NovelToon NovelToon
Wanita Berdarah Dingin

Wanita Berdarah Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Romantis / Mafia / Identitas Tersembunyi
Popularitas:1.2k
Nilai: 5
Nama Author: Achlys_Bellona

sakit, perih, air mata yang terus di tahan oleh seorang gadis cantik, yang memutus kan untuk tinggal sendiri jauh dari keluarga nya.

kelina adalah seorang gadis cantik, yang cerdas, kelina mempunyai orang tua yang begitu menyayangi nya dan mencintai nya, namun setelah adik nya lahir, kelina Tidak pernah lagi merasakan kasih syang itu.

apa kah penyebab orang tua kelina menjadi seperti itu, dan kenapa rasa sayang nya menghilang setelah kelina mempunyai adik.

ada mesteri apa kah di balik semua sikap orang tua kelina, marinkita saksikan cerita nya, dan tolong like, follow dan komen yah.

terimakasih semoga, novel ku bisa menghibur kalian☺️

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Achlys_Bellona, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 21

" ngapa sih kalian " ucap zergan heran

" lu yang kenapa?" tanya farel

" lu sadar zer? " ucap Rayanka

" gue mabuk " ucap zergan malas

Plakkk.....

GALENNN

Brakkk.....

Galen menampar zergan, yang langsung mendapatkan balasan dari zergan.

" ngapa lu mukul gue " ucap zergan geram

" ya kata nya lu mabuk, siapa tau otak lu sengklek " ucap Galen memegangi sudut bibir nya akibat tonjokan dari zergan.

" kagak ah elah bercanda gue " ucap zergan malas

" udah ah, udah kumpul semua kan? " tanya zergan

" sekarang jelasin sama gue apa yang terjadi, kenapa lu bisa kaya gini? " ucap zergan

Kelina hanya terdiam memandangi langit langit, mata kelina berkaca kaca seperti ingin menangis, namun kelina tahan, dan mendongakkan kepala nya agar air mata nya tidak jatuh.

" gue kasih tau mamah papah gak yah, gue takut respon mereka gak perduli, tapi masa iya sih gue separah ini mereka Gak peduli juga" batin kelina

Kel...

Kel...

Kelina...

Zergan terus memanggil kelina, namun kelina Tidak juga sadar dari lamunan nya.

" Kel lu mikirin apa sih " ucap ziel menghampiri Kelina.

" ah- engga ko " ucap kelina menunduk dan mengusap sudut mata nya

" lu nangis Kel? " tanya Vani yang menyadari mata kelina memerah

" eh- engga ko, gue cuman lagi nahan rasa ngilu di kaki gue doang " ucap kelina

" gue panggilan dokter dulu yah " ucap nazeea

" gak usah gue baik baik aja " ucap kelina tersenyum

" lu yakin? " tanya zergan mengusap kepala kelina dengan lembut.

Kelina menganggukkan kepala nya dan tersenyum, untuk meyakinkan bahwa kelina baik baik saja.

" oke, sekarang lu ceritain semua nya sama gue " ucap zergan

Kelina pun menceritakan semua nya, dari awal kejanggalan dengan ada nya orang tergelatak di tengah jalan, sampai kelina memutus kan untuk keluar dari mobil dan menghadapi mereka semua.

Ziel dan Vani pun mengatakan apa yang terjadi kepada mereka, dari awal ziel yang terbangun oleh suara tembakan, lalu membangunkan Vani dan memutus kan untuk keluar mencari kelina karna mendengar runtutan suara tembakan.

" kenapa lu seberani itu? kenapa lu harus keluar ? Kenapa juga lu harus hadapi mereka semua " tanya zergan sedikit tinggi

" gue gak tau, tapi yang jelas gue gak mau, temen temen gue juga ikut terluka " ucap kelina

" mereka tuh Udah baik sama gue, mereka sabar sama gue meski sikap gue dingin dan kadang acuh tak acuh, mereka mampu bikin gue GK ngerasa sendiri mereka juga selalu ada buat gue, gue gak mau mereka berdua terluka, gue gak rela kalo harus ngeliat meraka ikut terluka juga, makannya kenapa gue mutusin untuk nyamperin orang orang itu sendirian, dan berhentikan mobil sedikit jauh dari orang orang itu, karna gue gak mau mereka tau bahwa di mobil itu ada orang lain selain gue " ucap kelina

" kell....." ucap Vani dan ziel menangis

" kalian gak ada yang luka kan? Gak ada yang nyamperin kalian ke mobil kan? " tanya kelina cemas

" kita berdua gak papa Kel " ucap Vani mengusap air mata nya

" lu yang kenapa kenapa, lu gimana sih, kalo sayang sama kita ya kita hadapi bareng bareng dong, jangan gini Kel, bukan cuman lu doang, kita juga takut kalo lu kaya gini, lu pikir kita gak panik apa hah, lu pikir kita gak nangis, sakit tau Kel, lu juga Baik sama kita, semenjak ada lu di pertemanan kita, kita gak pernah di bully, kita gak pernah di rendahkan, kita Gak pernah di kucilkan, lu tuh berani, lu penyelamat kita, tapi bukan berarti lu bisa lawan mereka semua, mereka sebanyak itu, liat sekarang, lu seperti ini, bahkan ada tiga peluru di tubuh lu, banyak luka sayatan di tubuh lu, tubuh lu banyak memar nya, lu kira kita liat itu gak sakit hah, gue tuh udah anggap lu kaya sodara gue sendiri, iya gue tau ko gue lemot, gue tolol, gue sama cicak aja takut, tapi kan siapa tau gue bisa pukul orang orang itu juga " ucap ziel panjang lebar dengan terus menangis deras

" Kel, lu orang baik, cuman emang ke tutup sama muka datar ke tembok doang " ucap ziel terus menangis sesenggukan

" udah ah ngapain nangis, gue baik baik aja ko " ucap kelina tersenyum

" pala lu baik baik aja, segini banyak luka nya lu bilang Baik" ucap ziel

" Udah yah jangan nangis " ucap Kelian

" ya lu jangan gini dong Kel, sakit tau hati gue liat sahabat gue terluka gini " ucap Vani sesenggukan

" ututututu cini cini gue peluk " ucap kelina manja, dengan meregangkan tangan nya

ziel dan Vani pun langsung memeluk kelina, dan menangis di pelukan kelina.

Agrhhhh.....

Kelina menggeram Karan luka di bagian punggung nya di peluk erat oleh ziel.

" eh udah udah, liat kelina kesakitan " ucap farel

Ziel dan Vani pun langsung melepas kan pelukan nya, dan meminta maaf kepada kelina.

" eh maaf kel maaf " ucap ziel dan Vani

" gak papa ko " ucap Kelina.

Setelah bercerita dan bernangis bersama Mereka pun duduk di sisi lain tempat, zergan masih duduk di kursi yang ada di pinggir ranjang kelina, dan menemani nya.

Kalina tengah asik memakan buah semangka, dan sedang menonton filem kartun kesukaan nya, karna tidak ada penyanggah, kelina pun menggunakan tangan zergan untuk memegangi hp nya agar bisa menonton dengan tenang.

" zer " ucap kelina tersenyum

" apan " tanya zergan

" tangan lu nganggur kan? " tanya kelina

" iya emang kenapa? " tanya zergan

" mana tangan lu, pegang ini dan diem " ucap kelina memberikan hp nya dan memposisikan tangan zergan agar hp kelina tepat berada di depan nya.

zergan hanya terdiam dan menatap malas kelina, Karana tanpa zergan menyetujui nya kelina sudah memposisikan seperti itu.

" apa liat liat, kata nya mulai sekarang gue jadi tangung jawab lu" ucap kelina

" ah elah, iya iya " ucap zergan pasrah

" nah gitu kan makin ganteng hiiiii" ucap kelina tersenyum lalu tertawa kecil

Blus.....

Pipi zergan terasa panas, dan memerah seperti tomat, zergan menundukkan kepala nya agar Tidak terlihat oleh siapa pun.

" apa sih anjir, imut lu begitu " batin zergan

" tapi emang imut arghhhhh " sambung nya lagi

" cih gitu doang salting " ucap kelina ternyum miring

" apa lu senyum senyum " tanya zergan

" siapa yang senyum dih " ucap kelina lanjut memakan buah yang ada di tangan nya

" eh iya bukan nya kita belum Tukaran nomor kan? " ucap Galen

" iya belum "ucap ziel

" yaudah kita tukeran sekarang, biar nanti kalo ada kejadian serupa kalian bisa tlpon kita " ucap farel

ziel dan Vani pun memberikan nomor mereka, dan juga memberikan nomer kelina.

" gue simpen nama lu pake nama apa yah " ucap ziel melirik Rayanka

ziel pun terseyum lalu mengetik sesuatu, dan tertawa puas, meski mereka dekat Rayanka dan ziel lebih banyak berdebat hanya karna hal kecil.

" lu kasih nama kontak gue apa? " tanya ziel

" zietol " ucap Rayanka tersenyum

" apaan tuh " tanya ziel penasaran

" ziel tolol" ucap Rayanka tertawa

" RAYANKA TAIKK!!!!!! " teriak ziel nyaring

1
Achlys_Bellona
sabar yah☺️
Aretha Shanum
diperjelas saja jangan ada teka teki
Aretha Shanum
yo Thor semangat upnya jangan kelamaan
Achlys_Bellona
jangan lupa mampir yah teman teman, semoga suka dengan novel aku
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!