NovelToon NovelToon
Black

Black

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi / Misteri / Mengubah Takdir / Romansa / Menyembunyikan Identitas / Penyelamat
Popularitas:812
Nilai: 5
Nama Author: ROGUES POINEX

Black--- Seorang pria misterius yang menjadi pelindung bumi. Di balik pakaian hitam dan topeng hitam nya, tidak ada yang tau wajah nya. Kecuali satu--- Sang kekasih hati-- Evelyn Savana Alexa.

Sampai sebuah kasus tiba - tiba muncul yang memaksa Black harus turun tangan untuk menyelesaikan nya.. Kasus tentang kematian misterius yang tidak bisa di pecahkan oleh pihak detektif kepolisian terpaksa harus melibatkan Black.

Namun.. Apa yang terjadi jika pelaku dari kasus tersebut tiba - tiba memanggilnya. " Ayah!"

Rahasia apakah yang ada di balik kasus kematian para korban. Dan Siapakah sosok pelaku misterius itu? Apakah dia kawan atau lawan?

----------

Update Senin & Kamis... Setiap Update 3 Bab.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Kebakaran

Di bawah langit bandara yang mulai merona senja, pasangan Suami Istri itu melangkah turun dari pesawat dengan keanggunan yang seolah mengabaikan desakan waktu. Meski usia mereka kini mengetuk pintu angka empat puluh tahun lebih, aura kemesraan yang terpancar dari tautan jemari mereka masih terasa sehangat mentari pagi, sebuah romansa matang yang tak lagi meledak-ledak namun menghujam dalam.

Sang suami berdiri dengan tegak, memancarkan wibawa yang tenang, sementara tatapan matanya—yang biasanya tajam dan sedingin baja saat menatap dunia—seketika melunak menjadi samudera kasih sayang saat beralih menatap sang istri. Ada binar protektif sekaligus kekaguman yang tak kunjung padam di sana, sebuah tatapan yang mengatakan bahwa baginya, waktu seolah berhenti berputar sejak pertemuan pertama mereka.

Sang istri pun membalasnya dengan lengkungan senyum yang sama tulusnya, di mana binar matanya mencerminkan rasa percaya yang mutlak dan cinta yang telah teruji oleh badai dekade. Di antara deru mesin jet dan hiruk-pikuk langkah penumpang lain, keduanya seolah berada dalam gelembung kedamaian mereka sendiri, membuktikan bahwa cinta sejati tidak memudar dimakan usia, melainkan mengkristal menjadi sesuatu yang jauh lebih indah dan abadi.

"Kau sudah dengar berita? Anak itu katanya menyelamatkan ratusan penumpang dari aksi terencana teroris bom." Kata pria berusia 45 tahun itu.

"Aku mendengar nya.. Biarkan saja, itu sudah tugas nya." Kata sang istri, kepalanya berada di dada bidang Suaminya dengan manja.

"Daddy! Mommy!" Langkah sepasang Suami Istri itu terhenti. Matanya menyipit melihat sepasang kekasih di depan sana melambaikan tangan ke arah mereka.

Senyum yang baru saja mengembang mendadak membeku saat pandangan mereka jatuh pada sosok putra semata wayang mereka yang berdiri tegak di kejauhan. Di samping sang putra, berdiri seorang wanita yang jemarinya saling bertautan mesra dengan tangan anak mereka—sebuah pemandangan tak terduga yang seketika mengubah atmosfer hangat itu menjadi keheningan penuh tanya yang menggantung di udara bandara.

Cup!

Sky langsung mengecup pipi sang Mommy membuat Daddy nya melotot tajam tidak terima.

"Itu Istriku.. Jangan cium - cium!" Sentak sang Daddy berkacak pinggang.

Sky mendengus."Dia Mommy ku kalo Daddy lupa."

Angelina Chloe Dominic-- Ibu dari Sky dan Evelyn hanya memutar bola mata mereka. Sudah terbiasa dengan pertengkaran Ayah dan anak itu.

"Langit! Apa - apaan sih.. Masa sama anak sendiri nggak mau ngalah." Tegur Angel sambil geleng - geleng kepala. " Sky.. Kok kamu jemput nggak bilang - bilang. "

Jawaban Sky membuat Langit kesal. "Sengaja."

Langit--Suaminya mendengus. "Aku nggak suka berbagi." Dengan posesif, Langit meraih pinggang sang Istri dengan menarik Angel dan melengos tanpa mempedulikan sang putra.

" Tungguin!" Teriak Sky, dia pun meraih tangan sang kekasih untuk menyusul Langit dan Angel.

Langit senja yang semula tenang mendadak terkoyak oleh kepulan asap hitam pekat yang membubung tinggi, menciptakan siluet mengerikan di cakrawala saat kendaraan yang membawa sepasang suami istri, putra mereka, dan sang calon menantu melaju meninggalkan hiruk-pikuk bandara.

Di tengah percakapan hangat mengenai masa depan dan rencana pernikahan yang manis, pandangan mereka terpaku pada pemandangan horor di kejauhan-- sebuah gedung perkantoran besar tengah dilahap si jago merah dengan lidah-lidah api yang menjilat angkasa, memuntahkan hawa panas yang bahkan terasa hingga ke balik kaca mobil.

Namun, sebelum rasa terkejut itu sempat terucap menjadi kata-kata, atmosfer di dalam mobil berubah drastis saat Sky—yang sedetik lalu masih duduk tenang di samping tunangannya—tiba-tiba melesat keluar dengan kecepatan yang menembus batas logika manusia.

Dalam sekejap mata yang hanya menyisakan desiran angin tajam, sosok pemuda itu telah bertransformasi sepenuhnya--- bukan lagi seorang putra yang penurut atau calon Suami yang lembut, melainkan sosok Black yang legendaris, pahlawan berselimut misteri yang kini menerjang langsung ke jantung api demi menantang maut yang sedang berpesta.

"Black! Tolong! Anak ku ada di dalam!"

"Istriku ada di dalam, Black! Tolong selamatkan Istriku dan anak ku!"

"Black! Tolong! Keluarkan aku dari sini!"

"Selamatkan kami, Black!"

Black muncul bagaikan bayang-bayang yang terlepas dari kegelapan, berdiri tegak di ambang kehancuran bangunan yang kian merapuh. Jubah hitamnya berkibar menantang maut, menyerap setiap kilatan jingga yang berusaha melahap eksistensinya, sementara topeng hitam yang membeku di wajahnya menyembunyikan tatapan penuh tekad yang melampaui batas kemanusiaan.

Tanpa keraguan sedikit pun, ia merangsek masuk ke dalam pusaran panas yang membara, menggerakkan tangannya dalam sebuah ritme kuno yang memicu energi sihir dingin menyelimuti tubuhnya sebagai pelindung gaib.

Di antara reruntuhan kayu yang berderak dan asap pekat yang menyesakkan, ia bukan sekadar pahlawan--- ia adalah keajaiban yang nyata, sebuah entitas yang membelah api demi menjangkau nyawa-nyawa yang terperangkap dalam keputusasaan, membuktikan bahwa di titik tergelap sekalipun, hitam bukan berarti ketiadaan, melainkan perlindungan yang tak tergoyahkan.

" Ayo! Pegang tangan ku! Kita keluar dari sini bersama!" Black melesat ke udara, membawa Tiga orang nyawa untuk di selamatkan. Kemudian dia kembali ke dalam untuk memastikan apakah masih ada orang atau tidak.

"Hiks, hiks, hiks.. Tolong!" Black menangkap sebuah suara. Matanya menangkap sosok kecil yang gemetar di sudut ruangan--- Black terpaku sejenak, menatap seorang anak kecil yang terperangkap dalam kepungan api, menjanjikan keselamatan hanya melalui tatapan tajam namun menenangkan dari balik topengnya.

"Ayo! Kita keluar bersama!" Anak itu mengangguk, tubuh nya yang lemah perlahan terangkat dalam gendongan Black.

Di luar--- Langit, Angel dan Evelyn berusaha menenangkan situasi yang kacau.

Ketika api yang tampak mustahil untuk dijinakkan dan struktur gedung mulai mengerang hendak runtuh, Angel, sosok ibu yang memiliki kasih tak terbatas, mengangkat jemarinya ke udara. Dengan gelombang sihir murni terpancar dari telapak tangannya, membentuk tirai air mistis dan energi penyejuk yang seketika membungkam amukan api yang membara.

Kolaborasi antara kekuatan pelindung Black dan sihir pemurni milik Angel menciptakan sebuah mukjizat di tengah bencana, mengubah puing-puing yang membara menjadi saksi bisu atas keberanian dan kasih sayang yang mampu menaklukkan maut.

Sementara, Langit dan Evelyn membantu para korban ke tempat yang lebih aman.

Namun, gemuruh sorak-sorai warga yang selamat seakan meredup di telinganya ketika ia menangkap sebuah ritme yang janggal--- seorang wanita mendadak tersungkur sambil mencengkeram dadanya dengan napas yang terputus-putus.

Ketenangan yang baru saja ia perjuangkan seketika retak, menyadari bahwa meski api telah padam, maut masih mengintai di sela-sela kesunyian yang mencekam, memaksa Langit untuk ikut membangkitkan kekuatan sihirnya demi sebuah nyawa yang kini berada di ambang batas antara hidup dan mati.

Langit---- sang Ayah melalui aliran sihir yang berpendar kebiruan dari telapak tangannya. Cahaya magis itu mengalir lembut, menembus raga sang wanita seolah-olah tangan tak kasatmata dari angkasa sedang memberikan napas kehidupan baru, mengubah kepanikan menjadi ketenangan saat detak jantung yang tadinya tak beraturan kini kembali seirama dengan harmoni alam.

Di tengah kerumunan yang tak menyadari mukjizat tersebut, hanya sang menantu yang terpaku mematung, menjadi satu-satunya saksi mata atas pameran kekuatan rahasia keluarga itu, menyadari sepenuhnya bahwa di balik kedamaian yang nampak, ia kini terikat pada takdir magis yang luar biasa besar.

"Keluarga ini... Benar - benar luar biasa!"

BERSAMBUNG

1
gaby
Ntar kalo Elvira pny anak jgn dikasih nama Elvis y thor, makin puyeng
gaby
Namanya agak bikin bingung, beberapa mirip, Elmira, elvira, Eveleyn. Ga ada nama lain apa, bikin puyeng
Ridwani
👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍👍
gaby
Mantap crazyup nya thor. Smangat👍👍
gaby
Bukannya anak Rodrigo dah mati di bunuh Elvira di toilet mall. Tp ko Vania msh hdp?? Kan vania anak Rodrigo
ROGUES POINEX: Yang di bunuh Elvira anak dan Istri dari Menteri Pertahanan
total 2 replies
gaby
Msh misteri, kebahagiaan siapa yg akan mreka hancurkan?? Karena yg kliatan lg bahagia cm Sky & Evelyn. Apa mreka mau menghancurkan kebahagiaan ortu mreka sendiri??
gaby
Kayanya critanya lbh seru dr kisah Angel & Langit di Judul sebelumnya
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!