Lisa berumur 18 tahun yang baru saja lulus sekolah di jodohkan oleh kedua orang tuanya. Lisa juga bercita-cita menjadi seorang Desainer sukses agar bisa membanggakan kedua orang tuanya. Namun semua itu sirna saat bisnis ayahnya mengalami kebangkrutan yang mengharuskan dirinya menikah dengan seorang tuan muda di kota A.
bagaimana kelanjutan nya?....
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon 35chichi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Part21
"KEESOKAN HARI NYA"
Zavier menyuruh bibi ann untuk membangunkan lisa karna zavier mau membawa nya ke kediaman sanjaya.
"BIBI ANN,SURUH LISA BANGUN DAN BERSIAP UNTUK PERGI KE KEDIAMAN SANJAYA SEKARANG" ucap zavier
"BAIK TUAN" jawab bibi ann
Bibi ann pergi ke atas untuk memberitahu lisa untuk segera bersiap.
"NYONYA,TUAN MENYURUH NYONYA UNTUK SEGERA BERSIAP KARNA TUAN AKAN MEMBAWA NYONYA PERGI KE KEDIAMAN SANJAYA UNTUK MENJENGUK KAKEK SANJAYA" ujar bibi ann
Lisa kaget karna tiba-tiba zavier menyuruh nya bersiap dan akan membawa nya ke kediaman sanjaya lisa merasa takut dan gelisah.tapi lisa tidak bisa menolak perintah zavier karna lisa takut kalau zavier akan berbuat kejam lagi pada nya.
"BAIKLAH" jawab lisa dari dalam kamar
Lisa bersiap-siap dan memakai pakaian yang longgar karna takut kalau orang lain atau zavier akan mengetahui kehamilan nya,karna perut nya lebih menonjol dari biasa nya.
Kemudian Lisa turun ke bawah dan menghampiri zavier yang tengah duduk si ruang tamu sambil membaca koran.kemudian zavier melirik lisa
"KAMU SUDAH SIAP?" tanya zavier sambil berdiri
"SUDAH" jawab lisa sambil menundukan kepala nya
Zavier mendekat ke arah lisa dan menggenggam tangan lisa "YUUK" ujar zavier
Lisa gerogi dan wajah nya memerah dan semakin memerah dan terasa panas karna zavier menggenggam tangan nya dengan sangat lembut.
Lisa masuk ke dalam mobil dan lisa tidak berkata apa pun,ia terus menatap ke arah jendela dan melihat taman yang menuju ke rumah sanjaya yang begitu menakjubkan,tak di sangka air mata lisa tiba-tiba berjatuhan ke bawah dan membasahi pipi lisa tapi lisa tidak menyadarinya.
Zavier yang melirik lisa tiba-tiba kaget karna melihat lisa menangis,
"KAMU KENAPA?" tanya zavier sambil melihat lisa dengan dekat
"AHH.. AKU.. AKU TIDAK APA-APA!" jawab lisa karna kaget tiba-tiba zavier bertanya pada nya
"KAMU JANGAN MENANGIS LAGI," ucap zavier sambil mengusap air mata lisa dengan lembut kemudian memeluk nya
Lisa langsung kaget dan wajah nya memerah,tapi lisa sangat menikmati pelukan yang di berikan zavier karna terasa hangat hingga membuat nya tenang.
Tak lama kemudian lisa tersadar akan apa yang telah zavier lakukan pada nya,kemudian lisa mendorong zavier walau pun pelukan nya membuat lisa tenang tapi zavier sudah melakukan sesuatu yang membuat lisa sakit hati sampai kapan pun.
"Hah,kenapa lisa mendorong ku?bukan nya tadi dia merespon pelukan ku dan menikmati nya!" bergumam dalam hati zavier sambil terbengong
Akhirnya lisa dan zavier sampai di kediaman,ketika mereka masuk ke dalam,Lisa kaget ternyata ada pesta di rumah sanjaya,lisa terbengong karna banyak orang yang hadir dalam pesta nya,sedangkan Lisa hanya berpakaian seadanya dan tidak memakai gaun pesta,lisa sangat malu karna orang-orang melihat kearah lisa dan membicarakan nya.
Kemudian zavier membawa lisa pergi untuk menemui kakek nya dan orang tua nya,zavier memperkenalkan adik perempuan nya kepada lisa
"LISA KENALIN INI AMIRA ADIK KU YANG BARU PULANG KULIAH DARI LUAR NEGRI,AMIRA INI KAKAK IPAR MU AYO KENALAN DULU!" ucap zavier sambil menyuruh mereka berkenalan
"HALLO,NAMA KU LISA" ucap lisa sambil mengulurkan tangan nya
Amira tidak merespon lisa,ia malah terdiam tanpa respon,dan dari raut wajah nya Amira melihat lisa seperti memandang seorang musuh yang sudah mengambil sesuatu dari nya,sampai-sampai Amira tidak mau berjabatan tangan dengan lisa.
Lisa yang merasa di abaikan oleh adik ipar nya itu lisa langsung menarik tangan nya kembali sambil kesal.
Lisa memaklumi sifat kesombongan adik ipar nya itu,karna lisa sudah pernah mendengar kelakuan adik ipar nya tersebut dari orang-orang yang pernah bertemu dengan nya.dan sekarang lisa baru pertama kali bertemu dengan nya lisa pun terheran-heran sama sikap nya itu.
Amira sangat sombong dan angkuh karna dari kecil di manja sama keluarga nya bahkan zavier pun sangat menyayangi nya dan tidak pernah membentak nya atau pun marah pada nya.
"Aku tak ingin lama-lama berdekatan dengan nya,semakin aku mendekat dan memandang mata nya,aku merasa gelisah dan khawatir tentang diriku" lisa bergumam dalam hati sambil mengalihkan pandangan nya dan mencoba pergi menjauh dari adik ipar nya itu
"KAMU MAU KEMANA?" tanya zavier sambil memegang tangan nya
"AKU MAU MAKAN SEDIKIT MANISAN DI SANA" jawab lisa sambil menunjuk ke arah makanan yang ada di atas meja
"BAIKLAH" saut zavier sambil melepaskan tangan nya
Lisa sedang asik makan kue tart kesukaan nya,tiba-tiba Yuri yan menghampiri nya
"OH,KAMU DI SINI JUGA YA!APA ZAVIER YANG MEMBAWA MU KEMARI?" tanya yuri yan karna penasaran
"IYA" jawab lisa dengan singkat dan cuek terhadap yuri yan
"Kurang ajar,berani-berani nya dia mengacuhkan ku,awas aja aku akan buat perhitungan dengan nya" yuri yan bergumam dalam hati sambil menggertakan gigi
Yuri yan mengajak lisa untuk minum,tapi lisa sudah menolak nya berkali-kali tapi yuri yan tetap tidak menyerah untuk mempermalukan lisa di depan semua orang.
"LISA APA AKU BOLEH BERSULANG DENGAN MU, INI SEBAGAI PERTANDA BAHWA KITA BAIKAN DAN SEKARANG KITA BERTEMAN" ucap yuri yan
"KAMU TIDAK KEBERATAN KAN?" tanya yuri yan sambil memberikan segelas anggur tersebut
Lisa sangat bingung karna ia tidak mungkin minum alkohol karna dirinya sedang hamil,lisa semakin bingung dan gelisah karna takut nya tidak ada orang yang menolong nya kali ini.
"AHH~MAAF AKU TIDAK BISA MINUM ITU" jawab lisa sambil menolak anggur tersebut
"KENAPA TIDAK BISA,BUKAN NYA KAMU AHLI DALAM MINUM ALKOHOL,LAGI PULA INI RENDAH ALKOHOL JADI KAMU TIDAK AKAN MABUK KALAU HANYA MINUM SEGELAS ANGGUR,BUKAN KAH BEGITU NONA LISA" tanya yuri yan sambil terus memaksa lisa untuk meminum nya
"AKU BENAR-BENAR TIDAK BISA MEMINUM NYA NONA YURI,TOLONG HORMATI KE INGINAN KU" jawab lisa
Ketika lisa dan yuri yan berselisih tiba-tiba ada orang di belakang yang berbicara secara tiba-tiba.
"NONA,DIA TIDAK MAU MINUM,UNTUK APA KAMU MEMAKSA NYA?KALAU KAMU TETAP MEMAKSA NYA BIAR AKU YANG MENGGANTIKAN NONA INI MUNUM,BAGAIMANA? HMM.." ucap mahendra Chu
"BAIKLAH,TERIMA KASIH BANYAK" ucap lisa
"Siapa dia,kenapa aku baru pertama kali bertemu dengan nya,dan kenapa dia mau membantu ku dari wanita jahat itu?" lisa bergumam dalam hati sambil melihat lelaki tersebut
Mahendra Chu dia adalah anak tunggal keluarga Chu yang sangat berpengaruh terhadap perusahaan siapa pun,terutama perusahaan sanjaya,dua keluarga ini saling bersaing dalam dunia bisnis terutama tetua mereka yang saling membenci satu sama lain dari dulu.
"BAGAIMANA NONA,APA BOLEH AKU MINUM DENGAN MU?" tanya mahendra chu
"OH TENTU~TIDAK MASALAH hehee" jawab yuri yan dengan kesal
"Sial,dia kan tuan muda mahendra putra tunggal keluarga Chu sekaligus pewaris keluarga Chu,kenapa si ****** ini bisa-bisa nya bernasib baik dan mendapatkan pertolongan dari Mahendra,aku harus hati-hati dengan nya,sebab kalau tidak keluarga ku yang akan menjadi taruhan nya,karna di balik senyum yang manis dan ramah nya itu,tersimpan sifat kejam dan angkuh nya ketika ia sedang berurusan dengan lawan nya.kapan saja dia bisa membunuh orang tanpa jejak" yuri yan bergumam dalam hati sambil gemetar karna ketakutan
Zavier yang mendengar keributan tersebut langsung menghampiri lisa,
"LISA APA KAMU TIDAK APA-APA?" tanya zavier sambil mendekat ke arah lisa dan tidak melihat ke arah orang lain hanya ke arah lisa
"AKU BAIK-BAIK AJA" jawab lisa
"OH KALAU GITU KENAPA DI SINI RIBUT SEKALI?" tanya zavier sambil melihat sekeliling
Zavier kaget ternyata Mahendra ada di dekat lisa dan yuri,zavier semakin bingung dengan hubungan mereka bertiga ini,tapi zavier menyapa Mahendra dan mengabaikan yuri yan yang saat itu juga sama di dekat Mahendra.
"APA KABAR TUAN CHU?" tanya zavier sambil mengulurkan tangan nya
"BAIK,SENANG BERTEMU DENGAN MU!" jawab mahendra sambil bejabatan tangan
"SENANG JUGA BERTEMU DENGAN MU" jawab zavier
BERSAMBUNG