NovelToon NovelToon
Satu Alasan Untuk Bertahan

Satu Alasan Untuk Bertahan

Status: sedang berlangsung
Genre:Gadis nakal / CEO / Cintamanis / Psikopat itu cintaku / Cinta pada Pandangan Pertama / Mafia
Popularitas:3.9k
Nilai: 5
Nama Author: LIXX

Elyra Azzahra mencintai Leonard Attahaya tanpa mengetahui siapa sosok Leonard sebenarnya.

Saat kebenarannya terungkap nyatanya perbedaan kasta dan jurang sosial menjadi titik kehancuran keyakinan Elyra akan cinta, namun dia tetap memilih bertahan.

Namun, harapan itu kembali runtuh ketika Leonard ternyata telah dijodohkan. Dalam kehilangan, Leonard memberontak, dan rela mengorbankan segalanya demi Elyra. Bagi Elyra dunia adalah cinta dan cinta bukan berarti dunia.

Mampukah Elyra bertahan demi cinta? atau justru menyerah dengan dunia?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon LIXX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 6. Orang Sinting

"Kamu minum bir?" tanya Elyra menatap Leon yang sudah meminum bir begitu saja. Leon menatap Elyra bingung.

"Ya, aku sudah cukup usia untuk meminumnya," jawab Leon singkat. Sebuah jus apel kini tersaji di atas meja, jelas itu untuk Elyra.

"Kenapa?" Elyra to the point. Dia sangat mengantuk dan lelah. Dia ingin segera tidur saat itu, sendi dan ototnya rasanya sudah menegang semua.

"Aku ada pekerjaan untukmu." Elyra mengangkat alisnya, wajahnya serius.

"Aku ngantuk banget sekarang, memang pekerjaan apa?" tanya Elyra. Leon menatap mata Lyra yang meski jernih, namun memang nampak lelah.

"Kamu tidur di sini saja," Leon sangat santai. Elyra tak menggubris serius, dia justru merasa aneh dengan perlakuan Leon.

"Apa pekerjaannya?" tanya lagi Elyra. Sungguh dia tak sanggup bila harus tetap tinggal. Matanya sudah sangat lelah sekarang.

"Aku baru di wilayah ini, aku butuh asisten," ucap Leon. Elyra mendengus kesal.

"Aku sibuk, maaf sekali sepertinya pembicaraan selesai. Aku pamit!" Elyra bangkit dari duduknya dan langsung mengambil kunci motor yang semula diambil Leon. Dia langsung bergegas pergi dari tempat itu.

Sampai di kosan, wajahnya sudah sangat lelah bahkan lebih dari lelah. Kini badannya mulai terasa panas, mungkin karena dia terlalu sibuk minggu ini hingga membuat kondisi tubuhnya anjlok.

Namun, takdir kembali mempermainkan Elyra. Kini di depan kosannya ada seorang wanita berusia 35 tahunan. Elyra menghela napas kasar dan menatap dingin ke arah wanita itu.

"Kenapa ke sini?" tanya Elyra dingin. Wanita itu duduk di teras kosan Elyra.

"Besok ulang tahun ayahmu, datanglah!" ucapnya. Elyra menghela napas lagi kasar.

"Tidak, aku sibuk," jawab Elyra membuka kosannya dan masuk begitu saja, mengabaikan wanita yang tak lain adalah ibu tiri Elyra.

"Hai! Kamu anak durhaka!" teriak wanita itu. Elyra mengepalkan tangannya, matanya sudah panas, kepalanya apalagi, dan tubuhnya amat lelah.

"Apa hakmu memanggilku anak durhaka? Apa karena aku tidak mau merayakan ulang tahun ayahku? Kau tidak berhak, aku bukan anakmu!" bentak Elyra. Lelah sekali rasanya, pintu kamarnya dia tutup dengan kasar hingga beberapa tetangga kosan yang melihatnya hanya menatap dingin ke arah ibu tiri Elyra.

"Ya ampun wanita itu, apa dia minta uang lagi? Tidak tahu malu sekali," sindir salah satu penghuni kos di sana.

"Apa kalian lihat-lihat!" teriak ibu tiri Elyra. Elyra yang sejenak menatap dari jendela sudah tidak mampu lagi. Matanya kini memanas, lelah dan pedih sekali.

Dua hari setelah ulang tahun ayahnya adalah peringatan meninggalnya sang ibu, dan juga ulang tahunnya. Awalnya dia tak tahu apa pun, apa yang diderita ibunya selama mengandung dirinya, apa yang dialaminya selama ini, hingga cukup usia dia dapat memahami segalanya.

Ayahnya bukan dari keluarga berada, namun ibunya memiliki cukup warisan baik dalam bentuk tanah ataupun aset lainnya. Dan satu pembicaraan ayah dan ibu tirinya yang membuat Elyra pergi dari rumahnya sendiri.

Satu tahun sebelumnya, tepat di hari ulang tahun sang ayah, perdebatan terdengar di mana ayah dan ibu tirinya mempermasalahkan tentang sekolah Elyra dan kakak tiri Elyra.

"Mas, dia juga anakmu! Darah dagingmu!" ucap ibu tiri Elyra. Elyra mendengar itu sejenak mengerutkan keningnya.

"Meina memang putriku, tapi Elyra juga putriku! Tak bisakah mereka disamakan?" ujar sang ayah. Elyra masih mendengarkan dengan hati yang tersayat.

"Mas, kita berselingkuh terang-terangan di depan istri sahmu dan kamu tidak mempermasalahkannya. Bahkan saat dia terjatuh dari tangga saja akibat didorong olehmu, Mas, ingat! Kamu yang membunuhnya dan bisa saja aku mengungkap segalanya. Aku ingin Meina sekolah di sekolah elit dan itu harus!" Elyra menekan dadanya sedikit, perih, dan langkahnya gontai masuk ke dalam kamarnya.

Sejak hari itu, rasa pedih dan kenyataan mengenai pendarahan yang dialami ibunya membuat Elyra kian terbayang. Sering kali dia dikutuk sebagai anak sial karena demi melahirkan dirinya, ibunya harus meninggal dunia. Namun fakta menyakitkan itu kian membuat Elyra benci pada keluarganya sendiri, terutama hari ulang tahun sang ayah.

Elyra akhirnya tidur dengan air mata mengalir. Dia melupakan satu hal, dia lupa mengunci kamarnya sendiri.

Seseorang masuk ke dalam kamar Elyra saat gadis itu sudah terlelap. Mata pria itu menyapu wajah gadis yang kini berbaring dengan mata sembab, wajahnya memerah.

"Panas."

Leon. Dia mengikuti Elyra karena khawatir dengan gadis yang mengendarai sepeda motor dengan kondisi yang tidak baik-baik saja. Dan tadi, dia justru melihat tontonan yang sangat membuatnya terganggu.

Leon membaringkan Elyra dengan benar. Ternyata gadis itu tengah memeluk sebuah bingkai foto. Sejenak Leon mengintip, di mana nampak seorang wanita cantik yang tengah hamil besar, duduk di sebuah bangku santai di pedesaan.

"Ma," lirih Elyra. Leon tersenyum. Dia mengusap pipi Elyra, perasaan asing di mana dia ingin menjaga gadis di hadapannya itu menguasai seluruh tubuh dan pikirannya.

"Tenanglah, kamu akan bahagia." Leon berpikir keras bagaimana cara memiliki gadis itu. Dia sudah mencari berbagai cara, namun hasilnya selalu nihil. Dinding yang dibangun Elyra teramat kokoh untuk dia tembus.

Leon keluar kosan itu. Dia membutuhkan obat. Butuh bahan makanan, dan butuh kompresan. Leon mengetik sesuatu di ponselnya, meminta bantuan pada seseorang.

"Eh, siapa itu?" Seorang tetangga Elyra menatap Leon penuh curiga. Leon adalah orang asing di wilayah tersebut. Jelas Leon sangat dicurigai.

"Ah, saya calon suaminya Elyra. Dia sakit, jadi saya datang menjenguk," jawab Leon. Tetangga itu kian curiga.

"Tadi Neng Elyra baik-baik saja, kamu berbohong ya?" curiga tetangga Elyra. Leon menggelengkan kepalanya cepat.

"Beneran, tadi Elyra pergi bersama saya dan katanya tidak enak badan. Saya khawatir jadi datang mampir." Leon memperlihatkan foto dirinya dan Elyra saat jalan-jalan tadi pagi ke pameran.

"Oh, dari luar negeri ya?" tanya tetangga Elyra tersebut. Leon tersenyum dan masuk ke dalam kosan itu tanpa menjawab lagi.

"Bener itu pacar Elyra, ganteng banget ya?" senggol teman Elyra yang juga penghuni kosan itu.

"Tapi itu gak kumpul kebo kan?" tanya yang lain. Mereka kini saling bersitatap satu sama lain.

"Kalau dia sampai malam tinggal di kosan Elyra, nanti kita lapor Pak RT saja." Semua mengangguk setuju, sedangkan Elyra sore itu terbangun. Tubuhnya terasa lebih ringan, namun tangannya terasa kesemutan dan berat.

"Ukh, Leon!" teriak Elyra saat pria itu ternyata tengah tertidur di sampingnya, dan tangannya dijadikan bantal oleh pria itu.

"Astaga, masih sore sayang," bisik Leon memeluk Elyra erat.

"Orang sinting!" teriak Elyra. Kakinya menendang tubuh Leon, tapi gagal karena pria itu sudah bersiap. Tubuh Elyra dikunci dalam pelukannya.

"Hei, menyingkirlah, aku harus kerja!" bentak Elyra. Leon mengecup kening Elyra, enggan mendengarkan.

1
vita
bagus ceritanya
LEX ALEX
menyala om Ziyan😍
◄⏤͟͞✥≛⃝⃕💞Rؚͬzͧoᷤnͧeͪ°ˢᵒᶠ
dia bilang "Jir, nanti anu gua jadi kecil pas hidup. Gua malu sama Elyra,"
🤣
LIXX: bener lagi🤣🤣
total 1 replies
LIXX
mang iya? wah Icut icut/Facepalm/
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Ini nih yg gak bener, selalu membanding-bandingkan anak. Setiap anak itu berbeda, mungkin aja Fahmi emy gak jago di pelajaran. Tapi dia jago di bidang lain
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Wahh ada calon idol nih
☠🏡⃟ªʸ🍾⃝ ᴀʏͩᴜᷞᴅͧɪᷡᴀͣ ѕ⍣⃝✰ˢ⍣⃟ₛ
Ternyata begini ya awal pertemuan antara Lyra dan Leon.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!