NovelToon NovelToon
Diceraikan Suami Dicintai Kekasih Misterius

Diceraikan Suami Dicintai Kekasih Misterius

Status: sedang berlangsung
Genre:Wanita Karir / Romansa / Konglomerat berpura-pura miskin / Menyembunyikan Identitas / Kekasih misterius
Popularitas:18.6k
Nilai: 5
Nama Author: Rere ernie

Suaminya berkhianat dan selalu mengabaikan nya, Calista malah tak sengaja bermalam dengan seorang Office Boy hotel tempat dia dijebak.

"Kamu masih perjaka?" tanya Calista pada lelaki tampan yang tidur dengan nya.

"Ya, Nona."

"Baiklah, aku akan bertanggung jawab! Kita akan jadi kekasih!" tutur Calista dengan serius, dia adalah orang yang selalu bertanggung jawab pada hal yang telah ia lakukan.

"Tapi saya hanya seorang Office Boy miskin."

"Aku nggak perduli latar belakang mu, aku hanya harus bertanggung jawab telah mengambil keperjakaan mu! Aku orang yang berpikiran sangat kuno, dimana keperawanaan atau keperjakaan sangat penting!"

Siapa sangka, ternyata lelaki itu bukan lah seorang OB biasa... akan tetapi seorang Bos besar misterius yang menyembunyikan identitas aslinya dari Calista dan pria itu mencintai Calista dengan ugal-ugalan!

Bagaimana rasanya dikhianati dan diabaikan suami lalu diceraikan, namun malah dicintai secara ugal-ugalan oleh kekasih misterius?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Rere ernie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter -23.

Di kamar paling mahal dan mewah itu, Mutia bersedekap menatap kesal pada Calista. Setelah dia membiarkan Calista dan Ravindra mandi dan berganti pakaian, dia menyidang keduanya sambil memesan sarapan pagi.

Tok Tok Tok.

"Nona, sarapan datang." Ucap salah satu bodyguard.

"Biar aku yang ambil, jangan sampai ada yang memotret wajahmu...!" Mutia menunjuk wajah Ravindra.

Sahabat sekaligus manajer Calista itu membuka pintu lalu menarik troli makanan dan membawanya masuk lalu menutup pintu. Dia mendorong troli ke arah meja makan lalu membiarkan nya disana.

Mutia berjalan kembali ke arah sofa dan bicara pada Ravindra dengan wajah tak bersahabat dan cenderung galak. Mutia tak tahu saja siapa Ravindra, jika tahu Ravindra seorang Bos besar, apa dia akan masih bisa bersikap sama pada pria yang ia galaki itu?

"Tadi siapa nama mu?" tanya Mutia dengan sikap judesnya.

"Indra."

"Kau kerja apa?"

"Office boy di hotel."

"Kalau begitu, kau sudah terbiasa menyiapkan makanan untuk para tamu hotel kan. Gih! Siapin sarapan buat Calista di meja makan! Tinggalkan kami berdua, aku ingin bicara dengan Calista... antar wanita!" tekan Mutia.

"Saya hanya bertugas membersihkan kamar-kamar tamu dan sekitaran hotel, bukan melayani makan mereka." Ucap tegas Ravindra.

"Sama saja, sana pergi siapkan!"

"Aku bukan pelayan mu! Kalau Bebeb ku yang nyuruh, baru aku akan menyiapkan nya!" Ravindra menolak dengan suara kasar, tapi pria itu menatap lembut pada Calista.

"Cal!" Mutia menyentak kakinya kesal.

Calista memutar matanya malas, "Kamu sendiri yang terlalu sombong, Mut! Indra benar... dia bukan pelayan! Memang apa salahnya kerjanya hanya OB, tolong hargai dia!"

"Aku hanya kesal, kamu menyembunyikan rahasia dariku...!" Mutia memberengut, bukan maunya menghina Ravindra dia hanya merajuk.

"Kau punya manajer yang menyebalkan dan kasar!" celetuk Ravindra masih kesal pada Mutia.

"Hei! Kau pikir kau juga tidak menyebalkan! Kau jangan sok ganteng, ya!" Mutia berkacak pinggang.

"Aku emang ganteng, bahkan Calista pernah menawariku jadi model dan aktor! Iya kan, Beb?" Ravindra menarik tangan Calista dan mengecupnya.

"Manusia menyebalkan!" Mutia merasa akan keluar asap dari kepalanya jika terus berdebat dengan Ravindra.

Calista tau sifat Mutia, temannya itu akan terus mencecarnya dengan banyak pertanyaan meski ada Ravindra disana. Wanita yang memakai dress berwarna maroon sebatas lutut itu menangkup wajah Ravindra. "Sayang, tunggu aku bicara sama Mutia dulu. Sambil nunggu... kamu sarapan duluan. Gimana?"

"Baik! Aku akan menunggu mu dan sarapan lebih dulu. Nanti aku menyuapi mu, oke?"

"Oke."

Mutia terperangah, laki-laki yang baru saja bersikap menyebalkan padanya tapi begitu memperlakukan Calista penuh kelembutan dan kepatuhan.

Ravindra pun berjalan ke arah meja makan, tapi saat melewati tubuh Mutia dia mendelik tajam. Tak mau kalah oleh Ravindra, Mutia berbalik mendelik pria itu.

Setelah Ravindra menjauh, Mutia duduk di samping Calista dan langsung mencecarnya.

"Kau gila! Sejak kapan kau berhubungan dengan pria itu?"

"Bukannya aku pernah bilang padamu, aku punya kekasih gelap. Ya itu, dia!"

"Dasar gila! Apa otakmu terganggu karena kau diceraikan Andrean?"

"Enak saja! Hubungan ku dengan Indra, nggak terpengaruh atas perbuatan Andrean padaku! Indra... adalah pria yang tidur dengan ku di malam aku dijebak. Kau masih ingat, kan?"

"Astaga! Jadi sejak saat itu, kalian terus berhubungan tanpa aku tahu! Teganya kamu!" Mutia kembali merajuk karena Calista tak jujur padanya.

Calista tau dia salah, "Maaf... aku hanya ingin menjaga privasi Indra. Bagaimana pun, dia juga korban. Aku bahkan sudah berjanji akan menjaganya seumur hidupku."

"Aduh! Kepalaku!" Mutia tiba-tiba saja sakit kepala.

"Hehe... bantu aku jaga rahasia hubungan kami ya. Lagian, aku harus menjaga image bersih ku. Setelah beberapa waktu, aku akan menikah dengan Indra dan mengumumkan pernikahan kami."

"Jangan! Kau masih harus mengembangkan sayapmu, jangan menikah dulu! Kau harus memprioritaskan karir mu daripada seorang pria...! Kau nggak ingat apa yang terjadi padamu saat kau lebih mementingkan si bajingaannn Andrean daripada karir mu....! Kau akhirnya dicampakkan!"

Suara Mutia sangat keras, Ravindra yang diam-diam sejak tadi menguping mendengar dengan sangat jelas ucapan Mutia. Ada perasaan aneh dalam hatinya, apa dia sangat egois memaksa Calista menikah sementara dia ingin Calista menjadi aktris tersohor dan sukses dalam karirnya?

Jika Calista menikah, maka akan berdampak pada karir wanita itu. Apa Ravindra tega memotong sayap Calista yang sedang terbang menuju puncak tertinggi dan malah memenjarakan wanita itu dalam sangkar emas miliknya?

Pikiran-pikiran berat itu mengganggu Ravindra, sampai dia tak bisa berkonsentrasi lagi dan hanya memandang sarapan dengan tatapan bingung.

Di sofa Calista menutup mulut Mutia agar jangan bicara keras-keras. Setelah dirasa Mutia mengerti, Calista melepaskan tangannya. "Plisss, jangan bicara aneh-aneh di depan Indra."

"Aneh apanya, yang aku ucapkan benar! Jalan mu sebagai seorang bintang masih panjang, kenapa kau harus__"

"Cukup! Jangan katakan apapun lagi, aku nggak ingin dengar." Bentak Calista, dia bukannya tak mempertimbangkan banyak hal tapi dia tak ingin melanggar janjinya pada Ravindra untuk segera menikah.

"Huh!" Mutia mendengus kasar.

"Ngomong-ngomong, bantu aku dengan satu hal." Bisik Calista.

"Kau masih butuh aku?!"

"Haish! Ayo lah kawan, kita ini kan besti dari zaman masih anak curut. Jangan marah lagi ya... kau pernah bilang ingin tas hermes yang harganya 6 miliar itu kan? Aku belikan hari ini, gimana?"

Mata Mutia seketika berbinar namun dia menutupinya, dia masih kesal dengan ketidakjujuran temannya. "Oke! Kau butuh apa?"

"Pergilah ke apotek, tapi harus kamu yang beli jangan sampai orang lain tahu itu untukku. Beli pil KB, aku harus menjaga tubuhku agar tak hamil untuk sementara ini. Indra selalu bergairrah, aku tak bisa menolaknya saat dia ingin tidur dengan ku."

Mutia mendengus dengan mata penuh cemoohan. "Kau jangan membuat alasan seolah-olah Indra lah yang sangat bergairahhh... bukankah kau juga?!"

Calista nyengir, Mutia memang temannya bahkan tak bisa dibohongi. "Aku akui, aku juga menikmati tidur dengannya. Jadi... kau puas sekarang? Cepat pergi, aku harus segera meminumnya!"

Mutia bangun dari duduknya, dia melirik sebentar pada Ravindra yang terlihat melamun dengan mengaduk-aduk makanan di atas piring.

Astaga! Calista benar! Pada saat tanpa ekspresi seperti saat ini saja... Indra memang sangat tampan dan cocok jadi aktor bahkan jika hanya menjadi model pakaian... pasti akan laku dipasaran! Mutia terkekeh lalu dia keluar dari kamar.

Setelah Mutia pergi keluar, Ravindra bangkit dari meja makan.

"Aku pergi!"

Pria itu langsung berjalan ke pintu dan pergi keluar, tanpa menunggu tanggapan dari Calista. Calista mengejar Ravindra ke pintu tapi saat melihat laki-laki itu sudah berjalan pergi tanpa menoleh sedikitpun, pada akhirnya Calista menahan diri. Dia tidak tahu apa kesalahan nya pada Ravindra hingga pria itu terlihat marah, tapi yang pasti dia tak akan pernah mengejar laki-laki lagi jika laki-laki itu ingin pergi darinya.

1
Lukman Lukman
sip mantap adem bacanya
Tiara Bella
Calista memang the best artis multitalenta....gosip apapun nntinya gk bakalan ngaruh bt dia
Desyi Alawiyah
Waduh...Rqvindra kan lagi otw kesitu yah? Pasti salah paham ngga sih Ravindra nya

Ah, paparazzi emang menyebalkan 🤔😅
yumna
wah bkal da gempa nih...ravindra bkal ngamuk
yumna
owh so swet
Lukman Lukman
dunia artis emng g tuch nya apa d bikin berita huuuu
Tiara Bella
wah fans panatiknya mw ngapain lg...mudah"an Ravindra cepet dtng ya
Zenun
Sssttt, Bara yang dibocorin
Desyi Alawiyah
Fans fanatik, kalo di Korea istilahnya Sasaeng 🤭🤭

Pasti dia pikir, Bara ada hubungan dengan Calista 😅
RE💜: kayaknya tuh fans fanatik bakal ngegali rahasia Calista 😌
Desyi Alawiyah: Tapi jangan sampe Calista kena bully, karna nanti yang ngebully Calista bisa langsung berhadapan dengan Ravindra...meskipun yang nge bully cewek sekalipun...😌😌😌
total 3 replies
Zeni Supriyadi
Heh fans fanatiknya Bara sebelum kamu menyentuh Calista kamu duluan yg bakal didepak sm bodyguardnya Ravindra😂
RE💜: belum tao dia siapa bekingan Calista 🤣🤣🤣
total 1 replies
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
🍁 Fidh 🍁☘☘☘☘☘
🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰🥰
yumna
seblm ngapa"in calista km dluan bkal mask dlam penjranya ravindra mau mang
yumna: janda paling hot nya ravindra🤭🤭🤭🫢🤭
RE💜: Siapa Calista? Istri bos 🤭
total 2 replies
Tiara Bella
yah uler Keket nya ada lg wkwkkwkw
Tiara Bella: hehehheher
RE💜: wkwkkwk ulet kejengkang itu mh/Facepalm/
total 2 replies
Desyi Alawiyah
Ravindra ngga marah kok Cal, dia hanya bimbang dengan pikiran dia sendiri...
RE💜: nah yups betul 😂
total 1 replies
Desyi Alawiyah
Anak curut dong 🙈
Desyi Alawiyah
🤭🤭🤭🤭 sama bos besar loh itu
Zenun
Ravindra lagi galau
Zenun
Hayolooo ketauan
Narimah Ahmad
mimpi kali 🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!