NovelToon NovelToon
Petualangan Kedua Ku Di Zaman Kuno

Petualangan Kedua Ku Di Zaman Kuno

Status: tamat
Genre:Action / Fantasi / TimeTravel / Si Mujur / Bertani / Tamat
Popularitas:1.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Dewi Harefa

Original, bukan terjemahan.

Dia, perempuan mafia yang terkenal di dunia modern, di kematian pertamanya dia masuk kedalam janda perawan dan menjadi seorang ibu tiri yang di cintai anak tirinya.
Dia membasmi klan mafia dan kematianya juga membawa ikut kepunahan klan mafia.

Tapi, jiwanya malah kembali kemasa zaman kuno, dia masuk keraga seorang wanita muda sebagai teman belajar sang Putri Mahkota.
Dia anak perempuan kepala koki istana, yang suka di bully oleh teman- teman Putri Mahkota.

Dia baru saja tenggelam, dan seorang mafia memasuki raganya. yang membuat dia hidup kembali.

Seorang pemegang senjata ingin di lecehkan, mimpi..!

Ini petualangan reinkarnasi keduanya. jadi dia sangat faham watak anak- anak manja ini.
Mari kita bermain-main tuan... Gumamnya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dewi Harefa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab. 21

Sangat berbahaya jika beruang turun gunung. Apalagi jika jumlah mereka cukup banyak.

"Apakah perkelahian hewan buas di atas gunung itu dikarenakan perebutan mangsa?" Su Alin bertanya kepada mahluk kecilnya itu.

"Mungkin ya, mungkin juga tidak." Jawabnya polos.

Tetapi Su Alin sedikit menyangkal pikirannya itu. Karena beruang tidak akan berebut bangkai binatang dengan hewan lain. Karena biasanya mereka lebih suka memakan ikan salmon di aliran sungai dangkal dan juga madu dari lebah hutan.

"Sepertinya kurang yakin aku."

Apalagi sampai berkelahi dengan harimau. Ini sungguh tidak masuk akal. "Mungkin ada sesuatu hal lain yang diperebutkan mereka. Bukan hanya sekedar mangsa dari binatang lain."

"Ya, mungkin saja. Karena di hutan gunung ini, banyak hewan yang berkultivasi nona."

"Benarkah?"

Dan memang benar, ternyata harimau dan beruang itu adalah hewan yang berkultivasi. Mereka sedang memperebutkan intisari dari seekor binatang buruan mereka.

"Nona, sebaiknya anda mendapatkan intisari dari salah satu binatang itu. Jika ada pertandingan di akademi, itu sangat di butuhkan." Pury mengingatkannya.

Karena memiliki kultivasi yang tinggi sangat berguna untuk menjatuhkan lawannya nanti.

"Benar juga. Aku pernah mendengar, bahwa guru kekaisaran memiliki hewan kontrak. Hanya saja, selama dalam akademik aku tidak pernah melihatnya."

"Mungkin karena semua muridnya belum memiliki hewan kontrak juga. Sehingga tidak ada lawan tanding untuk latihan." itu menurut pikiran Pury.

"Mungkin dari wilayah lain pasti banyak ksatria yang lebih tinggi kultivasinya dari guru kekaisaran, kan?"

Walaupun pandangan Su Alin lurus kedepan. Tetapi dia tidak menangkap sesuatu dengan matanya itu, melainkan hanya tatapan kosong. Karena otaknya sedang kemana-mana.

Kadang dia memikirkan bagaimana hewan kontrak guru kekaisaran. Dan kadang pikiran mengingat wajah gurunya, Jiang Nuan.

"Apa yang kamu pikirkan, nona?" Pury menyadari bahwa nona-nya ini sedang melamun. Karena jalannya sudah lain jalur.

"Heh?" Tiba-tiba dia berhenti dan memandang sekeliling seperti orang linglung.

"Untung anda berhenti, jika tidak.. Mungkin anda sudah tergelincir kembali ke bawah." Karena yang hendak di injak Su Alin adalah batu yang tidak berpondasi. Jika tidak bisa menjaga keseimbangan, maka akan tergelincir.

"Ah, aku hampir tersesat." Kemudian dia kembali memfokuskan telinganya untuk mendengar suara dari hewan yang tadi berkelahi itu.

Karena selama perkelahian, ternyata kedua hewan itu bergerak menjauh. Sehingga Su Alin kehilangan jejak mereka.

"Kedua hewan itu berpindah ke arah sana nona." Pury menunjuk ke arah mana hewan-hewan tersebut pergi.

"Ya sudahlah, kita cari hewan buruan saja. Ayah pasti sudah menungguku sedari tadi."

Akhirnya Su Alin berfokus untuk mencari hewan yang hendak mereka makan.

Dia naik ke atas pohon, untuk melihat pergerakan hewan di sekitar itu.

Dan keberuntungannya cukup dekat. Dia telah menemukan segerombolan babi hutan.

"Yang besar itu sepertinya cukup untuk stok makan beberapa minggu." Gumam Su Alin pelan.

Kemudian dia mengeluarkan panah yang dari tadi dia simpan. Dan dia mulai membidik salah satu dari sekelompok babi hutan itu.

Tapi dia tidak memilih pimpinan dari kelompok hewan itu. Karena akan membuat mereka bercerai berai nantinya.

Dan ketika dia mengenai salah satu dari kawanan hewan itu. Yang lain menjadi lari kabur, karena suara ringikkan babi tersebut.

Dengan cepat Su Alin turun dari pohon, agar hewan lain tidak datang. Karena darah yang keluar dari tubuh babi itu, pasti akan mengundang hewan liar lainnya.

Dan memang benar. Di saat Su Alin memasukkan babi yang sudah mati itu ke dalam ruang dimensi. Ternyata seekor macan tutul telah memperhatikannya sedari tadi.

Tapi dia tidak ingin menampilkan bahasa tubuh yang ketakutan, walaupun baru beberapa menit, hewan itu menyadari, bahwa orang yang di depannya ini. Bukanlah hewan yang akan menerkam seseorang dengan sembarangan.

1
Dwi Agustin N Muftie
kok ceritNya terasa nggantung ya..
Dwi Agustin N Muftie
lho keponakannya ya. kirain anaknya ..
Dwi Agustin N Muftie
masih juga mendekat. ke kaisaran. masih juga mau masuk kandang macan. apanya melarikan diri dulu
Dwi Agustin N Muftie
lho kok dibawah perintah permaisuri. bukannya hanya jenderal mo dibawah putra mahkota ya. apakah jenderal mo akan merebut kerajaan beli?
Dwi Agustin N Muftie
sudah ada terpal ya saat itu...
Knox Arcadia
sangat bijak permaisuri aku sangat menyukaimu karna berjaya membuat rencana untuk jadikan seluruh keluarga kekaisaran sebagai mayat hidup tapi kalau kau dapat buat mereka jadi boneka hidup yang bersikap seperti orang normal dan ada kemampuan lebih kuat dari versi asli tu lagi gempak dan kalau boleh kau kawal sekali jenderal mo, dan semua orang yang sangat berguna untuk kekaisaran sebagai boneka hidup nanti kau dapat jadi Ratu yang sangat berkuasa di kekaisaran Lagi bagus jugak kau ada kuasa ilmu beladiri akan semakin seru 😊🤣🤣🤣
Dwi Agustin N Muftie
masih juga e berurusan dengan kota atau ibukota..
Dwi Agustin N Muftie
padahal tanpa pelayan, mereka tidak bisa melayani dirinya sendiri, tanpa rakyat jelata, orang rendahan mereka tidak akan bisa jadi pejabat, bangsawan atau kaisar..
Dwi Agustin N Muftie
masa iya kaisar tidak paham dengan karakter juru masaknya yang sudah lama banget jadi juru masaknya. aneh..
Evy
Banyak lintah disungai kecil itu ya?
echa purin
👍🏻
Ekodjuni suharto
agak mikir dengan tulisan yg ini
Ekodjuni suharto
tanpa syarat, bukan isarat beda makna to.....
Ekodjuni suharto
mati
Ekodjuni suharto
aneh
Ekodjuni suharto
terpanah,artinya kena bidikan panah
terpana itu kagum heran
BhaGha
seingat saya namanya Randy deh
Sringatin
Di bab sebelumnya ditulis bahwa Su Alin langsung akan berhadapan dengan anggota kekaisaran??? Kok di bab ini dia masih bertanding?
🌹🪴eiv🪴🌹
aaakkkkhhhh kenapa habis 🤭
🌹🪴eiv🪴🌹
tuan raja modusnya.......🥳
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!