Rendika Mahendra lelaki tampan dan mapan tapi di usia nya yang sudah menginjak 33 tahun dia tak juga mau menikah karena ada hal rahasia yang di sembunyikan nya..
akhirnya orang tua nya menjodohkan nya pada Selena perempuan cantik tapi sangat manja dan sombong, pernikahan mereka terjadi tapi tak ada kebahagiaan sedikit pun,Selena sibuk dengan dunianya begitu juga dengan Rendika..
karena tinggal di rumah mertua nya Selena malah tertarik pada Gio,anak kedua dari keluarga Mahendra..
bagaimana dengan nasib Rendika akan kah ada sosok perempuan yang akan menemani nya nanti untuk membuka Rahasia yang selama ini di sembunyikan nya...
bagaimana kisah selanjutnya baca di novel terbaru ku...
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alvaro zian, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cucu
Setelah pulang dari berobat Rendika mengajak Niken langsung ke kantor nya, dia ingin hari ini Niken menemaninya di kantor,bila di dekat Niken, Rendika semangat untuk sembuh dia tak ingin menjauh dari perempuan yang di kagumi nya ini...
" langsung ke kantor ya ken,ada beberapa berkas yang harus mas periksa " ucap Rendika
" tapi mas ini sudah siang,nanti ibu mencari ku, bagaimana dengan Oba pak Hardian" ujar Niken
" mas yang akan hubungi mama agar dia memberikan obat untuk papa,kita makan siang dulu di kantor,pesan dulu apa yang kamu mau,ini ponsel mas..."ucap Rendika memberikan ponselnya pada Niken
Niken mengambil ponsel dari tangan Rendika dan membuka kode nya,masih sama tanggal ulang tahun Niken, Rendika tidak pernah merubah nya sama sekali,foto yang terpajang pun masih foto dirinya dan Niken,Niken menarik sudut bibirnya kecil ternyata Rendika tak pernah berubah berarti benar kalau hubungan nya dan Selena tak seperti yang Niken pikir kan buktinya saja ponsel Rendika masih foto mereka bersama..
" mas mau makan apa?" tanya Niken yang mulai membuka aplikasi gofood
" sama kan saja,apa yang kamu makan pasti mas akan makan" jawab Rendika menatap Niken sekilas membuat perempuan cantik ini malu,memang Rendika tak banyak pilih apalagi jika makanan nya Niken yang masak dan siap kan sudah pasti Rendika suka..
Rendika memang tak pernah berubah dia selalu menuruti semua kemauan Niken berbeda dengan Gio yang selalu membuat Niken menjadi kesal..
setelah memesan makanan Niken mengembalikan lagi ponsel Rendika...
****
" ma,mana Niken?" tanya Pak Hardian pada istrinya,dia tak melihat sosok Niken dari tadi
" belum pulang pa,tadi Rendika bilang kalau Niken menemaninya di kantor siang ini karena ada hal penting yang harus di kerjakan, Rendika minta bantuan Niken" jelas Sintia
Pak Hardian diam sejenak,dia berpikir kenapa Rendika malah lebih nyaman bersama Niken, awalnya dulu mereka mengira kalau Rendika menganggap Niken hanya sebatas adik tapi makin kesini kenapa mereka semakin akrab berbeda saat Rendika memperlakukan Selena...
" papa makan dulu ya setelah itu mama yang berikan obat,tadi Rendika sudah pesan kalau dia dan Niken pulang sore jadi Niken tak bisa memberikan papa obat" terang bu Sintia
" papa sudah terbiasa dengan Niken,jika dia tak ada di rumah seperti ada yang hilang" ujar pak Hardian sedikit terkekeh
"oh ya ma,, bagaimana kabar Selena,kenapa belum hamil bukan nya dia dan Rendika sudah beberapa bulan menikah?" tanya Pak Hardian
" hmmm.....mama juga sudah menanyakan nya pada Selena pa,tapi dia bilang tunggu waktu nya saja, insya Allah akan segera hamil,kita berdo'a saja pa agar mereka cepat memberikan kita cucu,mama juga sudah tak sabar bisa menggendong anak Rendika pasti lucu ya pa Rendika tampan Selena cantik" oceh Bu Sintia senyum-senyum sendiri
" papa bukan memaksa cepat ma,tapi lebih cepat lebih baik karena anak dalam rumah tangga itu sangat penting,papa takut Selena dan Rendika malah berpisah karena anak" ujar Pak Hardian
'" ya,,mama pikir juga begitu pa,semoga secepatnya nya kita di berikan cucu ya pa,papa jangan memikirkan hal yang tidak-tidak....." jawab bu Sintia yang memang juga tak sabar menunggu kehadiran seorang cucu di tengah keluarga nya..