Memiliki kepribadian yang susah untuk bergaul atau sering disebut introvert membuat Jasson lelaki tampan yang berprofesi sebagai dokter ini tidak memiliki wanita disisinya. Dikenal sebagai lelaki dingin dan acuh terhadap seluruh wanita yang mencoba mendekatinya, Entah itu memang karna tidak pernah mendekati wanita atau memang dia yang tidak tertarik kepada wanita tersebut, Hingga ada akhirnya dia datang mengunjungi pasien akibat pasien tidak mau kerumah sakit jadi terpaksa dia yang turun tangan mendatangi rumah pasien tersebut.
"Menjadi suamiku saja bagaimana?" Tiyara Watsons.
"Hah?" Jasson Drean
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon tari channel, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Kau adalah suamiku dan aku adalah istrimu
"Tidak, Aku tidak mau, Kau adalah suamiku dan aku adalah istrimu jadi kita harus tidur sekamar" teriak Tiyara yang tidak terima akan keputusan sebelah pihak itu.
"Tidak, Kau tidak ingat dengan apa yang kau katakan sebelum menikah?" tanya Jasson dengan menatap tajam wanita itu.
Tiyara terdiam dan mengingat apapun ucapannya yang dia katakan kemarin kepada Jasson. "Tidak perlu, Apapun yang kau mau aku akan mengikutinya, Apapun yang kau larang aku akan mengikutinya juga jadi kita tidak memerlukan perjanjian pranikah" ucapannya tersebut langsung teringat dalam beberapa menit mencoba mencoba mengingatnya.
"Bagaimana nona Tiyara? Apakah anda ingat?" tanya Jasson dengan senyum liciknya menatap Tiyara.
"Tapi tidak dengan pisah....."
"Eits itu adalah keputusanmu sendiri atau kau mau....." Jasson memelankan ucapannya dengan senyum.nakalnya dia mencoba menggoda wanita tersebut.
"Iya, Iya terserah kau saja tapi kau tidak boleh melarang apa yang aku lakukan" teriak Tiyara yang pasrah saat bisa menebak apa yang akan dikatakan oleh Jasson kepadanya.
"Menyebalkan" teriaknya kembali dan langsung turun dari mobil tersebut karna sudah sampai dikediaman Jasson.
"Kalian sudah memastikan tidak ada yang mengikutiku?" tanya Tiyara kepada para pengawal melalui earphone yang tersambung.
"Iya nona, Kami mengikuti anda sampai ke kediaman namun tidak menemukan orang lain yang mengikuti" jawab pengawal.
"Baik, Cepat pergi dari sini" balas Tiyara dan langsung melepaskan earphone dari telinganya.
Jasson keluar dari mobil dengan membawakan paperbag berisikan barang barang Tiyara. "Kenapa masih disini?" tanya Jasson.
"Menunggu suamiku" jawab Tiyara dengan senyum yang mengembang menatap lelakinya tersebut. Jasson langsung memasang wajah datarnya dan berjalan masuk kedalam rumah diikuti oleh Tiyara.
Saat masuk pintu rumah dibuka oleh penjaga dan keduanya masuk kedalam rumah dengan disambut oleh beberapa pelayan dan penjaga baru rumah itu. "Selamat datang tuan, Nona" sapa para pekerja baru saat keduanya masuk.
"Semuanya sudah kalian siapkan?" tanya Jasson dengan wajah datarnya sedangkan Tiyara dia membalas senyuman pula dari para pekerja tersebut dengan mata yang mencoba mengawasi mereka mencari hal yang mencurigakan.
"Sudah tuan, Semuanya sudah disiapkan" jawab pelayan. Jasson tidak menjawabnya dan menarik tangan istrinya membawanya menaiki anak tangga untuk menuju kekamar atas.
Sesampai diatas Jasson membuka pintu kamar tersebut namun tidak menemukan perubahan hanya saja lemari obat sudah tidak berada dikamar tersebut. "Disini kamarmu, Ruang obat dan kamarku dibawah" ucap Jasson dengan memberikan paperbag tadi kepada Tiyara.
"Kenapa aku diletakkan diatas? Inikan kamarmu" ucap Tiyara.
"Kau wanita, Jika terjadi apa apa jelas ruangan bawah terlebih dahulu dari atas" jawab Jasson dengan wajah datarnya.
"Kau...."
"Aku tidak masalah pindah kamar" potong Jasson.
"Oh, Baik baik terserah kau saja yang penting kau selalu bersamaku" balas Tiyara dengan senyumnya.
"Bersihkan tubuhmu setelah itu turun untuk sarapan" ucap Jasson tanpa menjawab ucapan Tiyara.
"Baik suamiku" jawab Tiyara dengan senyum yang mengembang. Jasson tidak menjawabnya dan membalikkan tubuhnya dan menuruni anak tangga untuk menuju kebawah kekamarnya.
"Ah **** Jasson pindah kebawah, Jadi aku sendiri dikamar ini" ucap Tiyara dan menghempaskan tubuhnya diatas ranjang.
"Bagaimana ya caranya membuat dia bisa jatuh cinta kepadaku" tanya Tiyara dengan wajah bingungnya dan mengambil ponselnya dan membuka internet.
"Cara membuat lelaki jatuh cinta kepada wanita" dia langsung memencet tombol cari dan membaca artikel yang ada.
"Anda bisa membulai dengan makanan terlebih dahulu, Sebab semua orang sangat menyukai makan."
"Benarkah makanan?" tanya Tiyara dengan wajah bingung dan tidak percayanya akan artikel tersebut.
"Namun jika aku diberikan makanan selalu mungkin akan segera jatuh cinta kepada orang itu, Apakah ini mempan kepada lelaki kulkas itu?" tanya Tiyara dan berbalik menelungkup memainkan ponselnya.
Tok...tok..tok
"Nona, Tuan menunggu anda sarapan dibawah" teriak pelayan dari luar kamar. Tiyara mendengar teriakan tersebut dan langsung bangkit.
"Iya" teriak Tiyara dari dalam dan langsung berlari menuju kepintu dan membukanya.
"Tuan bilang jika anda sudah selesai langsung kebawah" ucap pelayan kepada Tiyara.
Tiyara tersenyum menatap pelayan itu dan keluar dari kamar dengan menutup kembali pintu kamar tersebut. "Iya aku akan kebawah sekarang" jawab Tiyara dengan senyumnya dan berlari seperti anak kecil menuruni anak tangga.
"Tidak bisakah kau berjalan saja jika turun dari tangga?" tanya Jasson yang berdiri didepan pintu kamarnya dan melihat istrinya yang berlari kebawah.
"Tidak, Pelayan tadi bilang jika kau menungguku dan aku tidak mau suamiku tercinta ini menungguku terlalu lama" jawab Tiyara dengan senyum yang mengembang menatap suaminya tersebut.
Jasson tidak menjawabnya dan memasang wajah datarnya menatap istrinya dari ujung kaki hingga ujung kepala dan masih mengenakan baju tadi pagi. "Kau belum mandi?" tanya Jasson dengan wajah datarnya.
"Kau menungguku jadi tidak perlu mandi, Ayo kita sarapan" ajak Tiyara dengan senyum yang mengembang dan berjalan kedapur.
"Nona, Tuan" sapa pelayan saat sudah selesai menyiapkan sarapan untuk majikannya.
"Kau yang memasak?" tanya Tiyara dengan senyumnya.
"Iya nona" jawab pelayan tersebut dengan membalas senyuman dari Tiyara.
"Ah terima kasih banyak" balas Tiyara dan mendudukkan tubuhnya diatas kursi.
"Sudah menjadi tugas saya nona" jawab pelayan tersebut dengan senyumnya. Tiyara hanya tersenyum ramah sedari tadi dan menatap lekat makanan tersebut.
"Silahkan tuan" ucap pelayan dengan memundurkan kursi untuk Jasson. Jasson tidak menjawabnya dan duduk diatas kursi tersebut dan menatap lekat wanita yang nampak sedikit waspada itu.
"Makanan nampak normal semuanya, Humm" Tiyara mencium aroma seluruh makanan tersebut dan biasa saja.
"Kau tidak suka dengan makanan makanan ini?" tanya Jasson dengan wajah bingungnya.
Tiyara mengangkat kepalanya dan terlihat Jasson menunggu jawaban darinya. "Jelas saja suka, Siapa yang tidak menyukai makanan makanan enak ini" jawab Tiyara dengan diiringi oleh tawa dan memasukkan beberapa makanan kedalam piringnya.
"Rasanya juga normal, Mungkin mereka benar benar orang jujur dan tidak ada urusannya dengan musuh musuh yang ada" guman Tiyara dan tersenyum menatap Jasson sambil mulutnya yang mengunyah agar nampak suka.
"Makanan ini sangat enak, Tapi masih enak makanan bi Fei" guman Tiyara dengan senyum yang mengembang dan mengambil lagi makanan yang sama yang sudah habis dipiringnya.
Kringggg
Ponsel rumah berbunyi menandakan ada yang menghubungi rumah tersebut. "Bi tolong angkat telponnya" teriak Jasson.
"Baik tuan" teriak pelayan yang berada diruang utama dan langsung mengangkat telpon tersebut.
"Halo, Kediaman dokter Jasson" ucap pelayan dengan sopannya.
"Halo, Dimana nona Tiyara? Apakah dia ada dirumah? Ponselnya tidak aktif sedari tadi" ucap orang yang menelpon dari sebrang.
"Ah iya, Nona Tiyara ada, Sebentar" jawab pelayan dan menuju kedapur untuk menemui Tiyara dan juga Jasson.
"Siapa bi?" tanya Jasson dengan wajah penasarannya terhadap siapa yang menghubungi rumah tersebut.
"Tidak diketahui siapa tuan, Namun orang itu mencari nona Tiyara" jawab pelayan.
"Mencariku?" tanya Tiyara dengan wajah bingungnya.
tapi smngat ya thor
tiyara selalu melindungi jasson
aku mampir karna liat Poto Lucas ngupil wkwkwk🤣🤣
yakin bakal kubaca semua novel otot deh kalo gini😂