Zhang Liu gadis malang yang di paksa menikahi seorang raja aneh, demi menolak pernikahan dan menjaga kesucian Zhang Liu bunuh diri dengan menenggelamkan diri di dalam danau, namun siapa yang menyangka setelah kepergian Zhang Liu dari tubuhnya, seorang gadis dari dimensi lain terjebak di dalam tubuhnya, apakah yang akan di lakukan gadis itu?
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Auliya Wulandari, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kematian Zhang Liu Yan
Keributan terjadi kediaman Zhang karena kematian nona muda Zhang yang malang, jatuh ke dalam air saat mendekati hari pernikahannya.
Gadis malang yang terbaring di rumput pinggiran danau, baru saja ia terjun dan saat diangkat sudah kehilangan nafasnya, anak malang yang mengorbankan dirinya demi kesetiaannya.
Ia memiliki seseorang di dalam hatinya akan tetapi mengapa mereka tak di takdirkan bersama?, mengapa mereka di pisahkan oleh takdir?, ia hanya ingin menikahi orang yang ia cintai, akan tetapi apa yang terjadi?, ia di paksa untuk menikahi seorang pria Bersikap aneh yang sangat mengerikan.
Ia sudah menjalani kehidupan yang sangat menderita sedari muda, kehilangan ibu saat ia lahir dan tidak mendapat dukungan dari sang ayah, hidup di kediaman pun sulit, harapan terbesarnya hanyalah menjadi pendamping putra mahkota, tapi mengapa?, mengapa pertunangan bodoh ini muncul begitu saja
Status putri sah?, itu hanya bualan belaka, pada kenyataanya ia hanyalah orang yang tak di sukai di kediaman Mentri Zhang ini
"Tuan, bagai mana ini, jika Zhang Liu meninggal bagai mana kita akan mengatakannya pada yang mulia" Ucap seorang wanita dengan suara terisak
Ia bukan sedang mengisi kepergian sang nona besar, saat ini ia sangat kahwatir dengan nasib putrinya yang mungkin saja mengantikan Zhang Liu memasuki istana raja Han.
Ia tak ingin putrinya hancur karena harus menikahi raja Han yang kejam itu, putrinya adalah gadis yang cantik dan berbakat, meski tak mendapat pangeran istana setidaknya ia harus mendapatkan bangsawan terkenal yang kaya, menikah dengan raja kejam adalah kesialan bagi putrinya, ia tak akan melakukan itu.
kediaman hanya memiliki dua putri sebagai gadis yang cukup umur menikah, jika gadis jalang ini bunuh diri maka putrinya yang malang tak akan memiliki jalan hidup lagi
"Tuan, raja Han menjadi semakin kejam sejak 2 tahun lalu dan hari ini Liu Er melompat ke kolam, meski harus di ganti dengan Zhi Er kita keluarga kita akan mendapat tuduhan menipu kaisar dan ini akan merugikan 9 klan keluarga Zhang" Ucap si wanita dengan wajah sedih
Raja Han,
Begitu di kagumi sedari muda akan tetapi menjadi semaki aneh dan mengerikan sejak kembali dari peperangan perbatasan timur dua tahun lalu, ini akan membuat putri mereka menderita jika benar benar menikahi pria kejam.
"Tuan mengapa kau diam saja" seorang wanita paruh baya langsung merengek pada suaminya, hal buruk akan terjadi jika bajingan ini benar benar mati.
"Ayah, apakah keluarga bisa sanggup menanggung tuduhan menipu kaisar adalah hukum mati 9 klan, ayah ini" Lin Zhi terisak lembut.
Wanita idiot ini benar benar bunuh diri, benar benar tak berguna, dan tak punya sedikitpun tekat ia hanya memprovokasinya sedikit namun wanita ini malah benar benar ingin mati, jika sudah begini bagaimana dengan dirinya
"Bawa nona besar kembali ke halamannya dan pastikan tabib merawat tubuhnya dengan baik, sampai pada hari pernikahan meskipun mayat dia harus masuk ke kediaman raja Han" Zhang Lan bahkan hanya berwajah datar, tetap diam saat melihat putrinya yang terbaring tanpa nyawa di rerumputan.
Dengan wajah dingin ia segera meninggalkan keramaian membiarkan pelayan membawa Liu Yan bodoh ini kembali ke halamannya, anak keras kepala ini, apakah gadis ini sangat ingin menghancurkan keluarga Zhang mereka, dasar gadis tak berguna.
"Ibu, ini sangat membuat ku takut, bagaimana bagaimana jika semua akan menjadi bumerang dalam hidup ku, aku tak menyangka jalang ini begitu bodoh" Zhang Lin Zhi cukup cemas dengan hal yang akan terjadi.
Bagai mana jika sang ayah malah dengan keras kepala memaksanya untuk masuk ke istana, di hati Mentri Zhang tak ada yang lebih di sayang dan di cinta, yang paling ia pedulikan hanyalah wajah keluarga, semua bisa ia korbankan demi dirinya sendiri, dan mereka hanya sebagai alat untuk menyenangkan orang orang.
Meski pria itu memperlakukan mereka dengan baik namun juga tak sampai akan mengorbankan diri sendiri, di dunia ini pria itu tak mencintai siapapun melebihi dirinya sendiri, oleh karena itu mereka harus bertindak dengan begitu pelan agar sang ayah tak menyadarinya.
Jika hari ini bajingan Liu Yan mati maka Lin Zhi akan mengalami hal terburuk yang tak ia inginkan, bagaimanapun caranya Liu Yan harus masuk ke dalam kediaman raja Han, dengan demikian barulah ia bisa menarik nafas nyaman
Lin Zhi selalu mendambakan pernikahan yang megah, suami yang terkenal dan kaya, serta sebuah kehidupan baik dan bahagia, ia tak akan pernah tertarik dengan raja kejam itu, selama beberapa tahun ini bahkan sudah membunuh begitu banyak orang
Di saat tubuhnya baik saja ia suka membunuh apa lagi saat ini, si raja itu berubah murung, saat merasa satu pergerakan aneh maka langsung di penggal, dan kematian benar benar tak bisa di halangi lagi.
"Zhi Er, kau sudah mendengar apa yang ayah mu katakan bukan? Sekarang kau tak perlu takut, apapun yang terjadi dia yang akan ke pergi kediaman raja Han tetaplah si jalang itu, jadi jangan membuat diri sendiri merasa buruk" Si wanita berucap dengan anda pelan
Dia adalah selir Ming salah satu selir dari bangsawan bermarga Zhang ini.
Meskipun begitu ia adalah selir yang menjadi penanggung jawab di rumah besar ini, kediaman Zhang tak memiliki nyonya selama bertahun tahun, hanya ada 8 selir dan 10 gundik, semuanya berada di bawah pengaturan selir Ming.
Sejak kematian Hu Xuan, Zhan Lan tak mengangkat nyonya di kediaman, ia masih mempertahankan posisi ini untuk orang yang ia cintai, ini membuat siapapun tak puas, namun apalah dayang mereka yang hanya bisa mengeluh dalam keheningan.
Ming Rao juga tak berpangku tangan begitu saja, ia sudah melakukan berbagai cara namun ia gagal, bahkan ia tak sebanding dengan wanita yang sudah mati, saat itu, saat nyonya masih hidup Zhang Lan tak pernah ingin mengambil selir, menikahinya pun karena usaha sendiri.
Namun sejak Hu Xuan meninggal Zhang Lan mengambil begitu banyak wanita, Ming Rao sudah berusaha payah memperjuangkan semua ini, setiap orang akan menanti ia membuat kesalahan dan menurunkannya, Hidupnya pun juga tak begitu baik.
"Tapi ibu?"
"Jika kau bersikeras ayah mu juga tak akan keberatan mengirim mu kesana, kau paling tau sifat ayah mu, semakin kau melawan maka semakin ia ingin menyingkirkan mu" selir Ming berucap pelan
Putrinya yang bodoh ini, buka kan sudah di katakan, Liu Yan akan masuk ke kediaman raja Han dengan ataupun tanpa nafas, apa lagi yang perlu di takuti, toh mengirim Liu Yan kesana memang untuk membunuhnya
"Baik ibu"