NovelToon NovelToon
REINKARNASI ALKEMIS SUCI

REINKARNASI ALKEMIS SUCI

Status: sedang berlangsung
Genre:Kultivasi Modern / Kelahiran kembali menjadi kuat / Reinkarnasi / Budidaya dan Peningkatan
Popularitas:6.4k
Nilai: 5
Nama Author: ARIYANTO

Xue Xiao adalah seorang alkemis hebat nomor satu di alam abadi, bahkan bakatnya di gadang-gadang akan mampu memecahkan batasan alam abadi dan membuka jalur kenaikan menuju alam Dewa yang telah tersegel selama jutaan tahun melalui Dao alkimia.

Namun pada suatu saat, Xue Xiao dikhianati oleh sahabat dan kekasihnya untuk merebut Artefak Dewa yang dimiliki Xue Xiao.

Selama ratusan tahun, Xue Xiao hanya berfokus pada Dao Alkimia. Meskipun kultivasinya tinggi, namun dibandingkan mereka yang menempuh jalur Dao beladiri tentu ia tidak bisa menjadi lawan.

Hingga akhirnya, Xue Xiao yang terpojok dan putus asa, memilih untuk meledakkan dirinya dan menyeret para penghianat itu untuk menemaninya di jalan kematian.

Tapi tak disangka, Artefak Dewa yang ia miliki justru menyelamatkan jiwanya disaat-saat terakhir dan membawanya ke dunia yang sama sekali baru, bahkan merekonstruksi tubuh fisiknya yang sudah hancur berkeping-keping.

bagaimana perjalanan Xue Xiao di dunia baru, ikuti terus cerita ini

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ARIYANTO, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 8

Dia membawa beberapa keranjang bambu yang sudah dibuatnya – satu untuk menyimpan tumbuhan obat yang akan dia kumpulkan, satu untuk menyimpan makanan dan air, dan satu lagi untuk barang-barang penting lainnya seperti tali kuat dari akar pohon, beberapa pil yang dia buat sebelumnya sebagai persediaan makanan dan obat jika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan, serta serpihan batu tajam untuk keperluan darurat. Dia juga membawa cangkul yang baru saja dibuatnya untuk menggali akar tumbuhan obat tanpa merusaknya.

Dia berjalan dengan hati-hati melalui jalur yang belum pernah dia lewati sebelumnya, berhati-hati untuk tidak meninggalkan jejak yang terlalu jelas agar tidak menarik perhatian makhluk lain yang mungkin ada di hutan. Dia berjalan dengan gerakan yang lembut dan tidak membuat suara sama sekali, meskipun tubuhnya besar dan kuat. Dia telah belajar bahwa di hutan berkabut ini yang penuh dengan misteri dan bahaya, kesadaran yang tinggi dan kemampuan untuk bergerak tanpa suara adalah hal yang sangat penting untuk keselamatannya.

...

Setelah berjalan sekitar satu jam lebih jauh dari area yang biasa dia jelajahi – hingga sudah tidak bisa melihat gubuk atau danau dari tempat dia berdiri, dia menemukan sebuah lembah kecil yang dikelilingi oleh pepohonan tinggi dengan daun yang lebat sehingga hanya sedikit sinar matahari yang bisa masuk ke dalamnya. Di tengah lembah tersebut terdapat sumber mata air kecil yang jernih dengan aliran yang tenang dan suara gemericik yang menenangkan. Di sekitar mata air tersebut, tumbuh berbagai jenis tumbuhan yang tidak pernah dia lihat sebelumnya. Tumbuhan yang tumbuh subur berkat kelembapan dari mata air dan tanah yang subur.

Dia segera mulai mengamati satu per satu jenis tumbuhan tersebut dengan sangat hati-hati, mengikuti prosedur yang sudah dia tetapkan untuk memastikan bahwa tumbuhan tersebut aman dan bisa digunakan sebagai obat. Dia tidak ingin mengambil risiko bahkan sedikit pun, karena dia tahu bahwa beberapa tumbuhan beracun bisa menyebabkan kerusakan parah pada tubuhnya bahkan dengan kontak kulit saja.

Pertama, dia menemukan tanaman dengan daun berbentuk hati berwarna hijau tua dengan urat daun yang jelas dan batang berwarna merah muda yang tumbuh rapat di dekat bibir mata air. Dia mengamati bentuk daun, warna batang, dan aroma yang dikeluarkan oleh tanaman tersebut selama beberapa menit sebelum memutuskan untuk mengambil tindakan lebih lanjut. Dia memetik sehelai daun yang paling muda dan paling segar, mengendusnya dengan hati-hati – aromanya sangat harum dan menyegarkan, seperti campuran antara aroma mint dan bunga mawar liar.

Dia kemudian mengunyah sedikit bagian ujung daun tersebut, menggerogoti dengan perlahan dan merasakan setiap rasa yang ada. Rasanya sedikit manis dengan sedikit rasa pahit di akhir, tidak ada rasa yang tidak enak atau menyakitkan di lidahnya. Dia menunggu sekitar lima menit untuk mengamati reaksi tubuhnya dengan seksama – tidak ada rasa gatal, tidak ada rasa sakit, malahan dia merasa bahwa pernapasannya menjadi lebih lancar dan tubuhnya merasa lebih ringan seperti sedang terbang di udara. Setelah memastikan bahwa tanaman tersebut aman dan memiliki khasiat yang baik, dia menggali beberapa tanaman tersebut dengan hati-hati menggunakan cangkul yang baru saja dibuatnya, memastikan bahwa akarnya tidak rusak dan membawa sedikit tanah di sekitar akar agar tetap segar saat dibawa pulang. Dia menyimpannya dengan hati-hati ke dalam keranjangnya.

Selanjutnya, dia menemukan tanaman dengan bunga berwarna ungu muda yang tumbuh subur di bawah naungan pepohonan besar dengan batang yang tinggi dan ramping. Dia tahu bahwa beberapa jenis tanaman dengan bunga ungu bisa sangat beracun, jadi dia sangat hati-hati dalam menangani tanaman ini. Dia tidak langsung menyentuhnya dengan tangan telanjang, melainkan menggunakan daun besar sebagai alas untuk mengambilnya. Dia hanya mengambil sedikit bagian kelopak bunga yang sudah mulai layu dan mengoleskannya ke bagian kulit lengan yang tidak terlindungi, menunggu sekitar sepuluh menit untuk melihat apakah ada reaksi seperti kemerahan atau rasa gatal.

Setelah memastikan bahwa tidak ada reaksi apapun, dia mengambil sedikit bagian kelopak bunga yang masih segar dan mengunyahnya dengan sangat hati-hati – hanya sedikit saja untuk menguji rasanya dan efeknya pada tubuhnya. Rasanya pahit tapi tidak berbahaya, dan setelah beberapa menit dia merasakan bahwa rasa sakit pada lututnya yang sedikit terkilir saat membangun gubuk beberapa hari yang lalu menjadi berkurang. Dia segera menyadari bahwa tanaman ini mungkin memiliki khasiat yang baik untuk meredakan demam dan mengurangi rasa sakit pada sendi. Dia menggali beberapa tanaman tersebut dengan hati-hati dan menyimpannya ke dalam keranjangnya yang terpisah agar tidak tercampur dengan tumbuhan obat lain.

Di bagian dalam lembah yang lebih gelap dan terlindungi dari angin, dia menemukan tumbuhan dengan akar yang sangat besar dan berwarna kuning keemasan yang tumbuh erat di antara batu-batu kecil yang tersebar di tanah. Dia melihat bahwa tanaman ini memiliki daun yang panjang dan runcing dengan warna hijau tua pekat, dan batangnya yang kuat dengan sedikit rambut halus di permukaannya. Dia mencoba menggali akarnya dengan menggunakan cangkulnya, tapi harus bekerja dengan sangat keras karena akarnya sangat dalam dan kuat, bahkan menembus celah antara batu-batu kecil tersebut.

Setelah bekerja dengan susah payah selama hampir setengah jam, dia akhirnya berhasil menggali sebagian akarnya – bagian akar yang cukup besar untuk digunakan sebagai bahan alkemis. Dia mengangkatnya dengan hati-hati dan mengendusnya dengan seksama – aromanya sangat khas, mirip dengan akar ginseng tapi dengan sedikit sentuhan aroma lain yang lebih kuat dan hangat. Dia mengunyah sedikit bagian akarnya setelah membersihkannya dari tanah – rasanya pahit tapi dengan efek hangat yang cepat menyebar ke seluruh tubuhnya, membuatnya merasa lebih hangat meskipun suhu di lembah cukup dingin. Dia segera menyadari bahwa ini adalah jenis tumbuhan obat yang sangat berharga yang bisa digunakan untuk meningkatkan kekuatan fisik dan daya tahan tubuhnya secara signifikan. Dia dengan senang hati menggali beberapa tanaman lagi dan menyimpannya dengan sangat hati-hati ke dalam keranjangnya.

Selain ketiga jenis tumbuhan obat utama tersebut, dia juga menemukan berbagai jenis tumbuhan lain yang berpotensi sebagai bahan alkimia, jamur berwarna putih keemasan yang tumbuh erat di batang pohon pinus yang sudah mati dan memiliki aroma yang harum, tanaman dengan daun berbentuk panjang seperti tombak yang memiliki getah bening yang kental dan dipercaya memiliki khasiat untuk menyembuhkan luka bakar, tanaman dengan buah berwarna oranye kecil yang tumbuh bergerombol di atas tanah dan bisa digunakan sebagai bahan pewarna alami serta memiliki khasiat untuk meningkatkan kesehatan mata, dan tanaman dengan akar berwarna putih muda yang memiliki khasiat untuk meredakan rasa sakit pada perut dan membantu pencernaan.

1
Mujib
/Good//Good//Good//Good//Good/
Mujib
/Pray//Pray//Pray//Pray//Pray/
Mujib
/Rose//Rose//Rose//Rose//Rose/
Mujib
/Wilt//Wilt//Wilt//Wilt//Wilt/
Mujib
/Sun//Sun//Sun//Sun//Sun/
Mujib
/Heart//Heart//Heart//Heart//Heart/
Mujib
/Drool//Drool//Drool//Drool//Drool/
Mujib
/Angry//Angry//Angry//Angry//Angry/
Mujib
/CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy//CoolGuy/
Mujib
/Casual//Casual//Casual//Casual//Casual/
Mujib
/Frown//Frown//Frown//Frown//Frown/
Mujib
/Smile//Smile//Smile//Smile//Smile/
Mujib
🤣🤣🤣🤣🤣
Mujib
/Coffee//Coffee//Coffee//Coffee//Coffee/
Mujib
😅😅😅😅😅
Mujib
👀👀👀👀👀
Mujib
🤔🤔🤔🤔🤔
Mujib
🖕🖕🖕🖕🖕
Mujib
💪💪💪💪💪
Mujib
👍👍👍👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!