NovelToon NovelToon
Lamaran Yang Bukan Untukku

Lamaran Yang Bukan Untukku

Status: sedang berlangsung
Genre:Identitas Tersembunyi / Penyesalan Suami / Konglomerat berpura-pura miskin / Balas Dendam
Popularitas:10.5k
Nilai: 5
Nama Author: Sefin Eka Ramana Putri

Tujuh tahun Cynthia Dewi mencintai YB dengan seluruh hatinya. Namun di hari yang seharusnya menjadi bahagia bagi mereka berdua, YB justru melamar Karen — wanita yang selama ini selalu ia anggap adik. Cynthia melihat semuanya dengan mata kepalanya sendiri, dan hatinya hancur seketika. Di saat ia merasa sudah tak memiliki siapa pun, Aloy datang menolongnya. Ia bukan hanya teman lama, tetapi juga sosok yang menyimpan rahasia besar dari masa lalu Cynthia. Mampukah Cynthia membuktikan jati dirinya, membalaskan dendam, dan menemukan cinta sejatinya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sefin Eka Ramana Putri, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 3: Kepulangan yang Menyakitkan

Hujan perlahan reda, menyisakan rintik halus yang jatuh berirama membasahi aspal yang tampak berkilau basah. Udara terasa sejuk dan segar, namun dinginnya hawa itu justru menusuk hingga ke dalam tulang Cynthia. Ia masih berdiri terpaku di depan pagar rumahnya yang tak jauh dari tempatnya berpamitan dengan Aloy. Jaket tebal milik pemuda itu masih melingkar hangat di bahunya, menahan dingin yang merambat ke seluruh tubuhnya, namun tak mampu sama sekali membekukan rasa sakit yang tajam merambat di dadanya. Sesak. Hatinya terasa begitu sesak seakan tertimpa beban berat yang tak kasat mata.

"Cynthia..." suara Aloy terdengar lembut memecah keheningan sore itu. "Hujan sudah reda. Sesuai janjiku, aku antarmu sampai depan pagar saja. Aku tak akan melangkah lebih jauh tanpa izinmu. Jangan takut melangkah masuk. Dan ingat... kalau hatimu kembali berat, atau sekadar butuh tempat bercerita atau sekadar ditemani, carilah aku. Aku pasti ada."

Cynthia menatap punggung Aloy yang perlahan menjauh di atas sepeda motornya hingga menghilang di tikungan jalan. Kalimat sederhana itu, diucapkan begitu tenang dan tulus, entah mengapa terasa begitu menguatkan hatinya yang sedang hancur lebur. Di saat semua orang yang seharusnya memihak padanya justru berpaling, justru orang asing yang baru pertama kali ia temui inilah yang memberikan ketenangan yang tak pernah ia rasakan selama tujuh tahun lamanya.

Dengan napas yang tertahan di kerongkongan, Cynthia melangkah masuk ke dalam pekarangan rumahnya. Setiap langkah kakinya terasa berat, seakan ada rantai tak kasat mata yang menariknya mundur. Semakin ia mendekat ke pintu depan, semakin jelas terdengar suara tawa dan percakapan riang dari dalam rumah. Suara yang seharusnya terasa hangat baginya, kini justru terasa bagai duri yang menusuk tajam ke setiap sudut hatinya.

Sesampainya di ruang tamu, pemandangan di hadapannya membuat langkah kaki Cynthia terhenti seketika. Di sana, duduk berjejer kedua orang tuanya tampak begitu gembira, tersenyum puas di hadapan YB dan Karen. Wajah Karen tampak merona merah malu-malu, sesekali melirik ke arah YB yang duduk tegak di sebelahnya dengan senyum tenang yang begitu sering Cynthia lihat selama tujuh tahun. Senyum yang dulu selalu membuatnya merasa aman dan dicintai, kini terasa bagai ejekan paling kejam.

"Cynthia!" panggil Ibu segera begitu menyadari kehadiran putri sulungnya. Ibu berdiri menghampiri, namun alih-alih memeluk atau menanyakan keadaannya, Ibu justru menatapnya dari atas hingga bawah dengan dahi berkerut. "Dari mana saja kau? Lihatlah penampilanmu basah kuyup dan berantakan begitu. Masuklah dan rapikan dirimu."

Cynthia menelan ludah yang terasa pahit di lidahnya. Ia melangkah perlahan mendekat, menatap mereka satu per satu dengan pandangan yang masih sulit dipercaya. "Tadi... aku berdiri di balik pintu ruang tamu. Aku mendengar semuanya."

Suasana seketika berubah hening. Tawa yang sedari tadi terdengar riang seketika lenyap seketika. Karen menunduk dalam, jemari tangannya saling meremas di pangkuan, tak berani menatap mata kakaknya. YB tetap duduk tenang, seakan apa yang baru saja dikatakan Cynthia bukanlah hal yang mengejutkan baginya.

"Baguslah kau sudah mendengar dan mengetahui semuanya," ucap Ayah memecah keheningan dengan nada bicaranya yang tegas dan berwibawa. "YB adalah anak yang baik. Dia memiliki karier yang cerah, berpendidikan tinggi, dan masa depan yang terjamin. Dia memang pantas untuk Karen. Mereka serasi dan setara. Sudah sepatutnya kita semua mendukung kebahagiaan mereka."

Kata-kata itu bagai jarum-jarum tajam yang bertubi-tubi menusuk tepat di ulu hati Cynthia. Mendukung kebahagiaan mereka? Setelah tujuh tahun ia mencintai dan setia menunggu? Setelah tujuh tahun ia berikan seluruh hatinya, waktunya, dan kesabarannya? Lantas... siapa yang akan memikirkan dan menjaga kebahagiaannya sendiri?

"Lantas..." suara Cynthia terdengar lirih namun tegas, matanya berkaca-kaca namun tak setetes pun air mata jatuh membasahi pipinya. Ia tak ingin menangis di hadapan mereka. "Apa selama ini tak ada satu pun di antara kalian yang pernah mempertimbangkan perasaanku? Tujuh tahun... aku mencintainya dengan segenap hatiku. Dan kalian semua tahu itu. Kalian semua menyaksikannya."

"Itu dulu, Cynthia," potong Ibu dengan nada lembut namun penuh penekanan yang menyakiti. "Zaman sudah berubah. Status dan kesetaraan itu penting. Sekarang Karen yang dipilih. YB memang bukan jodoh yang setara untukmu. Karen lebih pantas mendampinginya. Kau harus ikhlas, Nak. Ikhlas dan berbahagialah untuk adikmu."

Ikhlas. Semudah itulah mereka menyuruhnya melepaskan tujuh tahun pengabdian dan cintanya? Semudah itulah mereka menyuruhnya tersenyum di atas luka yang ditorehkan oleh orang yang paling ia cintai bersama darah dagingnya sendiri?

Cynthia menarik napas panjang, menahan segala rasa yang bergemuruh di dadanya. Perlahan ia menganggukkan kepala, menyunggingkan senyum tipis yang terasa getir dan pahit. "Baiklah... aku ikhlas."

Ucapan itu meluncur begitu tenang dari bibirnya, membuat seisi rumah tak menyadari betapa hancur dan remuknya hatinya saat itu. Cynthia tak menatap mereka lagi. Ia berbalik perlahan melangkah menuju kamarnya, meninggalkan ruang tamu yang kembali riuh membicarakan persiapan pesta pernikahan yang megah dan meriah — pesta pernikahan yang bukan miliknya.

Sesampainya di dalam kamar dan pintu tertutup rapat di belakang punggungnya, kekuatan yang selama ini ia pertahankan seketika runtuh. Cynthia merosot jatuh terjerembap di lantai dingin dekat pintu. Tak ada suara tangisan yang keluar dari tenggorokannya. Hanya kesunyian yang begitu dalam dan menyakitkan, disertai air mata yang akhirnya jatuh membasahi pipinya tanpa suara.

Namun di tengah kepedihan yang melanda hatinya yang sepi itu, satu tekad mulai tumbuh perlahan namun teguh di dalam sanubarinya. Aku akan bangkit. Aku akan membuktikan bahwa kesetaraan harta dan gelar bukanlah segalanya. Dan saat aku kelak berdiri tegak kembali dengan kemuliaanku sendiri... kalian semua akan menyadari satu kebenaran yang terlambat sekali untuk disadari.

Dan entah mengapa, di tengah kesunyian kamarnya yang kelam itu, bayangan wajah seseorang kembali melintas di benaknya. Senyum hangat itu. Suara lembut penenangnya. Sosok Aldy Reynaldi yang seakan datang bagai secercah cahaya dan pelangi di tengah badannya yang paling gelap dan menyedihkan.

Siapa sebenarnya pria itu? Mengapa kehadirannya yang begitu singkat saja terasa begitu berarti dan menenangkan hatinya yang sedang hancur? Cynthia belum mengetahui jawabannya. Namun satu hal yang ia yakini dengan segenap hatinya... pertemuan sederhana di tengah guyuran hujan sore itu kelak akan menjadi titik balik yang perlahan-lahan mengubah seluruh jalan takdir hidupnya selamanya.

1
Ruchika Putri Onsu
Wah, bab ini bikin penasaran banget! 😯 Siapa yang mengirim pesan ke Reza? Dan rahasia apa yang mereka maksud? Pantai tersembunyi ini terasa misterius banget. Lanjut kak, aku nunggu kelanjutannya! ✨
Zendyaa4
kakk aku baca karya kakak pelan pelan ya ,,semangatt💪💪
Zendyaa4
Jangan luapa mampirr dan komentar ,aku gayss..mohon di support..ini karya perta ku..
"Diantara dua hati" masuk langsung keakun aku gays.
Satria Aldizar Reyndra Anggaru
Judulnya saja sudah bikin penasaran, Luka Masa Lalu... 😢 Semakin ke sini semakin terasa berat kisahnya. Rahasia demi rahasia terus terungkap satu per satu. Semangat ya kak menulisnya, aku selalu tunggu kelanjutannya! ❤️
Kartini Pertiwi
Pesan misterius yang sama masuk ke ponsel Reza dan Cynthia? Ini pasti ada hubungannya dengan rahasia masa lalu mereka! Penasaran banget siapa yang mengirim dan apa yang sebenarnya terjadi. Ceritanya makin seru, semangat terus Kak! 💖😊
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih, Kak Kartini! 😊💛 Iya kan, penasaran banget siapa yang mengirim pesan yang sama ke mereka berdua? Ini baru permulaan dari banyak rahasia yang akan terungkap. Nantikan kelanjutannya ya, makasih sudah menikmati ceritanya! Semangat terus! 💪✨
total 1 replies
Dewi Fortuna
Wah, di balik ketenangan malam ini ternyata ada hal penting yang baru saja terjadi! Penasaran banget apa yang akan dilakukan Reza selanjutnya. Ceritanya makin seru, semangat terus ya, Kak! 💖✨
Sefin Eka Ramana Putri: Makasih banyak ya, Kak Dewi! 🥹💕 Senang banget kamu menikmati ceritanya. Reza memang menyimpan banyak hal di pikirannya, penasaran kan apa yang akan dia lakukan? Nantikan kelanjutannya ya, makasih sudah selalu mendukung! 😊✨
total 1 replies
Renn Anti Hero
Suasana yang tenang justru menyembunyikan rencana besar Reza. Tempat yang dipilih begitu eksklusif dan jauh dari siapa pun, seolah-olah sesuatu yang penting dan rahasia akan segera terjadi. Sangat menarik, aku menantikan kelanjutannya! 👍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih! 😊💛 Benar sekali, tempat yang eksklusif dan jauh dari keramaian itu bukan kebetulan. Semua yang terjadi di sana akan berdampak besar bagi cerita ke depannya. Terima kasih sudah peka terhadap detail kecil seperti ini, tetap ikuti ceritanya ya — bab-bab selanjutnya akan semakin seru! 💪✨
total 1 replies
Ruchika Putri Onsu
Dari awal hingga akhir bab ini terasa penuh kegelisahan! Aku bisa merasakan keraguan Reza yang terbagi dua, lega sekaligus takut rahasianya terbongkar oleh Karen. Suasana sore resor Bali juga terasa sangat nyata, membuatku semakin penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya. Semangat terus ya Author! 🥰
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak, Kak Ruchika! 🥰💖 Senang banget kamu bisa merasakan kegelisahan Reza yang terbagi dua. Memang dia sedang berada di posisi yang tidak mudah — antara lega dan takut rahasianya terbongkar. Terima kasih juga sudah menikmati suasana sore di resor Bali yang kubuat, senang rasanya terasa nyata buat kamu. Nantikan kelanjutannya ya! ✨😊
total 1 replies
Moreno Fathur rochman
Dari awal hingga akhir bab ini terasa ada getaran harapan sekaligus keraguan! Momen Karen yang merasa tenang setelah belanja lalu menelepon YB membuatku ikut merasakan antusiasmenya, tapi judulnya memberi tanda‑tanda ada hal yang belum berjalan sempurna. Sangat penasaran apa yang akan terjadi selanjutnya, semangat terus ya Author! 🥰
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak, Kak Moreno! 🥹💕 Aku senang sekali kamu peka terhadap suasana di bab ini. Ketenangan yang terasa belum tentu bertahan lama ya, banyak kejutan yang menanti. Terima kasih sudah mendukung ceritaku, semangat terus menantikan bab selanjutnya! 😊💖
total 1 replies
Dita Anggraini
hi kak.Don't be sad, beautiful sis. I'm always here for you. I'm the one who manages the fanbase in the thread. I'll get my friends in the thread to help you spread the word about this work of yours.Don't be sad anymore, sis. If you're sad, all of us as your followers, including me, will be sad too. Where's your smile, sis? Sister, when she smiles, she is very beautiful.😊🥰
Sefin Eka Ramana Putri: Aww, thank you so much, Dita! 🥹💖 Your kindness really means the world to me. I feel so blessed to have such wonderful readers like you. Thank you for being here and for supporting my story. You guys are my biggest inspiration! Sending you lots of love and big hugs! 😊🤗
total 1 replies
Dita Anggraini
Bab 40 ini begitu lembut dari awal hingga akhir! Adegan di taman resor saat Aloy menyisir rambut Cynthia terasa sangat hangat, tapi aku merasakan ada bayang‑bayang cemburu yang mulai menyusup. Sangat penasaran bagaimana perasaan tersembunyi itu akan berkembang selanjutnya, semangat terus ya Author! 🥰
Dita Anggraini: author tolong dong bikinin cerita bergenre horor. tolong ya.. terima kasih author ❤️
total 2 replies
yanti
kak, yang semangat. jangan hiraukan apa kata itu orang yang ketikan nya jahat itu kak. kita semua ada untuk kakak. kak, aku akan suruh org2 di grup telegram untuk meramaikan karya kakak yg ini, ok kak? 😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak atas dukunganmu, Yanti! Sangat berarti bagiku mengetahui ada kamu dan teman‑teman di grup Telegram yang mendukung cerita ini. Aku akan terus semangat menulis, terima kasih ya! 🥰
total 1 replies
Dewi Fortuna
kak jangan bersedih ya..Aqu sebagai fans pendukung kakak yg ngikutin awal novel kak terbit di Bukune serta yg mengelola fanbase grup kakak di IG akan selalu mendukung kakak. Aqu mengerahkan semua orang yg ada di grup untuk membuat karya novel kak di aplikasi noveltoon ini ramai untuk membaca novel kak & bikin karya kak bisa di kenal banyak orang.👍 God Bless You kak❤️
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Dewi Fortuna! Sangat menyentuh hatiku mengetahui kamu sudah mendukung sejak awal, serta bersedia mengajak teman‑teman di grup fanbase IG untuk mengenalkan cerita ini. Semoga kita bisa terus bersama, Tuhan memberkatimu juga ya! ❤️
total 1 replies
Satria Aldizar Reyndra Anggaru
semangat kak, Aq kemarin baca grup di akun FB kak. biarin itu orang yg ngatain kak yg kak kirim gambar ss nya ke grup kak yg ngatain kita smua adalah hasil dari suntikan views pdahal kita semua adalah orang asli menggunakan akun asli. kita semua sebagai fans followers pengikut kakak bersatu padu meramaikan karya novel kak ini biar viral & 2 orang tersebut kepanasan kalau lihat karya novel kakak rame diserbu oleh orang orang. q sebagai pemegang grup fanbase di Ig akan menyuarakan kedzoliman itu 2 orang tersebut yg sudah mereka lakukan ke kakak. orang orang kayak gitu harus di kasih paham sepaham paham nya.! sumpah jujur AQ KESAL MARAH KALAU AUTHOR YG DARI DULU AQ IKUTI DI PERLAKUKAN SEPERTI ITU.!!😡
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih Satria sudah peduli dan mau membela saya. Saya mengerti kemarahanmu, tapi mari kita tetap menjaga sikap baik. Saya sangat berterima kasih karena kamu sebagai pemegang grup fanbase mau membantu menyuarakan kebenaran. Semoga cerita ini terus bisa dinikmati banyak pembaca! 👍
total 1 replies
Satria Aldizar Reyndra Anggaru
Author, Bab 39 ini membuatku penasaran banget! Ada dua rencana yang berjalan beriringan, satu terlihat dan satu lagi tersembunyi. Kabar gathering tahunan di Bali menandakan awal babak baru cerita, semangat terus menulis ya! 💖
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Satria! Saya senang kamu bisa menyadari ada dua rencana yang berjalan bersamaan di Bab 39. Gathering di Bali memang menjadi awal babak baru yang penuh kejutan, tetap ikuti perjalanan ceritanya ya! Terima kasih atas dukungannya! 🥰💖
total 1 replies
Kartini Pertiwi
Di Bab 38 ketegangan semakin terasa! Langit kelabu menggambarkan suasana hati Cynthia yang menyimpan bayang‑bayang kebohongan, namun tekadnya sudah tidak goyah lagi. Cerita semakin mendebarkan, tetap semangat ya Author! 😊
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak, Kak Kartini! 🥹💕 Aku senang banget kamu merasakan perubahan Cynthia di bab ini. Dia memang tidak lagi mudah goyah, dan itu baru permulaan. Terima kasih sudah ikut berpetualang bersama ceritaku, semangat terus membacanya ya! 😊💖
total 1 replies
Kyree M
wih..keren... diselipkan ada gambarnya. dan juga Author, Bab 37 ini membuat hatiku berdebar‑debar! Ada rahasia baru yang mulai terlihat dan ketegangan antar tokoh semakin terasa. Aku penasaran apa kejadian selanjutnya, semangat terus menulis ya! 💖
Zendyaa4: Kerenn👍
total 2 replies
Kyree M
kak, aku ngikutin buku pertama yg kak munculin di Gramedia yg judul nya Dunia Punky pinky, trus ada lg bowl of happiness. pokoknya selalu beli buku novel yg penulis nya nama kakak. emang bagus2 cerita nya kak. terus ketika di noveltoon nama penulis kak q cari ga ada. kok ga pake nama penulis aja seh malah pake nama Asli?? untungnya q liat sosmed kak. jd q tw. cerita novel yg ini pun jg ga kalah bagusnya dengan novel2 yg pernah kak terbitkan jd sebuah buku. bahkan yg ini cerita ada nyawanya seolah olah q masuk ke dunia yg ada di dlm novel ini. i love it🥰😍
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Kyree! Sangat menyentuh hatiku mengetahui kamu sudah mengikuti karya‑karyaku sejak Dunia Punky Pinky dan Bowl of Happiness. Saya sengaja menggunakan nama lengkap di Noveltoon untuk mencoba identitas baru dalam menulis. Saya sangat senang kamu merasa seolah‑olah masuk ke dunia ceritanya! Terima kasih selalu mendukungku! 🥰❤️
total 1 replies
Claire
Di Bab 36 rahasia di balik sikap Cynthia mulai terlihat! Keheningan lorong malam menjadi saksi keberhasilan rencana awalnya, Karen mulai membenci YB dan YB hanya diam tanpa membela diri. Cerita semakin penuh intrik, tetap semangat ya Author! 😊
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Claire! Saya senang kamu bisa merasakan intrik‑intrik di Bab 36. Masih banyak rahasia dan kejadian tak terduga yang akan muncul selanjutnya. Terima kasih sudah terus mendukung cerita ini! 😊💛
total 1 replies
Claire
Novel ini punya alur yang tidak pernah membosankan! Setiap bab menyimpan petunjuk baru tentang asal‑usul Cynthia, ada ketegangan persahabatan dan rahasia tersembunyi antar tokoh. Aku selalu menantikan kelanjutan ceritanya, semangat terus menulis ya! 😊
Sefin Eka Ramana Putri: Terima kasih banyak Claire atas bintang lima dan komentar indahnya! Saya sangat senang kamu bisa merasakan petunjuk‑petunjuk kecil serta ketegangan di antara para tokoh. Masih banyak rahasia asal‑usul Cynthia yang akan terungkap nanti, jadi tetap ikuti ceritanya ya! Terima kasih sudah selalu mendukung! 🥰
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!