Isyana Putri, gadis tomboi berusia 22th. Tanpa sengaja bertemu dengan
Briyan Adhinatha, seorang CEO tampan berusia 28th.
Karena suatu keadaan membuat Isyana harus melakukan nikah bohongan dengan Briyan.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon mandry, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Sandal butut
Setelah dari butik Briyan membawa Isyana ke toko sepatu. Karena baju yang dia pakai gak cocok dengan sandal jepit yang katanya merupakan harta satu-satunyanya. Ada-ada aja nih si embak hehe...
Di dalam toko banyak terpajang bermacam-macam sandal dan sepatu. Briyan mengambil sepasang sepatu hak tinggi yang senada dengan baju yang dikenakan Isyana.
"Pakai ini" Briyan memberikannya kepada Isyana
Isyana hanya melihat sepatu hak tinggi yang diberikan Briyan. Sepatu itu terlihat cantik dan anggun dan heelnya sangat tinggi.
'Buset dah... Ini sepatu apa egrang? Tinggi bener' batin Isyana
"Gak mau" Tolak Isyana sambil menggelengkan kepalanya.
"Kenapa? Kamu akan terlihat anggun dengan sepatu itu" Briyan mencoba meyakinkan Isyana
"Anggun enggak yang ada patah tulang pak" Jawab Isyana
"Bapak bisa lihat ini.... Tinggi banget... Nanti kalau saya jatuh bisa patah tulang" Jelas Isyana sambil memegang sepatu heels itu.
" Ini kalo kenak kepala juga bisa bocor ini pak. Tajam banget..." Isyana membolak balik sepatu dan mengamatinya
"Bilang aja kamu tidak bisa memakainya" Ucap Briyan dengan senyum mengejeknya
"Emang... " Jawab Isyana sambil menaruh heels yang dipegangnya tadi.
" Ya udah pilih yang bisa kamu pakai" Briyan menyerah
"Okay bos... " Isyana bersemangat mencari sepatu yang dia suka.
Setelah memilih-milih akhirnya Isyana mengambil sepasang sepatu kets dan mengenakannya. Dia berjalan ke arah Briyan yang duduk menunggunya.
"Sudah pak... " Isyana menunjukkan pilihannya kepada Briyan
"Itu apa?" Tanya Briyan yang melihat sepatu pilihan Isyana
" Ini sepatu pak. Apa bapak gak pernah melihatnya? " Sindir Isyana
"Kenapa kamu pilih sepatu kets? Disini ada banyak model sepatu yang lebih bagus dari itu" Ucap Briyan
"Aku nyaman pakai ini. Ini juga bagus kok dipake sama baju ini" Pendapat Isyana
'Dasar cewek aneh... Sebenarnya apa yang ada dipikirannya? Dres yang bagus dan berkelas jadi seperti ini' batin Briyan
"Terserah!" Briyan sudah pasrah dengan keadaan
" Mbak bungkus sepatu itu" Briyan memberikan kartu debit kepada karyawan toko
"Iya pak. Saya proses dulu dikasir. Tolong ditunggu sebentar... " Jawab karyawan itu dan menerima kartu debit Briyan. Briyan melambaikan tangannya sebagai jawaban mengiyakan.
Tak menunggu lama karyawan toko telah selesai mengurus pembayaran dan berjalan menghampiri Briyan dan Isyana.
"Ini pak kartu anda dan ini struk pembeliannya" Karyawan toko memberikan kartu debit Briyan dan Briyan menerimanya.
"Trimakasih atas kunjungannya selamat datang kembali" Sapa karyawan toko tersebut.
"Sandal aku... " Ucap Isyana yang ingat akan sandal jepitnya. Dan mencari sandalnya.
"Sandal butut juga" Sindir Briyan
" Butut-butut gini juga nyaman dipakenya" Ucap Isyana yang menemukan sandalnya.
"Terserah...! " Briyan berjalan keluar dari toko.
"Mari mbak" Isyana menyapa karyawan toko sebelum keluar dari toko mengikuti Briyan. Dan karyawan itu hanya tersenyum.
Mereka berjalan menuju tempat parkir mobil Briyan berada. Setelah mereka masuk kedalam mobil, Briyan melajukan mobilnya dijalanan. Tak jauh dari toko sepatu, Briyan memarkirkan mobilnya disalon kecantikan
"Perjalanan kerumah bapak banyak banget tikungannya ya... " Ucap Isyana yang mulai lelah naik turun mobil tak sampai-sampai pada tujuan.
" Rumah saya istimewa jadi yang masuk harus dipermak dulu. Biar gak malu-maluin" Ucap Briyan ketus
"Kalau saya malu-maluin kenapa masih mau saya berakting" Sindir Isyana
"Jangan cerewet... Ayo masuk" Ajak Briyan setelah mobil terparkir sempurna.
Briyan berjalan memasuki salon kecantikan dan Isyana hanya mengikuti Briyan dari belakang.
*****
Maaf ya teman2 readers... siemak update nya molor...
lagi ada kesibukan didunia nyata yang menyita tenaga dan perhatian emak 🙏🙏🙏
selamat membaca☺
1 vote mengiringi karyamu Thor.
semangat berkarya