NovelToon NovelToon
Reinkarnasi Dewa Obat

Reinkarnasi Dewa Obat

Status: sedang berlangsung
Genre:TimeTravel / Fantasi Timur / Tamat
Popularitas:21.2M
Nilai: 4.8
Nama Author: Akhmad

Arga adalah seorang dokter yang sangat jenius dimasanya, hampir semua penyakit bisa dia sembuhkan, karena kejeniusannya dia diberi julukan sebagai Dewa Obat.

karena sebuah kesalahan seorang dewa dia mati tersambar petir, untuk menebus kesalahannya sang Dewa menghidupkannya kembali menjadi seorang pangeran di jaman kuno, Dia terlahir kembali dengan ingatan kehidupan sebelumnya, Dengan kejeniusan dan bantuan dari Dewa dia akan merubah nasib dunia

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Akhmad, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21 : Pergi ke rumah lelang

#Ruang makan

Xiao Tian pergi ke ruang makan untuk sarapan pagi tanpa ditemani putri Jia Li, melihat putranya datang hanya seorang diri Xiao Hong pun bertanya.

"Hei nak dimana putri Jia Li?"

"Bukankah dia pergi untuk membangunkanmu?" tanya Xiao Hong.

"Dia masih dikamarku bu." jawab Xiao Tian.

"Panggil dia dan suruh sarapan bersama kita." Ucap Xiao Hong.

"Aku tak mau, aku mau makan dan pergi secepatnya, tak ada waktu mengurusi wanita sialan itu." sambung Xiao Tian.

"Apa kalian habis bertengkar?" Tanya Xiao Zhaoye.

"Tak apa, kami memang sejak awal tak saling menyukai, aku tak ada waktu untuk membahas ini, aku pergi dulu." jawab Xiao Tian.

"Tunggu kalau kau mau pergi keluar istana, Ajaklah Taiwu bersamamu." ucap Xiao Hong.

"Baik Bu." sahut Xiao Tian.

Setelah makan dan berbincang dengan orang tuanya, Xiao Tian pergi keluar istana bersama Taiwu.

"Pangeran kemana kita akan pergi sekarang?"

"Ke kota shandian lagi kah?" tanya Taiwu.

"Kau ini jangan sok tahu, Aku ingin pergi ke tempat lelang, Apakah kau tahu dimana tempat lelang berada?" tanya Xiao Tian.

Taiwu menjelaskan bahwa di kerajaan petir ada 4 tempat lelang. Letaknya berada di setiap wilayah kekuasaan para jenderal.

Dia menyarankan Xiao Tian pergi ke wilayah Jenderal Huang Cheng, semua itu karena dia adalah kenalan lama jenderal Huang Cheng.

Menurutnya wilayah jenderal Huang Cheng tak begitu berbahaya. Dia takut kalau Xiao Tian pergi kewilayah lain, mungkin malah menambah musuh, atau bahkan malah dikejar pembunuh bayaran seperti dulu.

Taiwu khawatir kepada Xiao Tian bukan tanpa sebab, semua itu dia lakukan karena dia tahu, bahwa Xiao Tian telah menjadi incaran para jenderal lain, banyak yang tak menyukai kemalasan dan perilaku buruknya. Dimata semua jenderal Xiao Tian adalah pangeran yang tak layak dihormati.

Kemanapun dia pergi, dia selalu dikejar pembunuh bayaran, Taiwu pikir Kalau mereka pergi ke wilayah Jenderal Cheng, Setidaknya dia bisa membantu kita jika mereka sedang dalam bahaya.

"Baiklah, Kalau begitu kita harus pergi kearah kota bagian barat." Ucap Taiwu.

"O iya wilayah kekuasaan Jendral Cheng kan ada empat, Selain kota shandong nama kota yang lain kota apa?" Ucap Xiao Tian.

"Kita tujuan kita hari ini adalah kota Shandong, Kota tempat beradanya rumah lelang keluarga Huang."

" Dan nama kota yang lainnya adalah Kota Shanlong, Kita tempat para penduduk belajar untuk menjadi alkemis."

"Sedangkan kota yang terakhir adalah kota Shanyun, Disana adalah kota yang terkenal akan makanannya." Ucap Taiwu.

"Makanan?"

"Apakah disana kita bisa memakan makanan yang enak?"

"Seperti ayam bakar dengan bumbu" Ucap Xiao Tian.

"Bumbu?"

"Kita memang bisa menemui Ayam bakar disana, Tetapi bumbu itu apa ya?"

"Memangnya ada cara lain yang bisa membuat makanan enak selain hanya membakar ayamnya saja?" Ucap Taiwu.

"Aku lupa di jaman ini tak ada yang tahu arti bumbu." pikir Xiao Tian.

"Lalu kalau begitu disana terkenal akan apa?"

"Bukankah kau bilang disana terkenal akan makanannya?" tanya Xiao Tian.

"Disana terkenal akan kue rebus yang sangat manis, Tak ada tempat yang menjual kue seperti itu dikerajaan ini." Ucap Taiwu.

"Hoo aku jadi ingin mampir jika ada waktu." Ucap Xiao Tian.

"Kalau begitu setelah ke rumah lelang kita kesana, Aku juga sudah lama tak makan kue disana." Ucap Taiwu.

"tidak tidak, Kita tak bisa pergi kesana dan melewati kota Shanlong begitu saja dan langsung menuju kota Shanyun." Ucap Xiao Tian.

"Lalu apa yang akan kita lakukan setelah pergi ke tempat lelang?" Ucap Taiwu.

"Tentu saja pergi ke gedung alkemis keluarga Huang, Aku ingin memiliki lencana alkemis dari kota itu." Ucap Xiao Tian.

"Baiklah, Tapi ujian alkemis tidak mudah loh, Aku melihatmu meledakkan beberapa tungku waktu dulu, kau tak perlu memaksakan diri." Ucap Taiwu.

"Sudahlah kau tak perlu mengingatkan masa kelamku." Ucap Xiao Tian.

"Iya iya, Ayo kita menuju Rumah lelang." Ucap Taiwu.

Taiwu dan Xiao Tian pergi ke rumah lelang di kota Shandong untuk melelang pil yang Xiao Tian buat semalaman.

"Salam Jenderal Taiwu sudah lama saya tak melihat anda, Apa yang kau butuhkan disini?" Ucap penjaga pintu rumah lelang.

"Aku hanya menemani pangeran kemari." Ucap Taiwu.

"Oh apa yang ingin pangeran lakukan di rumah lelang kami?"

"Apalah pangeran membutuhkan sesuatu?"

"Tapi pelelangan belum dibuka, Untuk membeli barang datanglah di siang hari." ucap penjaga.

"Aku kemari untuk menjual pil tingkat 1." ucap Xiao Tian.

"Oh begutu ya, Maaf pangeran kami hanya menerima pil tingkat dua." ucap Penjaga.

"Tapi kualitas dari obatku sangat tinggi. Aku jamin ini setara dengan obat kualitas rendah tingkat dua.

" Baiklah kubawa obat ini ke pemilik dulu." ucap Penjaga.

"Salam Tuan, Ada orang yang memaksa ingin melelang obat tingkat 1 ke tempat lelang, Ini adalah contoh pil yang dia tawarkan." ucap Penjaga.

Ekspresi pemilik Rumah lelang berubah ketika melihat pil itu, Dia langsung merebutnya dari tangan penjaga.

"Hmmm aroma ini... ,"

" Aroma pil kualitas tinggi!"

"Apanya yang pil tingkat satu, Ini jelas jelas pil tingkat 2!"

"Ditambah lagi aku tak pernah melihat pil seindah ini, Ini terlihat begitu bersih tanpa kotoran sedikit pun dan efektifitasnya 100%. Pasti yang membuat obat ini adalah seorang jenius. Bawa orang itu masuk menemuiku!" ucap Huang Chen.

"Baik tuan." Ucap penjaga.

Tak lama kemudian Xiao Tian dan Taiwu memasuki ruangan.

"Salam Gubernur Huang Chen, Saya Taiwu apakah anda mengingatku?" Ucap Taiwu.

"Tentu saja aku mengingatmu, Kau adalah mantan Jenderal muda yang sangat terkenal di kerajaan ini, Dan juga kita kan pernah jadi teman dekat dulu, Kau tak perlu memanggilku gubernur, Panggil saja saudara Huang Chen."

"Jenderal hanya jabatanku yang dulu, Sekarang aku hanya penjaga pribadi pangeran Xiao Tian, Aku kemari hanya menemani pangeran menjual pil yang dia miliki." Ucap Taiwu.

"Jadi kau yang bernama Xiao Tian ya?"

"Kau adalah jenius yang dirumorkan berhasil menyembuhkan penyakit iblis dari nona Huang Li kan?"

"Tak kusangka aku bisa menemuimu, Ini adalah hari keberuntunganku."

"Sudah kuduga, Kalau pil kualitas tinggi adalah pil buatanmu, Aku sangat senang bisa berbisnis denganmu." Ucap Huang Chen.

"Ahh rumor tentangku sehebat itu ya?" Ucap Xiao Tian.

"Ya tentu saja, Karena prestasimu, Rumor jelek yang menyebar dulu perlahan telah menghilang." Ucap Huang Chen.

"Hahah rumor jelek seperti apa ya?" Ucap Xiao Tian.

"Rumor bahwa kau pemalas, Pecundang, Terlalu manja kepada Ratu Xiao Hong, Pria Mesum yang suka menggoda pelayan dan tidur bersama mereka, Dan yang paling heboh adalah mempunyai hubungan khusus dengan jenderal muda Taiwu." Ucap Huang Chen.

Mendengar itu Taiwu langsung mengklarifikasi bahwa , Xiao Tian adalah pria normal, Dan rumor tentang hubungan mereka hanyalah sebuah kesalah pahaman.

"Tu..tunggu apakah kau percaya dengan rumor itu?"

"Pangeran dan aku tak punya hubungan khusus, Aku hanya penjaganya, Dan semua rumor itu hanyalah kesalah pahaman belaka, Pangeran adalah pria normal, Bahkan tadi pagi aku melihat pangeran tidur dengan putri Jia Li sambil menciumnya, Aku tak tahu kenapa mereka tiduran dilantai tapi karena aku tak mau mengganggu waktu mereka aku pergi tanpa mereka ketahui." Ucap Taiwu.

"Taiwu, Apa kau melihat kejadian itu?"

"Kenapa kau membiarkan putri Jia Li bertindak sesukanya!" Ucap Xiao Tian.

"Apa maksudmu, Jelas-jelas aku melihatmu memeluknya dengan erat dan menciumnya dengan paksa meski putri Jia Li berusaha melepaskan diri." Ucap Taiwu.

"Hahahah Jadi memang aku yang mulai duluan ya, Tapi kenapa ketika kusadar malah dia yang.." Pikir Xiao Tian dengan wajah memerah.

"Sudahlah jangan bahas adegan ranjang disini, Lagipula pangeran kan baru bertunangan kalau sampai ini tersebar itu akan menjelekkan reputasinya lagi, Tenang saja pangeran Rahasiamu aman bersamaku."

"Ngomong-ngomong apa kau melakukan hal lain selain menciumnya?" Ucap Huang Chen.

"A..aku.., Ah hentikan ini, Kau kan baru bilang tak perlu membahasnya lagi!" Teriak Xiao Tian.

"Iya iya, Ngomong-ngomong apa pil ini kau buat sendiri?"

"Aku tak pernah melihat pil jenis ini, Apa fungsinya?" Ucap Huang Chen.

"Sebenarnya ini hanya pil untuk mempercantik tubuh, Tak ada yang spesial, Ini bisa menghilangkan semua jerawat di wajah, Memperhalus kulit, Dan memperkuat imunitas tubuh, Dengan meminum pil ini maka segala jenis racun yang ada di dalam tubuh, bisa dinetralkan hanya dengan menelan pil ini." Ucap Xiao Tian.

"Be..benarkah, hanya dengan pil ini bisa membuat ku lebih tampak muda dan bahkan bisa menetralkan segala jenis racun?" Ucap Huang Chen.

"Benar itulah kegunaanya." Ucap Xiao Tian.

"Kalau begitu kau tak perlu melelangnya, Berikan saja padaku, Aku akan membeli semuanya dengan harga yang kau mau." Ucap Huang Chen.

"Kalau begitu aku tak perlu banyak uang, Aku hanya memerlukan bahan-bahan ini." Ucap Xiao Tian sambil memberikan catatannya.

"I.. ini apa kau yakin memberi ratusan pil tingkat tinggi hanya untuk bahan bahan ini?" Ucap Huang Chen.

"Aku sangat yakin, Apakah itu terlalu mahal?" Ucap Xiao Tian.

"Pangeran semua bahan yang kau minta hanyalah bahan obat kelas rendah, Kenapa kau ingin menukarnya dengan bahan-bahan ini?" Ucap Huang Chen.

"Eh apa yang sebenarnya terjadi?" Pikir Xiao Tian.

"Semua orang di dunia ini tidak mengetahui manfaat dari beberapa bahan itu, Makanya mereka menganggap bahan-bahan itu seperti bahan yang tak berguna, Ini kesempatan bagus, Kau bisa meminta mereka mencarikan bahannya dan beberapa uang tambahan." Ucap Dewa Petir.

"Hahaha sepertinya aku akan mendapatkab jackpot." Ucap Xiao Tian dalam hati.

"Pangeran?" Ucap Huang Chen.

"Tentu saja aku tahu bahan-bahan itu tak begitu berguna, Aku hanya ingin kalian membawakan bahan-bahan itu untuk mencari tahu cara membuat bahan-bahan itu menjadi berguna."

"Aku tak punya waktu untuk mengumpulkan ratusan buah bahan-bahan itu, Jadi aku meminta bantuanmu, Sebagai kompensasi kau boleh membayar obat ini sesuai harga yang kau inginkan." Ucap Xiao Tian.

"Kalau begitu aku membelinya dengan 10 juta koin emas." Ucap Huang Chen.

"Baiklah aku setuju, Ini Adalah 200 pil pelindung tubuh. kau bisa memilikinya sekarang, Aku akan kembali setelah kau mendapatkan semua bahan itu." Ucap Xiao Tian.

"Baiklah ini adalah cincin ruang yamg berisi 10 juta koin emas, Kau bisa membawa cincin ruang ini sebagai bonus."

"Untuk bahan yang kau minta kami akan mencarinya dan diperkirakan memerlukan waktu tiga hari karena meski tak berguna bahan bahan ini hanya bisa ditemukan di luar kerajaan." Ucap Huang Chen.

"Baiklah kalau begitu aku akan kembali tiga hari lagi, Senang berbisnis dengan anda." Ucap Xiao Tian.

"Terimakasih pangeran, Jika kau mempunyai pil berkualitas tinggi lagi datanglah kemari." Ucap Huang Chen.

"Baiklah, Aku akan mengingat itu, Karena urusan kita sudah selesai, Aku pamit undur diri." Ucap Xiao Tian.

"Saudara Huang Chen, Saya pamit undur diri." Ucap Taiwu

"Baiklah, Hati-hati dijalan." Ucap Huang Chen.

"Hahaha aku mendapat Jack pot, 1 pil ini bisa dijual 1 juta, Sedangkan jumlahnya 200, Aku untung banyak, Aku tak menyangka bisa berbisnis dengan seorang jenius yang tak tahu harga dari pil miliknya hahahaha." ucap Huang Chen.

#Diluar rumah Lelang

"Hahhaha aku mendapat Jack pot, Kupikir pil itu tak akan diterima, Karena bahan yang kugunakan membuat pil itu hanyalah bahan yang mudah kutemukan di hutan obat milikku, Aku mendapat bahan itu secara gratis, Dan yang lebih parah di hutan obat kerajaan bahan-bahan itu hanya dianggap sebagai hama, Makannya aku bisa memperolehnya secara gratis.hahahaha." Pikir Xiao Tian

"Kenapa kau tertawa saja dari tadi?"

"Pangeran apa kau sudah gila?"

"Aku memang tahu kau tak pernah memegang uang sebanyak itu, Tapi pil kualitas tinggimu seharusnya lebih mahal, Kau telah ditipu pangeran." Ucap Taiwu.

"Tak apa toh aku juga untung hahahah." Ucap Xiao Tian.

"Aku tak paham dengan pikiranmu." Ucap Taiwu.

"Sudahlah ayo kita ke kota Shanlong untuk memperoleh lencana alkemis!" Ucap Xiao Tian.

"Baiklah." Ucap Taiwu.

Setelah mendapat banyak uang, Mereka pergi menuju kota Shanlong untuk memperoleh lencana alkemis.

1
Asiong Aja
mantap
N NURMAN
woi babi admin matike iklan
N NURMAN
woi admin Hapis iklan nya kayak babi buat kesalbaca
khoyal bass
langsung tau kamarnya donk
khoyal bass
kok dia tau kalo dah mati
brajamusti
skip ah.. tambah kesini tambah ngawur nulisnya.. ga asiik lagi bacanya... pekok. bosenin..
brajamusti
nih MC nya plin plant.. awalnya ga suka cewe. benci sok cuek. eh endingnya jadi melow. dah ngerasain jajan mchat jadi suka ya... ihhhh
Shinta Azzahra
novel sampah yg tak memiliki isi cerita
slmfhra
ayo up lagi yaaa
slmfhra
ini ga dilanjut kah?
sayang banget padahal seru
Ateh Shofia
bagus👍
yos work
ada imut baru
Ysh
lanjut
Ysh
pendents angling darma
Ysh
Luar biasa
Ysh
kadang nyambung ceritanya kadang tidak .. hehe
Ysh
hancurrr....hehe
Ysh
lanjut .. bertele tele tapi menarik
slmfhra
lanjut thorrr nanggung banget ini mah
amier syariepudin
up
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!