Namaku Iqbal Alviansyah. Aku seorang Pria dewasa berusia 34 tahun saat ini. Profesiku seorang Dokter Spesialis Penyakit Dalam. Namun sesekali Aku membantu Papih di perusahaan manufactur milik keluargaku. Perawakanku memiliki wajah yang tampan, kulit putih dan tubuh yang tinggi.
Berawal dari sebuah aplikasi chatting yang booming pada tahun 2010. Saat itu usiaku baru 24 tahun. Dari sana Aku mengenal sosok wanita Cantik, dewasa dan keibuan bernama Lulu Wulansari.
Kami saling jatuh cinta bahkan Kami menikah. Namun perjalanan cinta Kami menuju komitmen pernikahan di penuhi Air mata, Amarah dan kekecewaan. Namun hal itu yang membuat pernikahan Kami kokoh hingga sekarang.
Penasaran dengan kisah Kami?
Baca terus ya
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alana4444, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
21. Aku bukan janda seperti itu
Happy Reading All...
Lulu tertegun melihat Citra ada di hadapan nya.
"Pake sok sok an kaget lg. Gara2 Kamu tuh Aku sama Iqbal berantem. Dasar janda gatel tukang rebut pacar org lain"
Citra melayangkan telapak tangan nya ke arah pipi Lulu. Lulu refleks memejamkan mata. Sampai sekian detik Lulu tak merasakan sakit apa pun di pipi nya. Lulu membuka mata nya satu per satu.
Tampak Iqbal menahan tangan Citra. Mata nya melotot menatap Citra penuh kemarahan. Citra terlihat ketakutan dg kehadiran Iqbal di situ.
Iqbal menghempaskan tangan Citra dg kasar sampe Tubub Citra terhunyung kebelakang. Lulu hendak menolong Citra tp di tahan oleh Iqbal.
"Kamu kok kasar gitu sih sama perempuan ?... Gk pantes tau" Ujar Lulu marah
"Dia udh ngomong yg tidak tidak tentang Kamu bahkan Dia mau nampar Kamu. Dan Kamu msh belain Dia ?..."
"Aku dan Dia sama2 perempuan Iqbal. Cuma laki2 pengecut yg bisa bersikap kasar sama perempuan"
Iqbal bukan nya marah dg perkataan Lulu yg menyebutnya pengecut. Dia justru makin kagum dg kedewasaan Lulu.
"Malah senyum2 lg. Beresin dulu urusan Kamu sama pacar Kamu" Lulu berkata dg ketus.
"Hey... Aku udh gk ada urusan sama Dia. Kami udh END."Ujar Iqbal cuek. Kemudian mata nya melirik ke arah Citra. "Dan Kamu Citra,jangan ganggu Istri ku lg. Ngerti..."
Citra ternganga saat Iqbal menyebut Lulu sebagai Istri nya dg begitu bangga nya. Sedangkan Dirinya sudah 3 tahun berpacaran bahkan hubungan mereka sdh sampe ke atas ranjang. Namun belum pernah sekalipun di sebut Istri.
Citra membalikan badan nya lalu berlari kencang ke arah taman sambil menangis. Iqbal sungguh tega pada nya. Dia bersumpah,Iqbal akan menerima balasan yg sama. Di tinggalkan oleh wanita yg di cintai nya.
Di tempat parkir Iqbal dan Lulu sedikit cekcok. Lulu bersikeras tidak mau masuk ke mobil Iqbal. Dia meminta kunci motor di kembalikan. Sedangkan Iqbal tetap memaksa Lulu masuk ke dalam mobil nya.
Iqbal menatap Lulu dg tatapan nya yg tajam. Seolah mengatakan Kalau Dia tidak menerima penolakan. Nyali Lulu mendadak ciut. Dengan muka cemberut,Lulu akhirnya masuk jg ke dalam mobil. Iqbal tersenyum penuh kemenangan.
Di dalam mobil yg ada hanya keheningan. Lulu msh kesal dg sikap Iqbal yg arogan.
"Jangan diemin Aku kaya gini donk sayang"
Lulu msh tetap diam karena kesal. Sambil tetap mengemudi,tangan kiri Iqbal merayap mendekati tangan Lulu dan ingin menggenggam nya. Namun Lulu menarik tangan nya.
"Sedih bgt Aku di cuekin Istri ku sendiri. Aku janji gk akan bersikap kasar lg"
"Belok kiri"
"Hah"
"Aku bilang belok kiri"
"Ooh... Ok"
Iqbal membelokan mobil nya ke sebelah kiri mengikuti arahan Lulu. Akhir nya sampai lah mobil yg di kendarai Iqbal di depan sebuah sekolah. Iqbal memarkirkan mobil mewah nya yg cukup menyita perhatian beberapa org tua murid yg sedang menjemput anak mereka masing2.
Keluarlah Iqbal dan Lulu dari dalam mobil mewah itu. Semua mata termasuk ibu2 yg sblm nya sempat membicaran Lulu,ikut menoleh ke arah pasangan yg baru keluar dari dalam mobil mewah itu.
"Mamah nya Gina jemput nih ?..."
Lulu menoleh ke arah suara yg memanggil nya. Tampak2 beberapa ibu2 TK sudah berkumpul. Ada beberapa yg mata nya terlihat sinis.
"Iya nih Bu. Selama Kakek mereka blm sembuh,Saya yg antar jemput mereka"
"Ooh gitu. Itu Siapa yg di sebelah Mama nya Gina. Kok kaya berondong kaya raya tuch ?... "
Lulu melirik ke arah Iqbal sejenak. "Dia_" ucapan nya segera terpotong oleh ucapan Iqbal.
"Saya suami baru nya Lulu. Saya sangat tidak suka kalian membully istri saya" Iqbal sedikit membentak.
"Iqbal... Kamu janji sama Aku gk akan bersikap kasar dg siapa pun"
"Maaf Sayang,Aku cuma gk suka dg cara bicara mereka sama Kamu. Udh pada tuwir tp pada gk punya kesopanan"
"Udah... Lagian jg Aku gk ngerasa. Jadi biarin aja.
Iqbal menatap wajah ibu2 itu dg tatapan Dingin dan tajam. Tak lama bel keluar sekolah berbunyi dg keras nya. Terlihat anak2 berhamburan keluar dari kelas masing. Kecuali kelas anak TK yg sedang di siaga kan guru2 nya untuk berbaris terlebih dahulu.
"Assalamu'alaykum Mah" Ucap Gio sambil mencium punggung tangan Mamah nya.
"Wa alaykumussalam Gio" Lulu Tersenyum lalu mencium puncak kepala Gio
"Salam jg ke Oom dong..." Ucap Iqbal sambil senyum sambil menyodorkan tangan nya
Gio melirik seseorang yg sedang berdiri di samping Mama nya itu. Gio kembali melirik lg ke arah Mamah nya. Lulu hanya mengangguk sebagai kode.
"Assalamu'alaykum Oom" Ucap Gio sambil mencium punggung tangan Iqbal
"Anak pinter... Udah gitu cakep lg" Sambil mengusap usap rambut Gio.
Gio tersipu malu dg pujian Iqbal. Lulu hanya tersenyum melihat nya. Tak lama Gina terlihat berlari mengahmpiri Mamah dan Kakak nya.
"Assalamu'alaykum Mamah..." Ucap Gina sambil mencium punggung tangan Lulu.
"Wa alaykumussalam Gina" Sambil mencium puncak kepala Gina
"Oom itu siapa Mah ?..." Tanya Gina yg ternyata jauh lebih peka dg kehadiran Iqbal di banding kakak nya.
"Ini Oom Iqbal. Salim dulu ya"
"Assalamu'alaykum Oom" Gina menyodorkan tangan nya pada Iqbal.
"Wa alaykumussalam anak cantik" Jawab Iqbal menyambut uluran tangan Gina.
Mata Gina berbinar binar karena Iqbal menyebut nya cantik.
"Yuk kita pulang sekarang" Ajak Lulu
"Oom nya ikut pulang sama kita Mah ?... Kita naik motor berempat ya Mah ?..." Tanya Gina
Namun bukan Lulu yg menjawab melainkan Iqbal.
"Mana boleh naik motor berempat. Nanti kena tilang donk"
"Trs Kita naik apa Oom ?.. "
Iqbal menunjukan jari telunjuk nya ke arah mobil milik nya.
"Waaaaaw..." Ucap kedua anak itu merasa takjub.
"Itu mobil nya Oom ya ?... Sama kaya punya Gio donk"
"Gio punya mobil kaya Oom ?..."
"Iya tp warna nya biru Oom. Tp gk bisa di naikin. Soalnya itu cuma mobil hot star"
"Kalau mobil Oom bisa di naikin. Ayo Kita naik sekarang!!" Ucap Iqbal sambil menggiring kedua anak itu menuju mobil nya.
Entah kenapa hati Lulu merasa senang melihat kedua putra putri nya begitu akrab dg Iqbal. Terutama Gina yg sama sekali tidak merasa canggung dg Iqbal. Berbeda ketika bertemu dg Ayah kandung nya. Gina justru malah bersembunyi.
"Kalian lihat ya,gimana pintu mobil nya terbuka"
bip... bip...
Iqbal menyentuh tombol unlock yg ada di kunci mobil nya. Seketika pintu mobil Lambhorgini Aventador nya terbuka ke atas.
"Waaaaaaw...." Kedua anak itu kembali berteriak histeris melihat kehebatan mobil itu.
"Kaya mobil yg di film Fas* *nd Furi**s itu ya Oom ?..." Tanya Gio
"Iya memang. Oom beli mobil ini karena lihat film itu jg. Kamu suka film itu ?..."
"Suka lah Oom,ada kebut2an nya gitu Oom. Seru deh"
"Oom jg suka. Tos dulu donk" Iqbal dan Gio saling menepukan telapak tangan mereka masing2
"Ayo kalian masuk. Tp duduk di belakang ya"
Iqbal melipat jok mobil depan bagian kiri agar Gio dan Gina bisa masuk dan duduk di kursi belakang. Kemudian mengembalikan posisi jok itu agar Lulu bisa duduk. Setelah Lulu duduk,Iqbal berjalan memutar menuju jok depan sebelah kanan. Dia duduk dan menutup pintu nya.
"Adem bgt ya Mah mobil nya Oom..." Ucap Gio
Lulu hanya tersenyum dg tingkah Absurd anak2 nya. Mengingatkan nya pada Iqbal yg juga Absurd.
*
*
*
*
*
Terima ksh untuk yg bersedia membaca novel ini.
Jangan lupa tinggalkan jejak Like,Komentar dan vote nya. Klik ikon 💟 dan rate bintang 5 jg ya.
bagus
sukses
semangat
sukses.....semangat
mksh