Nayna kirani. Wanita tangguh berhati besar. Melindungi keponakan nya yg tidak di ingin kan orang tua nya sendiri.
Bertemu dengan pria tampan pemilik perusahaan brand fasion terkenal. Merekapun jatuh cinta. Meski cinta mereka hadir dengan begitu murni, namun kisah mereka tidak semudah yang dibayangkan. Banyak ujian dan rintangan yang harus mereka hadapi.
Dan puncak dari ujian itu sampai setelah mereka menikah. Nayna yang terpaksa terlibat skandal dengan pria yang berambisi untuk memilikinya.
Akankah kisah cinta mereka berakhir bahagia? atau malah sebaliknya?.
Dari pada penasaran yuks simak aja cerintanya langsung.
"Siapapun orang itu, jika ditakdirkan bersamamu dia akan menjadi milikmu kelak. jangan risau jika saat ini dia sedang bersama seseorang. Karna orang itu hanya meminjam nya sebentar darimu."
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Aff18, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 21
"Apa yg kau lakukan Daniel , ?? Lihat lah mereka memperhatikan kita ."
" Aku tidak peduli , , Nayna kenapa kau bekerja , kenapa kau tidak istirahat dulu saja dirumah ??"
" Aku baik baik saja Daniel ,,, lagi pula aku bosan dirumah. "
"Apa bosan karna tidak bisa melihatku. " kata Daniel menggoda Nayna , Nayna pun merona mendengar nya.
Hans yg baru saja ingin menemui bos nya seperti mendengar suara Nayna Hans pun mengurungkan niatnya dan mencoba menemui Sassy
Tok tok
Hans mengetuk pintu "Boleh aku masuk ??"
Sassy yg sedang sibuk memasang hiasan di Desaign nya menoleh ke sumber suara dan memutar bola mata malas ketika melihat Hans " Tidak boleh ,, pergi sana !!" ucap Sassy ketus.
"Ck ternyata istriku galak juga ."
"Berhenti mengatakan itu aku muak mendengarnya. " ucap Sassy kesal
"Heheh ,,, kau terlihat cantik saat sedang marah ...!!"
"Jangan menggodaku ,,, pergi sana. "
Hans tidak memperdulikan ucapan Sassy malah semakin mendekati gadis itu .
"Apa yg kau lakukan ??" tanya Sassy sinis
"Tidak ada ,, bagaimana kalau kita makan siang bersama. "
"Tidak . "
"Oh ayolah istriku , hanya makan siang ."
"Aku bilang tidak ." Bentak Sassy
"Baiklah ,, tapi apa kau tidak membutuhkan ini ." ucap Hans dengan menunjukan ponsel Sassy yg diam diam di ambil nya di atas meja
"Kembalikan " ucap Sassy sambil menadah tangannya.
"Tidak , sebelum makan siang bersamaku ."
"Hans jangan ke kanak kanakan , cepat berikan !!
" Tidak akan. "
"Huuhhhff ,,, dasar licik , baiklah ,, ayo?"
Hans pun tersenyum senang.
Sesampainya di Restaurant
"Kak Hans apa itu kau ." seorang wanita cantik berkulit putih seperti keturunan China menepuk pundak Hans dari belakang , Hans pun menoleh .
"Ruxi !!"
"Oh astaga ternyata benar ,, bagaimana kabarmu kak lama tidak bertemu ??" ucap Huxi sambil memeluk Hans .
"Aku baik , aku pikir kau masih di Australi ."
"Ya ,, aku baru menyelesaikan pendidikan ku disana. "
Sassy yg merasa di abaikan membuang muka ,malas .
"Huuhh dasar kadal ,, " maki Sassy dalam hati .
"Kak Hans , siapa wanita disebelah mu ini ??" mata ruxi menatap Sassy seperti menilai
" Ah , dia ....!!!" Hans menghentikan ucapan nya dan berbisik ke telinga Ruxi , Ruxi pun mengangguk dan kembali tersenyum .
" Kakak , apa kau tidak keberatan jika aku bergabung bersama kalian ??"
"Ya , tidak masalah ayo duduk lah. "
"Terimakasih. "
Ruxi adalah tetangga Hans dulu yg menaruh hati kepada nya , tapi Hans tidak pernah menanggapinya karna Hans hanya menganggap nya seperti adik kecil lagi pula Hans dulunya lebih tertarik dengan wanita dewasa sama seperti nya , tapi sekarang berbeda semenjak mengenal Sassy Hans merasa lebih tertantang untuk memiliki wanita yg usianya jauh di bawahnya . tapi Ruxi tidak menyerah bahkan sampai saat ini.
Sassy hanya diam saja fokus dengan makanannya melihat kedekatan mereka entah kenapa Sassy jadi kesal , sedangkan Ruxi asyik berbincang dengan Hans tanpa memperdulikan Sassy disana , Hans menyadari perubahan raut wajah Sassy mengerutkan keningnya (Ada apa dengan wanita ini )
Sassy menyipitkan matanya menatap Ruxi (Seperti nya wanita ini menyukai Hans ) seketika terlintas ide jahil di pikiran nya Sassy pun menarik sudut bibir nya dan langsung mengubah ekspresinya.
"Ah , Hans sepertinya ada sesuatu di bibirmu , biar aku bersihkan. " Sassy segera mengambil tissu dan mengelapnya pelan di bibir Hans, Hans diam saja memperhatikan Sassy seperti ada yg aneh , sedangkan kan Ruxi melebarkan matanya wajah nya merah padam dan mengepalkan tangan nya.
Sassy tidak henti hentinya membuat Ruxi cemburu , Hans tau apa yg di lakukan Sassy tapi Hans hanya menikmati nya ,setelah Ruxi pergi barulah Sassy menghentikan permainan nya dan langsung mengubah sikap nya seperti semula.
Sassy yg menyadari tangan Hans yg masih merangkul pinggang nya segera menyingkirkan nya dan sedikit menjaga jarak ..
Melihat itu Hans hanya terkekeh geli dan menggeleng kan kepala.
#
Saat sampai diruangan nya Sassy masih melihat Hans yg bergeming di tempatnya " Heh ,, kenapa kau masih disini cepat pergi. "
" Heheh ,, apa kau lupa kalau ponsel mu masih ada padaku ??"
"Uhh ,, sial ,, sini kembalikan. "
"Kalau aku tidak mau kau mau apa ?? " ucap Hans santai
Sassy pun mulai geram dan segera mendekati Hans ,Sassy mencoba mengambil sendiri ponselnya di saku celana Hans , Hans pun kaget dengan apa yg dilakukan Sassy ,jika ada yg melihat pasti akan salah paham .
" Heyy ,,, apa yg kau lakukan ??"
Tiba tiba pintu terbuka Daniel dan Nayna melebarkan matanya , Sassy pun tersentak kaget .
"E,... Mbak ini tidak seperti yg kau pikirkan !!" Ucap Sassy gugup
Nayna menyipitkan matanya
" memangnya apa yg ku pikirkan ???"
"Hans apa yg kau lakukan disini ??"
Tanya Daniel , melihat reaksi Hans yg seperti tidak terjadi apapun .
"Aku tadi makan siang bersama Sassy " jawab Hans tetap dengan gaya nya yg santai
"Lalu??"
"Lalu Sassy menyerangku , aku tidak tau kalau dia se agresif ini. " ucap Hans sengaja memprovokasi
Sassy kaget mendengarnya dan langsung menendang kaki Hans
"Appaaa ..,,, apa yg kau katakan brengsekk , dengar dia menahan ponsel ku dan tidak mengembaalikan nya jadi aku mencoba mengambilnya sendiri ."
"Tapi aku tidak menahan ponsel siapapun ,, lihat lah ponsel mu ada di meja. " ucap Hans menarik sudut bibirnya .
Mereka pun melihat ke meja dan ternyata benar ponsel Sassy ada di meja , sassy benar benar merasa di permainkan wajah nya merah menahan malu tangan nya mengepal ingin segera meninju hans tapi dia tahan (awas kau Hans ) gumam Sassy
"Sudah sudah aku tidak mau tau urusan kalian , Sassy ayo bantu aku menyambung bahan ini. "
Daniel dan Hans meninggalkan ruangan itu .
"Wah Hans ternyata kau sudah selangkah lebih maju dariku !!"
Hans hanya terkekeh geli mendengarnya.
HAY GUYS KALAU KALIAN SUKA
JANGAN LUPA KASIH
LIKE 👍
KOMENTAR 😀
BINTANG 5
FAVORITE
KOIN
DAN VOTE SEBANYAK BANYAK NYA
TERIMAKASIH 😘😘😘
Daniel,, dengan cepat kau sakiti Nayna
dan....ternyata kau malah memikat Saina
apaan kau Daniel
eh, ini Daniel yang di gc??