NovelToon NovelToon
Om Dokter Sarang Hae

Om Dokter Sarang Hae

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Komedi / Cintapertama / Dokter / Tamat
Popularitas:2.9M
Nilai: 4.9
Nama Author: Alarice

Gadis ABG yang di dekati seorang dokter tampan berwajah bule asli Perancis tapi sayangnya dia adalah seorang Casanova.
Sebuah pernikahan yang terjadi karena kondisi yang tidak diinginkan sang gadis, membuatnya frustasi, merasa kehilangan masa depannya. Cintanya dengan laki-laki yang telah mengisi hatinya semenjak pertama bertemu harus kandas sebelum di mulai.
Bagaimana kisah mereka bertiga? Akankah si gadis bahagia dengan pernikahannya, atau ia akan memperjuangkan cintanya kepada laki-laki yang ia cintai semenjak awal???

Nantikan dan simak terus ceritanya di sini sampai tamat yah ...

jangan lupa untuk di share ke teman, di like, juga klik favorit...🥰🥰

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alarice, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Jodoh siapa yang tahu

" Mbak, Pipit teh bingung..." ujar Pipit memulai sesi curhatnya sama sang kakak.

" Bingung naon atuh? "

" Gimana sama bang Damar mbak? Gimana kalau dia tahu kalau Pipit teh nikah sama om dokter.." keluh Pipit.

Pipit selama ini selalu terbuka masalah apapun dengan sang kakak. Dia juga bercerita tentang perasaannya ke Damar. Dan bagaimana perasaan Damar dan sikap Damar ke Pipit, Pipit juga menceritakan. Jika Armell tahu, sudah otomatis Seno juga tahu masalah ini. Dan sekarang, sahabat suaminya itu masuk ke dalam hubungan mereka, sehingga tercipta cinta segitiga.

" Gimana ya Pit? Mbak juga bingung. Sebenarnya si Damar sama kamu teh gimana? "

" Pipit juga kurang tahu mbak. Bang Damar bilang sayang sama Pipit, tapi dia nggak berani memberikan komitmen apa-apa ke Pipit. Dia bilang nggak enak sama bang Seno, karena dia cuma seorang bodyguard. "

" Padahal abangmu juga nggak pa-pa loh. Mas Seno nggak pernah beda-bedain orang hanya karena status sosialnya. Jika Damar memang mencintai kamu, dan dia berani bilang ke Abang kamu, mas Seno juga nggak akan melarang. Tapi sekarang masalah sudah lain. Ada dokter Bryan, yang notabenenya adalah sahabat baik mas Seno, yang statusnya sekarang adalah suami kamu. Jadi kalau sekarang Damar meminta kamu ke mas Seno, mas Seno pasti akan keberatan. "

" Makanya Pipit bingung mbak. Di satu sisi, Pipit cintanya sama bang Damar. Tapi Pipit sekarang malah jadi istri om dokter. "

" Sebenarnya mbak juga kurang cocok sih sama si teh celup. Bukan karena orangnya, tampangnya, tapi karena kelakuannya yang suka celup sana celup sini itu loh. "

" Namanya juga Casanova mbak. Sebenarnya Pipit dulu pernah suka sih mbak, sama om dokter. Tapi ketika Pipit ngeliat secara live kemesuman dia, Pipit jadi ilfil. Takut juga sih sebenarnya. Beda banget kalau sama bang Damar. "

" Ya jelas beda lah. Damar kan orangnya nggak pecicilan kayak dokter Bryan. Udah tua masih aja pecicilan. "

Pipit mengangguk mendengar pendapat kakaknya.

" Tapi nih ya Pit, yang namanya jodoh, maut, rejeki, Tuhan Yang Maha Tahu. Kita sebagai umatnya hanya menjalaninya saja dengan ikhlas. Kamu juga harus gitu. Siapa tahu, dokter Bryan itu emang jodoh kamu. Berusahalah untuk membuka diri kamu untuk dokter Bryan. Biarkan dia masuk seperti Damar yang masuk ke dalam hati kamu. "

" Terus gimana dong nasib bang Damar? "

" Yaaa....Kalau emang dia bukan jodoh kamu, dia juga pasti menemukan perempuan lain yang juga bisa dia cintai. "

Pipit terdiam beberapa saat mendengar ucapan kakaknya.

" Kok Pipit kayaknya nggak rela ya mbak kalau bang Damar mencintai perempuan lain. " ujar Pipit sambil cemberut.

" Jangan maruk jadi orang. Di luar sana masih banyak perempuan jomblo. Kamu udah punya gandengan. Jadi, biarkan kaum kita yang lain juga ikut menikmati indahnya dunia percintaan. "

" Bakalan susah move on deh mbak. "

" Halah..." Pletak...Armell menjitak kepala Pipit. " Gayamu itu. Susah move on dari Hongkong? Udah berapa kali kamu pacaran? Berpindah dari satu hati ke hati yang lain hanya dalam beberapa hari. Apanya yang susah move on? " ejek Armell.

" Yaa....itu kan dulu mbak. Waktu masih di sono. Sekarang mah beda. Babang Damar teristimewa pokoknya. " sahut Pipit.

" Mbak, Pipit minta tolong ya, jangan bilang ke bang Damar kalau Pipit habis nikah sama om dokter. Bang Seno juga mbak Mell bilangin. Entar kalau Pipit udah siap, Pipit bakalan kasih tahu sendiri. "

Armell mengangguk, " Tapi jangan lama-lama. Kasihan anak orang, jangan terlalu di PHP-in. "

" Insyaa..Allah..." jawab Pipit sambil nyengir.

" Ya udah ah, mbak mau masuk dulu, lihat baby Dan. Ini udah saatnya dia enen. " Armell bangkit dari duduknya dan berlalu meninggalkan Pipit. Tapi saat sampai di pintu masuk, ia kembali menoleh.

" Pit, entar mbak nitip si kecil ya. Mbak mau ke kantor mas Seno bentar. " pinta Armell.

" Lah, emang mbak udah boleh keluar-keluar? "

" Udahlah...Kan udah habis 40 hari. "

" Udah kangen aja sama suami mbak? Pakai di susulin ke kantor. Baru juga pergi dua jam yang lalu. "

" Kenapa syirik? Mau ketemu sama suami kamu juga? Biasanya jam segini dia udah di rumah sakit. "

" Udah tahu. Lagian ngapain pengen ketemu sama si bule mesum kayak gitu. Kayak kurang kerjaan aja. "

" Waaahhh, yang udah tahu jadwal suami. " goda Armell.

" Gimana nggak tahu? Pagi-pagi bener udah kirim pesan, katanya baru bangun, terus kirim pesan lagi, katanya mau mandi, terus kirim lagi katanya mau berangkat kerja...Dan masih banyak pesan-pesan yang lainnya. Hampir tiap sepuluh menit sekali dia kirim pesan. "

" Wah, sepertinya si teh celup udah mulai bucin nih. " ujar Armell sambil kembali berjalan.

🧚

🧚

" Baby....Kok nggak bilang kalau mau kesini? " tanya Seno saat melihat kedatangan sang istri. Ia berdiri dan berjalan menghampiri istrinya lalu di peluknya erat.

Pug

Armell menepuk bahu suaminya yang sedang memeluk erat tubuhnya. " Kayak nggak ketemu berbulan-bulan aja. " gerutunya, tapi senyuman tak lekang dari sudut bibirnya.

Seno melepas pelukannya dan mencubit hidung Armell hingga memerah.

" Aduh, sakit tahu mas. " protes Armell sambil menggosok hidungnya yang memerah.

Seno terkekeh lalu merangkul bahu sang istri dan di bawanya duduk di sofa. Masih sambil merangkul bahu Armell, Seno kembali bertanya, " Ada apa kok tiba-tiba kesini tanpa kasih kabar dulu? "

" Kangen sama suami aku. " jawab Armell sambil mengelus dada suaminya menggoda sang suami.

" Baby, jangan mancing Martinez yang sudah sebulan lebih puasa. " keluh Seno. " Apa jangan-jangan kamu kesini karena lampunya udah hijau, terus kamu mau memberikan semangat untuk suamimu ini? "

Armell mencubit paha sang suami membuat Seno meringis sambil menggosoknya.

" Kesitu lagi...kesitu lagi ngomongnya. Mell jadi curiga, jangan-jangan sebelum nikah sama aku, mas suka celap-celup kayak si Sariwangi itu. " tanya Armell sambil menatap Seno penuh kecurigaan.

" Sumpah demi Allah,beb...Aku orisinil, belum terjamah. Kamu yang pertama, dan terakhir tentu saja. Jangan ragukan itu. "

Cup

Armell mengecup pipi kanan suaminya sekilas. Lalu ia tersenyum manis, membuat Seno semakin gemas.

" Baby, jadi pengen ngerasain bibir kamu. " ujar Seno sambil mendekatkan wajahnya ke wajah Armell.

" Di kantor ini mas. " tolak Armell sambil mendorong dada suaminya.

" Ck! Nggak bakalan ada yang lihat, beb. Yang berani masuk di sini cuma Rezky dan sekretaris yang teman kamu itu. " jawab Seno. " Ayolah beb, dikit doang. Nggak minta lebih juga. " lanjutnya.

Armell melirik ke arah pintu sebentar, lalu menarik wajah Seno dan menempelkan bibirnya ke bibir Seno. Gayung bersambut, dengan sedikit menyunggingkan senyuman, Seno membalas ciuman sang istri. Sambil menarik tengkuk istrinya, Seno memperdalam ciumannya.

Ceklek

Pintu ruangan terbuka dari luar. Seorang laki-laki masuk ke dalam ruangan Seno. Ia melihat pemandangan yang ada di sofa dengan wajah santai saja. Tanpa menghiraukan kegiatan yang ada di depan matanya, ia mendudukkan pantatnya di sofa single yang ada di ruangan itu.

Sedangkan dua orang yang sedang asyik berperang bibir, tidak menyadari kedatangan seseorang itu. Mereka masih asyik dengan kegiatan mereka. Sampai akhirnya terdengar deheman dari laki-laki itu.

" E hem..." Bryan berdehem dengan sangat keras dan membuat pasangan yang sedang asyik itu saling melepas bibir mereka. Lalu menoleh bersama ke arah sumber suara.

" Ck. " Seno berdecak. " Ganggu aja Lo. "

" Lo aja yang nggak tahu situasi dan kondisi. Di kantor ini bro ..Kok di pakai mesra-mesraan. "

" Serah kita dong. Udah halal mah bebas. " sahut Seno. " Lo ngapain kesini? Pasien Lo tinggal? "

" Noh...bini Lo yang nyuruh gue kesini. Katanya ada hal penting yang mau di bicarakan. "

" Si teh celup ya nggak ada sopan santunnya. Saya ini kakak ipar situ loh sekarang. Panggil kakak. " protes Armell.

" Teh celup? " Bryan terlihat kebingungan.

" Iya, bang Bryan tuh teh celup. Sariwangi. Soalnya suka celupin sosis ke sembarang perempuan. Kayak teh celup kan suka di celap celup. "

" Enak aja Lo bilang ya. " Bryan memprotes sambil mengangkat bantal sofa yang ada di belakang tubuhnya hendak melempar ke arah Armell. Armell langsung bersembunyi di belakang tubuh suaminya.

" Kalian berdua nih ya. Akur dulu, kan udah jadi adik kakak juga. " sahut Seno sok bijak. Padahal dia juga sering berantem dengan Bryan hanya karena hal yang nggak penting. ( Berantem pura-pura tapi ya guys ).

Bryan meletakkan kembali bantal sofa di belakang punggungnya. " Siapa juga yang mau lempar bantal ke elo? " gerutunya ke Armell. " Lo mau ketemu gue ada masalah apa? Mau bicara apaan? " tanya Bryan dengan mode serius.

***

bersambung

Maaf ya, jam segini baru bisa update....Lagi sibuk mau ada pengajian buat almarhum Bapak.

Jadi, selama beberapa hari ke depan, othor update nya paling sehari cuma sekali aja yah...🙏🙏

1
M
damar sudah menikah dikampung atas paksaan ibunya
fajar Rokman.
mampir lagi AQ thor..UD lama bnget baca novel ini smpe lupa ap y judulnya eh ketemu juga akhirnya kangen sama dokter bryan
Sari Annissa
love u tooo om dokterrrr🤣🤣🤣
Riska Trisna
hahaha secuil,, sekedik thor
Surtinah Tina
tinggal bang Resky sama Ikke belum nikah...Rio dan indomi
Surtinah Tina
ternyata emang udah ada dedeknya di perut Amel itu..makanya Sena tadi senyum"
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Surtinah Tina
😂😂😂😂😂😂😂😂
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. ngidam yg ektrim
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣😂. saling berlomba"ya mereka
Surtinah Tina
Kam Ike g keliatan. masih sama Resky apa tidak itu
Surtinah Tina
🤣🤣🤣🤣🤣🤣. lucu juga Dion jadi bahan ledekan terus sama tuan Adiguna
Sulaiman Efendy
PASTI SERU NI CERITA ANAK2 MEREKA.
Sulaiman Efendy
WAHH DPT ANAK KEMBAR SEPRTI ANAK DHARA & JULIO...
Sulaiman Efendy
BETUL ITU,, TRUTAMA PEBINOR.. PALING BENCI AKU DGN LAKI2 YG TROBSESI SAMA BINI ORANG...
KARNA BIKIN TRAUMA RMH TANGGAKU YG PERTAMA.😡😡😡😡😡😢😢😢😢😢
Sulaiman Efendy
JDI INCESS JUGA,, JODOHNYA ARVIN
Sulaiman Efendy
MAU DPT CALON DEDEKNYA DANI.....
Sulaiman Efendy
ANACONDA JDI KORBAN REMASAN PIPIT...🤣🤣🤣🤣🤣
Sulaiman Efendy
2X SENO DPT TENDANGN SAKTI SI ARMELL....🤣🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!