPASKAN AKU. " Malvin terus memberontak saat aparat kepolisian menyergap dan menangkap nya di sebuah rumah yang sedang di adakan pesta seks.
"Lepaskan Saya, Saya tidak bersalah kenapa Saya juga di tangkap. " Dania yang masih setengah polos pun memberontak. Mereka di lempar ke dalam mobil. Semua yang ada di tempat itu pun di tangkap.
"Pak, Saya tidak bersalah, " Kekeh Dania sambil menggoyang - goyangkan besi sel tahanan. Sementara Malvin meremas rambut nya dengan frustasi. Bagaimana dia bisa berakhir di dalam sel penjara.
Langkah kaki menjadi alunan musik bagi sang punya. Merasa ada seseorang Malvin menengadahkan kepalanya dan matanya langsung melotot. "Langit?!" Lirih nya tidak percaya. Pria yang pergi selama bertahun-tahun muncul kembali menjadi sosok yang berbeda.
Langit dengan santainya memasukkan satu tangan di dalam sakunya. "Bagaimana? Kamu suka dengan rumah baru yang aku pilihkan?"
"Brengsek, " umpat Malvin, dia ingin menghajar pria di depan nya tapi terhalang oleh besi penjara. "Jadi ini semua perbuatan kau? Kau yang sudah menjebak ku, haa?" Hardik nya penuh kemarahan.
"Menjebak." Langit tertawa mendengar satu kata itu. Matanya berubah menjadi dingin. "Bukan nya aku pernah bilang sama kamu. Seharusnya kamu bahagiakan Angel bukan malah membuatnya menderita. Ingat apa yang dulu aku katakan saat memutuskan untuk pergi! Jaga dan lindungi dia atau aku akan merebutnya! Tapi saat aku kembali justru yang aku dengar adalah kematian nya. "
"Balasan ini tidak sebanding dengan semua yang sudah kau lakukan pada wanita ku. Jadi jalani lah hukuman mu. Lebih buruk dari yang kau lakukan pada Angel. "
"Bedebah sialan! Sebenarnya apa yang wanita itu lakukan sampai kamu tergila-gila haa. Cantik? Dia memang cantik tetapi murahan. Buka matamu baik - baik, dia hanyalah seorang wanita sundal yang tidak berharga"
Langit mengepalkan kedua tangan nya, matanya kembali menyorot penuh dendam. "Buka sel nya, "
Pak polisi yang ada disana mematuhi perintah Langit. Mereka saling berhadapan tanpa sesuatu yang menghalangi mereka sekarang. Tanpa terduga Langit melayangkan sebuah pukulan bertubi - tubi ke wajah Malvin. Tidak ada yang menghentikan nya. Tubuh Malvin yang sudah babak belur hanya bisa pasrah saat kaki Langit menendang nya.
Langit mencekik leher Malvin dengan kasar, pria itu hampir kehilangan oksigen nya. " Siapapun yang berani menghina Angel maka aku tidak akan segan - segan untuk menghancurkan orang itu. Aku akan membuatmu hidup seperti di neraka. Aku akan membuatmu memohon sampai nangis darah untuk membunuh mu. Aku akan membuat mu hidup segan dan mati pun tidak mau. Ini hukuman yang aku berikan. "
Pengadilan menjatuhkan hukuman seumur hidup untuk Malvin dan Dania. Tidak ada yang bisa menyelamatkan keduanya bahkan orang tua Dania yang terlibat pun mendapatkan hukuman spesial dari Malvin. Satu per satu dari mereka yang membuat Angel menderita semasa hidupnya mendapatkan hukuman dari Langit.
Langit masuk ke dalam mobilnya dan pergi ke sebuah tempat ternyaman untuk nya. Di samping nya, Arwah Angel tersenyum bahagia karena dendam nya sudah terbayarkan ketika melihat penderitaan dua orang yang sangat dia benci.
"Terima kasih, Langit. " Mobil berhenti di sebuah makam. Dengan lembut Langit mengusap gundukan tanah itu dengan air mata yang sudah banjir.
"Kamu bisa tenang sekarang Angel! Mereka sudah mendapatkan hukuman meskipun itu tidak setimpal dengan kematian mu. Tapi aku harap itu bisa meringankan beban yang kamu miliki disana. Sekarang sudah saat nya kita bertemu, aku sangat merindukan mu."
Arwah Angel yang mendengar itu jadi memiliki perasaan yang tidak enak. Dan perasaan itu terjawab saat Langit mengeluarkan sebuah pistol dari balik pakaian nya. Angel melotot saat melihat Langit menodongkan senjata itu ke arah kepalanya.
Angel mencoba menghentikan tapi setiap dia ingin menepis tangan Langit. Tubuh nya menembus dan tidak bisa menyentuh apapun. "Aku mohon jangan lakukan itu! Lanjutkan hidup mu, waktu mu masih panjang. Jangan sia - siakan itu demi diriku."
"Mereka yang menyakitimu sudah mendapatkan balasan nya. Sekarang saatnya kita untuk bertemu, Angel. Aku akan datang. "
DOR
Pelatuk di lepaskan, timah panas menembus kepala Langit menjadikan tubuh itu menjadi tidak bernyawa.
"TIDAAK! LANGIT!"
"Kenapa kamu lakukan ini? Kenapa kamu memilih untuk mati?" Angel mengulurkan tangan, dia ingin menyentuh kepala Langit yang sudah bolong karena timah panas. Tapi tangan itu hanya bisa menggapai udara.
"Jika aku di berikan kesempatan kedua, aku berjanji akan mencintaimu, Langit Al Ghassal. " cahaya muncul dalam diri keduanya. Sesuatu yang tidak terduga terjadi menyeret jiwa Angel pergi ke suatu tempat.
•
•
•
BERSAMBUNG