follow ig ku : ikromatul_fasila23
prolog
di sini aku menceritakan tentang kisah hidup wanita bernama alisya syifa kamila . wanita cantik , baik serta lemah lembut . tapi sayang kehidupan nya tidak secantik wajah nya , dalam berumah tangga dia dihadapkan dengan suatu yang membuat suami nya pergi meninggalkan nya dengan wanita lain..
dan saat diri nya kembali menata kehidupan nya pasca bercerai dengan suami nya , alisya bertemu dengan pria tampan tapi memiliki sifat arogan , dingin serta suka mempermainkan wanita .
kehidupan seperti apa yang alisya jalani ???
ini lah kisah ku ...AKU YANG TAK SEMPURNA
jangan lupa dukung author ya biar tambah semangat..
dan buat temen" yang mau membaca karya aku jangan lupa like serta komen ya..mungkin ada masukan buat author..terima kasih😊😊
Sudah ada season dua nya tentang Lucio dan Amira dan masih belum tamat, jadi jangan sampai ketinggalann..😊😊
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ikromatul Fasila, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
episode 20
Mendengar penjelasan dari Bella , Alisya hanya menatap dengan perasaan biasa saja.''Ah..benarkah.'' ucap Alisya biasa saja
''Kau hanya mengucapkan itu saja , tidak berteriak , loncat loncat dan histeris . kau sangat aneh Alisya.''
''Yang aneh itu kalian semua , ngapain juga harus seperti itu berlebihan sekali , lagian aku itu juga gak kenal sama dia Bella , untuk apa aku harus berteriak , loncat'' bahkan sampai histeris . Hey..Bella aku masih waras.'' kata Alisya mencolek dagu Bella dan masuk ke dalam Kafe.
Bella hanya menatap kepergian Alisya .''Jadi menurut dia aku tidak waras , dasar kau Alisya , menyebalkan.'' Bella pun menyusul Alisya
Sedangkan Lucas , Justin juga David langsung pergi menuju Kafe milik Bella setelah Lucas selesai dari pemotretan nya. Sebenar nya Lucas sudah menyuruh seseorang untuk mengikuti Alisya , sehingga Lucas tau dimana sekarang Alisya berada.
''Hey Dude .. Tidak biasa kau mengajak kami ke Kafe yang sederhana ini , meskipun tampak mewah tapi aku paham seleramu .'' ucap Justin sambil melihat ke arah Kafe , sedangkan David hanya mengedikan bahu nya .
''Kalian hanya perlu mengikuti aku saja , jangan banyak bicara.'' ucap Lucas dingin
Bella menyambut ke tiga tamu spesial itu dengan sangat semangat , bagaimana tidak orang'' terkenal ini sekarang tengah berada di Kafe nya , tentu saja itu menjadi keuntungan juga Bella karena mungkin akan banyak pengunjung yang mendatangi Kafe milik nya.
''Selamat malam Tuan Tuan , mari saya antarkan ke ruangan VVIP.'' ucap Bella dengan senyuman dan tunduk hormat , Bella pun menuntun para pengunjung istimewa nya untuk menuju ke ruangan VVIP. Lucas juga ke dua sahabat nya itu pun mengikuti Bella dari belakang.
Dan setelah tiba , Bella langsung menanyakan apa yang ingin mereka pesan.''Maaf Tuan tuan mau pesan apa ??'' tanya Bella
''Berikan makanan dan minuman terbaik di Kafe ini dan aku ingin teman mu yang melayani kami.''ucap Lucas secara menunjuk ke arah Alisya.
Bella pun melihat kearah yang di tunjuk lucas .''Ah..baik lah Tuan , mohon untuk menunggu makanan nya sebentar.'' kata Bella dan pergi mengundurkan diri.
Alisya pun membawa nampan yang berisi makanan dan minuman yang telah di pesan oleh mereka dan mulai menyusun nya di atas meja.
''Silahkan di makan Tuan.'' ucap Alisya yang tak lepas dari senyuman nya.
Lucas yang melihat senyuman manis Alisya dari dekat tambah ingin memiliki secepat nya.
Saat Alisya ingin mengundurkan diri , tiba tiba Lucas memegang tangan alisya.''Temani kami sampai selesai , aku akan memberimu tips .''ucap Lucas dengan suara seksi nya yang malahan membuat Alisya semakin muak.
''Ah ..baik lah Tuan , saya akan menemani nya.''
Lucas selalu memandangi alisya dengan tatapan tak biasa , sehingga membuat Alisya merasa tidak nyaman saat Lucas melihat nya dengan tatapan seperti ingin menelanjangi nya.''Ya Tuhan..kenapa dia terus melihat ku , aku jadi merasa risih dengan tatapan nya."
Karena tidak tahan dengan tatapan Lucas yang sedari tadi menatap nya , akhir nya Alisya beralasan untuk pergi ke toilet.
''Maaf kan saya Tuan tuan , saya ingin ke toilet sebentar.'' ucap Alisya dan pergi dari ruangan yang membuat nya tegang itu.
Setelah tiba di toilet alisya langsung membuat nafas kasar. ''Hhhuuufft...ya Tuhan..akhir nya terbebas juga dari tempat yang tetkutuk itu.'' ucap Alisya merasa tenang untuk beberapa saat.