Gadis umur 18 Tahun itu harus merasakan pahitnya kehidupan dan penderitaan hidup karena Ayah dan Ibu angkat nya tidak percaya lagi pada nya.
Karena sebuah hukuman Gadis itu harus kerja jadi pembantu di rumah Pria duda anak satu Tampa di gaji dan pria itu juga seringkali menyiksa Gadis itu.
Gadis itu hanya bisa mengikuti jalan hidup nya saja Entah kapan berakhirnya penderitaan nya.
Ayok!!! Kalau penasaran langsung kepoin aja.
Selamat membaca 🙂
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Syakira edianwi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Episode 21
Tiara pun mendekati Vandi.
"Iyah tuan! Apa ada yang bisa saya bantu?" tanya Tiara.
Vandi Menatap Tiara dari atas sampai ke bawah dengan tatapan tajam sehingga jantung Tiara berdegup kencang.
"Apa kamu belum mandi?" tanya Arka seketika membuat Tiara Terkejut.
"Be-Belum tuan, saya sedang memasak bubur Putri;" jawab Tiara.
"Segera mandi! Putri sendiri di kamar!" ucap Arka dan segera pergi.
Tiara Melihat ke arah Vandi yang sudah keluar dari lantai dua.
"Huff! Alhamdulillah Dia pergi juga! perasaan aku serba Salah deh!" batin Tiara.
"Tiara! Kamu lagi apa?" tanya Monik.
"Eh mbak!" ucap Tiara.
"Jangan panggil saya mbak, saya belum tua umur saya baru Tiga puluh tahun Panggil saja saya Monik!" ucap Monik dengan nada datar.
Karena dia bersifat seperti laki-laki, dia juga wanita tomboi.
"Ba-baik Monik!" ucap Tiara.
"Cantik-cantik gini kok tomboi sih, malah nyeremin!" Batin Tiara.
"Kamu kenapa lihatin saya seperti itu! segera mandi dan lihat putri di kamar Pak Vandi!" ucap Monik.
"Iyah! tapi aku Masih ada kerjaan di dapur!" ucap Tiara.
"Biar kan mereka yang melanjutkan nya, putri tidak ada teman di kamar! Nanti kalau Bos tau dia akan Marah!" ucap Monik.
Tiara pun segera naik ke lantai atas dan langsung mandi di kamar putri.
Namun tiba-tiba dia Lemas kepala nya pusing saat keluar dari kamar mandi.
"Ya Allah Kenapa tiba-tiba aku lemas!" Batin Alena sambil berpegangan ke Dingding.
Dia mengambil air minum ke dalam gelas dan meminum nya.
Walaupun sangat pusing dan lemas dia memaksa kan diri untuk masuk kamar Vandi melihat putri.
Dan ternyata putri belum bangun.
"Hmm seperti nya putri Masih Sangat pules lebih baik aku cari sarapan pagi ke bawah!" ucap Tiara.
Dia segera turun dan makan makanan yang ada.
Sementara di tempat lain Bibi sisi baru saja selesai dengan pekerjaan nya.
Dia melihat nyonya dan Tuan nya baru saja turun mau sarapan.
"Bik!" Panggil Enjel memanggil sisi.
"Iyah Nyonya!" jawab Sisi.
"Saya dan juga Suami saya seperti nya Akan pulang larut malam, tolong jika ada tamu jangan di terima!" ucap Enjel.
"Baik nyonya!" jawab Sisi.
Namun Enjel menatap Sisi yang tak kunjung pergi dari dekat nya.
"Bibi ngapain lagi? Mendingan bibit sekarang pergi!" ucap Enjel mengusir.
"Hmm Bibi mau tanya, Tiara di mana yah nyonya?" tanya Sisi karena pikiran nya tidak lepas dari Tiara.
Enjel Menatap tajam ke arah Sisi yang menunduk.
"Kamu jangan ikut campur urusan saya! Mau Tiara di mana itu bukan urusan kamu!" ucap Enjel marah.
"Udah mah gak usah emosi seperti itu, kamu harus ingat Bibi Sisi itu sudah tua kamu harus sopan!" ucap Wijaya.
"Mendingan sekarang Bibi balik lagi ke dapur;" ucap Wijaya.
"Baik Tuan! Saya minta maaf." ucap Sisi dia pun pergi ke dapur.
Sisi duduk di kursi.
Dia tidak berhenti khawatir dengan Tiara, karena dia tidak bisa tenang bahkan untuk makan saja dia tidak berselera.
"Si! Kamu jangan sedih seperti itu dong! aku sebagai teman kamu tidak tega melihat nya!" ucap Lastri.
"Kamu tidak perlu memikirkan nya. Non Tiara adalah gadis yang kuat rajin dan aku percaya dia si sana pasti baik-baik aja!" ucap Lastri.
"Bagaimana aku tidak memikirkan nya Lastri! Di pikiran aku hanya dia saja! Bahkan aku tidak percaya dia baik-baik saja di sana!" ucap Sisi.
Sisi sudah sangat sayang pada Tiara.
Lastri hanya bisa terdiam dia paham betul kekhwatiran Teman nya itu.
Jam sudah menunjukkan pukul lima sore.
Vandi baru saja keluar dari kantor dia masuk ke dalam mobil nya namun tidak langsung menunju pulang.
Tidak beberapa lama Vandi sampai di sebuah apartemen Mewah.
Dia membunyikan bel dan pintu terbuka.
"Sayang! akhirnya kamu datang juga! aku sudah lama menunggu mu!" ucap Wanita yang sangat cantik dan langsung memeluk Vandi.
Wanita yang bernama Enjel itu adalah kekasih Vandi sudah hampir dua bulan, Vandi Sangat mencintai nya karena menurut nya Enjel Sangat mengerti pada nya.
Bahkan jika Vandi Sangat penat dan pusing dia akan ke apartemen Enjel yang di belikan untuk kekasih nya itu.
Namun status mereka di sembunyikan dari publik karena Vandi tidak ingin nama nya tercemar karena baru sebulan bercerai dia sudah mendapatkan kekasih baru.
Sementara dia sudah lama kenal dengan Enjel dan juga sudah mempunyai perasaan namun mereka saling menyatakan Setelah Vandi bercerai.
Enjel adalah anak pengusaha, bahkan perusahaan orang tua nya baru saja kerja sama dengan perusahaan Vandi.
Enjel Dulu bekerja sebagai sekretaris di Perusahaan Ayah nya namun setelah jadi kekasih Vandi. Vandi meminta nya agar tidak perlu capek-capek lagi.
Siapa sih yang tidak tertarik dengan Vandi, bahkan Vandi bukan lah pria yang baik seperti yang di nilai orang selama ini.
Vandi juga sering gonta-ganti pasangan walau mempunyai istri, bahkan dia sudah mempunyai kekasih namun dia masih melampiaskan nafsu nya dengan wanita lain.
Bahkan dia juga pemabuk. Namun dia tidak menunjukkan itu pada Siapapun bahkan orang tua nya tidak tau itu.
Walaupun dia menggonta-ganti pasangan sek* nya namun dia sangat mencintai Enjel dia sangat menyanyangi Enjel, apa pun akan di lakukan untuk Enjel.
Karena Enjel adalah wanita incaran nya dari dulu jaman SMA namun di saat itu Enjel adalah primadona dan di kejar oleh banyak Pria.
Di saat itu Vandi tidak ada nyali, sampai mereka lulus SMA dan berpisah namun setelah lulus Kuliah mereka bertemu lagi di sebuah reuni.
Dari situ mereka mulai dekat bahkan sudah berhubungan badan namun belum jadian.
Satu orang pun tidak ada yang tau kelakuan bejat Vandi kecuali pengawal nya.
Vandi mencintai Enjel namun dia juga mencintai Dewi Mamah nya putri.
Di saat itu dia bisa mencintai wanita dua Sekali Gus, betapa serakah nya dia.
Dia menikah dengan Dewi namun Dekat dengan Enjel. Sama sekali Dewi tidak curiga.
Namun di saat mereka Bercerai Vandi merasa hancur bukan perasaan nya yang dia pikirkan namun anak nya.
Karena keegoisan mereka berdua anak nya jadi terkena imbas nya.
Sebenarnya Vandi sama sekali tidak keberatan dengan perceraian, karena menurut nya wanita bukan segalanya untuk dia.
...----------------...
***Assalamualaikum kakak-kakak semuanya terimakasih sudah mau mampir ke karya ku ini ya jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author jangan pernah lupa tinggalkan jejak dukungan untuk author, Jika ada saran tulis di kolom komentar ya jangan pernah bosan tungguin terus kelanjutan ya.
Like, komen dan vote sebanyak-banyak nya.
biar author tambah semangat lagi.
Terimakasih 🙏***
biar makin seru 👍👍👍